Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Apa Saya Goblok Karena Belum Tahu Kalau Nanti Sudah Lulus Mau Ngapain?

M. Farid Hermawan oleh M. Farid Hermawan
2 Maret 2020
A A
sudah lulus mau ngapain

Apa Saya Goblok Karena Belum Tahu Kalau Nanti Sudah Lulus Mau Ngapain?

Share on FacebookShare on Twitter

Entah sudah berapa kali saya temui pertanyaan soal kalau sudah lulus mau apa. Mentang-mentang saya nampak tua dan kondisi saya yang berada di semester akhir. Pertanyaan menjengkelkan tersebut seolah mengalir dengan deras dari sudut manapun. Mulai dari keluarga Ibu dan keluarga Bapak. Teman Ibu hingga teman Bapak. Semua seperti sepakat menanyakan soal sudah lulus mau ngapain kepada saya.

Saya yang selalu ditodong dengan pertanyaan itu tentu sering gelagapan menjawabnya. Namun seiring waktu akhirnya saya punya jawaban template. “Liat aja deh nanti, di mana ada rejekinya aja.” Satu dua orang mafhum mendengar jawaban diplomatis saya tersebut. Yang bikin jengkel ada mereka yang tidak puas lalu lantas menimpalinya dengan pernyataan yang seolah mengejek dengan mengatakan sekolah tinggi-tinggi masa nggak tau nanti mau ngapain. Biasanya setelah itu saya hanya tersenyum sambil hati pingin teriak, “Wah bener itu, emang saya ini goblok banget, kuliah tinggi-tinggi tapi nggak tau pas lulus mau ngapain, hahahaa!”

Jenis pertanyaan sudah lulus mau ngapain ini mungkin selevel dengan pertanyaan terkait kapan nikah, kapan lulus dan kapan kapan lainnya. Jenis pertanyaan basa-basi yang faktanya basi banget. Saya bukannya tidak senang dengan pertanyaan kapan lulusnya itu. Tapi saya hanya tidak senang dengan respon dari jawaban yang telah saya berikan yang justru lebih sering dipandang remeh dan lebih condong tidak dihargai.

Faktanya masih banyak para calon lulusan sarjana di luar sana yang telah sampai di titik sebentar lagi lulus tapi masih belum memiliki rencana apa pun untuk ke depannya. Kadang kondisi tersebut cukup menyiksa dan membingungkan. Sudahnya ngerjain skripsi bikin kepala pusing setengah mati. Eh ini ditambah lagi dengan pertanyaan yang kadang kalau jawabannya nggak sesuai dengan keinginan si penanya malah ujungnya berubah jadi sindiran yang memuakkan.

Beruntunglah bagi kalian yang sedang berada di penghujung semester dan sudah punya berbagai rencana yang siap dieksekusi. Entah sudah diterima kerja atau sudah diterima di kampus ternama untuk lanjut kuliah S2. Atau mentok-mentok sudah dapat pasangan yang siap dipersunting bulan depannya. Bagi kalian mahasiswa semester akhir yang masih belum jelas mau ngapain ke depannya, sini kita berpelukan, saya juga sama dengan kalian.

Sudah lulus mau ngapain memang pertanyaan yang semakin hari semakin menghantui dan bikin jadi beban khususnya buat mahasiswa semester akhir yang masih nggak jelas mau ngelakuin apa ke depannya. Adakalanya pikiran lagi tenang-tenangnya, tiba-tiba ditanya skripsi sudah sampai mana dan ditimpali dengan sudah lulus mau ngapain itu rasanya kaya dicabik-cabik sejuta kerinduan.

Memang nggak ada undang-undang yang ngelarang seseorang untuk bertanya. Tapi kadang orang-orang yang bertanya apalagi jika pertanyaannya adalah sudah lulus mau ngapain itu kebanyakan cuma mau nguji dengan niatan membandingkan dirinya sambil membangga-banggakan masa lalunya yang luar biasa hebatnya itu.

Gini nih contoh percakapan yang sering saya alami,

Baca Juga:

Jadi Pengangguran karena Membela Diri dari Kekerasan, Berujung Diusir Kakak: Ketika Gaji 80 Ribu Lebih Berharga daripada Harga Diri

Generasi Sandwich Adalah Takdir Bajingan yang Bikin Muak: Saya Baik pada Keluarga Bukan karena Cinta, tapi karena Sudah Lupa Hidup Sebenarnya untuk Apa

Penanya: “Kamu sudah lulus mau ngapain?”

Saya : “Ya, saya sebenarnya juga masih bingung, Pak. Liat aja deh nanti, di mana ada rejekinya aja, Pak.”

Penanya : “Lah kamu lulusan sarjana kok nggak jelas gitu. Buat apa kuliah tinggi-tinggi kalau lulus jadi pengangguran. Saya ini cuma lulusan SMP/SMA aja bisa kerja dan hidup. Nggak usah tinggi-tinggi kuliah kalau cuma nganggur. Buang-buang duit aja itu.”

Saya : tersenyum kecut sambil ketawa-ketawa goblok dan berujar dalam hati, OK BOOMER!

Mereka yang nanya ini entah niatnya memang cuma mau nanya atau mau ngejek saya juga tidak tahu. Tapi rata-rata responnya seperti itu, menyebalkan.

