Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Surat Terbuka Untuk Dosen Pembimbing

Ririn Erviana oleh Ririn Erviana
6 September 2019
A A
dosen pembimbing, dosbing resek

Tips Berdamai Sama Dosbing Resek biar Skripsi tetep Bisa Lancar Jaya, dosen pembimbing

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga:

Melawan serbuan semut di kamar, drama anak kos yang tampak sepele, tapi cukup bikin puyeng

Konflik batin dosen nggak enakan hadapi mahasiswa pemalas: diberi nilai jelek kasihan, diluluskan kok malah ngelunjak

Kepada yang terhormat, seluruh Dosen Pembimbing di Muka Bumi ini. Semoga Anda dalam keadaan baik di tengah segala kesibukan Anda yang terjadwal—supaya Anda tidak perlu marah-marah dan merasa kesal ketika melihat mahasiswa datang bimbingan.

Dengan tidak mengurangi rasa hormat. Izinkan lah saya mewakili kawan-kawan sesama mahasiswa di seluruh Indonesia untuk menyampaikan unek-unek kami yaitu…. Tolong kasih kami kepastian kapan kami bisa bimbingan Pak/Bu.

Bapak/Ibu tau nggak? Sakit loh digantungin kayak gini tuh Pak/Bu. Lagian, kalau kelamaan digantung kayak gini, kapan coba kami-kami ini bisa lamaran???

Sebagai tambahan, kami juga ingin menuntut penghapusan diskriminasi bimbingan dalam bentuk apa pun. Ketahuilah Pak/Bu, sudah bukan rahasia lagi jika selama ini sukses tidaknya proses bimbingan skripsi selalu berbanding lurus dengan kedekatan personal mahasiswa kepada dosen. Hal ini mungkin tidak salah, ya namanya juga manusia, pasti susah untuk menghilangkan penyakit subjektifitasnya. Tapi ya ojok  jadi judes gitu toh Pak/Bu ketika menghadapi mahasiswa-mahasiswa asing yang seumur-umur kalian tidak pernah kalian temui sebelumnya.

Kami juga ingin supaya Bapak/Ibu jangan terlalu suka moody dan ujug-ujug tidak bersedia membimbing kami sampai waktu yang tidak dapat kami prediksi. Bayangkan Pak/Buk betapa menderitanya nasib kami mahasiswa tingkat akhir ini. Ibarat kata nih ya, Pak/Bu, kami ini bagaikan manusia yang terombang-ambing di tengah lautan dengan hanya bermodal ban karet. Itu pun ban karet butut!

Asal Bapak dan Ibu tahu, menunggu kalian supaya kami bisa bimbingan itu kadang-kadang kayak nungguin si dia putus dengan pacarnya. Lamaaaaa~ Belum lagi ketika kita sudah susah payah menunggu Bapak/Ibu di ruang dosen, eh tiba-tiba kami mendengar kabar bahwa kalian pergi dinas di luar, rasanya tuh ya Pak/Bu sama kayak udah nungguin si dia dari lama eh ujung-ujungnya liat dia bahagia bersama sahabat kita. Sakit Pak/Bu, sakiiiit. Bawaannya pokoknya pengin dzikir aja.

Oh iya Pak/Bu, kalau semisal di rumah kalian ada masalah, sini cerita-cerita. Jangan sampai gara-gara banyak masalah, kalian akhirnya melampiaskannya pada kami dengan mempersulit skripsi kami. Ya cukup kehidupan aja Pak/Bu yang mempersulit kami, kalian ya jangan ikut-ikutan.

Atau karena kalian punya masalah, lalu kalian merasa boleh mengabaikan waktu bimbingan yang sudah jadi tanggung jawab kalian. Atau malah bersedia membimbing tapi dengan hati dan pikiran yang entah ada di mana. Main coret sana coret sini dan ngasih kritik dan saran yang nggak relevan atau bahkan serampangan.

