Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Alun-Alun Kota Kediri Berakhir Mengenaskan karena Revitalisasi yang Terbengkalai

Nurhadi Mubarok oleh Nurhadi Mubarok
2 Agustus 2024
A A
Alun-Alun Kota Kediri Berakhir Mengenaskan karena Revitalisasi yang Terbengkalai Mojok.co

Alun-Alun Kota Kediri Berakhir Mengenaskan karena Revitalisasi yang Terbengkalai (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sudah sejak lama Alun-Alun Kota Kediri mendapat kritikan dari berbagai pihak karena desain alun-alun yang nggak jelas. Alun-alun yang biasanya berupa ruang terbuka hijau dan tanah lapang luas untuk berkumpulnya masyarakat, malah ditanami pepohonan yang tidak beraturan. Jika dilihat dari jalan raya, Alun-alun Kota Kediri mirip seperti kebun daripada alun-alun. Bahkan, patung Mayor Bismo yang menjadi ikon alun-alun sama sekali tidak terlihat dari jalan raya.

Kondisi seperti ini sudah berlangsung puluhan tahun. Kritikan terlontar dari berbagai pihak, termasuk saya. Saya membandingkan dengan alun-alun kabupaten yang paling dekat yakni Alun-Alun Jombang, kondisinya jauh berbeda. Alun-Alun Jombang memiliki lapangan yang begitu luas, tempat bermain anak, taman bunga, lokasi khusus pedagang dan berbagai fasilitas lain. Kondisinya benar-benar hidup dan berbanding terbalik dengan alun-alun di Kota Tahu ini. 

Revitalisasi malah bikin alun-alun Kota Kediri makin bobrok

Menanggapi berbagai kritikan tersebut, akhirnya Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) melakukan revitalisasi Alun-Alun Kota Kediri yang dimulai pada akhir Mei 2023. Proyek revitalisasi yang menelan anggaran senilai Rp17,9 miliar itu direncanakan selesai pada bulan Desember 2023.

Akan tetapi, rencana tinggal rencana. Proyek revitalisasi ini pada akhirnya mangkrak. Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas PUPR melakukan pemutusan kontrak dengan PT. Surya Graha Utama KSO Sidoarjo, selaku kontraktor proyek pada 30 November 2023. Dinas PUPR beralasan, pemutusan kontrak ini karena pihak kontraktor terlambat dalam menyelesaikan pengerjaan konstruksi. Menurut Kepala Dinas PUPR Kota Kediri Endang Kartika Sari, proyek ini baru bisa dilanjutkan 2025 mendatang.

Lantas siapa yang dirugikan atas mangkraknya proyek revitalisasi Alun-Alun Kota Kediri? Lagi-lagi rakyat kecil terutama PKL (Pedagang Kaki Lima) yang berjualan di kawasan alun-alun. Mereka terpaksa berjualan tepat di pinggir jalan raya yang sangat panas saat siang hari. Apalagi ditambah seng penutup proyek yang membuat suasana semakin menyala. Pembeli semakin sepi. Bahkan sebelum ada proyek, jumlah pembeli sudah sangat menurun karena rupa Alun-alun yang sangat tidak menarik.

Proyek mangkrak menjadi bibit-bibit masalah

Berbulan-bulan mangkrak, bangunan yang belum rampung itu mulai ditumbuhi tanaman liar. Semak belukar, rumput dan lumut mulai memenuhi setiap sudut bangunan. Hal tersebut tentunya dapat merusak konstruksi bangunan jika terus menerus dibiarkan.

Mirisnya lagi, patung Mayor Bismo yang awalnya berdiri dengan gagah di tengah Alun-alun, kini dipindah ke sebelah pojok barat daya seperti barang yang tidak berguna. Relief cerita perjuangan pahlawan yang dulu terletak di bagian bawah patung, saat ini sudah tidak lagi ditemukan.

Buruknya kondisi alun-alun juga dapat menimbulkan ancaman kesehatan. Sampah yang terus menumpuk tentunya dapat menyebarkan penyakit di sekitar kawasan. Apalagi jika sudah memasuki musim hujan pasti akan menimbulkan genangan di dalam proyek yang mangkrak tersebut sehingga memunculkan benih-benih nyamuk.

Baca Juga:

Alun-Alun Klaten, Potret Ruang Publik yang Tak Sekadar Estetik, tapi Juga Menjawab Kebutuhan Warlok

Mal-Mal Jombang Kelewat Jadul Bikin Warlok Lebih Senang Ngemal di Mojokerto atau Kediri

Peringatan dari warga

Pada 19 Juli 2023, unjuk rasa warga sempat malukan unjuk rasa di depan Balai Kota Kediri setelah itu, membongkar secara paksa sebagian pagar seng pembatas proyek. Pembongkaran ini sebagai bentuk protes agar para PKL dapat kembali berjualan di kawasan alun-alun secepatnya. Selain itu terdapat laporan warga bahwa proyek mangkrak tersebut kerap dijadikan tempat berbuat asusila.

