Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

A-Z Jurusan Ilmu Politik: Jurusan yang Dikira Lulusnya Auto Jadi Anggota DPR

Fazrian Noor Romadhon oleh Fazrian Noor Romadhon
26 Mei 2020
A A
Jurusan ilmu politik, Hukum Catur Haram dan Kegemaran Menyusahkan Diri dengan Selalu Bertanya “Hukumnya Apa?”

Hukum Catur Haram dan Kegemaran Menyusahkan Diri dengan Selalu Bertanya “Hukumnya Apa?”

Share on FacebookShare on Twitter

Hah?? Jurusan Ilmu Politik?

Banyak orang kayaknya skeptis sama jurusan Ilmu Politik. Mungkin gara-gara pandangan kalau politik itu sesuatu yang tabu, kotor, jahat, korup, dan menghalalkan segala cara kali yak?

Ya nggak heran sih, praktik politik memang banyak yang kayak gitu, makanya banyak orang jadinya acuh, apatis bahkan nggak pengin terlibat berpolitik.

Dengan politik yang selalu diasosiasikan dengan hal-hal jahat, apa masih perlu kita belajar soal politik? Apa nggak takut gitu? The answer is depending on yourself.

Sebenarnya politik itu nggak jahat lho. Politik idealnya digunakan untuk mencapai kepentingan masyarakat (bukan pribadi apalagi golongan). Jadi ya harusnya sebanyak mungkin orang harus belajar berpolitik agar semakin banyak orang yang bekerja untuk mencapai kepentingan masyarakat tadi.

Nanti kerjanya jadi Anggora DPR ya?

FYI aja nich ya, lulusan ilmu politik pekerjaannya bukan untuk jadi anggota dewan aja lho. Karena perkembangan ilmu politik udah makin pesat, kajiannya bukan cuma ngomongin trias politica, parpol, demokrasi, pemerintahan dan pemilu. Tapi juga mulai mengkali budaya populer, pemikiran barat, islam, politik luar negeri, kebudayaan, gerakan sosial, ekonomi politik, komunikasi politik dan masih banyak lagi. Dengan luasnya bidang yang dikaji, lulusan ilmu politik sekarang bisa jadi analis keijakan, praktisi politik (politisi) aktivis, negosiator, pekerja lembaga pemerintah, diplomat, peneliti di lembaga riset, konsultan politik sampai jadi jurnalis juga bisa.

Satu hal yang terpenting ketika berbicara pekerjaan adalah back to your self. Suatu pekerjaan akan mendukung jika ditambah dengan soft skill yang mumpuni, tekad yang kuat, dan networking. Jika hanya mengandalkan gelar, nama kampus, dan akreditasi jurusan pun saya kira tidak akan cukup jika tidak didukung oleh tagline back to your self.

Apa aja yang dipelajari di jurusan ilmu politik?

Akan ada banyak hal yang akan kamu pelajari ketika masuk jurusan ilmu politik. Pada tingkat awal, disetiap jurusan mana pun, pasti akan diantar dengan mata kuliah pengantar-pengantar. Di jurusan ilmu politik sendiri, pada semester awal akan mempelajari seputar pengantar ilmu politik, pengantar ilmu sosiologi, pengantar ilmu hukum, pengantar ilmu antropologi, pengantar ilmu pemerintahan, dan beberapa mata kuliah pengantar lainnya.

Menginjak tingkat dua, mata kuliah pun akan semakin mengerucut dan berfokus, seperti mata kuliah kajian partai politik, sistem pemilu, perbandingan politik, pemikiran politik, kebijakan publik, pemikiran politik barat, dsb.

Baca Juga:

4 Catatan untuk Pemkab Bangkalan Madura agar Program Satu Desa Satu Sarjana Tidak Sia-Sia

Derita Mahasiswa Jurusan Manajemen, Kena Label Nggak Masuk Akal, Mulai dari Sultan hingga Dicap Murahan

Menginjak tingkat tiga, mata kuliah semakin berfokus lagi, seperti etika politik dan korupsi, pembangunan politik, otonomi daerah, pemikiran politik islam, politik dan pemerintah lokal, politik dan HAM, negara dan masyarakat sipil, politik luar negeri, dan masih banyak lagi.

