Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Anime

Rasanya Punya Pasangan Penggemar One Piece

Utamy Ningsih oleh Utamy Ningsih
30 April 2020
A A
rasanya punya suami penggemar one piece harus keras mojok.co karakter one piece dalam kabinet indonesia kerja

rasanya punya suami penggemar one piece harus keras mojok.co karakter one piece dalam kabinet indonesia kerja

Share on FacebookShare on Twitter

Berhubung saya bukan penggemar Naruto ataupun One Piece, maka tentu saja saya tidak begitu ambil pusing dengan perdebatan seputar mana yang terbaik. Dua-duanya sama saja menurut saya, sama-sama bukan produk lokal, hahaha. Bercanda zheyenkkk.

Meski demikian, harus saya akui, dibanding Naruto, saya memang lebih dekat dengan One Piece. Sempat menonton beberapa episodenya dan kenal beberapa karakternya. Salah satu karakter yang paling nempel di otak saya adalah Sanji. Karakternya yang jago masak dan sangat menghargai wanita membuat saya jadi kagum.

Sebenarnya, saya mengenal manga ini bukan karena sengaja. Maksudnya bukan karena saya tertarik untuk menonton, tapi karena suami saya adalah penggemarnya. Dari kecil sampai sekarang dia sudah punya anak kecil, rasa cintanya pada One Piece tuh nggak hilang, yang ada malah bertambah, hmm.

Saya diajak kenalan sama manga ini sejak kami masih pacaran. Alasannya biar saya tahu kenapa dia sebegitu cintanya sama One Piece. Padahal saya juga nggak butuh itu. Yang saya butuh itu kepastian: Kapan kamu ngelamar saya, Mas? Eh salah, yang saya butuh adalah jawaban dari “Mana yang lebih kamu cintai, saya atau One Piece?” Halah, lebay.

Ketika ngumpul dengan teman, entah itu teman saya atau temannya dia, sering saya ditanya, “Bagaimana sih rasanya punya pasangan yang adalah OP garis keras?” Mmm, sebenarnya kurang lebih sama aja sih dengan perasaan orang-orang yang pasangannya suka sama apa pun itu, tapi karena saya yang ditanya, maka inilah jawaban saya.

Harus berbesar hati untuk bersaing secara sehat maupun tidak sehat

Jika sekarang saya sudah ada pada titik bisa menerima kecintaan suami saya pada One Piece, percayalah, dulu juga saya pernah ada pada masa sering dibuat kesal gara-gara OP. Rasanya saya sudah kayak punya saingan. Mending kalau saingannya berwujud nyata, lah ini malah fiksi.

Pernah gitu yah, saat hape android belum ada dan kami lagi LDR (karena dia lagi tugas ke luar daerah), saya dibuat khawatir sekaligus kesal. Saya telpon-telpon, nggak diangkat. Mau coba telpon temannya, tapi malu. Beberapa jam kemudian, dia kirim SMS, “Maaf nggak diangkat, tadi lagi nge-One Piece.”

LAGI NGE-ONE PIECE.

Baca Juga:

Menyelami Makna VUCA Melalui Petualangan Dunia One Piece

Seandainya Masih Hidup, Mungkin Begini Tanggapan Gus Dur terhadap Pengibaran Bendera One Piece

“Apa susahnya sih angkat telpon doang?”

“Nanti ngobrolnya nggak konsen dong.”

“Ya kan nontonnya bisa dilanjut besok.”

“Nggak bisa, besok aku sibuk sampai malam.”

“Oke, Mas, oke.”

Karena sudah telanjur kesal, yang namanya jurus ancam-mengancam keluarlah sudah. Saya SMS deh tuh, “Kamu pilih saya atau One Piece?”

Astaga ya ampuuunnn, kalau ingat kejadian itu saya malah jadi malu sendiri. Pertanyaan macam apa itu? Saya yakin banget, waktu itu si Luffy dan kawan-kawan pasti makin besar kepala deh. Apalagi pas suami saya (dulu masih pacar) dengan entengnya menjawab, “One Piece, lah.” Wah, bener-bener ini. Jawabannya nggak sopan. Saya merasa ternodai sekali. Eh, maksudnya merasa tersakiti. Bisa-bisanya dia jawab begitu. Untung cuma bercanda. Bercandaannya nggak lucu tapi yah.

Harus siap menerima One Piece sebagai bagian dari perayaan hari spesial

Hari spesial di sini tuh maksudnya hari ulang tahun. Kalau anniversary yang SETAHUN SEKALI itu, nggak pernah kami rayakan.

Mau itu saya yang ulang tahun atau dia yang ulang tahun, hal yang bersangkut paut dengan komik ini ini tetap ada. Kalau dia yang ulang tahun paling saya hadiahin pernak-pernik One Piece. Nggak, bukan yang harganya mahal. Yang biasa aja, xixixi.

Kalau saya yang ulang tahun, apa pun itu kadonya, di kartu ucapannya selalu tertera nama dia terus digabungin sama nama karakter One Piece. Ya, ya, ya.

Pernah juga sih entah karena dia lagi bokek (hahaha) atau karena memang pengen romantis, pas saya ulang tahun, nggak dikasih kado berupa benda yang bisa disentuh gitu, tapi dikasih video. Video waktu kami jalan-jalan di kampung saya, terus musiknya pakai soundtrack OP. Itu manis banget sih buat saya, hehehe.

