Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

‘Anak Band’ Adalah Sinetron dengan Judul Paling Aneh yang Pernah Ada

Iqbal AR oleh Iqbal AR
15 Oktober 2020
A A
'Anak Band' Adalah Sinetron dengan Judul Paling Aneh yang Pernah Ada terminal mojok.co

'Anak Band' Adalah Sinetron dengan Judul Paling Aneh yang Pernah Ada terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Indonesia memang bisa dibilang sebagai negara dengan segudang sinetron. Mulai dari sinetron bergenre azab, bergenre kehidupan suami istri, hingga sinetron fiksi ilmiah yang menggelikan dan membuat dahi mengernyit. Namun, pasar memang tidak pernah berbohong. Mau seaneh apa pun sinetron yang ditayangkan, akan ada cukup banyak orang yang menontonnya. Bahkan, sinetron yang aneh bisa mendapat rating dan share yang tinggi. Sinetron Ganteng-Ganteng Serigala adalah salah satu contoh bagaimana siteron yang sangat aneh dari segi cerita bisa mendapat penonton yang sangat banyak. Tunggu sampai kamu tahu sinetron Anak Band.

Tulisan ini tentunya tidak akan membahas sinetron GGS karena selain anehnya keteraluan, sinetronnya pun sudah lama bungkus. Jadi, tidak ada untungnya juga. Sinetron yang akan dibahas adalah sinetron baru yang cukup mendapat perhatian banyak penonton televisi. Sinetron ini berjudul Anak Band yang tayang di SCTV mulai 5 Oktober lalu pukul 19.40 WIB. 

Dari judulnya saja, kita mungkin sudah mengerti apa yang diceritakan di dalam sinetron ini dan dan bagaimana dramatisasi klise yang ditambahkan. Pemerannya pun sangat familiar, yaitu duet Stefan William dan Natasha WIlona yang sudah pernah beradu akting di sinetron Anak Jalanan yang juga tidak kalah aneh itu

Ceritanya sederhana, yaitu Cahaya (diperankan oleh Natasha Wilona), seorang perempuan kelas menengah ke bawah, polos, pekerja keras, dan seorang tukang sayur keliling yang punya cita-cita menjadi penyanyi. Ia menggemari sebuah band populer The Junas, yang salah satu personelnya adalah Galang (diperankan oleh Stefan William). Galang merupakan vokalis dan gitaris band tersebut. Meskipun sudah terkenal dan digilai banyak penggemar perempuannya, dia tetap humble dan baik hati.

Pertemuan keduanya diawali dengan Cahaya yang sedang berjualan, dikejutkan dengan kedatangan Galang yang saat itu sedang menghindari kejaran penggemarnya. Dan, di sini lah ceritanya bermula. Sungguh sebuah cerita kehidupan musisi yang sangat usang.

Ada dua hal sebenarnya yang patut disorot dari sinetron ini. Pertama, yaitu pemilihan judul “Anak Band” yang terkesan apa adanya dan seperti tidak ada opsi lain. Kita perlu mengerti bahwa judul itu salah satu fungsinya adalah untuk menarik perhatian penonton. Judul juga kalau bisa mengandung rasa penasaran bagi penonton. Lha kalau judulnya saja “Anak Band” ya sudah sangat kelihatan apa yang diceritakan dan bagaimana cerita anak band yang akan dipaparkan. Sudah pasti mengenai anak band yang populer, yang kisah cintanya bak Romeo dan Juliet.

Saya jadi penasaran bagaimana proses pemilihan judul dari sinetron ini. Mungkin saja tim penyusun sudah berusaha setengah mati mencari judul yang sangat bagus, enak didengar, dan dibaca, serta mengundang rasa penasaran. Tetapi, sebab dianggap terlalu ribet dan bertele-tele, judul tersebut ditolak dan harus diganti judul lain.

Lalu ada salah satu orang nyeletuk, “Gimana ya caranya menjelaskan kehidupan anak band?” Lalu orang lainnya membalas, “Ya judulnya Anak Band saja.” Apesnya, judul tersebut melenggang tanpa ada koreksi apa-apa. Maka jadilah frasa “Anak Band” menjadi judul sinetron yang cukup aneh ini. Saya juga jadi penasaran, judul-judul apa saya yang sudah ditolak.

Baca Juga:

5 Acara Kuis Paling Dikenang Tahun 90-an dan 2000-an

Kiat Menjadi Pria Idaman kayak Abdullah Rendy di ‘Ikatan Cinta’

Hal kedua yang perlu disorot adalah bagaimana potret kehidupan musisi yang sedang tenar diangkat dalam cerita. Dari beberapa episode yang terpaksa saya tonton, kehidupan musisi yang digambarkan dalam tokoh Galang ini sudah sangat usang. Mulai dari ketenaran yang berlebih, digandrungi penggemar perempuan, hingga kisah cinta yang klise pun ikut diangkat. Stereotip-stereotip musisi seperti ini seharusnya sudah selesai di akhir 90-an dan tidak perlu diangkat lagi. Kalau mau mengangkat kehidupan musisi, coba saja dengan bagaimana susahnya cari teman untuk main band, patungan sewa studio, pinjam alat musik sana-sini, atau fenomena musisi hijrah. Itu baru relate.

