Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

5 Hal yang Bikin Seseorang Gercep Lihat Story tapi Lemot Balas Chat WhatsApp

Malik Ibnu Zaman oleh Malik Ibnu Zaman
17 Juni 2021
A A
5 Hal yang Bikin Seseorang Gercep Lihat Story tapi Lemot Balas Chat WhatsApp terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

“Kok dia gercep banget yah lihat story gue? Selalu yang pertama,” ujar kawan saya di chat WhatsApp sambil mengirimkan screenshot kalau memang dia yang dimaksud oleh kawan saya ini selalu melihat story di urutan pertama. Hal ini membuat kawan saya yang bernama Lucky jadi besar kepala. “Sudah cantik, selalu lihat story gue di urutan pertama. Gue jadi jatuh cinta, nih. Apa jangan-jangan dia naksir gue, ya?”

Saya pun menasihati Lucky supaya nggak usah geer alias gede rasa dulu. Bukan maksud saya mengecilkan hatinya, tetapi saya nggak mau kawan saya ini dikecewakan lagi oleh cinta. Karena memang kawan saya ini berkali-kali diempaskan dan dikecewakan oleh cinta dengan sebuah penolakan.

Saya lantas menyarankan pada Lucky untuk chat sang gadis demi menjawab rasa penasarannya. Beberapa hari kemudian masuk pesan WhatsApp dari Lucky yang mengabarkan bahwa sudah dua hari pesannya nggak berbalas, padahal sang gadis selalu menjadi penonton story-nya yang pertama.

Bagi teman-teman yang mengalami hal serupa dengan Lucky, saya ingatkan sekali lagi, jangan geer dulu, ya. Perlu kalian ketahui bahwa gercep lihat story orang tapi lemot balas chat itu adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai hal ini juga membuat kalian berkecil hati. Kalau mau PDKT dengan dia yang selalu melihat story kalian di urutan pertama, ya gas saja.

Saya lalu mengumpulkan beberapa kemungkinan yang melatarbelakangi mengapa hal tersebut bisa terjadi. Berikut adalah 5 hal yang bikin seseorang gercep lihat story, tapi lemot saat membalas chat.

#1 Hobi lihat story orang

Kemungkinan pertama adalah hobi. Hobi itu banyak banget jenisnya, dan gercep lihat story seseorang termasuk hobi, lho. Jadi, saking sibuknya lihatin story orang, sampai-sampai nggak sempat buka dan balas chat yang masuk. Namanya juga hobi, ya jelas yang diprioritaskan adalah story seseorang. Kalau yang diprioritaskan membalas chat namanya ya hobi balas chat. Wqwqwq.

Satu lagi, nih, jangan sekali-kali kalian menganggap orang yang gercep lihat story orang lain itu termasuk ke dalam golongan orang yang gabut. Tetapi masukkanlah mereka ke dalam golongan orang yang sedang menggeluti hobinya.

#2 Chatnya tertimbun

Kemungkinan kedua karena chat dari kalian tertimbun. Ya jelas tertimbun wong banyak chat yang masuk ke HP-nya. Di WhatsApp kita saja banyak sekali grup. Coba hitung, mulai dari grup keluarga kecil, keluarga besar pihak ayah, keluarga besar pihak ibu, grup alumni TK, grup alumni SD, grup alumni SMP, grup alumni SMA, grup organisasi, grup mata kuliah, grup kelompok mata kuliah, dan masih banyak lagi.

Baca Juga:

4 Siasat Bertahan di Grup WhatsApp Keluarga Besar 

Fitur Reaction WhatsApp Nggak Ada Gunanya, Bukannya Mempermudah Komunikasi Cuma Bikin Sakit Hati

Coba kalian bayangkan betapa ramainya chat yang masuk. Hal ini bikin kepala pusing tujuh keliling. Alhasil, untuk mengatasi rasa pusing tersebut, ya dia rajin lihat story orang lain. Jadi, wajar saja jika dia gercep lihat story tapi lemot balas chat.

#3 Sudah punya doi

Kemungkinan selanjutnya adalah sudah punya doi, sehingga chat yang masuk diprioritaskan untuk doi. Selain itu, bisa saja kekasihnya posesif, mungkin ada aturan di antara mereka yang menyatakan nggak boleh balas chat selain dari pasangannya masing-masing, dan kalau lihat story orang lain, sih, boleh-boleh saja.

Kalau kalian punya doi seperti ini, lebih baik putus saja. Baru jadi doi saja sudah begitu posesif, apalagi kalau sudah jadi pasangan resmi, posesifnya pasti berlipat ganda.

#4 Lebih suka komunikasi langsung

Kemungkinan keempat adalah lebih suka berkomunikasi langsung. Mungkin saja hal ini disebabkan karena sering dikecewakan oleh komunikasi nggak langsung, akibatnya bisa saja menjadi trauma. Makanya chat yang masuk akan diabaikan begitu saja.