Kami mohon jangan membuat kami kehabisan energi dan kesabaran hanya agar bisa bimbingan dengan lancar. Bapak/Ibu harus ingat juga kalau selain menyandang beban moral sebagai mahasiswa yang belum lulus-lulus, kami juga masih harus menyandang status jomblo dan pengangguran bahkan nanti ketika kami sudah wisuda, Pak/Bu! Bayangkan betapa beratnya beban kami ini~

Jadi janganlah lagi bapak/ibu berkata ketus dengan bilang, “Memangnya yang saya urusi cuma kamu saja, saya ini sibuk.”

BACA JUGA Ketahui Tipe Dosen Penguji Skripsi dan Kerja Praktik, Supaya Tidak Dibantai Saat Ujian atau tulisan Ririn Erviana lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 8 September 2019 oleh

Tags: Dosen PembimbingMahasiswaSkripsi
Ririn Erviana

Ririn Erviana

ArtikelTerkait

4 Aturan Tidak Tertulis Saat Menulis Kata Pengantar Skripsi agar Nggak Jadi Bom Waktu di Kemudian Hari

4 Aturan Tidak Tertulis Saat Menulis Kata Pengantar Skripsi agar Nggak Jadi Bom Waktu di Kemudian Hari

28 November 2025
Begini Rasanya Dapat Dosen Pembimbing Skripsi Seorang Dekan Fakultas Mojok.co

Begini Rasanya Dapat Dosen Pembimbing Skripsi Seorang Dekan Fakultas, Semuanya Jadi Lebih Lancar

7 Januari 2026
Mengungkap Budaya Kental Mahasiswa Asal Magelang_ Pulang terminal mojok

Mengungkap Budaya Kental Mahasiswa Asal Magelang: Pulang

5 Oktober 2021
Departemen di Kampus yang Sering Menelurkan Anggotanya Menjadi Ketua Organisasi terminal mojok

Departemen Kampus yang Sering Menelurkan Anggotanya Menjadi Ketua Organisasi

18 Agustus 2021
5 Hal Lumrah di UNS, tapi Bikin Mahasiswa Kampus Lain Melongo Mojok.co

5 Hal Lumrah di UNS yang Bikin Mahasiswa Kampus Lain Keheranan

19 November 2025
Anak Magang atau PKL Bukan Babu dan Betapa Bahayanya Menormalisasi Itu terminal mojok.co

Balada Anak Magang di Perkantoran

17 Juni 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

13 Tabiat Mahasiswa KKN yang Dibenci Warga Desa, Jangan Dilakukan atau Kalian Jadi Musuh Bersama Mojok.co

Apa salahnya mahasiswa kkn di kota? Mereka sedang belajar, bukan cuma nyari enak

20 Juli 2026
Stop bilang orang Sunda pemalas, kami cuma tahu cara menikmati hidup tanpa harus burnout Mojok.co

Stop bilang orang Sunda pemalas, kami cuma tahu cara menikmati hidup tanpa harus burnout

17 Juli 2026
3 Kebohongan tentang Lembang yang Perlu Diluruskan

Bukan cuma soal dingin, ini 4 kejanggalan di Lembang yang bikin wisatawan Semarang heran

15 Juli 2026
Review Mie Gacoan Bangkalan Madura, Cabang yang Anomali karena Tidak Perlu Antre Mojok.co

Mie Gacoan Bangkalan Madura bisa tutup kalau 3 hal ini tidak diperbaiki

18 Juli 2026
Kenapa orang Bali jarang liburan ke pantai? (Unsplash)

Kenapa orang Bali jarang liburan ke pantai, padahal tinggal deket pantai?

18 Juli 2026
4 jajanan tradisional Bandung yang bikin orang Semarang gagal paham. Nama dan tampilan mirip, tapi rasanya jauh berbeda Mojok.co

4 kuliner Bandung yang bikin orang Semarang gagal paham. Nama dan tampilan mirip, tapi rasanya berbeda

16 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.