Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Menebak Karakter Seseorang Berdasarkan Wallpaper WhatsApp yang Digunakan

Vivi Wasriani oleh Vivi Wasriani
28 Desember 2020
A A
Menebak Karakter Seseorang Berdasarkan Wallpaper WhatsApp yang Digunakan Terminal Mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Sudah sejak lama WhatsApp menyediakan fitur wallpaper untuk chat room. Selain fitur wallpaper, WhatsApp juga menyediakan mode gelap terang beberapa waktu lalu. Fitur tersebut tentu disambut meriah oleh para pengguna. Walaupun hanya gambar latar, nyatanya wallpaper serta pemilihan mode gelap terang punya peran penting.

Selain untuk mempercantik layar sehingga enak dipandang, wallpaper juga berperan penting dalam mencerminkan kepribadian seseorang. Kali ini mari kita menebak karakter seseorang sesuai wallpaper WhatsApp yang mereka gunakan.

#1 Foto diri sendiri

Orang yang menggunakan foto dirinya sendiri untuk dipajang sebagai wallpaper WhatsApp sudah bisa dipastikan adalah seseorang yang percaya diri. Selain itu, orang dengan tipe ini juga pasti memiliki banyak koleksi swafoto yang bagus. Bisa disimpulkan bahwa selain percaya diri, dia juga seorang yang suka berfoto. Pelajaran yang bisa diambil dari orang dengan karakter seperti ini adalah accept yourself, love yourself, and being confident.

Ceilah, sok pakai bahasa Inggris segala, hahaha. Yaaa bahasa lokalnya sih “terima dirimu, cintai dirimu dan jadilah percaya diri.”

#2 Foto pacar

Orang yang menggunakan foto pacarnya sebagai wallpaper WhatsApp tidak lain adalah seorang bucin. Selain setia (anggap saja begitu), bucin juga merupakan wujud ideal dari menerima pasangan apa adanya. Bagaimana pun bentuk dan sikapnya, pokoknya sudah cinta mati deh sampai dipajang jadi wallpaper~

Namun, ada beberapa orang yang menggunakan foto pacarnya sebagai wallpaper bukan karena dia yang bucin, melainkan pacarnya yang edan serta alay. Biasanya sih, pacarnya menuntut untuk memamerkan dirinya di media sosial sebagai bentuk pengakuan bahwa mereka sedang memiliki hubungan.

“Pokoknya kamu harus jadiin foto aku wallpaper, terus update story foto aku tiap hari pakai caption romantis. Kalau nggak, berarti kamu nggak ngaku kalau aku pacar kamu. Titik.”

Begitu kira-kira realita sebenarnya dibalik ke-uwu-an seseorang yang jadikan foto pacarnya sebagai wallpaper. Yhaaa~

Baca Juga:

4 Siasat Bertahan di Grup WhatsApp Keluarga Besar 

Fitur Reaction WhatsApp Nggak Ada Gunanya, Bukannya Mempermudah Komunikasi Cuma Bikin Sakit Hati

#3 Wallpaper pattern

Orang yang menggunakan wallpaper jenis pattern alias pola berarti orang yang polos. Biasanya wallpaper pattern yang banyak tersebar di internet berbentuk buah, emoticon, awan, daun, dll. Selain polos, orang yang menggunakan wallpaper pattern juga suka kerapian serta keteraturan.

Dengan jiwa estetik dalam diri mereka, saat orang-orang yang memakai wallpaper pattern ini bosan dengan wallpaper emoticon alien, mereka akan mengganti wallpapernya menjadi pattern awan yang sudah dipercantik dengan filter khas VSCO serta Instagram. Orang-orang tipe ini juga memiliki mata yang tajam terhadap sisi estetika dan pastinya punya skill foto editing yang yaaa lumayan lah~

#4 Wallpaper default WhatsApp

Orang yang menggunakan wallpaper default yang sudah disiapkan WhatsApp pastinya adalah orang yang simpel dan nggak neko-neko. Apa adanya saja. Selain itu, biasanya yang memakai wallpaper default adalah emak-emak atau bapak-bapak yang nggak terlalu peduli dengan tampilan HP-nya. Asal bisa hidup dan masih bisa ditekan-tekan pokoknya sudah cukup dan beres. Betapa mengagumkannya jiwa antiribet ini.

Selain emak-emak dan bapak-bapak, wallpaper default WhatsApp juga sering digunakan oleh akun bisnis. Tampilan sih nggak penting, yang penting hasil bisnisnya.

#5 Wallpaper artis Korea

Bisa dipastikan orang-orang yang memasang wallpaper artis Korea ini adalah pecinta Korea. Saya nggak terlalu mengerti dunia K-Pop, tapi bisa dipastikan orang yang menggunakan foto artis Korea sebagai wallpaper WhatsApp-nya adalah seseorang yang penuh pengabdian. Sama oppa saja setia, sampai fotonya dipajang, apalagi sama kamu. Hahaha.