Ini membuktikan bahwa selama ini, stereotip musisi yang diangkat ke permukaan adalah musisi-musisi kelas atas, punya ketenaran luar biasa, punya latar belakang orang kaya, dan bisa mencukupi kebutuhan bermusiknya. Coba lah sekali-kali angkat kehidupan musisi kelas menengah yang masih bingung antara bekerja kantoran atau bermain musik, musisi yang masih bingung antara menabung atau membeli gitar baru. Mumpung sinetronnya masih berjalan, mungkin penulis skenario sinetron Anak Band bisa menambahkan saran saya ini ke dalam ceritanya.

Tetapi, namanya juga sinetron, pasti mereka membutuhkan drama-drama yang menjual. Musisi kelas atas dengan fasilitas dan ketenarannya sudah pasti menjual. Berbeda dengan musisi kelas menengah atau kelas bawah yang jangankan menjual, dianggap eksis saja jarang sekali. Saya juga menyarankan sekali lagi, kalau sinetron Anak Band masih mempertahankan stereotip usang musisi, mending ganti judul saja.

Sumber gambar: YouTube Kabarin Yuk

BACA JUGA Komeng dan Jarwo Kwat Adalah Duet Maut Pelawak Indonesia dan tulisan Iqbal AR lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 14 Oktober 2020 oleh

Tags: judul sinetronprogram televisi
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

Sinetron dan Reality Show Settingan Adalah Penyelamat Televisi terminal mojok.co

Sinetron dan Reality Show Settingan Adalah Penyelamat Televisi

17 Januari 2021
Melihat Bagaimana Sinetron Indonesia Mencekoki Kita dengan Budaya Patriarki, program keluarga

3 Keluarga yang Bisa Dibuatkan Program Spesial di TV, Selain Onsu dan Raffi Ahmad

3 Mei 2020
Paradoks Ajang Pop Academy, Indosiar kok Nggak Ada Kemajuan, sih! terminal mojok.co

Paradoks Ajang Pop Academy, Indosiar kok Nggak Ada Kemajuan, sih!

16 Desember 2020
benci produk luar backstreet boys Cynantia Pratita Perlu Membawakan Lagu Post-Hardcore Ini di Indonesian Idol terminal mojok tita idol tita indonesia idol vokalis band metal

Cynantia Pratita Perlu Membawakan Lagu Post-Hardcore Ini di Indonesian Idol

3 Desember 2020
Sinetron Kolosal Punya Level Kreativitas di Luar Nalar terminal mojok.co

Sinetron Kolosal Punya Level Kreativitas di Luar Nalar

14 November 2020
Kita Butuh Acara Semacam 'Republik Mimpi' Lagi terminal mojok.co

Kita Butuh Acara Semacam ‘Republik Mimpi’ Lagi

5 Maret 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bisnis Mobil Rental: Keuntungannya Selangit, Risikonya Juga Selangit rental mobil

Rental Mobil demi Gengsi Saat Pulang Kampung Lebaran Adalah Keputusan yang Goblok

12 Maret 2026
Embek-Embek Makanan Khas Tegal Paling Mencurigakan, Pendatang Sebaiknya Jangan Coba-coba Mojok.co

Embek-Embek Makanan Khas Tegal yang Nama dan Rasanya Sama-sama Aneh, Pendatang Sebaiknya Jangan Coba-coba

12 Maret 2026
Lebaran Membosankan Adalah Fase Pendewasaan yang Pahit (Unsplash)

Lebaran Membosankan Adalah Fase Pendewasaan yang Lebih Pahit dari Obat Puyer

12 Maret 2026
Normalisasi Utang Koperasi demi Kucing, Itu Bukan Tindakan Aneh apalagi Anabul Sudah Seperti Keluarga Mojok.co

Normalisasi Utang Koperasi Kantor demi Kucing, Itu Bukan Tindakan Aneh apalagi Anabul Sudah seperti Keluarga

18 Maret 2026
Suzuki Satria Pro Aib Terbesar Suzuki yang Tak Perlu Lahir (Wikimedia Commons)

Suzuki Satria Pro: Aib Terbesar Suzuki yang Seharusnya Tak Perlu Lahir

18 Maret 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Waktu Lebaran Tak Pernah Sepi, Ia Disesaki oleh Orang yang Pulang Kampung, Perantau yang Lari, dan Wisatawan Bermodal THR Tebal

13 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • 3 Cara Gen Z Habiskan THR, padahal Belum Tentu Dikasih dan Jumlahnya Tidak Besar tapi Pasti Dibelanjakan
  • Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya?
  • Mudik Gratis BUMN 2026: Hemat Rp600 Ribu dari Jakarta-Solo Tanpa Pusing Dana THR Berkurang
  • Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 
  • Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman
  • Kapok Terlalu Royal ke Teman: Teman Datang karena Ada Butuhnya, Giliran Diri Sendiri Kesusahan Eh Diacuhkan meski Mengiba-iba

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.