Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Avanza Veloz Adalah Mobil Tempur Terbaik Toyota yang Bisa Menjadi Apa Saja, Termasuk Mobil Balap

Andika Reksa Hapsoro Wicaksono oleh Andika Reksa Hapsoro Wicaksono
9 Mei 2024
A A
Toyota Avanza Veloz, Mobil Tempur Melawan Pajero dan Fortuner (Unsplash)

Toyota Avanza Veloz, Mobil Tempur Melawan Pajero dan Fortuner (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Untuk kemudi dan kaki-kaki sudah nyaman, meskipun bukan yang paling nyaman

Salah satu yang bikin nyaman adalah sektor kemudi, terutama bagian setir. Posisi kemudi dengan driver tinggi badan 172 sentimeter, terbiasa memakai mobil tanpa power steering seperti Kijang Kapsul atau Gran max, saya dimanjakan oleh fitur electric power steering. 

Ketika jalan di atas 80 km/jam, kestabilan Toyota Avanza Veloz tetap terjaga. Tapi, yang jadi catatan adalah dengan jalan berlubang di Indonesia, apalagi di kecepatan tinggi, fitur electric power steering bisa jadi masalah. Oleh karena itu, pegangan stir tetap harus mantap supaya ban nggak nyelonong. 

Selain itu, jok pengemudi cukup nyaman, meskipun tidak senyaman Mobilio atau Wuling Cortez. Suspensi masih tergolong nyaman, tidak terlalu bumpy tapi juga tidak terlalu keras, terasa pas di semua kondisi jalan. 

Mobil terasa lebih enteng ketika ban diisi dengan nitrogen. Rem yang sudah dibekali dengan ABS sangat berguna terutama saat hard braking di kecepatan tinggi. Jadi sudah cukup aman asalkan pastikan kondisi ABS dan rem dalam kondisi optimal, dan jangan lupa gunakan engine brake. Privilege mobil manual nih, bos, kalau nggak pakai engine brake kurang afdal rasanya, ya buat safety juga.

Sektor mesin dan transmisi, halus tapi…

Mesin dan transmisi gimana impresinya? Ketika mulai starter pertama, suara mesin 4 silinder DOHC terdengar samar dari kabin Toyota Avanza Veloz. Tekan kopling, masuk gigi 1, lepas kopling perlahan, mobil berjalan halus. Tekan kopling, masuk gigi 2, ada sedikit delay ternyata, tapi masih aman dan halus. 

Masuk gigi 3, mulai injak gas lebih dalam. Eh ternyata nyangkut di netral, meraung lah mobil. Di sini ternyata suara di rpm tinggi terdengar jelas di kabin. Berarti tingkat kedap suaranya perlu dibenahi lagi.

Oke, lanjutkan perjalanan, sudah sampai di kecepatan cruising di jalan perkotaan Jogja yang ramai lancar. Toyota Avanza Veloz terasa nimble dan mudah dikendalikan. Beberapa kali di jalanan Ringroad Jogja menyalip mobil SUV macam Pajero dan Fortuner di kecepatan lebih dari 80 km/jam, tapi tidak ada masalah. Akselerasi dari mesin cukup mengesankan.

Bunyi gladak-gluduk dan getaran khas Toyota Avanza Veloz keluaran lawas masih terasa walaupun tidak signifikan. Ya masih oke untuk noise-nya. Untuk konsumsi bensin Toyota Avanza Veloz, dengan kondisi Jogja yang ramai lancar dengan kecepatan yang beragam dan muatan full indikator digital masih menunjukkan rata rata 16-18 km/liter. Di sini mesin VVT-i terbukti cukup irit walaupun tidak ada fitur eco driving seperti mobil keluaran baru. Kalau muatan minim bisa jadi lebih irit, terlebih mobil ini sudah cukup berumur.

Baca Juga:

Toyota Kijang Super, Mobil Tua Bangka yang Menolak Mati

Orang Waras Pilih Toyota Agya Dibanding Honda Brio, Lebih Keren dan Bebas Julukan Aneh-aneh

Desain dan eksterior Toyota Avanza Veloz

Desain Toyota Avanza generasi kedua ini cukup berbeda dari generasi pertama. Ada bodi baru yang terlihat lebih sporty dan mewah. Tipe Veloz memang mengganti Avanza Tipe S. Jadi, body kit-nya berbeda. 

Perubahan ada di grill, side skirt, bumper depan dan belakang. Desain Veloz ini lebih tampak kekar dan tidak terkesan membulat seperti generasi sebelumnya, cakep dan long lasting, sih. 

Ukuran velg juga sedikit berbeda dengan ring 15 dan bahan aluminium alloy menambah kesan sporty. Lampu depan dan lampu belakang menggunakan multi reflektor bohlam halogen. Lampu sein terintegrasi juga ada menempel di spion. Namun belum LED. Ada rear roof spoiler juga yang membuat lebih terlihat style “anak muda banget”. Toyota juga menambah kesan krom ada di handle bar pintu dan di beberapa bagian mobil.

Interior dalam B aja sebenarnya

Untuk bagian dalam, sebenarnya tidak ada yang terlalu istimewa. Joknya cukup empuk. headrest di seat kedua dan ketiga cukup kecil. Seat ketiga juga lumayan sempit, lebih baik dipakai untuk tambahan bagasi. Maksimal okupansinya hanya 7 orang. 

