Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Alasan Kerupuk Jadi Teman Makan yang Cocok di Berbagai Suasana

Mohammad Maulana Iqbal oleh Mohammad Maulana Iqbal
20 Februari 2021
A A
Alasan Kerupuk Jadi Teman Makan yang Cocok di Berbagai Suasana terminal mojok.co

Alasan Kerupuk Jadi Teman Makan yang Cocok di Berbagai Suasana terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Kalau boleh jujur, saya merupakan penganut aliran yang menjadikan kerupuk sebagai teman makan makanan berat. Entah apa pun itu jenis kerupuknya. Bagi saya, jika sedang makan tanpa kerupuk rasanya kurang lengkap dan makanan tersebut rasanya jadi hampa.

Ibarat makan nasi pecel tapi tanpa rempeyek. Padahal, rempeyek sendiri merupakan jenis kerupuk yang wajib ada di nasi pecel. Nggak kebayang bagaimana hampanya makan nasi pecel tanpa rempeyek.

Saya terkadang sedikit heran dengan mereka yang kalau makan nggak suka diiringi oleh kerupuk. Salah satunya yakni pacar saya sendiri. Ia mengaku bahwa memang nggak bisa menjadikan kerupuk sebagai teman makan secara langsung. Bisanya keduanya dikonsumsi sendiri-sendiri: makan makanan berat sendiri, makan kerupuk sendiri. Keduanya nggak bisa beriringan dalam satu proses makan.

Di sini saya hendak woro-woro mengenai titik keasyikan makan makanan berat yang diiringi dengan makan kerupuk. Siapa tau dapat jadi rekomendasi bagi kalian yang nggak terbiasa makan makanan berat sambil diiringi makan kerupuk.

#1 Memberikan rasa gurih

Kalau nggak gurih bukan kerupuk namanya. Oleh karena itu, kenikmatan utama yang ditawarkan oleh kerupuk ini adalah kegurihannya. Bagi kalian pecinta makanan gurih, renyah, serenyah mulut tetangga, tentu kalian pecinta kerupuk juga.

Saya sendiri memang penggemar makanan yang gurih. Oleh karenanya, saya nggak bisa terlepas dengan kerupuk ketika sedang makan makanan berat. Entah itu makanan yang kering, berbumbu pekat, maupun makanan yang berkuah seperti bakso.

Dapat dikatakan bahwa kegurihan kerupuk ini menjadi nilai lebih tersendiri dalam cita rasa suatu makanan. Sehingga rasa yang dimiliki makanan menjadi lebih berwarna dan nggak monoton.

#2 Menjadi lauk pauk tambahan

Jika kalian bukan penggemar makanan gurih, mungkin aspek kedua ini bisa jadi alasan untuk menjadikan kerupuk sebagai teman makan.

Baca Juga:

Menerka Alasan Kenapa Kios Buah Juga Jualan Kerupuk

Pedagang Tahu Tek yang Menaburkan Kerupuk sampai Menumpuk Punya Masalah Apa, sih? Bikin Orang Susah Makan Aja

Pernah nggak, sih, kalian kalau sedang makan di warung, kemudian merasa kekurangan lauk tapi di sisi lain mau nambah lauk kayaknya nggak mungkin kalau ngelihat isi dompet. Kalau saya berada dalam kondisi tersebut, cara mengatasi kegelisahannya dengan memilih mengambil kerupuk yang biasanya digantung atau ditempatkan di meja.

Bagi saya, kerupuk dapat jadi lauk tambahan. Selain pas di kantong, kerupuk juga jadi teman makan yang cukup memuaskan.

#3 Menjadi pembantu sendok

Aspek ketiga ini nggak terikat dengan rasa atau fungsinya sebagai makanan. Akan tetapi, ia lebih terkait dengan fungsinya sebagai pembantu sendok.

Saya pernah mengalami kesulitan mengambil makanan untuk menyuapnya ke mulut saat menggunakan sendok. Lantaran saat itu nggak ada garpu dan saya nggak mau kalau tangan kotor, akhirnya saya menggunakan kerupuk sebagai alat bantu.

Kerupuk dapat membantu kita untuk mendorong makanan yang hendak diambil sendok agar lebih mudah meraih makanannya. Cukup praktis, kan, si kerupuk ini?

#4 Menjadi sendok itu sendiri

Kalau sebelumnya kerupuk menjadi pembantu sendok, di sini ia justru menjadi sendok itu sendiri. Akan tetapi, hal ini hanya berlaku bagi kerupuk yang memiliki permukaan pipih dan cukup kuat mengangkut makanan dengan takaran yang diinginkan.

Mungkin beberapa orang pernah melakukan ini. Bahkan meskipun ada sendok, terkadang makan menggunakan kerupuk sebagai sendoknya menjadi fantasi tersendiri yang cukup mengasyikkan. Kalau kamu nggak percaya coba saja sendiri.

