Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Ke Bandung Jangan Cuma Jajan Aci, Cobain Ali Agrem, Kue Tradisional Khas Sunda yang Sayang Dilewatkan

Maria Guswantama oleh Maria Guswantama
3 Oktober 2024
A A
Ke Bandung Jangan Cuma Jajan Aci, Cobain Ali Agrem Juga, Kue Tradisional Khas Sunda yang Sayang Dilewatkan

Ke Bandung Jangan Cuma Jajan Aci, Cobain Ali Agrem Juga, Kue Tradisional Khas Sunda yang Sayang Dilewatkan (Tim WikiPuluran via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Ada yang pernah dengar ali agrem? Kue tradisional Sunda satu ini bolong di tengah mirip donat tapi tanpa topping. Rasanya manis legit.

Tepat tiga bulan yang lalu saya mengunjungi saudara di Bandung. Tentu ketika kita berlibur, ada kuliner baru yang wajib kita coba. Sebagai orang awam, ketika mendengar “Kota Bandung”, makanan yang terlintas di pikiran selalu batagor, siomay, cilung, cilor, dan berbagai macam makanan yang terbuat dari aci. Tapi ternyata ada makanan khas Sunda yang cocok dimakan di musim hujan seperti sekarang ini.

Makanan yang saya maksud adalah ali agrem. Ali agrem mirip donat karena di bagian tengah ada bolongan seperti donat. Setelah dicicipi, makanan ini cukup membuat lidah saya kaget karena cita rasa manis yang timbul dari campuran gula merah yang dilarutkan hingga menjadi karamel.

Ali agrem biasa disajikan orang Bandung dalam acara syukuran atau kumpul keluarga

Nama ali agrem ternyata berasal dari kata ali dan agrem. Dalam bahasa Sunda, ali berarti cincin, sementara agrem berarti dibungkus. Kue satu ini juga kerap disebut kue cincin karena bentuknya yang mirip cincin.

Di Bandung, ali agrem dijual dengan cara dibungkus dalam mika berukuran sedang. Harga per bungkusnya berkisar Rp15 ribu hingga Rp30 ribu tergantung jumlah isiannya. Beberapa tempat oleh-oleh mungkin menawarkan paket lebih besar dengan harga lebih ekonomis.

Tekstur kue ali agrem legit berongga. Ketika digigt akan terasa cenit-cenit di lidah membuat mulut ketagihan dengan rasa kue ini. Oleh masyarakat Bandung biasanya kue ini sering dijadikan makanan ringan dalam acara-acara tradisional seperti perayaan, syukuran, atau kumpul keluarga. Kue ini juga biasa disajikan dalam acara gotong royong atau kerja bakti sebagai camilan, menandakan kebersamaan dan solidaritas antarwarga.

Tepung beras dan gula merah menjadi bahan utama kue tradisional khas Sunda

Dua bahan yang wajib ada untuk membuat kue ali agrem adalah tepung beras dan gula merah. Tepung beras memberikan tekstur kenyal dan lembut pada kue sehingga kue bisa berongga, sementara gula merah memberikan rasa manis yang unik dan aroma khas.

Sebenarnya ketika mencicipi kue ini pertama kali saya merasa heran karena warna kue ini sangat cokelat seperti kue gosong. Tapi ternyata warna tersebut berasal dari gula merah. Menurut saya kue ini mirip donat versi lebih manis, kenyal, dan tanpa isian serta topping.

Baca Juga:

4 Ciri Warung Sunda yang Masakannya Dijamin Enak, Salah Satunya Lalapan Selalu Segar

Kue Adrem, Kue Khas Bantul yang Tenggelam di Antara Camilan Kekinian 

Bagi orang yang baru pertama kali mencicipi kue ini, mungkin rasa gula merah yang dicampur dengan tepung beras terasa kurang cocok di lidah karena terasa sangat manis. Tapi saya harus mengakui justru rasa manis ini yang menjadi daya tarik sekaligus ciri khas dari ali agrem.

Akan sangat disayangkan kalau pergi ke Bandung Jawa Barat tapi hanya mencoba batagor, siomay, atau cilor. Masih banyak kue tradisional khas Sunda lain yang bisa dicoba, salah satunya ya ali agrem ini. Yuk, cobain kue tradisional khas Sunda satu ini.

Penulis: Maria Guswantama
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 15 Jajanan Olahan Aci Asal Jawa Barat dari Cireng hingga Cipet, Semuanya Enak!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 3 Oktober 2024 oleh

Tags: ali agremjajanan sundakhas sundakue tradisional
Maria Guswantama

Maria Guswantama

Mahasiswa Sanata Dharma Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Berminat di bidang jurnalistik dan sosial. Asal Wates, Kabupaten Kulon Progo.

ArtikelTerkait

Kue Khas Palembang yang Jarang Diketahui Orang dan Terancam Punah Terminal Mojok

Kue Khas Palembang yang Jarang Diketahui Orang dan Terancam Punah

3 Oktober 2022
Bolu Kijing Bolu Legendaris Khas Sunda yang Bikin Seret Terminal Mojok

Bolu Kijing: Bolu Legendaris Khas Sunda yang Bikin Seret

23 November 2022
Kue Bagea: Kue Keras macam Batu yang Ternyata Rasanya Nggak Seburuk Itu

Kue Bagea: Kue Keras macam Batu yang Ternyata Rasanya Nggak Seburuk Itu

6 Juni 2024
Pusat Jajanan Pasar Jalan Magelang, Surganya Snack dengan Harga Ekonomis Terminal Mojok

Pusat Jajanan Pasar Jalan Magelang, Surganya Snack dengan Harga Ekonomis

16 Juli 2022
Resep Combro Khas Sunda yang Enak Terminal mojok

Resep Combro Khas Sunda yang Enak, Wajib Dicoba!

20 Februari 2022
Sungguh Menyesal Orang-orang yang Tidak Pernah Makan Nasi Tutug Oncom Khas Sunda Terminal Mojok

Sungguh Merugi Orang-orang yang Tidak Pernah Makan Nasi Tutug Oncom Khas Sunda

11 Desember 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Andai Suzuki Burgman Street 125 Ganti Logo Jadi Honda, Pasti Laris di Indonesia

Saya Kira Orang Bilang Suzuki Burgman Jelek Itu Cuma Lebay, ternyata Memang Sejelek Itu

9 Juni 2026
4 Cara Menikmati Wisata Semarang Secara Gratis (Unsplash)

Panduan Wisata Gratis di Semarang: 4 Cara Menikmati Kota Atlas Tanpa Perlu Pusing Mikir Tagihan

8 Juni 2026
6 Siasat Bertahan Kelas Menengah Saat Ekonomi Nggak Waras seperti Sekarang Terminal

6 Siasat Bertahan Kelas Menengah Saat Ekonomi Nggak Waras seperti Sekarang

8 Juni 2026
4 Hal yang Bakal Saya Rindukan setelah Lulus dari UM Malang kkn

UM BBM: Program KKN ala UM Malang yang Punya Banyak Celah dan Penuh Masalah!

7 Juni 2026
Kenapa Makan Mie Instan Tengah Malam Terasa Lebih Nikmat? (Unsplash)

Kenapa Ya, Makan Mie Instan Menjelang Tengah Malam Terasa Lebih Nikmat?

11 Juni 2026
Vario 125: Kelihatan Lemah tapi Mampu Libas Jalur Pantura (Wikimedia Commons)

Pengalaman Saya Menguji Ketangguhan Vario 125 di Jalur Pantura, Sempat Ragu tapi Malah Bikin Ketagihan Touring

13 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.