Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Alun-alun Gunungkidul: Kawasan Terbuka Rasa Gurun Sahara yang Punya Potensi Jadi Peternakan Unta

Jevi Adhi Nugraha oleh Jevi Adhi Nugraha
11 November 2023
A A
Alun-alun Gunungkidul: Kawasan Terbuka Rasa Gurun Sahara yang Punya Potensi Jadi Peternakan Unta

Alun-alun Gunungkidul: Kawasan Terbuka Rasa Gurun Sahara yang Punya Potensi Jadi Peternakan Unta (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sungguh menyenangkan melihat kondisi Alun-alun Gunungkidul sekarang. Kawasan terbuka yang dulu ditumbuhi rumput hijau itu, kini diurug pasir sama pemangku kebijakan. Nggak cuma itu, beberapa pohon di pinggir alun-alun juga banyak yang lenyap akibat penataan taman kota bernilai ratusan juta.

Sebelum Pemkab Gunungkidul melakukan (((penataan))) kawasan terbuka yang dimulai sejak pertengahan 2022 lalu, sebenarnya alun-alun sudah tampak hijau dan tertata. Beberapa pohon yang mengelilingi alun-alun juga telah memberi suasana sejuk dan adem.

ADVERTISEMENT

Setelah revitalisasi dilakukan, saya lihat-lihat dengan saksama alun-alun yang sekarang cenderung mirip padang pasir yang penuh kerikil. Ya, adanya pasir dan kerikil-kerikil ala skena coffe shop di kawasan Alun-alun Gunungkidul tentu semakin memberi kesan kalau Pemkab seolah serius ingin menjadikan tempat ini sebagai destinasi wisata baru.

Saya rasa dengan adanya konsep padang gurun ini bakal mendatangkan banyak wisatawan dari luar daerah. Terutama buat mereka yang ingin merasakan sensasi jajan es teh di padang pasir. Sungguh kebijakan dari Pemkab Gunungkidul yang layak diapresiasi setinggi langit!

Debu-debu beterbangan di Alun-alun Gunungkidul itu bagian dari keindahan!

Sayangnya, keputusan mindblowing dari Pemkab Gunungkidul terkait revitalisasi alun-alun ini mendapat protes cukup keras dari sebagian warga. Hal ini dipicu lantaran banyaknya debu-debu dari “padang pasir” itu berhamburan bin morat-marit tertiup angin. Kondisi ini dianggap mengganggu pemandangan para pejalan dan pedagang sekitar.

Saya pantau dari komentar-komentar di media sosial, sebenarnya warga nggak ada masalah dengan proyek penataan taman kota. Mereka menganggap, selama itu dilakukan demi kenyamanan bersama, tentu sah-sah saja. Tapi, yang masyarakat tanyakan, apa sih sebenarnya motivasi di balik revitalisasi ini? Dapat wangsit dari mana tiba-tiba punya ide revitalisasi konsep padang gurun itu?

Sebagai warga yang (((berpihak))) dan sangat mencintai setulus hati Pemkab Gunungkidul, izinkan saya menjawabnya. Begini dulur-dulur Gunungkidul, kebijakan mutakhir dari Pemkab ini sudah seharusnya kita dukung sepenuh jiwa, lho. Menurut saya, masalah banyak debu berhamburan itu bagian dari konsep keindahan.

Awalnya debu-debu itu mungkin mengganggu, tapi lama-lama bakalan terbiasa dan menjadi candu, kok. Selain itu, dulur-dulur juga bisa bikin konten ala-ala padang pasir di depan Kantor Pemkab Gunungkidul. Bukankah ini cukup menjanjikan buat engagement dan bisa menarik para wisatawan luar daerah?

