Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

5 Hal Tak Terduga yang Bikin Bahagia di Kantor

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
11 Februari 2026
A A
5 Hal Tak Terduga yang Bikin Bahagia di Kantor (Unsplash)

5 Hal Tak Terduga yang Bikin Bahagia di Kantor (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Punya pekerjaan itu, mau bagaimana pun keadaannya, nggak bikin kamu jadi pengangguran, tetap sebuah berkah. Memang sih kantor itu tidak selalu berisi cerita indah. Akan selalu ada hari yang melelahkan, hari di mana kita bertanya-tanya, “Mau sampai kapan ya seperti ini?”

Tentang berbagai hal yang membuat kita tetap bertahan di tempat kerja, tentu alasannya beragam. Bukan semata butuh duit, ya. Teman yang baik, lingkungan kerja yang asik juga bisa jadi alasan untuk tetap bertahan. 

Saya jadi ingat pernah ada kawan saya yang mengunggah video kelakuan absurd teman kantor. Dalam captionnya, dia bilang kalau punya rekan kerja yang kocak adalah hal yang bisa bikin bahagia di tempat kerja. 

Ngomong-ngomong soal bahagia di tempat kerja, hal-hal tak terduga berikut juga nggak kalah bikin bahagia.

Baca juga Nekat Resign usai 8 Tahun Kerja di BUMN, Nggak Betah Hidup di Jakarta dan Baru Sadar Bawa Trauma Keluarga Terlalu Lama

#1 Nggak jadi rapat kantor

Misalnya, saat ada informasi nggak jadi rapat kantor. Wow, rasanya, beban berat di pundak seperti terangkat. Apalagi, rapat yang di-cancel adalah rapat yang biasanya bakal panjang, penuh slide, adu argumen, dan berpotensi membuat waktu pulang jadi molor.

Itu sebabnya, begitu ada pengumuman rapat batal, hati jadi lega. Bukan karena benci rapat, ya. Tapi, karena kita tahu, satu rapat kantor yang batal berarti satu energi bisa disimpan. 

Terutama, kalau dalam rapat tersebut kita hanya berperan jadi tim hore. Kan eman-eman, ya. Waktu yang sebenarnya bisa untuk mengerjakan hal lain, malah (terasa) terbuang sia-sia hanya untuk mendengarkan orang adu argumen. 

Baca Juga:

Rela Utang Koperasi Kantor demi Biaya Berobat Kucing yang Sudah seperti Keluarga, Saya Dicap Nggak Waras dan Bodoh

Resign karena Nggak Kuat Menghadapi Stasiun Manggarai Adalah Alasan yang Masuk Akal, Bukan Lemah 

#2 Boleh nggak ikut outing kantor

Bukan cuma pengumuman batal rapat saja. Hal tak terduga lain di kantor yang juga bikin bahagia adalah ketika ada informasi bahwa outing itu tidak wajib. Ikut boleh, nggak juga nggak papa. Aaakk!! Saya suka saya suka. 

Bukan gimana-gimana, ya. Di satu sisi, outing kantor itu seru. Konon katanya, bisa bikin makin kompak. Bisa juga jadi momen untuk lebih mengenal juga satu sama lain. Kan katanya work hard play hard ya. Cuma, di sisi lain, outing kantor itu melelahkan secara sosial. Terutama, bagi mereka yang baterai sosialnya gampang lemah. 

Jadi, ketika ada kebijakan, “Yang nggak ikut nggak apa-apa,” rasanya seperti mendapat kebebasan memilih kebahagiaan versi masing-masing. Yang mau ikut happy-happy, monggo. Yang lebih memilih untuk glosoran di kamar sambil Netflix-an juga nggak dilarang. Huhuhu, berasa kek dihargai aja gitu sebagai manusia yang berbeda.

#3 Boleh bawa anak ke acara kantor

Ah, iya. Jangan lupakan juga momen ketika kantor mengizinkan karyawan bawa anak ke acara kantor. Beuh, ini juga termasuk kejutan kecil yang efeknya lumayan besar buat hati para orang tua. Rasanya, dunia kerja yang biasanya kaku dan penuh target mendadak jadi lebih manusiawi.

Soalnya begini, acara kantor itu sering datang di waktu yang serba salah: di luar jam kerja atau bahkan hari libur. Padahal, bagi banyak orang tua, pulang kerja dan hari libur adalah satu-satunya kesempatan buat benar-benar kumpul sama anak. 

Selain itu, hari libur sering juga jadi hari libur si mbak yang biasa mengasuh anak. Lha, kalau acara kantor pas hari libur, nanti anak-anak gimana, dong? Mau ninggalin, rasanya nggak tega. Mau absen, juga nggak selalu memungkinkan.

Di titik itulah kebijakan boleh membawa anak ke acara kantor terasa sangat menolong. Setidaknya, anak-anak bisa tetap terpantau. Orang tua pun bisa hadir tanpa rasa waswas berlebihan. 

Bahagianya~ 

#4 Bos nggak ngantor

Ini agak sensitif, tapi jujur saja, suasana kantor entah kenapa jadi terasa lebih menyenangkan ketika si bos nggak masuk kantor. Hahaha, bukan karena bosnya jahat, ya. Nggak. Bosnya baik pun, rasanya tetap ada yang berbeda ketika dia tidak ada. 

Ya memang, tanpa kehadiran bos kerja tetap jalan seperti biasa. Aktivitas pun sama seperti hari sebelumnya. Tapi, napasnya lebih lega. Diskusi mengalir, canda muncul, dan pekerjaan terasa lebih ringan, lebih santai dan tidak ada tegang berlebihan.

Makin bahagia ketika diinfokan kalau si bos nggak bakal ngantor seminggu karena ada urusan di luar kota. Yeayyy!! Happy!

