Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

Jurusan Bahasa dan Sastra yang Selalu “Ditodong”, Lalu Dipinggirkan

Amrard Nurobi oleh Amrard Nurobi
6 Agustus 2019
A A
jurusan bahasa dan sastra

jurusan bahasa dan sastra

Share on FacebookShare on Twitter

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, bahasa diartikan sebagai sistem lambang bunyi yang arbitrer, yang digunakan oleh anggota suatu masyarakat untuk bekerja sama, berinteraksi, dan mengidentifikasi diri. Sedangkan sastra, adalah bahasa (kata-kata, gaya bahasa) yang dipakai dalam kitab-kitab (bukan bahasa sehari-hari). Begitu menurut KBBI, tetapi dalam artikel ini tidak akan membahas bahasa dan sastra, tetapi mahasiswa jurusannya.

Kalian yang tergolong mahasiswa jurusan Bahasa dan Sastra, baik itu murni atau kependidikan, pasti merasa lulusan Bahasa dan Sastra ditodong dituntut untuk mau melakukan apapun. Contohnya kecilnya ketika Kuliah Kerja Nyata (KKN), magang, dan kegiatan kemasyarakatan. Pokoknya kalau ada kegiatan yang berkaitan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Lulusan Bahasa dan Sastra harus siap dan berada di garda terdepan. Wajib hukumnya!

ADVERTISEMENT

Dalam struktur organisasi atau kegiatan kepanitiaan, lulusan Bahasa dan Sastra wajib mengisi kursi yang amat vital. Karena kemampuan berbahasa dan bersastranya yang dianggap mumpuni, lulusan bahasa dan sastra biasanya didaulat sebagai ketua, sekertaris, dan pembawa acara atau master of ceremonies (MC). Saya akan membeberkan alasannya berdasarkan berbagai sumber yang saya terima dan saya rangkum. Perlu dicatat, pengalaman ini tebtunya berbeda pada setiap orang.

  1. Jadi Ketua Organisasi atau Panitia Karena Bisa Ngomong

Ketua panitia, ya, jabatan paling vital ini seperti sudah disediakan khusus untuk lulusan Bahasa dan Sastra. Alasannya sederhana, ketua untuk wajib sambutan pada setiap pembukaan acara. Ketika sambutan, harus menggunakan bahasa yang baik dan benar, sesuai EYD (sekarang PUEBI), kata anggota lain. Hanya mahasiswa jurusan bahasa dan sastra yang bisa ngomong.

Saya hanya terkaget-kaget mendengar alasan tersebut. Padahal Tuhan mengamanahi setiap insanNya mulut untuk ngomong atau berbicara, tapi kok ya hanya mahasiswa Bahasa dan Sastra saja yang dituntut bisa ngomong. Hadeuh, pusing~

  1. Jurusan Bahasa dan Sastra Terbiasa Menulis, Maka Jadilah Sekretaris

Mengutip pendapatnya Mbah Pram bahwa menulis adalah bekerja untuk keabadian. Kalau Anda sebagai mahasiswa jurusan Bahasa dan Sastra, lalu selalu ditunjuk menjadi sekertaris, maka husnuzan saja, mungkin orang yang menunjuk Anda ingin selalu mengenang Anda. Orang tersebut malu untuk meminta foto bareng dengan kita atau, malu-malu untuk meminta nomor WA Anda. Eaaa~

Tidak ada yang peduli dengan tulisan Anda, mau tulisan Anda bagus kek, seperti sandi rumput kek, betul-betul bukan itu yang diinginkan orang yang menunjuk Anda menjadi sekertaris. Tapi karena Anda merupakan mahasiswa Bahasa dan Sastra jadi layak dijunjung tinggi menjadi sekertaris. Tak boleh ditawar lagi. Titik.

  1. Anda Sudah Terbiasa Berbahasa, Pasti Cocok jadi MC

Dengan embel-embel jurusan yang terdapat kata “bahasa”-nya, orang lain sudah yakin Anda pasti bisa MC. Karena MC itu mirip ketua, harus bisa ngomong. Dan hanya mahasiswa Bahasa dan Sastra saja yang bisa ngomong. Karena mahasiswa Bahasa dan Sastra kerjaannya hanya nulis dan ngomong.

Baca Juga:

Gagal Paham dengan Warlok Solo yang Ngebet Kuliah ke Luar Kota Demi Kejar Gengsi

4 Rekomendasi Motor Second yang Cocok untuk Mahasiswa Pertama Kali Merantau

Selamat bagi Anda yang sudah terbiasa tampil di muka umum, tapi bagi Anda yang belum terbiasa cukum bilang “huft”. Anda harus memberanikan diri, ini hal yang positif, tetapi kalau dadakan ya ambyar juga. Pada suatu acara, terkadang kesulitan untuk mencari MC, lalu dengan adanya jalan pintas yaitu Anda. Tidak perlu tengok kanan, tengok kiri, karena Anda adalah jawaban yang tepat. Karena Anda adalah mahasiswa Bahasa dan Sastra yang terbiasa nulis dan ngomong.