Dan tingkat akhir, akan mempelajari seputar pesantren dan politik, politik agraria, perilaku politik, marketing politik, dsb. Beberapa mata kuliah diatas, tentu tidak akan sama dengan seluruh jurusan ilmu politik di berbagai perguruan tinggi. Akan tetapi, sesuai dengan kurikulum yang berlaku di jurusan setiap perguruan tinggi.

Apakah di jurusan ilmu politik ada mata kuliah yang berhubungan dengan hitungan?

Jawabannya adalah ada. Mungkin ada sebagian dari kalian yang mengambil jurusan ilmu politik hanya karena ingin mengindar dari hiruk pikuk hitungan dengan segala macam formula. Tapi tenang, mata kuliah hitungan tersebut tidak sebanyak mata kuliah hitungan yang ada di jurusan akuntasi. Hanya ada beberapa mata kuliah hitungan seperti statistika dan metode penelitian kuantitatif yang akan kalian temui. Selebihnya, kalian akan bertemu dengan teori-teori dan pemikiran-pemikiran yang harus dipahami, bukan dihafal!

Bagaimana proses belajar di jurusan ilmu politik?

Ada banyak proses pembelajaran baru yang akan kalian temui ketika menjadi mahasiswa, khususnya masuk di jurusan ilmu politik. Kegiatan berdiskusi di kelas, berdebat, presentasi, tugas makalah, resume, hingga penelitian kecil akan kalian temui. Maka dari itu, kebiasaan membaca dan menulis amat sangat akan mendukung kegiatan proses belajar di jurusan ilmu politik. Terlebih, jika salah satu mata kuliah yang berkaitan dengan pemikiran filsuf yang telah meninggal, yang hanya bisa dipelajari dengan membaca karya tulisnya.

Bagaimana ujian di jurusan ilmu politik?

Ujian di jurusan ini didominasi dengan bermain kata-kata dalam tulisan. Dalam artian, bentuk pertanyaan yang diberikan akan bersifat argumen hingga analisis menggunakan teori.

Beberapa pertanyaan diatas merupakan pertanyaan yang sering hadir ketika memutuskan atau hendak masuk ke jurusan ilmu politik. Terlepas dari jawaban yang saya sampaikan, tentu akan ada perbedaan, baik itu di sistem maupun kurikulum jurusan di setiap perguruan tinggi.

Apa pentingnya masuk jurusan ilmu politik?

Disadari atau tidak, manusia tidak bisa dilepaskan dari politik. Karena segi kehidupan manusia selalu berkaitan dan dipengaruhi dengan politik. Apakah ikut berpartisipasi atau tidak dalam proses politik. Terjadinya “kelangkaan” sumberdaya dalam negara atau bangsa tidak dapat dihindarkan dari masalah politik. Misalnya masalah kemiskinan, tidak meratanya kesejahteraan sosial akibat kebijakan negara, konflik sosial, atau krisis ekonomi selalu berkaitan dengan politik.

Konflik politik dalam arti luas dalam suatu negara atau masyarakat pun tidak bisa diartikan sebagai chaos (kekerasan), namun termasuk yang tidak nampak di dalam permukaan. Dalam kondisi demikian, maka orang akan terdorong melakukan aktivitas atau kegiatan politik dalam bentuk yang berbeda. Apakah masuk dalam Parpol, organisasi kemasyarakatan, atau kegiatan lainnya yang peduli dengan politik.

Terlepas kalian berasal dari program IPA di sekolahnya, kalian masih tetap bisa menyesuaikan dengan mata kuliah rumpun sosial yang akan ditemui di jurusan ilmu politik. Berbeda dengan yang mengambil program IPS di sekolahnya, lalu mengambil jurusan eksakta di perguruan tinggi. Kesulitan akan sedikit menghampiri karena eksakta bersifat positivisme (ilmu pasti).

