Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Skripsi Selesai dalam Satu Bulan Itu Mungkin, Saya Kasih Tahu Caranya

Suryo Kuncoro oleh Suryo Kuncoro
23 Juli 2020
A A
skripsi ratusan halaman data skripsi kutipan dalam karya tulis skripsi dibuang mojok

skripsi dibuang mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Perjuangan terakhir sebagai seorang mahasiswa setelah berusaha keras di bangku kuliah selama bertahun-tahun adalah menyusun skripsi. Sayangnya skripsi sering diidentikkan sebagai momok yang menakutkan. Banyak mahasiswa yang tersendat di fase ini, hingga butuh waktu lama untuk bisa menyelesaikannya, bahkan hingga tahunan.

Bila di dalam kelas selama perkuliahan, mahasiswa hanya perlu duduk manis, mendengarkan apa yang disampaikan oleh dosen, lalu mempelajari dan pada akhirnya akan diuji berdasarkan bahan atau materi yang diberikan. Maka dalam menyusun skripsi, mahasiswa sejak awal sudah dituntut untuk berusaha sendiri mulai dari pemilihan judul.

Dengan bekal pengalaman nol sama sekali, sudah pasti kebingungan akan menjadi tagihan awal yang harus dibayar tuntas. Belum lagi dosen pembimbing biasanya tidak hanya meminta satu judul. Kadang dosen meminta minimal tiga judul yang kelak akan dia pilih untuk kita kerjakan.

Lolos dari judul, tantangan selanjutnya adalah membuat proposal penelitian. Masalah muncul lagi di sini, yang mana kita harus mencari sendiri objek penelitian. Objek penelitian bisa orang, instansi atau perusahaan. Metodologi pengambilan sampel serta tata cara penelitian adalah paket yang tidak bisa dihindari.

Apabila sudah mendapat lokasi penelitian, maka langkah berikutnya adalah meminta izin, membuat kuisioner atau daftar pertanyaan dan menyusun kesimpulan. Setelah semuanya selesai kita kembali menyusunnya dalam bab per bab. Yang paling mengesalkan adalah betapa tulisan yang telah kita ketik siang malam, dengan mudahnya dicorat-coret sana sini oleh dosen.

Inilah yang membuat semangat seorang mahasiswa yang pada awalnya menggebu-gebu jadi patah arang. Apalagi jika harus bolak-balik menghadap dosen pembimbing karena apa yang kita tulis selalu disalahkan.

Hal seperti itu juga saya alami ketika hendak menyusun skripsi. Untuk menghindarinya, pertama-tama adalah mencari senior yang bisa dijadikan role model atau contoh sukses menyelesaikan skripsi dalam waktu singkat.

Dengan sedikit sekali senior yang saya kenal, maka yang bisa ditanya adalah teman-teman kost yang lebih dulu kuliah. Sayangnya ternyata teman-teman kost saya, juga membutuhkan waktu yang cukup lama dalam menyelesaikan skripsi. Rata-rata mereka membutuhkan waktu lebih dari satu tahun. Sedangkan target saya maksimal tidak boleh lebih dari satu semester.

Baca Juga:

5 Sifat Mahasiswa Semester Akhir yang Menjengkelkan, Segera Intropeksi Diri Jika Tidak Ingin Dijauhi Teman

Alasan Saya Memilih Tugas Akhir Skripsi meski Pilihan Lain Terlihat Lebih “Waras”

Melihat fenomena seperti ini, saat hendak memulai sudah muncul perasaan malas untuk menyelesaikannya. Itulah kenapa seminar-seminar tentang kiat menjadi sukses dan kayawaktu singkat begitu laris peminat. Tak lain dan tak bukan karena mereka yang hendak memulai belum mengetahui jalan yang benar.

Untungnya saya mencoba berpikir terbalik. Kalau tidak dapat contoh orang yang sukses skripsian dalam waktu singkat untuk ditiru caranya, kenapa saya tidak mencari orang yang lama skripsian? Ada salah satu teman kos yang sudah lulus akan tetapi masih tinggal di kosan karena sedang mencari pekerjaan. Ia menyelesaikan skripsi lebih dari dua tahun.

Segera saja, saya adukan permasalahan mengenai kesulitan dalam menyelesaikan skripsi secara cepat. Lalu dia memberikan sebuah rahasia atau tips yang singkat padat dan jelas yaitu mengetik tiap hari!

Ketika saya tanyakan apakah ada tips lainnya, ia menjawab tidak ada. Sebelumnya saya berpikir pasti ada cara yang revolusioner dan tak terbayangkan. Akan tetapi cara yang dapat terlihat begitu simpel, yaitu hanya perlu mengetik tiap hari tanpa terlewat.

Lalu pertanyaan saya berlanjut, apa korelasinya mengetik setiap hari dengan selesai skripsi dengan cepat. Bukankah bisa juga misalnya mengetik setiap minggu dari pagi sampai sore atau bahkan sampai malam alias sistem borongan. Bagaimana apabila dalam salah satu harinya kita tidak mengetahui apa yang hendak diketik?