Sumber Gambar: YouTube Dedjoem

BACA JUGA Kerupuk, Variabel Penting pada Kuliner Indonesia Namun Sering Tak Dianggap dan tulisan Mohammad Maulana Iqbal lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 20 Februari 2021 oleh

Tags: kerupukteman makan
Mohammad Maulana Iqbal

Mohammad Maulana Iqbal

Lulusan Magister Sosiologi yang doyan ngulik isu konflik, identitas dan dinamika sosial. Selain menjadi kapitalis toko fotocopy, sehari-hari juga disibukkan dengan kegiatan membaca, menulis dan riset. Sedang berkeringat melahirkan komunitas riset.

ArtikelTerkait

Menerka Alasan Kenapa Kios Buah Juga Jualan Kerupuk

Menerka Alasan Kenapa Kios Buah Juga Jualan Kerupuk

13 November 2024
Kasta Kerupuk Urut dari yang Paling Enak Sampai yang Bikin Ngilu

Kasta Kerupuk Urut dari yang Paling Enak Sampai yang Bikin Ngilu

15 September 2022
Kenikmatan Tak Terbantahkan Makan Nasi dengan Kerupuk dan Kecap terminal mojok.co

Kenikmatan Tak Terbantahkan Makan Nasi dengan Kerupuk dan Kecap

13 November 2020
Pedagang Tahu Tek yang Menaburkan Kerupuk sampai Menumpuk Punya Masalah Apa, sih? Bikin Orang Susah Makan Aja

Pedagang Tahu Tek yang Menaburkan Kerupuk sampai Menumpuk Punya Masalah Apa, sih? Bikin Orang Susah Makan Aja

4 November 2023
Kerupuk, Variabel Penting pada Kuliner Indonesia Namun Sering Tak Dianggap Terminal Mojok

Kerupuk, Variabel Penting pada Kuliner Indonesia Namun Sering Tak Dianggap

29 Desember 2020
Bukan Indomie, Justru Kerupuk Penyelamat Hari-Hari Melarat Kita

Bukan Indomie, Justru Kerupuk Penyelamat Hari-Hari Melarat Kita

2 April 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengalaman Mendaki Pertama Kalinya dan Nekat Langsung ke Lawu: Sebuah Kesalahan yang Nggak Bikin Saya Menyesal gunung lawu

3 Perilaku Pendaki Gunung Lawu yang Bikin Geleng-geleng, Eksklusif dari Penjaga Basecampnya Langsung

9 Mei 2026
Trans Jatim Koridor 7, Seburuk-buruknya Transportasi Publik. Masih Perlu Banyak Belajar dan Berbenah

Ternyata Bus Trans Jatim Nggak Ada Bedanya dengan Angkot, Ngebut dan Ugal-ugalan!

4 Mei 2026
Sudah Saatnya Purworejo Turunkan Ego dan Belajar dari Kebumen daripada Semakin Tertinggal Mojok.co magelang

Tutorial Menyelamatkan Purworejo: Jiplak Saja Wisata Kebumen dan Cara Magelang Menciptakan Lapangan Kerja

6 Mei 2026
Bangkalan Madura Nggak Selalu Jelek, Pengalaman Cetak Ulang KTP di Mal Pelayanan Publik Membuktikan Sebaliknya Mojok.co

Urus KTP di Bangkalan Madura Ternyata Tidak Menjengkelkan seperti yang Dikira

5 Mei 2026
Orang Jakarta Baperan: Panggilan ‘Aku-Kamu’ Dikira PDKT, padahal Itu Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar Mojok.co

Orang Jakarta Baperan: ‘Aku-Kamu’ Dikira PDKT, padahal Itu Panggilan dalam Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar

8 Mei 2026
Toilet Rumah Sakit Memang Bersih, tapi Tubuh Saya "Menolak" dan Tidak Bisa Buang Air di Sana

Toilet Rumah Sakit Memang Bersih, tapi Tubuh Saya “Menolak” dan Tidak Bisa Buang Air di Sana

7 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Alumnus UNJ Jurusan Pendidikan Bahasa Perancis, Pilih Berkebun di Bogor sekaligus Ajak Warga Keluar dari Jurang Kemiskinan
  • JPPI Kritik Aturan Baru SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026: Nasib 2,3 Juta Guru Non-ASN Terancam di Ujung Tanduk
  • Sekolah Kemitraan di Jawa Tengah bikin Menangis Haru, Anak Miskin Bisa Sekolah Gratis dan Kejar Mimpi
  • Pertemanan Memuakkan: Tak Beri Utang Teman Dijauhi dan Dicap Jahat, Berteman Cuma Diperalat Jadi Dana Darurat
  • Seni Bertahan Hidup Penjual Mie Ayam Menghadapi Pindah Harga dan Tangisan di Hari Senin
  • Menikah dengan Pasangan yang Keluarganya Terlilit Utang Bikin Serba Salah: Terlalu Cinta untuk Ditinggal, tapi Bikin Menderita Kalau Bertahan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.