Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Toyota Kijang Super, Mobil Tua Bangka yang Menolak Mati

M. Afiqul Adib oleh M. Afiqul Adib
31 Maret 2026
A A
Toyota Kijang Super, Mobil Tua Bangka yang Menolak Mati Mojok.co

Toyota Kijang Super, Mobil Tua Bangka yang Menolak Mati (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Di tengah gempuran mobil modern yang serba canggih, banyak fitur, serta visual yang cukup modern, ada satu mobil yang masih bertahan di jalanan Indonesia. Mobil ini masih diminati oleh banyak kalangan. Baik kalangan sepuh, maupun dari golongan anak muda. Ia adalah Toyota Kijang Super. Sebuah mobil keluaran 1996.

Dilihat-lihat Toyota Kijang Super tidak menawarkan kemewahan maupun kecepatan. Bahkan,  dibandingkan dengan mobil sekarang, fiturnya bisa dibilang nyaris tidak ada yang menarik.

Akan tetapi, anehnya, mobil ini tetap dicari dan dipakai dengan amat bangga. Bahkan, oleh sebagian orang, justru dianggap kalcer. Termasuk oleh saya sendiri. BTW, Toyota Kijang ini ada beberapa tipe. Bagi saya, tipe Kijang Super ini adalah yang paling superior.  

Mobil yang nggak pernah punya ambisi jadi keren

Kalau melihat desainnya, Toyota Kijang Super sebenarnya biasa saja. Desainnya bisa dibilang jadul dan jauh dari kata modern. Tidak ada kesan gagah seperti SUV, tidak juga elegan seperti sedan. Namun, saya kira justru itu ciri khasnya.

Mobil ini tidak pernah berusaha terlihat ndakik-ndakik. Kijang Super tidak sok jadi mobil petualang. Tidak juga mencoba tampil sporty. Dari awal, Kijang sudah punya identitas jelas, yakni mobil biasa saja. Iya, selayaknya mobil pada umumnya, melindungi pengendaranya dari dari hujan dan panas. Sudah begitu saja.

Itu mengapa, Kijang Super tidak neko-neko. Fokusnya hanya pada tujuan menjadi mobil yang enak dipakai tanpa banyak menguras isi kantong penggunanya.

Memang jika dikaji dari segi otomotif, kendaraan ini bukan tipe dengan mesin spesifikasi tinggi atau teknologi rumit ala-ala hybrid. Mesin Kijang generasi ini terkenal bandel sekali mesinnya, mudah dirawat, dan tahan banting. 

Pun kalo rusak, bengkel pinggir jalan pun biasanya sanggup menangani. Spare part mudah dicari. Dan yang paling penting, mobil ini tidak banyak drama. 

Baca Juga:

Orang Waras Pilih Toyota Agya Dibanding Honda Brio, Lebih Keren dan Bebas Julukan Aneh-aneh

Bertahan dengan Innova Reborn Jadul daripada Ganti Innova Zenix karena Terlalu Canggih untuk Orang Kabupaten seperti Saya

Toyota Kijang Super menawarkan kenyamanan yang sederhana 

Kalau bicara kenyamanan, tentu mobil ini tidak bisa dibandingkan dengan mobil baru. Namun, sejauh pengalaman saya, Toyota Kijang Super masih nyaman dikendarai kok. Walau memang, suspensinya tidak terlalu halus dan kabinnya juga tidak kedap suara. 

Satu hal yang paling saya suka adalah posisi duduknya yang lega. Kabinnya luas, cocok untuk perjalanan keluarga. Bahkan, untuk perjalanan jauh yang membawa banyak barang, Kijang masih bisa diandalkan. 

BTW, testimoni positif dari mobil ini yang ngomong bukan cuma saya. Mertua saya yang mengendarai kendaraan ini sejak 2007 juga berkata demikian. Menurut blio, tak pernah ada kendala apapun selama memiliki Toyota Kijang ini. Hanya perawatan basic seperti ganti oli, cek air aki. Kalaupun perlu servis, biasanya yang ringan-ringan saja. Benar-benar nggak rewel. 

Toyota Kijang Super tumbuh bersama banyak keluarga

Saya ingat betul bapak mertua saya sering bercerita soal perjuangan dan kisah-kisah heroik lain bersama mobil Kijangnya. Mobil tua itu bak jadi saksi perjalanan keluarga dari satu fase ke fase yang lain. Entah sejak anaknya masih mungil, sampai anaknya tiba-tiba mau punya cucu.

Saya yakin di luar sana ada banyak cerita serupa. Tidak heran kalau sampai sekarang masih banyak orang yang enggan menjual Kijang lawas mereka. Bukan karena tidak mampu ganti mobil baru, tapi karena ada nilai emosional yang sulit digantikan.

Mobil tua bangka yang masih punya tempat

Jika kita menyimak kondisi ekonomi harı ini, ada trend kalau anak muda mulai mencari mobil bekas. Bahkan mobil tua. Mungkin karena memang suka. Atau mungkin karena memang harganya masih masuk akal.

Bagi yang belum tahu, pajak dari Kijang Super ini sangat  murah, hanya sejuta saja. Bahkan, ada yang pajaknya lebih murah. Saya kira dengan nominal terjangkau itu memiliki kendaraan dengan tujuan anak-istri tidak kehujanan dan kepanasan adalah keputusan yang bijak 

Mungkin karena itu pula yang membuatnya tidak perlu mengikuti tren, tapi justru bertahan melewati tren-tren yang ada. Hari ini, pilihan mobil semakin banyak. Teknologi semakin canggih. Fitur semakin lengkap. Tapi di tengah semua itu, Kijang Super tetap punya tempatnya sendiri.