Ketika sudah berumah tangga, kedekatan dengan One Piece semakin nyata

Kalau waktu pacaran cuma dengar ceritanya dia saat nge-One Piece, setelah menikah tentu saja jadi lihat langsung. Kalau nggak nonton, baca komiknya, ya dia berselancar di akun-akun yang ada hubungannya dengan One Piece.

Ada satu soundtrack-nya yang sangat sering dia putar. Judulnya (kalau nggak salah) Hikari E. Itu saking seringnya dia putar, saya juga sampai suka hapal. Tapi memang asyik sih kalau didengar, jadi bersemangat gitu.

Dulu juga sebenarnya anak kami mau dikasih nama salah satu karakter yang ada One Piece-nya, tapi saya nggak setuju. Apa-apaan. Kalau mau yah sekalian digabungin dong sama nama tokoh di novel favorit saya, hahaha. Kacau… kacau deh tuh, wqwqwq.

Jadi yah, kira-kira begitulah sedikit cerita tentang apa yang saya rasakan karena suami saya adalah penggemar manga ini. Sejauh ini sih belum kelewat batas, jadi masih bisa saya terima lah.

Baru-baru ini, saya mencoba untuk cari keributan dengan jelek-jelekin One Piece. Bisa ditebak apa yang saya dapat? Yak, betul. Tatapan sinis sambil bilang, “Nggak usah ikut campur sama sesuatu yang nggak kamu tahu.” Begitu katanya, bwahahaha.

BACA JUGA Rekomendasi Manga yang Layak Dijadikan Teman Rebahan dan tulisan Utamy Ningsih lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 15 Juni 2022 oleh

Tags: mangaone piecesuami
Utamy Ningsih

Utamy Ningsih

Suka Membaca, Belajar Menulis.

ArtikelTerkait

Terungkap, Misteri Penyandang Nama "D" dalam Serial One Piece

Terungkap, Misteri Penyandang Nama “D” dalam Serial One Piece

24 April 2020
alasan one piece sering break sekarang sering break chapter baru mojok.co

Yang Suka Mengeluh One Piece Sering Break Adalah Pembaca Nggak Tahu Diri!

27 Agustus 2020
Istilah 'Ibu Dilarang Sakit' Menunjukkan Betapa Saktinya Ibu Rumah Tangga terminal mojok.co

Istilah ‘Ibu Dilarang Sakit’ Menunjukkan Betapa Saktinya Ibu Rumah Tangga

27 Februari 2021
Setelah Nikah, Alasan Balik Duluan dari Nongkrong Bukan Sekadar karena Dibatasi Pasangan! terminal mojok.co

Setelah Nikah, Alasan Balik Duluan dari Nongkrong Bukan Sekadar karena Dibatasi Pasangan!

5 April 2021
scanlation one piece chapter 1011 attack On Titan Lebih Baik dari 'One Piece'? Mabuk, Bos?

4 Alasan Anime Lebih Layak Tonton dari Drama Korea

11 September 2020
scanlation one piece chapter 1011 attack On Titan Lebih Baik dari 'One Piece'? Mabuk, Bos?

5 Manga yang Berpeluang Jadi Penerus One Piece

18 Juni 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Merantau ke Malang Menyadarkan Saya Betapa Payah Hidup di Bojonegoro Mojok.co

Merantau ke Malang Menyadarkan Saya Betapa Payah Hidup di Bojonegoro

28 Maret 2026
Penilai Properti: Profesi "Sakti" di Balik Kredit Bank yang Sering Dikira Tukang Ukur Tanah

Penilai Properti: Profesi “Sakti” di Balik Kredit Bank yang Sering Dikira Tukang Ukur Tanah

31 Maret 2026
8 Camilan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Jangan Dijadikan Oleh-Oleh Mojok.co

8 Camilan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Jangan Dijadikan Oleh-Oleh

31 Maret 2026
Kembaran Bukan Purwokerto, Jangan Disamakan

Iya Saya Tahu Purwokerto Itu Kecamatan Bukan Kota, tapi Boleh Nggak Kita Santai Saja?

28 Maret 2026
Bersyukur Gagal Naik PO Haryanto Magelang-Demak, Kehabisan Tiket Berujung Pengalaman Mudik yang Lebih Berkesan dan Hangat Mojok.co

Bersyukur Gagal Naik PO Haryanto Magelang-Demak, Kehabisan Tiket Berujung Pengalaman Mudik yang Lebih Berkesan dan Hangat

30 Maret 2026
Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta (Unsplash)

Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta

3 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut
  • Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia
  • Gelar Siswa Terpintar Tak Berarti buat Kuliah UB, Terdampar di UIN Malah Jadi Mahasiswa Goblok, Nyaris DO dan Lulus Tak Laku Kerja
  • Vario 160 Adalah Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Motor Honda, tapi Sejauh Ini Menjadi Matik Terbaik yang Tahan Siksaan
  • Resign dari Perusahaan Bergaji 3 Digit di Luar Negeri karena Tak Merasa Puas, Kini Memilih Kerja “Sesuai Passion” di Kampung Halaman
  • Punya Rumah Besar di Desa: Simbol Kaya tapi Percuma, Terasa Hampa dan Malah Iri sama Kehidupan di Rumah Kecil-Sekadarnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.