Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Alasan Klasik yang Seharusnya Nggak Dipakai Lagi Saat Malas Mandi

Dicky Setyawan oleh Dicky Setyawan
16 September 2020
A A
Alasan Klasik yang Seharusnya Nggak Dipakai Lagi Saat Malas Mandi terminal mojok.co

Alasan Klasik yang Seharusnya Nggak Dipakai Lagi Saat Malas Mandi terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Hidup dengan iklim tropis Indonesia membuat kita sepakat bahwa mandi dua kali sehari merupakan keharusan yang diajarkan orang tua di rumah dan guru di bangku sekolah. Mandi itu ya di pagi hari sebelum berangkat sekolah dan di sore hari sepulang bermain. Tapi realitasnya tidak demikian, banyak orang yang malas mandi. Boro-boro dua kali sehari, kadang seminggu sekali malah.

Sebagai anak kos, saya sering menemui orang-orang yang malas mandi. Kadang saya sendiri juga sih, hehehe. 

Bukannya sentimen dengan kaum malas mandi ya, tapi kadang kaum mereka yang kelewat pede memang mengganggu. Jika kalian pernah mencium aroma-aroma keringat menyengat, selamat! Artinya orang di sekitar kalian ada yang malas mandi beneran.

Kali ini saya akan mengumpulkan alasan klasik yang sering digunakan kaum malas mandi untuk tidak mandi. Sebuah jurus berkilah yang sebenarnya sudah nggak mempan tapi masih dipakai.

#1 Nggak ke mana-mana

Kadang mandi memang sesakral itu sampai kalau tak kemana-mana tak perlu mandi. Tanda-tanda tidak mandi ini bisa terendus hidung karena aroma menyengat keringat yang kadang tidak disadari si kaum malas mandi. Mungkin sudah telanjur menyatu dengan hidungnya. Walau diingatkan pun, mereka dengan sepele menjawab, “Halah kayak mau kemana aja pakai mandi.” Anda saja yang tidak sadar bau ketek Anda, heiii!

#2 Biar kayak orang luar negeri

Pernyataan ini kalau dianalogikan seperti biawak yang menertawakan ikan kotes karena keseringan kena air. Jangan disamakan dimensinya lah. Kita tinggal di negara tropis, jelas beda dengan iklim “luar negeri” yang dimaksud itu. Sebercanda apa pun, alasan ini jelas tidak mashook dan tidak layak dipakai. 

#3 Hemat air

Ini adalah alasan yang membuat kita harus berpikir lebih keras bagaimana pengaruh mandi terhadap ketersediaan air bersih. Kalau mau membantah harus riset dulu, jangan-jangan ada benarnya. Walau sebenarnya orang yang melontarkan alasan seperti ini hanya asal ceplos dan yang penting punya alasan. Jadinya malah kita yang repot. Ya kalau memang tinggal di daerah sulit air, sedang kekeringan, atau kebetulan pompa air bermasalah, alasan ini mungkin masih bisa dipakai. Tapi kalau menggunakan alasan hemat air cuma sebagai pembenaran, maaf, klasik.

#4 Kesiangan

Jika kalian punya teman di tempat kerja atau di kelas yang nggak mandi dan beralasan karena “kesiangan” jangan langsung percaya. Kalian boleh positive thinking, tapi tidak semua orang sesuci dan serasional itu. Bagi kaum malas mandi akut, alasan macam ini digunakan untuk momen-momen yang pas saat dia ditegur perihal malas mandi. Sepandai-pandainya tupai melompat pasti akan jatuh juga, sebanyak apa pun deodoran dan parfum, pasti ketahuan tidak mandi juga.

Baca Juga:

Jakarta Menurut Perantau Jogja: Tempat yang Bagus buat Nyari Uang, tapi Nggak Enak Buat Hidup

3 Hal Menyebalkan yang Ada di Warung Bakmi Jawa, Bikin Makan Jadi Nggak Nikmat dan Nyaman

#5 Sudah pernah mandi

Tidak tahu bagaimana ukuran “sudah pernah” ini maksudnya berapa hari sekali, berapa minggu sekali, atau dalam sehari “sudah pernah” mandi. Perkara mandi, orang juga punya patokan ideal masing-masing. Andai Sergio Ramos mengatakan “dah pernah” seperti alasan kaum malas mandi setelah memenangkan Liga Champions 2013-2014, mungkin dirinya tidak akan tercatat dalam sejarah sebagai kapten yang mengangkat 3 kali berturut-turut trofi UCL setahun setelahnya. Tolong pakai alasan lain ya, yang ini udah nggak bagus.

