Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

Sekolah Negeri yang Seharusnya Gratis Ternyata Menyimpan Biaya Tersembunyi yang Perlu Ditanggung Ortu

Abdur Rohman oleh Abdur Rohman
3 Juli 2026
A A
Sekolah Negeri yang Seharusnya Gratis Ternyata Menyimpan Biaya Tersembunyi yang Perlu Ditanggung Ortu Mojok.co

Sekolah Negeri yang Seharusnya Gratis Ternyata Menyimpan Biaya Tersembunyi yang Perlu Ditanggung Ortu (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Hampir semua orang tua tentu ingin memberikan yang terbaik bagi anaknya. Jarang ada orang tua yang setengah-setengah kalau demi buah hati mereka. Terutama yang saya maksud terkait pendidikannya. Segala upaya pasti dilakukan orang tua supaya anak mereka mendapatkan lingkungan pendidikan yang layak dan berkualitas. Umumnya, daripada sekolah negeri, sekolah atau pendidikan swasta menjadi harapan banyak orang tua. 

Akan tetapi, tidak semua bisa sesuai dengan harapan, masalah ekonomi sering mengharuskan orang tua mencari alternatif lain. Akhirnya, solusi yang paling tepat, memilih sekolah negeri saja. Sebab katanya, selain murah, kualitasnya masih dianggap aman. Tapi, ketahuilah itu hanya anggapan belaka, nyatanya bersekolah di negeri tetap membutuhkan dana yang tidak sedikit. Banyak biaya lain yang akhirnya bikin wali murid pusing.

Baca juga Sekolah Angkringan Klaten, Tempat Belajar Buka Usaha Angkringan dari Nol hingga Siap Jualan.

Siswa wajib ikut les guru di sekolah negeri

Saya tidak tahu apakah masalah ini menjadi masalah nasional atau tidak, tetapi hampir sekolah negeri di kabupaten saya terdapat masalah ini. Beberapa guru mata pelajaran di sekolah negeri mewajibkan siswanya untuk ikut les di rumahnya. Ya, bahasanya tidak wajib sih, tapi jika tidak ikut maka si siswa akan merasakan ketidakadilan.

Ketidakadilannya yang dimaksud dari sisi nilai. Sering kali, siswa yang mengikuti les tambahan dari gurunya akan diberi kisi-kisi ujian. Sementara yang tidak ikut les tidak diberi kisi-kisi tersebut. Ya, tentu saja siswa yang tidak ikut akan sangat sulit mendapatkan nilai bagus. Aneh ya, kok bisa guru membiasakan siswa dengan perilaku seperti itu.

Saran saya pada kepala sekolah, keluarkan saja guru yang punya sifat demikian. Itu mengajarkan korupsi kecil-kecilan pada murid-murid sekolah.

Biayanya les pun tidak sedikit, bisa sampai ratusan ribu. Itu satu mata pelajaran (mapel). Bagaimana kalau setiap mapel gurunya bikin les-lesan, bisa-bisa nyampe jutaan per bulan.

Baca juga Kuliah di Jakarta: Sebuah Anomali di Tengah Pemujaan Berlebihan terhadap Jogja dan Malang.

Baca Juga:

Sekolah Angkringan Klaten, Tempat Belajar Buka Usaha Angkringan dari Nol hingga Siap Jualan

Di Balik Sekolah Elit yang Eksploitatif dan Manipulatif Ada Guru yang Menderita karena (Terpaksa) Jadi Ojek dan ART untuk Yayasan 

Komite orang tua banyak proyekan yang butuh uang

Dulu, saya mengira ketika kita masuk sekolah negeri, maka semua fasilitas sudah dijamin oleh pemerintah. Sehingga, tidak ada kewajiban lain yang akhirnya akan menyusahkan orang tua saya. Ternyata, anggapan itu salah. Tidak semua sekolah negeri demikian. Teman saya yang bersekolah di SMA negeri favorit di kabupaten saya merasakan hal yang sebaliknya.

Kata teman saya, komite orang tua di sekolah negeri tidak cuma jadi tempat berkumpulnya orang tua. Sering kali, para orang tua memunculkan inisiatif yang berlebihan sampai mengharuskan mereka mengeluarkan dana yang tidak sedikit. Misalnya, kata teman saya, dulu orang tuanya sempat sumbangan untuk membelikan kipas untuk ruang kelas anaknya. Haduh!

Nah, saya kira itu hanya terjadi di tingkat SMA saja. Ternyata tidak, Gaes. Salah satu rekan kerja saya yang anaknya masih SD juga bilang demikian. Para orang tua mau diajak sumbangan untuk membelikan pendingin ruangan (AC) di ruang kelas anak-anaknya. Gila kan!

