Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Cynantia Pratita Perlu Membawakan Lagu Post-Hardcore Ini di Indonesian Idol

Gusti Aditya oleh Gusti Aditya
3 Desember 2020
A A
benci produk luar backstreet boys Cynantia Pratita Perlu Membawakan Lagu Post-Hardcore Ini di Indonesian Idol terminal mojok tita idol tita indonesia idol vokalis band metal

Cynantia Pratita Perlu Membawakan Lagu Post-Hardcore Ini di Indonesian Idol terminal mojok tita idol tita indonesia idol vokalis band metal

Share on FacebookShare on Twitter

Saya kaget bahwa sekaliber vokalis Stereowall, Cynantia Pratita, ikut ajang kontestasi pencarian bakat. Hal ini mengingatkan saya pada Juliet Simms, pentolan band Automatic Loveletter yang ikut ajang The Voice America. Datangnya Tita, tentu membawa warna yang berbeda lantaran ia membawakan lagu dari salah satu band post-hardcore, Pierce The Veil yang berjudul “Bulls in the Bronx”.

Vokalis band beraliran pop punk dan alternative rock ini memang memiliki warna suara yang khas dalam skena pop punk. Dalam kanal YouTube pribadinya, sering kali ia meng-cover lagu-lagu pop punk seperti “Wish You Were Here” dari Neck Deep. Namun, tak jarang ia membawakan lagu-lagu keras seperti dari band Asking Alexandria.

Ari Lasso, yang malang melintang di ranah musik rock saja nggak tahu bahwa genre yang dibawakan Cynantia Pratita adalah post-hardcore. Jika boleh berlebihan, hadirnya Tita akan menambah semarak genre musik yang pernah sumringah medio 2010 di Indonesia. Tentunya, jika pihak Idol nggak memaksakan Tita untuk membawa lagu-lagu yang ramai di “industri”.

Melalui Indonesian Idol sendiri, jalan Cynantia Pratita ke depannya bakal lancar. Lha gimana, kesatuan padu yang terkandung di dalamnya itu sudah layak untuk dikatakan sebagai “idol”. Perihal suara, saya yakin semisal masuk babak spekta, bisalah tembus enam besar. Ia bakal kalah dengan tipikal skill wahid melengking sana-sini.

Tapi, tenang, agar Mbak Tita dipercaya oleh garda terdepan penggemar musik post-hardcore, subgenre musik cadas yang katanya paling “cengeng” itu, saya akan kasih beberapa rekomendasi lagu yang pastinya bakal menarik perhatian massa, nggak kalah dengan “Bulls in the Bronx”.

#1 “The Thespian” Alesana

Kombinasi growl dari Denis Lee yang seakan bakal membakar halte dan clean-vokal sekaligus scream dari Shawn Milke, saya rasa bisa dilakukan oleh Mbak Cynantia Pratita. Bawakan lagu ini di babak showcase dan mainkan pestanya. Mengapa harus “The Thespian”? Sebab, dalam lagu ini, energi yang terakumulasi bisa membakar siapapun yang mendengarkan.

#2 “If You Can’t Hang” Sleeping With Sirens

Lengkingan menggoda dari Kellin Quinn, nada tinggi yang merupakan makanan empuk vokalis yang pernah berseteru dengan Oli Sykes ini tampaknya bakal mudah dilakukan oleh Cynantia Pratita. Minim scream dan growl, bisa jadi alternatif untuk menjaga performa suaranya. Ya, katakanlah melunak tanpa harus keluar dari persona.

#3 “The Final Episode” Asking Alexandria

Baca Juga:

Alumni Indonesian Idol X, Generasi Terbaik Indonesian Idol Sejauh Ini

Penyanyi Jebolan Indonesian Idol Lagunya Gitu-gitu Aja

Cynantia Pratita memang pernah cover lagu Asking Alexandria, judulnya “A Prophecy”. Nggak kalah sangar dan ingin tampil berbeda, harusnya Tita bisa ambil jalan terjal dalam tajuk “The Final Episode” ini. Iya, sih, patut diakui bahwa Danny Worsnop edan di lagu ini.

#4 “Prove Me Right” Memphis May Fire

Tujuannya sebenarnya hanya satu, sih. Pada part breakdown, lantas Matty Mullins berteriak dan tertawa, “That’s fine, I’ll play the game but just know, I told you so! Hahaha”. Lagu ini, terbaik yang pernah dibuat oleh Memphis May Fire. Indonesian Idol yang kaku, perlu dilemesin pakai lagu ini.

#5 “Last Saturday” Broadway

Alasan yang membuat saya suka lagu ini adalah ketika memilih untuk tidak melihat versi live-nya. Bagaimana, Mbak Cynantia Pratita, apakah bisa membawakan lagu gendeng ini dalam kontes live dan disaksikan berjuta-juta pasang mata? Ah, pardon my selfishness, it was passion.

#6 “Stick Stickly” Attack Attack!

Lagu ini begitu catchy pada zamannya. Pun jika Mbak Tita Idol sanggup membawakan di babak spekta, Mas Anang pasti bakal ikutan head-bang crab ala Caleb Shomo.