#5 Nggak jadi lembur

Terakhir dan justru yang paling penting, informasi nggak jadi lembur juga jadi hal tak terduga yang selalu menyenangkan. Maklum, ketika ada woro-woro “Hari ini lembur”, pikiran seringnya udah travelling. 

Bakal pulang jam berapa, nanti pulang bagaimana, anak-anak sama siapa, cara ngomong ke pasangan gimana, dlsb. Pancen ya, yang namanya lemburnya itu datangnya masih lama, tapi bebannya sudah terasa.

Maka, sungguh, pengumuman nggak jadi lembur terasa seperti jackpot. Bayang-bayang bisa pulang tepat waktu, bisa makan bareng keluarga dan punya waktu sendiri, auto terbayang di pelupuk mata. Bahagia pokoknya!!

Dan kalian tahu? Pada akhirnya, hal-hal tak terduga ini bukan semata bawa bahagia sesaat. Tapi, sering menjadi alasan bagi seseorang untuk bertahan di kantor sehari lagi. Lalu sehari lagi, sebulan lagi, sampai keterusan hingga saat ini. 

Bukan karena cinta pada pekerjaan, tapi karena masih ada ruang-ruang kecil yang membuat kita merasa bahwa kita ini insan bukan seekor sapi. Sembilu… yang dulu… Lha. Nyanyi.

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA 4 Alasan yang Sering Membuat Orang Ragu-ragu Resign dari Tempat Kerja

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 11 Februari 2026 oleh

Tags: bawa anakkantorKerja Kantoranlemburouting kantorresign
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

Moodyan, Hal yang Haram Dilakukan di Tempat Kerja Terminal Mojok

Moodyan, Hal yang Haram Dilakukan di Tempat Kerja

30 November 2022

Mixed Feeling HRD Saat Mengetahui Ada Karyawan yang Ajukan Resign

2 Juni 2021
5 Alternatif Camilan yang Bisa Disantap Rame-rame di Kantor Selain J.CO dan Pizza Hut terminal mojok

5 Alternatif Camilan yang Bisa Disantap Rame-rame di Kantor Selain J.CO dan Pizza Hut

2 Oktober 2021
Kerja Kantoran di Gedung-gedung ala SCBD Itu Overrated, Banyak Repotnya Mojok.co

Kerja Kantoran di Gedung-gedung ala SCBD Itu Overrated, Banyak Repotnya

19 Desember 2023
Karyawan Perlu Cek Slip Gaji Secara Rutin agar Tidak Dicurangi Perusahaan! Mojok.co

Pekerja Perlu Rutin Cek Slip Gaji agar Tidak Dicurangi Perusahaan

23 November 2023
ciri karyawan yang rentan kena phk mojok.co

5 Ciri Karyawan yang Rentan Kena PHK

24 Juli 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kembaran Bukan Purwokerto, Jangan Disamakan

Iya Saya Tahu Purwokerto Itu Kecamatan Bukan Kota, tapi Boleh Nggak Kita Santai Saja?

28 Maret 2026
Mimpi Lulusan S2 Mati di Jakarta, Masih Waras Sudah Syukur (Unsplashj)

Culture Shock Fresh Graduate yang Mengadu Nasib di Jakarta: Baru Sampai Langsung Ditipu Driver Ojol, Ibu Kota Memang Lebih Kejam daripada Ibu Tiri!

26 Maret 2026
Dear Tetangga, Tolong Kendalikan Hewan Peliharaan Anda! (Unsplash)

Tetangga yang Nggak Niat Mengurus Hewan Peliharaan Wujud Kehidupan Tanpa Adab: Kalau Nggak Niat Pelihara, Mending Nggak Usah

24 Maret 2026
10 Pantai yang Bikin Kebumen Nggak Pantas Menyandang Status Kabupaten Termiskin, Cocoknya Jadi Kabupaten Wisata Mojok.co

10 Pantai yang Bikin Kebumen Nggak Pantas Menyandang Status Kabupaten Termiskin, Cocoknya Jadi Kabupaten Wisata

26 Maret 2026
Tragedi Nasi Rames Sancaka Utara- Beli Mahal, dapatnya Bangkai (Wikimedia Commons)

Tragedi Nasi Rames Sancaka Utara: Membayar Tiket Eksekutif demi Uji Nyali Makan Nasi yang Sudah Almarhum

29 Maret 2026
Kereta Tambahan Gambir-Surabaya: Harga Selangit, Fasilitas (Amat) Sulit!

Kereta Tambahan Gambir-Surabaya: Harga Selangit, Fasilitas (Amat) Sulit!

25 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Tak Cukup Satu Gaji, Gen Z Rela “Side Hustle” dan Kehilangan Kehidupan demi Rasa Aman dan Puas Punya Pekerjaan Sesuai Keinginan
  • WFH 1 Hari ASN Perlu Lebih Peka terhadap Kondisi Pekerja Informal
  • Kisah Penerima Golden Ticket Unair dari Ketua Padus hingga Penghafal Al-Qur’an, Nggak Perlu “Plenger” Ikut SNBP-Mandiri untuk Diterima di Jurusan Bergengsi
  • Pekerja Jakarta Resign Pasca-THR Bukan karena Gaji, tapi Muak dan Mati Rasa akibat Karier Mandek dan Rekan Kerja Muka Dua
  • Nekat Resign After Lebaran karena Muak Kerja di Kantor Toxic, Pilihan “Ngawur” untuk Cari Happy tapi Stres Tetap Tak Terhindarkan
  • Pekerja Jogja Kangen Mengadu Nasib di Bali, Kerjanya Sama-Sama Santai dan Biaya Hidup Lebih Murah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.