Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Aku Kalau Demo: Demo Boleh, Gosong Jangan #SkincareMahal

Ayu Octavi Anjani oleh Ayu Octavi Anjani
26 September 2019
A A
Demo Boleh, Gosong Jangan

Demo Boleh, Gosong Jangan

Share on FacebookShare on Twitter

Tulisan ini masih seputar demo-demoan nih. Siapa yang habis ikut turun ke jalan alias demo sambil jebol-jebolan dan coret-coretan tembok beberapa hari kemarin? Ngaku! hehe

Udah tersampaikan dengan tuntas belum aspirasi dan protes-protesnya? Pasti belum puas kan. Namanya juga mahasiswa. Keren lho kalian demonya sampai jadi sorotan media luar negeri segala. Wow!

Memang, aksi para mahasiswa di berbagai provinsi di Indonesia yang turun ke jalan dan memenuhi Kompleks DPR RI kemarin-kemarin itu telah banyak menyedot perhatian dari segala arah. Kalau di tulisan saya sebelumnya saya membahas tentang bagaimana aksi vandalisme selama demo di Indonesia yang selalu jadi kebiasaan dan budaya.

Justru sekarang perhatian saya teralihkan pada aksi para mahasiswa yang menulis berbagai keluhan dan sindiran untuk pemerintahan Indonesia. Tapi eh tapi, bukan itu hal menariknya. Tulisan-tulisan mereka yang nggak jarang justru nyeleneh dan menggelitik. Kocak abis!

Mungkin kalau saya turun ke jalan waktu itu juga tidak akan jauh beda dengan mereka-mereka yang menulis berbagai sambatan dan celetukan yang justru menggelitik untuk dibaca. Demonya biar nggak terlalu serius kali ya. haha. Boleh juga dicoba. Justru bagi saya itu merupakan sindiran-sindiran halus untuk pemerintah.

Kalau yang saya lihat mereka yang menuliskan tulisan-tulisan menggelitik seperti itu seperti sedang curhat deh. Nggak apa-apa kok kan pemerintah juga harus mendengar setiap curhatan rakyat ya sekalipun menggelitik. Mantap!

Saya jadi ingin bercerita sedikit bagaimana kocaknya salah satu teman saya yang turun ke jalan waktu itu. Kami berasal dari salah satu universitas negeri di Jatinangor. Ya, Jatinangor yang panasnya kaya lagi simulasi neraka. Dia seorang perempuan yang memang selalu bersemangat dalam segala hal sih. Saya melihat instastory yang menampilkan dirinya sedang mengangkat sebuah kertas bertuliskan “DPR BUTUH TAHU PROBLEM SOLVING MANG DEDE”. Saya yang sedang kelas saat itu seketika tertawa membaca tulisannya.

Asal tahu saja ya Mang Dede itu adalah penjual tahu sumedang yang legendaris banget di kampus kita tercinta itu. Setiap beliau menjajakan tahunya, pasti beliau bilang “ini tahu sumedang mang dede, problem solving nih”. Kita-kita sebagai mahasiswa kan suka lapar tiba-tiba ya. Maklumlah apalagi tanggal tua. Hehe. Mungkin ada benarnya sih DPR RI mungkin butuh tahu Mang Dede yang problem solving itu supaya bisa mengatasi semua tuntutan para mahasiswa yang bejibun ini. Sabar ya DPR RI ini ujian.

Baca Juga:

Jurusan Ekonomi Menyelamatkan Saya dari Jurusan Kedokteran yang seperti Robot

Alasan Orang-Orang NTT Lebih Memilih Merantau Kuliah ke Jogja daripada Kota Besar Lainnya

Nah! Tulisan kocak teman saya itu adalah satu dari berbagai tulisan menggelitik lainnya yang saya baca. Tulisan lainnya yang saya baca dan menggelitik saya adalah “YAOWOH PENGEN SUNBLOCK” HAHA

Percayakah kalian yang mengangkat kertas tinggi-tinggi saat demo itu adalah seorang laki-laki. Ya, laki-laki. Apa salahnya? Nggak kok cewek cowok sekarang memang perlu sunblock biar kinclong dikitlah dan ternyata sunblock adalah hal yang sangat mendesak ya. Apalagi saat sedang panas-panasan demo. Boleh kayaknya jadi wishlist buat disampaikan ke pemerintah nih.

Ternyata ketika sedang menghadapi panasnya dunia ketika sedang demo demi Indonesia yang lebih baik, para mahasiswa ini tidak lupa betapa pentingnya sunblock dan skincare lainnya ya. Salut deh saya. Bisa-bisa saking banyaknya aspirasi para mahasiswa salah satunya kekhawatiran mereka terhadap harga sunblock dan skincare yang mahal, pemerintah bakal menurunkan harga skincare terlebih dahulu nih dibandingkan RUU KPK dan RUU KUHP yang jadi masalah utamanya. Haha.