Head unit Toyota Avanza Veloz ini juga standar, ada power outlet, colokan USB untuk media player, dan juga slot aux. Di kemudi ada switch volume dan track untuk media player. Begitu aja, tidak terlalu banyak yang bisa dijabarkan disini.

Overall, Toyota Avanza Veloz masih worth banget, terutama untuk kaum muda mageran yang pingin punya mobil dan nggak ribet. Kamu bisa bawa keluarga, kerja, atau untuk berniaga juga masih oke. Untuk desain sih selera, tapi masih cukup cakep tampilannya.

Penulis: Andika Reksa Hapsoro Wicaksono

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Sejarah Avanza di Indonesia, Sebenar-benarnya Raja Mobil Indonesia

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 11 Mei 2024 oleh

Tags: Avanza Velozmobil Toyota Avanza VeloztoyotaToyota AvanzaToyota Avanza VelozVeloz
Andika Reksa Hapsoro Wicaksono

Andika Reksa Hapsoro Wicaksono

Pengendali Kipas angin dan penikmat kopi.

ArtikelTerkait

Innova Hybrid Bakal Singkirkan Innova Diesel yang Kamu Cintai Itu (Unsplash)

Innova Reborn: Mobil yang Akan Tetap Eksis meski Pesaing Menghantam Tanpa Henti

2 Februari 2023
Chevrolet Bangkrut, Susah Memang Mobil Bagus Hidup di Republik Toyota Ini

Chevrolet Bangkrut, Susah Memang Mobil Bagus Hidup di Republik Toyota Ini

30 Oktober 2019
Mobil Innova Reborn, Mobil yang Bisa Dianggap sebagai Investasi Terbaik sekaligus Mesin Penghasil Uang innova reborn diesel

Mobil Innova Reborn, Mobil yang Bisa Dianggap sebagai Investasi Terbaik sekaligus Mesin Penghasil Uang

1 Februari 2025
Mobil Honda Mobilio, Mobil Murah Underrated Melebihi Avanza (Unsplash)

Mobil Honda Mobilio: Mobil Murah Underrated dari Honda yang Bikin All New Avanza Kelihatan Nggak Menarik Lagi

3 Oktober 2023
toyota corolla dx mojok

Toyota Corolla DX, Mobil Tua Idaman Generasi Muda

28 Desember 2020
4 Alasan Ibu Saya Hanya Mau Beli Mobil Keluaran Toyota terminal mojok.co

4 Alasan Ibu Saya Hanya Mau Beli Mobil Keluaran Toyota

21 Desember 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Fakta Nikahan Orang Madura, Resepsi Bertabur Uang tapi Akhirnya Jadi Masalah

Fakta Nikahan Orang Madura, Resepsi Bertabur Uang tapi Akhirnya Jadi Masalah

26 April 2026
kecamatan pedan klaten tempat tinggal terbaik di jawa tengah (Wikimedia Commons)

Kecamatan Pedan Klaten: Tempat Tinggal Terbaik di Kabupaten Klaten yang Asri, Nyaman, Penuh Toleransi, dan Tidak Jauh dari Kota

29 April 2026
Pengalaman Tinggal di Ngaglik Sleman Tak Melulu Enak seperti Kata Orang Mojok.co

Pengalaman Tinggal di Ngaglik Sleman Tak Melulu Enak seperti Kata Orang

29 April 2026
Surabaya Belum Setara Jakarta: Cukup 2 Alasan Kenapa Kota Terbesar Kedua Ini Belum Siap Jadi Venue Konser Kpop

Surabaya Belum Setara Jakarta: Cukup 2 Alasan Kenapa Kota Terbesar Kedua Ini Belum Siap Jadi Venue Konser Kpop

29 April 2026
Toleransi di Salatiga Sudah Jadi Laku Hidup, Tidak Sekadar Jadi Bahan untuk Dipamerkan Mojok.co

Toleransi di Salatiga Sudah Jadi Laku Hidup, Tidak Sekadar Bahan untuk Dipamerkan

28 April 2026
4 Hal Menjengkelkan yang Saya Alami Saat Kuliah di UPN Veteran Jakarta Kampus Pondok Labu

Kuliah di Jakarta: Sebuah Anomali di Tengah Pemujaan Berlebihan terhadap Jogja dan Malang

26 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Dilema Pekerja Perempuan: Upah Murah “Dilegalkan”, Sementara Biaya Daycare Tak Terjangkau
  • Pelatihan SKill Digital IndonesiaNEXT Ubah Mahasiswa Insecure Jadi Skillfull, Bisnis Digital pun Tak Kalah Saing
  • Sisi Lain Lagu “Kicau Mania” Ndarboy Genk: Berbahaya dan Bukan Perkara Remeh 
  • Solusi atas Jeritan Hati Para Pelaku UMKM yang Menderita karena Kenaikan Ekstrem Harga Plastik
  • Nikah di Desa Meresahkan, Perkara Undangan Cetak atau Digital Saja Jadi Masalah tapi Kemudian Sadar Nggak Semua Orang Melek Teknologi
  • Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.