#6 Malas

Satu kata bagi kalian yang pernah mengatakan ini, respek! Alasan ini adalah muara dari yang sudah disebutkan di atas. Kejujuran tingkat tinggi, walaupun kadang bingung juga, sebenarnya orang macam ini harus ditemenin apa dijauhin sih? Kalau ditemenin kadang mengganggu, kalau dijauhin, masa iya perkara mandi jadi serumit itu?

Intinya jika kalian malas mandi, coba cari alternatif alasan lain supaya orang lain percaya dan memaklumi. Jangan pakai alasan-alasan lemah di atas dong, udah nggak bisa diterima lagi.

BACA JUGA Soccer, Istilah Ciptaan Orang Inggris yang Dibenci Orang Inggris dan tulisan Dicky Setyawan lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 16 September 2020 oleh

Tags: jarang mandiKebersihan
Dicky Setyawan

Dicky Setyawan

Pemuda asal Boyolali. Suka menulis dan suka teh kampul.

ArtikelTerkait

budaya beberes

Mari Memulai Budaya Beberes Setelah Makan!

15 Oktober 2019
Ironi Masjid Istiqlal, Simbol Keberagaman yang Tidak Dirawat dan Justru Makin Hari Makin Eksklusif

Ironi Masjid Istiqlal, Simbol Keberagaman yang Tidak Dirawat dan Makin Hari Makin Jauh dari Umat

20 Februari 2024
ikan hias anjing kucing peliharaan mojok

5 Dosa Pemilik Ikan Hias yang Bikin Ikan Tersiksa

17 Februari 2023
kebersihan bayi Baby R

Belajar Dari Kasus Baby R: Jaga Kebersihan Sebelum Menyentuh Anak

20 Mei 2019
Menebak Pikiran Orang yang Suka Buang Sampah Sembarangan

Menebak Pikiran Orang yang Suka Buang Sampah Sembarangan

2 September 2020
bioskop

Membuang Sampah Sendiri Seusai Nonton di Bioskop adalah Perkara Kemanusiaan

15 Juli 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan (Unsplash)

4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan

4 Februari 2026
Pemuda Pati Takut Menikah karena Standar Mahar Nggak Masuk Akal seperti Duit Ratusan Juta, Motor, bahkan Mobil Mojok.co

Pemuda Pati Takut Menikah karena Standar Mahar Nggak Masuk Akal seperti Duit Ratusan Juta, Motor, bahkan Mobil

7 Februari 2026
Purworejo Tak Butuh Kemewahan karena Hidup Aja Pas-pasan (Unsplash)

Purworejo Tidak Butuh Kemewahan, Apalagi soal Makanan dan Minuman karena Hidup Aja Pas-pasan

6 Februari 2026
5 Alasan Orang Kaya Ingin Terlihat Miskin (Unsplash)

5 Alasan Orang Kaya Ingin Terlihat Miskin, Menghindari Pajak Bukan Satu-satunya!

9 Februari 2026
4 Alasan Saya Meninggalkan iPusnas dan Beralih Membeli Buku Fisik Mojok.co

4 Alasan Saya Meninggalkan iPusnas dan Beralih Membeli Buku Fisik

7 Februari 2026
Oleh-Oleh Khas Wonosobo yang Sebaiknya Kalian Pikir Ulang Sebelum Membelinya Mojok.co

Wonosobo Memang Cocok untuk Berlibur, tapi untuk Tinggal, Lebih Baik Skip

3 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Lawson Slamet Riyadi Solo dan Sekutu Kopi: Jadi Tempat Ngopi, Jeda selepas Lari, dan Ruang Berbincang Hangat
  • Rayakan 20 Tahun Asmara, Ruzan & Vita Rilis Video Klip “Rayuanmu” yang Bernuansa Romansa SMA. Tayang di Hari Valentine!
  • Nasi Bekal Ibu untuk Saya yang Balik ke Perantauan adalah Makanan Paling Nikmat sekaligus Menguras Air Mata
  • Media Online Tak Seharusnya Anxiety pada AI dan Algoritma 
  • Pengangguran Mati-matian Cari Kerja, Selebritas Jadikan #OpenToWork Ajang Coba-coba
  • Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.