Kalau saya demo mungkin saya akan dengan semangat menggebu-gebu mengangkat kertas tinggi-tinggi dengan tulisan “Demo Boleh, Gosong Jangan #SkincareMahal” dan bukannya sambatan saya terkait RUU KPK dan RUU KUHP. Iya dong sunblock dan skincare penunjangnya kan memang mahal. Jadi nggak heran para mahasiswa itu menggunakan pelindung ekstra agar kulitnya nggak terbakar.

Kalau tulisan yang saya baca sebelumnya memberikan rekomendasi make-up dan skincare yang cocok untuk turun ke jalan alias demo, saya justru lebih mengkhawatirkan uang yang akan saya keluarkan untuk membeli sunblock dan skincare ketika kulit saya gosong terpapar sinar matahari yang sudah seperti simulasi neraka ini nantinya. Maaf ya pemerintah mahasiswa memang banyak maunya. Bukannya fokus di RUU KPK dan RUU KUHP malah sibuk ngurusin harga skincare yang mahal itu. Tapi, I can relate. hehe (*)

BACA JUGA Rekomendasi Makeup dan Skincare Buat Aksi atau tulisan Ayu Octavi Anjani lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 14 Februari 2022 oleh

Tags: DemogosongkecantikanMahasiswaruu kuhpSambatskincare
Ayu Octavi Anjani

Ayu Octavi Anjani

Mahasiswa akhir yang hobi makan dan nulis.

ArtikelTerkait

Dosen yang Jarang Ngajar, Nggak Pernah Koreksi Tugas, Plus Pelit Nilai Sebenarnya Minta Diapain sih? youtube, UKT

Dosen yang Jarang Ngajar, Nggak Pernah Koreksi Tugas, Plus Pelit Nilai Sebenarnya Minta Diapain sih?

4 Desember 2023
Pilih Kuliah D3 karena Realistis Ingin Cepat Kerja Malah Disangka Malas Nggak Punya Cita-cita

Pilih Kuliah D3 karena Realistis Ingin Cepat Kerja, Malah Disangka Malas Nggak Punya Cita-cita

3 Mei 2025
cara menggunakan niacinamide dan aha_bha bersamaan mojok.co

Cara Menggunakan Niacinamide dan AHA/BHA Bersamaan

5 Agustus 2020
4 Hal Jadi Mahasiswa UNY Itu Nggak Enak terminal mojok.co

4 Hal Jadi Mahasiswa UNY Itu Nggak Enak

10 Desember 2021
Kampus Bermasalah Kalau (Masih) Ada Budaya Mahasiswa Memberi Makanan ke Dosen Penguji

Kampus Bermasalah Kalau (Masih) Ada Budaya Mahasiswa Memberi Makanan ke Dosen Penguji

29 Desember 2023
Penyebab Orang Lamongan Pantang Makan Lele Meskipun Jualan Pecel Lele terminal mojok.co

Ternak Lele adalah Kita yang Mulai Pragmatis

9 Oktober 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mudik ke Jogja Itu Bukan Liburan tapi Kunjungan Kerja (Unsplash)

Mudik ke Jogja Itu Bukan Liburan tapi Kunjungan Kerja karena Semua Menjadi Budak Validasi, Bikin Saya Rindu Mudik ke Lamongan

24 Februari 2026
4 Penyesalan yang Akan Kalian Rasakan jika Kuliah di Bangkalan Madura, Pikir-pikir Lagi

Pemkab Bangkalan Madura Diisi oleh Pejabat Lebay, Banyak Ritual Cuma Pengen Dapat Pujian!

1 Maret 2026
Jika Mall Berdiri di Purworejo, Akankah Kota yang Terlelap Selepas Isya Ini Terjaga dan Jadi Ramai?

Jika Mall Berdiri di Purworejo, Akankah Kota yang Terlelap Selepas Isya Ini Terjaga dan Jadi Ramai?

27 Februari 2026
Pulang ke Lembata NTT Setelah Lama Merantau di Jawa, Kaget karena Kampung Halaman Banyak Berubah Mojok.co

Momen Pulang ke Lembata NTT Setelah Sekian Lama Merantau di Jawa Diliputi Rasa Kaget, Kampung Halaman Banyak Berubah

25 Februari 2026
Gen Z Ogah Naik Jabatan, Mending Jadi Pekerja Biasa Aja, tapi Punya Hidup Lebih Tenang Mojok.co

Gen Z Ogah Naik Jabatan, Mending Jadi Pekerja Biasa Aja, tapi Punya Hidup Lebih Tenang

23 Februari 2026
Vespa Matic, Motor Paling Tidak Layak untuk Dibeli (Unsplash)

Vespa Matic Adalah Motor yang Paling Tidak Layak untuk Dibeli karena Overpriced, Boros, dan Paling Dibenci Tukang Servis Motor

1 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.