Lalu ia menjawab, awalnya dia berpikiran menunda satu hari dalam menulis dengan tujuan mencari inspirasi. Ternyata penundaan ini melenakan. Dari yang awalnya tidak mengetik satu hari, bertambah menjadi tiga hari, makin bertambah. Pada akhirnya selama satu tahun skripsi tersebut tidak disentuh sama sekali.

Itulah kenapa harus mengetik setiap hari. Fungsinya adalah untuk membangun keterikatan dan tanggung jawab sehingga semangat tetap terjaga. Jika sedang tidak ada ide, tetaplah membuka layar komputer, cukup perbaiki penulisan, tata bahasa atau tanda baca. Yang penting jari kita tidak pernah jauh sehari pun dari keyboard.

Dan benar saja, ketika saya memulai menyusun barang panas ini pada awal Desember, ternyata pada pertengahan Januari, skripsi tersebut sudah selesai. Target bisa selesai dalam satu semester bisa diselesaikan lebih cepat di luar perkiraan.

Selama kita tetap konsisten dan tidak mencari alasan, maka mengerjakan tugas akhir ini jadi tidak begitu sulit. Bagaimana pun, skripsi yang bagus adalah skripsi yang selesai.

BACA JUGA Membandingkan Burger King dan McDonald’s Tidaklah Sulit: Jelas Lebih Enak Burger King, Lah! atau tulisan Suryo Kuncoro lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 23 Juli 2020 oleh

Tags: Skripsi
Suryo Kuncoro

Suryo Kuncoro

ArtikelTerkait

Lulus Kuliah Mudah Tanpa Skripsi Hanya Ilusi, Nyatanya Menerbitkan Artikel Jurnal SINTA 2 sebagai Pengganti Skripsi Sama Ruwetnya

Lulus Kuliah Mudah Tanpa Skripsi Hanya Ilusi, Nyatanya Menerbitkan Artikel Jurnal SINTA 2 sebagai Pengganti Skripsi Sama Ruwetnya

9 Desember 2023
Lulus Kuliah Lewat Jalur Pimnas Adalah Impian Setiap Maba terminal mojok.co

Lulus Kuliah Lewat Jalur Pimnas Adalah Impian Setiap Maba

8 November 2020
skripsi ratusan halaman data skripsi kutipan dalam karya tulis skripsi dibuang mojok

Skripsi Bukan Dijual, Bisa Jadi Masuk Jadwal Retensi Arsip (JRA)

23 Juli 2020
Mbak Nana, Tagar #WisudaLDR2020 Itu Bukannya Nyemangatin Malah Bikin Sedih Rasanya Patah Hati Melihat Teman Sendiri Sudah Wisuda

Rasanya Patah Hati Melihat Teman Sendiri Sudah Wisuda

1 Desember 2019
4 Aturan Tidak Tertulis Saat Menulis Kata Pengantar Skripsi agar Nggak Jadi Bom Waktu di Kemudian Hari

4 Aturan Tidak Tertulis Saat Menulis Kata Pengantar Skripsi agar Nggak Jadi Bom Waktu di Kemudian Hari

28 November 2025
6 Kesalahan Saat Seminar Proposal Skripsi yang Bisa Bikin Mahasiswa Dihabisi Dosen Penguji, Catat supaya Mentalmu Aman!

6 Kesalahan Saat Seminar Proposal Skripsi yang Bisa Bikin Mahasiswa Dihabisi Dosen Penguji, Catat supaya Mentalmu Aman!

29 September 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Kelemahan Punya Rumah Dekat Sawah yang Jarang Disadari Orang Kota Mojok.co

5 Kelemahan Punya Rumah Dekat Sawah yang Jarang Disadari Orang Kota

10 Mei 2026
Beasiswa PPA Penyelamat Mahasiswa “Tanggung” yang Terlalu Kaya untuk Bidikmisi, tapi Terlalu Miskin untuk Kuliah dengan Nyaman Mojok.co

Beasiswa PPA Penyelamat Mahasiswa “Tanggung”: Terlalu Kaya untuk Bidikmisi, tapi Terlalu Miskin untuk Kuliah dengan Nyaman

12 Mei 2026
Derby UMR Rendah, Kemewahan yang Hanya Dimiliki oleh PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta

Derby UMR Rendah, Kemewahan yang Hanya Dimiliki oleh PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta

9 Mei 2026
Sisi Gelap Gamping Sleman yang Jarang Dibicarakan Orang

Gamping, Gerbang Masuk Barat sekaligus Tempat Bersejarah di Jogja yang Kehilangan Harga Dirinya

7 Mei 2026
Pasar Wilis Malang, Surga Buku Bekas yang Kini Menunggu Mati (Pixabay)

Merindukan Pasar Wilis Malang, Surga Buku Bekas yang Kini Sepi Menunggu Mati

10 Mei 2026
Jalan Raya Kalimalang Dibenci Sekaligus Dicintai Pengendara yang Melintas kalimalang jakarta

Jalan Raya Kalimalang Jaktim Banyak Berubah, tapi Tetap Saja Tidak Aman untuk Pejalan Kaki!

8 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.