Baca Juga:

4 alasan Alun-alun Tegal jadi tempat jogging favorit warga

Sebagai warga Jogja, pantai Bantul lebih menarik untuk dikunjungi dibanding pantai Gunungkidul

Dari sekian ribu penduduk di Gunungkidul, saya cukup yakin (pasti) ada warga yang ingin merasakan sensasi gurun pasir. Nah, melalui proyek ini, diharapkan mampu memfasilitasi warga yang punya keinginan itu biar terwujud. Bukankah Pemkab Gunungkidul sudah sangat baik ingin mewujudkan cita-cita warganya? Bukankah ini amat sangat mulia, Lur???

Baca halaman selanjutnya: Nggak sedikit warga yang bilang penataan alun-alun semi mangkrak…

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 11 November 2023 oleh

Tags: alun-alunGunungkidulpemkab gunungkidul
Jevi Adhi Nugraha

Jevi Adhi Nugraha

Lulusan S1 Ilmu Kesejahteraan Sosial UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang berdomisili di Gunungkidul.

ArtikelTerkait

Kenyamanan Alun-Alun Kaliwungu Kendal Rusak karena Ulah Pengamen dan Parkir Liar Mojok.co

Kenyamanan Alun-Alun Kaliwungu Kendal Rusak (Lagi) karena Ulah Pengamen dan Parkir Liar

6 Juli 2024
Gaduh Ikon Gunungkidul dan Pembangunan Tugu Tobong Gamping yang Ngadi-ngadi

Gaduh Ikon Gunungkidul dan Pembangunan Tugu Tobong Gamping yang Ngadi-ngadi

20 April 2022
10 Dialek khas Gunungkidul, dari Klomoh, Jabang Bazik, hingga Kemecer Terminal Mojok.co

Gunungkidul, Daerah Penuh Kejadian Aneh yang Bikin Keanehan Bantul Terlihat Normal

11 Agustus 2023
5 Mi Ayam Paling Lezat di Gunungkidul Terminal Mojok

5 Mi Ayam Paling Lezat di Gunungkidul

10 April 2022
Pantai di Gunungkidul Tak Seindah Dulu: Kebanyakan Promosi, Banyak yang Perlu Dibenahi

Pantai di Gunungkidul Tak Seindah Dulu: Kebanyakan Promosi Padahal Banyak yang Perlu Dibenahi

10 Juli 2023
Serangan Antraks dan Potret Seorang Petani yang Ditinggal Hewan Kesayangan

Serangan Antraks dan Potret Seorang Petani yang Ditinggal Hewan Kesayangan

30 Januari 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 hal lazim di Jogja yang masih asing di Tulungagung, tapi perlu dicontoh demi ruang publik yang lebih hidup  Mojok.co

4 hal lazim di Jogja yang masih asing di Tulungagung, tapi perlu dicontoh demi jadi daerah lebih hidup 

17 Juli 2026
4 alasan Alun-alun Tegal jadi tempat jogging favorit warga Mojok.co

4 alasan Alun-alun Tegal jadi tempat jogging favorit warga

21 Juli 2026
Stop bilang orang Sunda pemalas, kami cuma tahu cara menikmati hidup tanpa harus burnout Mojok.co

Stop bilang orang Sunda pemalas, kami cuma tahu cara menikmati hidup tanpa harus burnout

17 Juli 2026
Advan 360 Stylus: Laptop Lokal yang Bisa Jadi Tablet tapi Kurang Laris di Pasaran

Saya menyesal membeli laptop Advan, sebetulnya niat nggak sih bikin produk lokal yang bagus?

16 Juli 2026
Alasan orang Jombang jarang ada yang bangga dengan daerahnya sendiri Mojok.co

Alasan orang Jombang jarang ada yang bangga dengan daerahnya sendiri

18 Juli 2026
Pengalaman buruk menggunakan layanan BPJS di RS UNAIR: antre lama, sistem tidak jelas, beda dengan pelayanan swasta

Pengalaman buruk menggunakan layanan BPJS di RS UNAIR: antre lama, sistem tidak jelas, beda dengan pelayanan swasta

20 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.