Itu tadi beberapa rangkuman yang saya dengar dari anak atau mahasiswa Bahasa dan Sastra. Cukup menantang memang. Ya mau tidak mau harus Anda jalani kenyataan yang agak sakit tapi tak berdarah tersebut.

Pada kesempatan lain, saya mendengar sendiri kenyataan yang lebih pahit. Bagi mahasiswa Bahasa dan Sastra tentunya. Ada seorang anak kecil usia sekolah, tidak perlu saya sebutkan jenjangnya. Ia tidak suka pelajaran bahasa, karena pelajaran bahasa itu gampang. Dan nilainya di sekolah selalu bagus. Begini katanya, “pelajaran bahasa itu gampang, nggak perlu belajar. Lha wong nilaiku baik terus kok.”

Duh, Dek. Rasanya mau mbrebes mili mendengar kata-katamu itu. Kamu nggak tahu sih betapa kakak-kakak mahasiswamu yang jurusan Bahasa dan Sastra sering menjadi “tumbal peradaban”.

Terakhir diperbarui pada 9 Februari 2022 oleh

Tags: Curhatjurusan bahasa dan sastraKKNMahasiswaPengalaman
Amrard Nurobi

Amrard Nurobi

Penganggurn yang masih belajar menulis. Tidak terlalu menggandrungi kopi, juga tidak untuk teh. Air putih saja lebih sehat.

ArtikelTerkait

Skripsi souvenir informan Perhatikan 5 Hal Ini Kalau Nggak Mau Ditolak Responden Penelitian terminal mojok.co

Perhatikan 5 Hal Ini Kalau Nggak Mau Ditolak Responden Penelitian

25 September 2020
5 Stereotipe yang Saya Dapatkan sebagai Mahasiswa S2 di Universitas Trisakti, Salah Satunya Dicap Aktivis Gemar Demo

5 Stereotipe yang Saya Dapatkan sebagai Mahasiswa S2 di Universitas Trisakti, Salah Satunya Dicap Aktivis Gemar Demo

25 September 2025
Kerugian yang Bakal Diderita Mahasiswa kalau Program KKN Ditiadakan terminal mojok.co presma ketua BEM UGM organisasi mahasiswa

Kerugian yang Bakal Diderita Mahasiswa kalau Program KKN Ditiadakan

8 April 2020
Fingerprint

Hubungan Fingerprint dengan Merosotnya Angka Pernikahan Kaum Adam dengan Guru

16 Agustus 2019
Begini Rasanya Dapat Dosen Pembimbing Skripsi Seorang Dekan Fakultas Mojok.co

Begini Rasanya Dapat Dosen Pembimbing Skripsi Seorang Dekan Fakultas, Semuanya Jadi Lebih Lancar

7 Januari 2026
Bagaimanapun, KKN Online Itu Pasti Ada Urgensinya! terminal mojok.co

Bagaimanapun, KKN Online Itu Pasti Ada Urgensinya!

14 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sebagai Warga Jember, Saya Sudah (Amat) Muak dengan Warna Pink!

Sebagai Warga Jember, Saya Sudah (Amat) Muak dengan Warna Pink!

24 Juni 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan jakarta

Jangan Salahkan Orang Jakarta kalau Harga Makanan di Jogja Tak Ramah Warlok: Sebuah Pembelaan untuk Kaum Plat B

26 Juni 2026
Pengalaman Pahit Punya Usaha Laundry, Karyawan Banyak Drama hingga Pelanggan Tak Tahu Diri Terminal

Pengalaman Pahit Punya Usaha Laundry, Karyawan Banyak Drama hingga Pelanggan Tak Tahu Diri

24 Juni 2026
4 Tempat di Kota Malang yang Butuh Direlokasi karena Memiliki Masalah Terus Berulang

Selamat Datang di Kota Malang, Kota Pendidikan yang Gang Sempitnya Menjadi Sirkuit Uji Nyali Para Pengendara

29 Juni 2026
3 Cara Kecamatan Cibiru Membunuh Romantisme Bandung (Unsplash)

Sebagai Pengendara Motor di Bandung, Saya Capek Ikut Menyumbang Macet Setiap Hari

27 Juni 2026
8 Kuliner Legendaris di Solo yang Sering Disebut dan Beneran Enak  Mojok.co

8 Kuliner Legendaris di Solo yang Sering Disebut dan Beneran Enak 

28 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.