Seperti yang sudah saya utarakan diatas, perkembangan ilmu politik pada saat sekarang ini terbilang sangat signifikan. Perannya digunakan dalam setiap bidang ilmu, bahkan sengaja dipadu padankan dengan bidang ilmu lain. Bohong jika dikatakan bahwa setiap kehidupan tidak ada politiknya. Bukan berarti politik identik dengan parlemen, anggota dewan, dan partai politik, melainkan urusan rumah tangga pun ada hubungannya dengan politik.

BACA JUGA Alasan Kuliah di Jurusan Pendidikan Khusus dan Bagaimana Rasanya Dilatih Jadi Guru SLB dan tulisan Fazrian Noor Romadhon lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 26 Mei 2020 oleh

Tags: jurusan ilmu politikjurusan kuliahMahasiswa
Fazrian Noor Romadhon

Fazrian Noor Romadhon

Sedang belajar tentang media dan perilaku netizen @fazriannoor

ArtikelTerkait

Jangan Bergaul dengan 5 Tipe Orang Ini agar Skripsi Cepat Kelar Mojok.co

Jangan Bergaul dengan 5 Tipe Orang Ini agar Skripsi Cepat Kelar

5 Januari 2026
3 Kafe di Demangan Baru Jogja yang Nyaman buat Nugas

3 Kafe di Demangan Baru Jogja yang Nyaman buat Nugas

8 Juni 2023
Jurusan Filsafat di Mata Mahasiswa Jurusan Sosiologi: Bikin Iri dan Ingin Pindah Jurusan  Mojok.co

Jurusan Filsafat di Mata Mahasiswa Sosiologi: Bikin Iri dan Ingin Pindah Jurusan 

22 April 2024
Ironi Mahasiswa Jurusan Pendidikan: Buangan dan Tidak Ingin Menjadi Guru Mojok.co

Menyesal Kuliah Jurusan Pendidikan, Tiga Tahun Mengajar di Sekolah Nggak Kuat, Sekolah Menjadi Ladang Bisnis Berkedok Agama

15 Juli 2025
4 Alasan Nggak Betah Kuliah di UIN Palembang Mojok.co

4 Alasan Nggak Betah Kuliah di UIN Palembang

16 November 2023
Dosa Purwokerto kepada Dunia Literasi (Unsplash) grendeng

Grendeng, Pusat Kemacetan di Purwokerto, Konsekuensi dari Peningkatan Jumlah Mahasiswa Tanpa Antisipasi

23 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Aturan Tidak Tertulis Melewati Jembatan Suramadu Madura, Area Rawan yang Mengancam Keselamatan Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Melewati Jembatan Suramadu Madura, Area Rawan yang Mengancam Keselamatan

12 Juni 2026
Drama Tumbler di XXI: Ketika Membawa Tumbler Dianggap Tindakan Kriminal yang Mengancam Ekonomi Bisnis Bioskop  

Drama Tumbler di Bioskop XXI: Ketika Membawa Tumbler Dianggap Tindakan Kriminal yang Mengancam Ekonomi Bisnis Bioskop  

12 Juni 2026
Debu Jalur Pantura Kendal Makin Meresahkan Pengendara Motor, Sebaiknya Sedia Masker kalau Nggak Mau Sesak Napas Terminal

Debu Jalur Pantura Kendal Makin Meresahkan Pengendara Motor, Sebaiknya Sedia Masker kalau Nggak Mau Sesak Napas

9 Juni 2026
Angkot Bekasi Bikin Kapok, Udah Bener Naik Motor Aja (Unsplash)

Sekali Naik Angkot Bekasi, Saya Paham Kenapa Orang Jakarta Lebih Pilih Motor

12 Juni 2026
Alasan Kenapa Saya Tidak Betah Tinggal di Demak (Unsplash)

Alasan Kenapa Saya Tidak Betah Tinggal di Demak

14 Juni 2026
Culture Shock Warga Cepu Pindah ke Malang, Banyak Orang Ngomong Kebolak-balik dan “Kasar” Mojok.co

Malang Bukan Lagi Kota yang Dingin dan Asri, Kini Ia Menjelma Jadi Kota Panas dan Tak Menyenangkan

10 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.