#7 “A New Beginning” Upon This Dawning

Band Italia yang satu ini memang nggak pernah mengecewakan. Apalagi dalam lagu ini menggandeng Chris Cerulli yang merupakan band sebesar Motionless in White. Menakutkan, tapi nggak menakutkan banget. Cocoklah untuk kelas industri seperti Indonesian Idol.

#8 “NZT48” I See Stars

Devin Oliver, pada masa ini, masih fokus ngurusin clean-vocal I See Stars. Sedangkan scream-nya, masih dipegang oleh Zach Johnson. Sudah, perpaduan elektronik dan post-hardcore, dijamin bakal mengguncang industri televisi.

#9 “A King For A Day” Pierce The Veil

Duet dengan Kellin Quinn, vokalis Sleeping With Sirens, Vic nggak kalah persona. Sejatinya, Mbak Tita Idol jika sejak awal membawa lagu ini, ketimbang “Bulls in the Bronx”, pasti bakal pecah. Tapi, ya siapkan saja senjata pamungkas di akhir.

Berhubung lagu ini duet, ya tinggal ajak saja dewan juri nyanyi bersama. Misalkan nih, misalkan lho ya, Mbak Tita ambil suara Vic, Mas Anang ambil bagian Kellin Quinn. Niscaya.

BACA JUGA Jika Drakor ‘Reply 1988’ Ber-setting Tempat di Jakarta dan tulisan Gusti Aditya lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 3 Desember 2020 oleh

Tags: indonesian idolprogram televisi
Gusti Aditya

Gusti Aditya

Pernah makan belut.

ArtikelTerkait

Kita Butuh Acara Semacam 'Republik Mimpi' Lagi terminal mojok.co

Kita Butuh Acara Semacam ‘Republik Mimpi’ Lagi

5 Maret 2021
Alumni Indonesian Idol X, Generasi Terbaik Indonesian Idol Sejauh Ini

Alumni Indonesian Idol X, Generasi Terbaik Indonesian Idol Sejauh Ini

13 September 2023
Nobatkan Indosiar sebagai Stasiun TV Paling Kreatif yang Pernah Ada! terminal mojok.co

Nobatkan Indosiar sebagai Stasiun TV Paling Kreatif yang Pernah Ada!

6 Februari 2021
vj daniel mananta mojok

Daniel Mananta Adalah Wajah Indonesian Idol yang Sebenarnya

29 November 2020
Kebodohan Acara Televisi Indonesia Memang Sudah Semestinya Dirayakan terminal mojok.co

Kebodohan Acara Televisi Indonesia Memang Sudah Semestinya Dirayakan

8 Desember 2020
musik haram backST 12 indonesian idol menyanyi konser mojok

Berhenti Jadikan Agama sebagai Label Seseorang Pandai Menyanyi

9 Desember 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gaji ke-13 PNS: Tradisi Musiman yang Dirayakan dengan Sepatu Baru dan Kecemasan Baru

4 Tempat Ngutang Favorit PNS untuk Kebutuhan Hidup dan Membuat Diri Mereka Terlihat Kaya

25 April 2026
Sudah Selayaknya Tegal Masuk dalam 10 Besar Kota Paling Toleran, Bukan Jogja Mojok.co

Sudah Selayaknya Tegal Masuk dalam 10 Besar Kota Paling Toleran, Bukan Jogja

26 April 2026
Mengenal Nasi Bu’uk, Menu Tradisional Bondowoso yang Penuh Kisah, tapi Kini Dilupakan

Mengenal Nasi Bu’uk, Menu Tradisional Bondowoso yang Penuh Kisah, tapi Kini Dilupakan

25 April 2026
Pengalaman Kuliah S2 UGM Nyambi Jadi MUA, Nggak Malu walau Sempat Merias Temen yang Lulus Duluan Mojok.co

Pengalaman Kuliah S2 UGM Nyambi Jadi MUA, Nggak Malu walau Sempat Merias Temen yang Lulus Duluan

1 Mei 2026
4 Ciri Angkringan yang Sudah Pasti Enak (Wikimedia Commons)

4 Ciri Angkringan yang Sudah Pasti Enak, Daya Tarik Penjual juga Nggak Kalah Penting

28 April 2026
3 Hal yang Membuat Warga Kabupaten Bandung, Iri kepada Kota Bandung Mojok.co

3 Hal yang Membuat Warga Kabupaten Bandung Iri pada Kota Bandung

27 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Pelatihan SKill Digital IndonesiaNEXT Ubah Mahasiswa Insecure Jadi Skillfull, Bisnis Digital pun Tak Kalah Saing
  • Sisi Lain Lagu “Kicau Mania” Ndarboy Genk: Berbahaya dan Bukan Perkara Remeh 
  • Solusi atas Jeritan Hati Para Pelaku UMKM yang Menderita karena Kenaikan Ekstrem Harga Plastik
  • Nikah di Desa Meresahkan, Perkara Undangan Cetak atau Digital Saja Jadi Masalah tapi Kemudian Sadar Nggak Semua Orang Melek Teknologi
  • Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya
  • Kos Dekat Kampus: Akal-akalan Mahasiswa “Malas” agar Tak Perlu Bangun Pagi dan Bisa Berangkat Mepet

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.