Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Alun-alun Gunungkidul: Kawasan Terbuka Rasa Gurun Sahara yang Punya Potensi Jadi Peternakan Unta

Jevi Adhi Nugraha oleh Jevi Adhi Nugraha
11 November 2023
A A
Alun-alun Gunungkidul: Kawasan Terbuka Rasa Gurun Sahara yang Punya Potensi Jadi Peternakan Unta

Alun-alun Gunungkidul: Kawasan Terbuka Rasa Gurun Sahara yang Punya Potensi Jadi Peternakan Unta (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Potensi jadi peternakan unta yang menyejahterakan warga

Di samping itu, nggak sedikit juga komentar warga yang mengatakan kalau penataan Alun-alun Gunungkidul sekarang itu “semi mangkrak”. Mereka menganggap proyek ini seperti nggak terurus dan sejak awal sudah terkesan serampangan. Padahal anggaran yang dikeluarkan senilai Rp500-an juta, tapi yang tampak kini cuma pasir berhamburan dan kerikil-kerikil ala coffe shop.

Warga juga mengungkit masalah-masalah pra-revitalisasi. Sebelum revitalisasi dimulai, saat itu Pemkab Gunungkidul punya rencana ingin menebang pohon beringin kembar di tengah alun-alun itu. Iya, pohon yang meneduhkan sekaligus jadi simbol atau identitas masyarakat Gunungkidul itu…

Bagaimana mungkin pemangku wilayah yang selama ini sudah dianggap sebagai “kepala adat” dan mencintai keindahan alam, kok punya rencana seperti itu. “LOGIKANYA GIMANA SIH?” komentar salah seorang netizen.

Begini dulur-dulur Gunungkidul, anggaran ratusan juta itu nggak semestinya kita permasalahkan, lho. Ingat, semua itu dilakukan demi kesejahteraan masyarakat Gunungkidul. Lagian, proyek ini kan masih ada beberapa tahap, jadi tunggu saja kejutan-kejutan mindblowing dari Pemkab Gunungkidul.

Percayalah, ada banyak keuntungan dari proyek padang pasir, eh, Alun-alun Gunungkidul ini. Siapa tahu Pemkab Gunungkidul sebenarnya punya ide bisnis peternakan unta. Nantinya, warga bisa beternak unta di alun-alun yang mirip padang pasir ini.

Jadi, selain ternak sapi dan kambing, warga berkesempatan untuk memelihara unta. Bisnis unta ini nggak boleh kita pandang remeh. Sebab, saat ini, harga unta di kisaran Rp30 jutaan! Sekali lagi, bukankah ini amat sangat menjanjikan dan mampu meningkatkan taraf ekonomi warga? Masih mau protas-protes kalau Pemkab Gunungkidul cuma menghabis-habiskan anggaran tanpa dasar?

Mari selalu husnudzon dengan semua kebijakan Pemkab Gunungkidul

Dear dulur-dulur Gunungkidul, saat ini, mari kita coba untuk selalu husnudzon dengan semua kebijakan pemangku wilayah. Kita harus yakin seyakin-yakinnya kalau semua proyek penataan taman kota, mulai dari Tugu Tobong Gamping, Taman Maliotobong, sampai alun-alun, semua dilakukan semata-mata demi menyejahterakan kita.

Mari lupakan jalan-jalan rusak di kampung, masalah kekeringan, angka gantung diri tinggi, hingga pernikahan dini yang sampai detik ini belum usai itu. Itu persoalan sepele saja. Yang paling penting saat ini adalah memberi kesempatan Pemkab Gunungkidul untuk membangun “citra” dan memoles wajah kota sedemikian rupa.

Baca Juga:

3 Hal yang Juga Harus Diperhatikan jika Alun-alun Bangkalan Madura Benar-benar Diperbaiki

3 Tempat Wisata Gunungkidul yang Layak Dikunjungi Berkali-kali

Sekali lagi, biarkan jalan-jalan di kampung kita rusak. Toh, jalan kita kan nggak bakal dilewati Pak Jokowi dan Pak Luhut, ngapain dibenerin? Mending yang pasti-pasti saja lah kayak memoles Alun-alun Gunungkidul itu. Meski ngabisin anggaran ratusan juta, yang penting para pejabat di negeri ini senang dan kagum dengan pembangunan di wilayah perkotaan. Bukankah kita juga ikut bangga kalau Pak Bupati dipuji-puji para penguasa???

Sudahlah, mari kita fokus cari air bersih dan pakan ternak saja lah, Lur. Btw, ada rekomendasi air dan pakan ternak murah di Gunungkidul, Lur? Kambingku dari pagi belum makan. Kemarin sore, saya juga melihat ada ayam yang mati di lumbung padi…

Sing bakoh, Lur!

Penulis: Jevi Adhi Nugraha
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Mengenal Gunungkidul, Kabupaten (yang Dianggap) Gersang yang Ternyata Dulunya Dasar Laut.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 11 November 2023 oleh

Tags: alun-alunGunungkidulpemkab gunungkidul
Jevi Adhi Nugraha

Jevi Adhi Nugraha

Lulusan S1 Ilmu Kesejahteraan Sosial UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang berdomisili di Gunungkidul.

ArtikelTerkait

Gejog Lesung dan Tradisi Masyarakat Gunungkidul Usir Pulung Gantung Terminal Mojok

Gejog Lesung dan Tradisi Masyarakat Gunungkidul Usir Pulung Gantung

10 Januari 2022
Radio Argososro FM, Tetap Menghibur dan Menjaga Identitas Warga Gunungkidul

Radio Argososro FM, Tetap Menghibur dan Menjaga Identitas Warga Gunungkidul

3 Juli 2023
Selamatan Orang Meninggal di Gunungkidul: Tradisi Baik yang Berubah Jadi Ajang Adu Gengsi

Selamatan Orang Meninggal di Gunungkidul: Tradisi Baik yang Berubah Jadi Ajang Adu Gengsi

1 Mei 2024
"Alun-Alun Tutup” Adalah Dua Kata Lucu yang Kini Terjadi di Alun-Alun Depok Mojok.co

“Alun-Alun Tutup” Adalah Dua Kata Lucu yang Kini Terjadi di Alun-Alun Depok

14 Mei 2025
Dear Pemkab Gunungkidul, Berhenti Membangun Embung kalau Ujung-ujungnya Mangkrak dan Rusak!

Dear Pemkab Gunungkidul, Berhenti Membangun Embung kalau Ujung-ujungnya Mangkrak dan Rusak!

5 November 2023
Jogja Istimewa, Gunungkidul Merana

Jogja Istimewa, Gunungkidul Merana

20 Juli 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026
Purworejo Tak Butuh Kemewahan karena Hidup Aja Pas-pasan (Unsplash)

Purworejo Tidak Butuh Kemewahan, Apalagi soal Makanan dan Minuman karena Hidup Aja Pas-pasan

6 Februari 2026
Ponorogo Cuma Reognya Aja yang Terkenal, Kotanya sih Nggak Terkenal Sama Sekali

Ponorogo Cuma Reognya Aja yang Terkenal, Kotanya sih Nggak Terkenal Sama Sekali

2 Februari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Purwokerto Memang Kota Wisata, tapi Wisatawan Tak Diberi Petunjuk dan Dibiarkan Bingung Mau ke Mana

5 Februari 2026
Di Sumenep, Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

Di Sumenep Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

4 Februari 2026
8 Kasta Saus Indomaret dari yang Pedas hingga yang Biasa Aja Mojok.co

8 Kasta Saus Indomaret dari yang Pedas hingga yang Biasa Aja

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.