Ia mungkin bukan mobil terbaik. Tapi jelas bukan mobil yang mudah dilupakan. Kalau dipikir-pikir, Kijang ini memang aneh. Sudah tua, tapi belum juga menyerah. Sudah ketinggalan zaman, tapi belum juga ditinggalkan.

Dan jujur saja, melihat itu semua, rasanya satu kalimat paling pas untuk menggambarkannya: mobil ini seperti tidak tahu cara untuk mati. Yah, Kijang super ini memang mobil yang abadi.

Penulis: M. Afiqul Adib
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Orang Waras Pilih Toyota Agya Dibanding Honda Brio, Lebih Keren dan Bebas Julukan Aneh-aneh.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 31 Maret 2026 oleh

Tags: kijangkijang supermobil kijangmobil tuatoyotatoyota kijang super
M. Afiqul Adib

M. Afiqul Adib

Seorang tenaga pendidik lulusan UIN Malang dan UIN Jogja. Saat ini tinggal di Lamongan. Mulai suka menulis sejak pandemi, dan entah kenapa lebih mudah menghapal kondisi suatu jalan ketimbang rute perjalanan.

ArtikelTerkait

toyota corolla dx mojok

Toyota Corolla DX, Mobil Tua Idaman Generasi Muda

28 Desember 2020
Toyota Avanza Veloz, Mobil Tempur Melawan Pajero dan Fortuner (Unsplash)

Avanza Veloz Adalah Mobil Tempur Terbaik Toyota yang Bisa Menjadi Apa Saja, Termasuk Mobil Balap

9 Mei 2024
Toyota Hardtop MOJOK.CO

Menyingkap Popularitas Toyota Hardtop di Gunung Bromo

4 Agustus 2020
12 Singkatan dalam Bahasa Indonesia (Pixabay)

12 Singkatan dalam Bahasa Indonesia yang Nggak Sadar Sering Kita Gunakan

21 Oktober 2022
Mobil Toyota Alphard Bikin Repot dan Kebohongan Soal Privilege (Unsplash)

Mobil Toyota Alphard: Mobil yang Merepotkan dan Kebohongan Soal Privilege kalau Punya Mobil Ini

29 September 2023
Saatnya Innova Zenix Gunakan Teknik Promosi “Paus Fransiskus Pernah Naik Kendaraan Ini” Mojok.co

Saatnya Innova Zenix Gunakan Teknik Promosi “Paus Fransiskus Pernah Naik Kendaraan Ini”

6 September 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Kuliner Bandungan Semarang yang Pantang kalau Dilewatkan Wisatawan Mojok.co

5 Kuliner Bandungan Semarang yang Sayang kalau Dilewatkan Wisatawan

20 April 2026

Di Balik Cap Manja, Anak Bungsu Sebenarnya Dilema antara Kejar Cita-cita atau Jaga Ortu karena Kakak-kakak Sudah Berumah Tangga 

17 April 2026
Nasi Uduk Itu Nostalgia, Nasi Padang Itu Strategi Bertahan Hidup (Unsplash)

Nasi Uduk Itu Nostalgia, Nasi Padang Itu Strategi Bertahan Hidup

19 April 2026
UIN Malang dan UIN Jogja, Saudara yang Perbedaannya Kelewat Kentara

Biaya Hidup Murah, Denah Kampus Mudah Adalah Alasan Saya Masuk UIN Malang

19 April 2026
Sawojajar Malang Mengingatkan akan Labirin Pogung Jogja, Sama-sama Membingungkan dan Bikin Tersesat  Mojok.co

Sawojajar Malang Mengingatkan akan Labirin Pogung Jogja, Sama-sama Membingungkan dan Bikin Tersesat 

18 April 2026
4 Alasan Orang Jogja Malas Kulineran di Warung Bakmi Jawa Pak Pele yang Jadi Favorit Wisatawan Mojok.co bakmi jogja gudeg tegal

Kenapa Bakmi Jogja Susah Bertahan di Tegal, tapi Gudeg Bisa?

15 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • UKM Pencak Silat Unair Selamatkan Mimpi Atlet PSHT, Gelanggang Pertandingan Lebih “Menyeramkan” daripada Ruang Kelas Kuliah
  • iPhone Jadul Bangkit Kembali Berkat Gen Z, Kualitas Foto “Tak Sempurna” Malah Dianggap Unggul daripada Keluaran Terbaru
  • Bersih Desa, Tradisi Sakral yang Kini Cuma Jadi Ajang Gengsi: Bikin Perantau dan Pemudanya Sengsara, Buang-Buang Waktu dan Uang
  • Jadi PNS di Desa Luar Jawa Lebih Sejahtera daripada di Kota, Ilmu Nggak Sia-sia dan Nggak Makan Gaji Buta
  • Alasan Gelar Sarjana Tak Lagi Jadi Jaminan Mudah Dapat Kerja
  • Baru Deep Talk dengan Bapak di Usia 25, Bikin Sadar kalau Selama Ini Dia Sangat Kesepian dan Pikul Beban Sendirian

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.