Selain itu, mereka juga punya daya khayal yang tinggi lantaran tiap hari ngehalu suatu saat bakal nikah sama artis Korea. Mereka juga punya daya ingat yang kuat karena bisa mengingat nama-nama artis Korea yang mukanya hampir sama semua di mata saya. Tak lupa juga persatuan dan kesatuan mereka yang patut diacungi jempol dan dijadikan teladan bagi bangsa Indonesia, sebab kalau sudah ngeroyok haters, mereka akan selalu kompak sampai haters-nya kelimpungan. Uwu banget, khaaan~ Panjang umur, K-Popers!

#6 Wallpaper anime

Tipe yang suka pasang wallpaper anime ini sudah jelas wibu dan jomblo akut. Jago ngehalu serta suka nyinyir ketika melihat bucin. Suka berkhayal punya kekuatan super macam All Might, bisa nikah sama Hinata Hyuga atau Gojo Satoru. Tak lupa juga berkhayal punya banyak duit supaya bisa beli Blu-ray anime resmi beserta seperangkat merchandise-nya.

Jadi, kalau kamu pakai wallpaper apa?

BACA JUGA 3 Anime Thriller yang Sebaiknya Nggak Ditonton sambil Makan dan tulisan Vivi Wasriani lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 28 Desember 2020 oleh

Tags: wallpaper whatsappWhatsapp
Vivi Wasriani

Vivi Wasriani

Hobi bernapas dan suka makan.

ArtikelTerkait

grup whatsApp

Alasan Kenapa Gabung Grup WhatsApp itu Penting

15 Maret 2020
nge-chat lupa kirim chat whatsapp lupa ngechat wa gimana tips menghindarinya mojok

Udah Niat Ngechat tapi Lupa, Sering Gitu? Nggak Usah Banyak Cingcong, Ini Tipsnya

20 April 2020
Grup WhatsApp Keluarga Besar Adalah Kawah Candradimuka Sebelum Berdebat di Sosial  Media

Grup WhatsApp Keluarga Besar Adalah Kawah Candradimuka Sebelum Berdebat di Sosial  Media

24 Januari 2021
Telegram Stories: Lebih Kompleks dari WhatsApp Story, Nggak Kalah dari Instastory

Telegram Stories: Lebih Kompleks dari WhatsApp Story, Nggak Kalah Keren dari Instastory

7 September 2023
Trik Sukses Berjualan di WhatsApp agar Story-mu Nggak Di-skip Orang

Trik Sukses Berjualan di WhatsApp agar Story-mu Nggak Di-skip Orang

28 Mei 2020
Tipe Teman Berdasarkan Status WhatsApp

Tipe Teman Berdasarkan Status WhatsApp Mereka

30 Maret 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

WFA ASN, Kebijakan yang Bikin Negara Hemat tapi Pengeluaran ASN Membengkak Parah

WFA ASN, Kebijakan yang Bikin Negara Hemat tapi Pengeluaran ASN Membengkak Parah

27 Maret 2026
Weleri Kendal Baik-baik Saja Tanpa Mie Gacoan, Waralaba Ini Lebih Baik Incar Daerah Lain Mojok.co

Membayangkan Kendal Maju dan Punya Mall Itu Sulit, sebab Mie Gacoan Aja Baru Ada Setahun

31 Maret 2026
3 Tempat yang Bikin Saya Merindukan Tangerang Selatan (Wikimedia Commons)

3 Tempat yang Bikin Saya Merindukan Tangerang Selatan

30 Maret 2026
Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

2 April 2026
8 Camilan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Jangan Dijadikan Oleh-Oleh Mojok.co

8 Camilan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Jangan Dijadikan Oleh-Oleh

31 Maret 2026
ASN Rajin Adalah Tempat Sampah Buat Atasan (Shutterstock)

Kalau Kalian Masih Ingin Jadi ASN di Era Ini, Sebaiknya Pikir 2 Kali. Tidak, 3, 4, bahkan 100 Kali kalau Perlu

28 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Punya Rumah Besar di Desa: Simbol Kaya tapi Percuma, Terasa Hampa dan Malah Iri sama Kehidupan di Rumah Kecil-Sekadarnya
  • Nekat Kuliah di Jurusan Sepi Peminat PTN Top: Menyesal karena Meski Lulus Cumlaude, Ijazah Dianggap “Sampah” di Dunia Kerja
  • User Kereta Ekonomi Naik Bus Sumber Selamat karena Tak Ada Pilihan: Kursi Lebih Nyaman, Tapi Dibuat Hampir Pingsan
  • Gaji 8 Juta di Jakarta Tetap Bisa Bikin Kamu Miskin, Idealnya Kamu Butuh Minimal 12 Juta Jika Ingin Hidup Layak tapi Nggak Semua Pekerja Bisa
  • Dilema Anak Kos yang Kerja di Jogja: Mau Irit dan Mandiri tapi Takut Mati Konyol Gara-gara Cerita Seram Ibu Kos soal “Tragedi Gas Melon”
  • Kerja di Kafe Bikin Stres karena Bertemu Gerombolan Mahasiswa Jogja yang Nggak Beradab, Sok Sibuk di Depan “Budak Korporat”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.