Terlihat dalam video yang sempat viral di TikTok tentang pembongkaran pagar pembatas proyek Alun-Alun Kota Kediri, beberapa orang nampak memasuki area proyek dengan menerobos seng pembatas. Kondisi alun-alun terlihat sangat memprihatinkan. Tanaman liar tumbuh di setiap tempat. Tak hanya tanaman, tumpukan sampah juga mulai bermunculan di beberapa titik. Kondisinya benar-benar memprihatinkan. 

Paguyuban PKL Alun-Alun Kota Kediri meminta agar Pemerintah Kota Kediri tidak mengajukan banding. Sebelumnya, Pemerintah Kota Kediri kalah dalam persidangan arbitrase melawan pihak kontraktor. Permohonan PKL ini disampaikan agar Alun-Alun Kota Kediri bisa segera diperbaiki dan mereka dapat berdagang dengan normal kembali.

Saya sebagai warga kediri juga berharap agar permasalahan mangkraknya proyek revitalisasi Alun-Alun Kota Kediri tidak berlarut-larut. Ke depan saya juga berharap, Pemerintah Kota kediri sebaiknya juga jangan gegabah mengambil sebuah keputusan karena akan berdampak pada rakyat kecil.

Penulis: Nurhadi Mubarok
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Simpang Lima Gumul, Tempat Jahanam yang Kini Jadi Ikon Kebangaan Warga Kediri

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 2 Agustus 2024 oleh

Tags: alun-alunAlun-Alun Kota Kedirikedirikota kediri
Nurhadi Mubarok

Nurhadi Mubarok

melepaskan diri dari belenggu overthinking

ArtikelTerkait

Pantas Saja Warga Kediri Banyak yang Jomblo, Pantangan Pernikahannya Banyak dan Bikin Ribet!

Pantas Saja Warga Kediri Banyak yang Jomblo, Pantangan Pernikahannya Banyak dan Bikin Ribet!

22 Februari 2024
Slow Living di Kediri Bukan Gaya Hidup, tapi karena Miskin (Pexels)

Slow Living di Kediri Itu Bukan Gaya Hidup, tapi Memang Keadaan yang Memaksa

16 Januari 2025
5 Rekomendasi Wisata Sumber Mata Air Gratis di Kediri yang Wajib Dikunjungi

5 Rekomendasi Wisata Sumber Mata Air Gratis di Kediri yang Wajib Dikunjungi

27 April 2023
Sudah Saatnya Stasiun Pare Kediri Dihidupkan Lagi, agar Akses ke Pare Tak Lagi Sulit dan Mahal!

Sudah Saatnya Stasiun Pare Kediri Dihidupkan Lagi, agar Akses ke Pare Tak Lagi Sulit dan Mahal!

22 Juni 2025
Kediri Bakal Jadi Sungai, Sumpah Lembu Suro yang Jadi Kenyataan

Kediri Bakal Jadi Sungai, Sumpah Lembu Suro yang Jadi Kenyataan

15 Agustus 2023
rekomendasi warkop untuk warga kediri fast bar skripsian di coffee shop home brewer kopi cafe kafe coffee shop mojok

5 Rekomendasi Warkop untuk Warga Kediri

2 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Pasar Kalcer Jogja yang Bisa Dikunjungi Selain Pasar Ngasem Mojok.co

4 Pasar “Kalcer” yang Bisa Dikunjungi kalau Bosan ke Pasar Ngasem Jogja

29 Mei 2026
Derita Pengangguran Korban Kekerasan, Diusir Kakak Kandung (Unsplash)

Jadi Pengangguran karena Membela Diri dari Kekerasan, Berujung Diusir Kakak: Ketika Gaji 80 Ribu Lebih Berharga daripada Harga Diri

25 Mei 2026
Jakarta yang Keras di Dalam Ingatan Arek Surabaya (Unsplash)

Bagi Warga Kabupaten, Orang Jakarta Terlihat Terlalu Buru-buru dan Terlalu Punya Tujuan

25 Mei 2026
Bersyukur Tidak Lolos Tes CPNS Setelah Difitnah Pakai Ordal (Unsplash)

Bersyukur Tidak Lolos CPNS Setelah Lulus SMA karena Difitnah Teman Dekat kalau Saya Ikut Seleksi Pakai Ordal

28 Mei 2026
3 Cara Kecamatan Cibiru Membunuh Romantisme Bandung (Unsplash)

3 Alasan Romantisme Bandung Akan Luntur, Ketika Menginjakan Kaki di Kecamatan Cibiru

25 Mei 2026
Pengalaman Saya Menemani Anak 3 Tahun untuk Sunat (Unsplash)

Pengalaman Saya Sebagai Bapak Milenial Mengalahkan Rasa Takut untuk Menemani Anak Sunat di Usia 3 Tahun

29 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.