Jadi mahasiswa semester akhir apalagi jika sudah lulus dan nggak punya rencana apa pun setelahnya memang cukup merepotkan. Musuh utama tidak hanya diri sendiri, tapi kadang musuh-musuh itu berbentuk pertanyaan-pertanyaan yang bikin beban hidup tambah berat. Apalagi ketika sudah dijawab pertanyaannya lalu responnya bukan positif malah terkesan membandingkan dan merendahkan . Rasanya pengen ngeluarin Raikiri lalu mengarahkannya ke ubun-ubun mereka yang nanya .

Maka dari itu, sebenarnya tugas mahasiswa semester akhir itu lumayan berat juga. Selain harus menghadapi quarter life crisis, menyelesaikan skripsi, ngejar-ngejar dosen pembimbing yang jago main petak umpet, hingga membuat rencana setelah lulus mau ngapain. Mahasiswa semester akhir  juga dibebani dengan pertanyaan-pertanyaan menyebalkan yang salah satunya adalah sudah lulus mau ngapain. Memang sih apa yang saya sebutkan itu bukanlah hal-hal terberat dalam hidup. Tapi percayalah, itu adalah hal yang sangat menyebalkan yang sedang saya alami saat ini.

BACA JUGA Susah Cari Kerja Setelah Lulus Kuliah? Jangan Ternak Lele, Ternak Kambing Aja Bosqu! atau tulisan M. Farid Hermawan lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 2 Maret 2020 oleh

Tags: karierLulus Kuliahmahasiswa semester akhirPengangguran
M. Farid Hermawan

M. Farid Hermawan

Saat ini aktif menangani proses rekrutmen harian serta seleksi kandidat.

ArtikelTerkait

Kapitalisme Membuat Kita Tidak Bisa Menjadi Manusia dan Pengangguran di Saat Bersamaan

Kapitalisme Membuat Kita Tidak Bisa Menjadi Manusia dan Pengangguran di Saat Bersamaan

27 November 2019
6 Kesalahan Fresh Graduate yang Kerap Dilakukan karena Tidak Diajarkan Waktu Kuliah

6 Kesalahan Fresh Graduate yang Kerap Dilakukan karena Tidak Diajarkan Waktu Kuliah

29 Desember 2023
karu pra-kerja

3 Kelebihan Program Kartu Pra-Kerja yang Tidak Pernah Kamu Pikirkan Sebelumnya

22 April 2020
Wisuda Hanya Sebuah Seremoni, Rayakan Secukupnya Tak Perlu Berlebihan b

Ikrar Wisuda Bareng Teman Seangkatan Itu Cukup untuk Motivasi, Jangan Dijadikan Target Bersama, apalagi Maksa

30 Agustus 2023
Saya Mahasiswa S1 Lulus 7 Tahun, tapi Hidup Saya Baik-baik Saja dan Karier Saya Tidak Mengecewakan, Ini Tipsnya

Saya Mahasiswa S1 Lulus 7 Tahun, tapi Hidup Saya Baik-baik Saja dan Karier Saya Tidak Mengecewakan, Ini Tipsnya

2 Agustus 2024
Generasi Sandwich Bajingan Bikin Saya Tak Lagi Cinta Keluarga (Unsplash)

Generasi Sandwich Adalah Takdir Bajingan yang Bikin Muak: Saya Baik pada Keluarga Bukan karena Cinta, tapi karena Sudah Lupa Hidup Sebenarnya untuk Apa

24 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Krisis Identitas Kawasaki Brusky 125: Mencoba Terjun di Pasar Matic, tapi Blunder. Jiplaknya Kebangetan!

Krisis Identitas Kawasaki Brusky 125: Mencoba Terjun di Pasar Matic, tapi Blunder. Jiplaknya Kebangetan!

13 Juni 2026
Angkot Bekasi Bikin Kapok, Udah Bener Naik Motor Aja (Unsplash)

Sekali Naik Angkot Bekasi, Saya Paham Kenapa Orang Jakarta Lebih Pilih Motor

12 Juni 2026
Nggak Usah Ngadi-ngadi. Lembaga Pengawas di Drakor Teach You a Lesson Tidak Mungkin Bisa Ada di Indonesia

Nggak Usah Ngadi-ngadi. Lembaga Pengawas di Drakor Teach You a Lesson Tidak Mungkin Bisa Ada di Indonesia

11 Juni 2026
Pertamax di Pertashop Memang Lebih Murah, tapi Tetap Saja Orang pada Beli Pertalite, Harga Pertamax Nggak Ngotak! pertamina pertamax oplosan

Bisnis Pertashop Jelas Karam: Hidup Segan, Mati Tinggal Menunggu Hari

14 Juni 2026
Pengendara Motor yang Menyalakan Lampu Hazard dan Kebut-kebutan di Jalan Raya Itu Punya Masalah Apa sih? Mojok.co

Menggugat para Pengendara yang Hobi Menyalakan Lampu Hazard Pas Hujan Deras: Anda Mau Aman atau Mau Bikin Pengendara Lain Masuk Jurang?

13 Juni 2026
Warteg, Gambaran Soal Tegal Paling Ideal yang Ada di Kota-Kota Besar Mojok.co

Warteg, Representasi Tegal Paling Ideal yang Ada di Kota-Kota Besar

9 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.