Kemudian, ketika siswa naik kelas, salah satu orang tua sering kali berinisiatif mengajak wali murid yang lain untuk memberikan hadiah yang heboh untuk wali kelasnya. Ini sebetulnya tidak masalah selagi tidak jadi keharusan. Lha, ini meski tidak wajib, pas nggak bawa malah jadi omongan.

Ya, itulah sisi tersembunyi dari sekolah negeri di Indonesia, Gaes. Terutama sekolah negeri yang kalian anggap favorit itu. Jadi, jangan terlalu percaya deh ya sekolah negeri favorit itu bener-bener gratis.

Penulis: Abdur Rohman
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Pemerintah Bangkalan Madura Nggak Paham Prioritas, Memilih Sibuk Bikin Ikon Pendidikan daripada Perbaiki Kualitas Pendidikan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 3 Juli 2026 oleh

Tags: biayabiaya pendidikanbiaya sekolahNegeriSekolahsekolah negeriwali murid
Abdur Rohman

Abdur Rohman

Seorang warga sipil Bangkalan dengan selera yang kontradiktif: mencintai segala jenis olahan mie, namun memiliki alergi akut terhadap mie-literisme.

ArtikelTerkait

Ironi Perpustakaan Sekolah, (Katanya) Gudang Ilmu tapi Nyaris Tak Tersentuh Terminal Mojok jurusan ilmu perpustakaan

Ironi Perpustakaan Sekolah, (Katanya) Gudang Ilmu tapi Nyaris Tak Tersentuh

15 September 2022
Orang Tua Lebih Memilih Sekolah Swasta meskipun Biayanya Mahal karena Memang Sebagus Itu, Sekolah Negeri Perlu Ngaca sekolah swasta gratis

Sistem Pendaftaran Sekolah Negeri Memang Kudu Dibikin Ribet, Justru Nggak Boleh Dibikin Gampang!

25 Juni 2025
Guru Honorer Tetap Mengajar dengan Gaji Kecil Bukanlah Pengabdian, Itu Terjebak Keadaan Mojok.co

Guru Honorer Tetap Mengajar dengan Gaji Kecil Bukanlah Pengabdian, Itu Terjebak Keadaan

8 Desember 2023
Tukang Parkir Liar Nggak Hanya Bikin Pengendara Sebel, tapi Juga Bikin Pengusaha Kecil Bangkrut tempat parkir ilegal tukang parkir atm, capres surabaya bogor, kota malang polisi cepek qris parkir indomaret

Seharusnya Sekolah Bikin Parkir Motor Khusus Siswa, Siswa Berhak Tenang dan Bebas dari Pungutan Parkir Liar!

27 Maret 2024
Duduk di Bangku Paling Depan dan Dekat dengan Guru di Sekolah Nggak Menjamin Kepintaran Murid terminal mojok

Duduk di Bangku Paling Depan dan Dekat dengan Guru di Sekolah Nggak Menjamin Kepintaran Murid

30 Juni 2021
4 Model Pendidikan ala Ivan Illich yang Harus Dimiliki Sekolah MOJOK.CO

4 Model Pendidikan ala Ivan Illich yang Harus Dimiliki Sekolah

24 Juli 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini Mojok.co pasar rebo

Udara Bersih, Hak Asasi yang Cuma Bisa Dirasakan Warga Depok Sebulan Sekali

28 Juni 2026
Kutukan Cristiano Ronaldo: Kenapa Kita Harus Tahu Diri, sekalipun Menyakitkan

Kutukan Cristiano Ronaldo: Kenapa Kita Harus Tahu Diri, sekalipun Menyakitkan

28 Juni 2026
Sekolah Negeri yang Seharusnya Gratis Ternyata Menyimpan Biaya Tersembunyi yang Perlu Ditanggung Ortu Mojok.co

Sekolah Negeri yang Seharusnya Gratis Ternyata Menyimpan Biaya Tersembunyi yang Perlu Ditanggung Ortu

3 Juli 2026
4 Kuliner Khas Tulungagung yang Disukai Warlok, tapi Kurang Cocok di Lidah Pendatang Mojok.co

4 Kuliner Khas Tulungagung yang Disukai Warlok, tapi Kurang Cocok di Lidah Pendatang

28 Juni 2026
Pengalaman Berdagang Selama Kuliah di Unila Lampung, Sering Dikira Anak Kos hingga Seolah Punya Utang Budi kepada Pembeli

Pengalaman Berdagang Selama Kuliah di Unila Lampung, Sering Dikira Anak Kos hingga Seolah Punya Utang Budi kepada Pembeli

27 Juni 2026
Pekerjaan Apa pun Itu, Dekat dengan Kematian, dan Kita Tidak Perlu Menambah dengan Risiko yang Tak Perlu

Pekerjaan Apa pun Itu, Dekat dengan Kematian, dan Kita Tidak Perlu Menambah dengan Risiko yang Tak Perlu

29 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.