Oleh karena itu, lebih baik kalian main saja langsung ke rumah dia, komunikasi langsung. Ajak makan di restoran, nonton bioskop, sehingga interaksi kalian nggak hanya sebatas sebagai penonton story.

#5 Sibuk dengan kegiatan yang lain

Kemungkinan terakhir adalah sibuk dengan kegiatan yang lain. Saking sibuknya, chat pun sering terabaikan. Perihal gercep lihat story orang itu lantaran biasanya di waktu senggang, kebanyakan orang lebih suka melihat story daripada membalas chat.

Saking sibuknya, setelah selesai dengan kesibukan, dia pun lebih memilih untuk istirahat memulihkan tenaga daripada harus balas chat.

Itulah lima kemungkinan yang membuat seseorang gercep lihat story seseorang tapi lemot balas chat. Pasti pembaca Terminal Mojok ada yang gercep lihat story tapi lemot balas chat juga, kan?. Kalau begitu, apa yang bikin kalian melakukan hal demikian?

BACA JUGA 5 Alasan Orang Hide Story WhatsApp dan tulisan Malik Ibnu Zaman lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 26 Oktober 2021 oleh

Tags: balas chatGaya Hidup TerminalWhatsappwhatsapp story
Malik Ibnu Zaman

Malik Ibnu Zaman

Penulis partikelir yang lahir di Tegal Jawa Tengah. Menulis cerpen, puisi, esai, dan resensi yang tersebar di beberapa media online.

ArtikelTerkait

Sedikit Penjelasan tentang Anemia Defisiensi Besi dan Syarat Pendonor Darah yang Benar terminal mojok

Sedikit Penjelasan tentang Anemia Defisiensi Besi dan Syarat Pendonor Darah yang Benar

24 Juli 2021
standard AE7 snowman pulpen mojok

3 Alasan Pulpen Standard AE7 Lebih Baik ketimbang Snowman

11 Juli 2021
Pelihara Primata buat Pamer di Medsos Nggak Semenyenangkan Itu terminal mojok

Pelihara Primata buat Pamer di Medsos Nggak Semenyenangkan Itu!

29 Juni 2021
Daihatsu Ayla 1.0 D: Mobil Baru Termurah di Indonesia, tapi Nggak Gini Juga kali! terminal mojok.co

Daihatsu Ayla 1.0 D: Mobil Baru Termurah di Indonesia, tapi Nggak Gini Juga kali!

1 Agustus 2021
Rumah Atap, Hunian Populer bagi Tokoh Drakor dan Warga Korea Selatan terminal mojok

Rumah Atap, Hunian Populer bagi Tokoh Drakor dan Warga Korea Selatan

9 Juni 2021
9 Fitur Rahasia WhatsApp yang Nggak Diketahui Semua Orang Terminal Mojok

9 Fitur Rahasia WhatsApp yang Nggak Diketahui Semua Orang

13 November 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya Mojok.co

Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya

25 April 2026
4 Alasan Samarinda Ideal untuk Bekerja, tapi Tidak untuk Menua

Curahan Mahasiswa Baru Samarinda: Harus Mencicil Motor karena Tak Ada Kendaraan Umum di Samarinda, padahal Bukan Orang Berduit

22 April 2026
Kebumen Itu Cantiknya Keterlaluan, tapi Nggak Bisa Jual Diri (Unsplash)

Kebumen, Kabupaten yang Cantiknya Keterlaluan tapi Nggak Bisa Menjual Dirinya Sendiri

27 April 2026
Gaji ke-13 PNS: Tradisi Musiman yang Dirayakan dengan Sepatu Baru dan Kecemasan Baru

4 Tempat Ngutang Favorit PNS untuk Kebutuhan Hidup dan Membuat Diri Mereka Terlihat Kaya

25 April 2026
4 Hal Menjengkelkan yang Saya Alami Saat Kuliah di UPN Veteran Jakarta Kampus Pondok Labu

Kuliah di Jakarta: Sebuah Anomali di Tengah Pemujaan Berlebihan terhadap Jogja dan Malang

26 April 2026
5 Kuliner Terbaik Demak yang Wajib Dicicipi Setidaknya Sekali Seumur Hidup Mojok.co

5 Kuliner Terbaik Demak yang Wajib Dicicipi Setidaknya Sekali Seumur Hidup

23 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • YUHU. Rilis Single Baru “Bertemu Di Sini”: Definisi Rindu Itu Bersifat Universal
  • Magang di Jakarta Terkesima Terima Gaji 2 Kali UMR saat Kerja di Jogja, Hidup Bisa Foya-foya dan Tak Menderita
  • Klaten International Cycling Festival 2026: Gowes Asyik Sepeda Klasik di Klaten bareng Pencinta Sepeda Mancanegara
  • Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS
  • Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka
  • Kasih Tip Rp5 Ribu ke Driver Ojol Tak Bikin Rugi tapi Bikin Hidup Lebih Bermakna di Tengah Situasi Hidup yang Kacau

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.