Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Masuk Ilmu Administrasi Negara supaya Gampang Jadi PNS, Eh Formasi untuk Jurusan Ini Ternyata Dikit, Loker Swasta Juga Sulit

Fitrotin Nisak oleh Fitrotin Nisak
16 Juli 2025
A A
Masuk Ilmu Administrasi Negara supaya Gampang Jadi PNS, Eh Formasi untuk Jurusan Ini Ternyata Dikit, Loker Swasta Juga Sulit Mojok.co

Masuk Ilmu Administrasi Negara supaya Gampang Jadi PNS, Eh Formasi untuk Jurusan Ini Ternyata Dikit, Loker Swasta Juga Sulit (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saat kuliah dahulu, saya memilih jurusan Ilmu Administrasi Negara. Alasannya sederhana aja, setelah lulus ingin bekerja jadi PNS di kantor kecamatan. Cita-cita yang mungkin terdengar receh bagi banyak orang, tapi benar-benar idaman bagi saya. 

Kerja sendiri di ruangan ber-AC sambil ngopi dan ngetik laporan terlihat sempurna di mata saya. Apalagi jam kerjanya pasti, berangkat pagi dan pulang sore. Gajinya juga pasti mengalir ke rekening tiap bulan. Itulah kesuksesan versi saya. Ditambah embel-embel status sebagai abdi negara. Terdengar keren, bukan ?

Setelah lulus, saya baru sadar, hal-hal sederhana itu ternyata begitu sulit terwujud. Apalagi bagi seseorang yang menyandang lulusan jurusan Ilmu Administrasi Negara. Empat tahun belajar administrasi publik, teori pelayanan prima, birokrasi weber, hingga analisis kebijakan ternyata nggak menjamin jadi PNS. Sebab, formasi untuk jurusan ini setipis tisu alias sedikit sekali. 

Ketika menyisir formasi-formasi pendaftaran CPNS pada tahun-tahun sebelumnya, sangat sedikit posisi yang khusus membutuhkan jurusan Ilmu Administrasi Negara. Kebanyakan formasi harus bersaing dengan jurusan-jurusan lain. Jadi lulusan jurusan administrasi negara jadi terasa kurang spesial.  

Jurusan Ilmu Administrasi Negara yang susah dicari di kolom loker

Waktu saya memilih jurusan ini, bayangan saya sederhana saja.  Lulus, daftar CPNS, kerja, hidup bahagia. Tapi, realitas berkata lain. Lulus iya. Daftar CPNS? Belum, karena sampai saat ini kepastian pembukaan CPNS  2025 tak kunjung ada hilalnya. Sekalipun dibuka, kemungkinan formasi yang membutuhkan jurusan Ilmu Administrasi Negara tidak sebanyak jurusan lain. 

Mau coba jalur pegawai non-ASN? Bisa, tapi peluangnya kecil sekali, apalagi kalau tidak punya bantuan orang dalam. Mau nyoba dunia swasta? Hmmm… ternyata nama jurusan saya bahkan tidak ada di opsi pilihan jurusan saat isi form lamaran online. Alhasil, saya pun masuk ke lingkaran orang-orang yang melamar di kategori “semua jurusan”. Yang penting bisa kerja. Mau jadi admin? Hayuk. Staff Gudang? Boleh. Jualan online? Gas. Mau bagaimana lagi, hidup harus tetap berjalan.

Kurikulum yang terlalu umum

Masalah lain yang baru saya sadari setelah lulus, tentu saja adalah kurikulumnya yang terlalu general. Saking umumnya, saya bisa paham banyak hal, tapi tidak ada yang benar-benar dikuasai.

Belajar birokrasi, iya. Paham teori kebijakan publik, iya. Saya dikit-dikit tahu soal anggaran, etika pemerintahan, dan good governance. Tapi, begitu ditanya, “Skill teknis yang kamu punya apa?” Saya cuma bisa jawab, “Saya bisa membuat notulen rapat dengan format rapi.” Itu pun kadang typo masih lolos.

Baca Juga:

Bersyukur Tidak Lolos CPNS Setelah Lulus SMA karena Difitnah Teman Dekat kalau Saya Ikut Seleksi Pakai Ordal

Nasib Guru PNS Muda di Sekolah Boomer: Dianggap Dewa Teknologi, Berakhir Jadi Kurikulum Abadi

Ilmu Administrasi Negara ini ibarat sup campur. Banyak isinya, tapi rasanya agak hambar kalau tidak dikasih bumbu lain. Bumbu itu adalah skill tambahan yang harus kamu pelajari sendiri di luar kampus.

Ekspektasi masyarakat yang tinggi tentang jurusan ini

Di luar itu, masih ada bonus tambahan yaitu ekspektasi orang tua dan tetangga. “Wah, kuliah Ilmu Administrasi Negara, besok bisa jadi camat, ya!”. “Lulusannya langsung PNS, dong?” Saya cuma bisa senyum, sambil dalam hati berkata, “Bu, Pak, daftar CPNS aja susah, apalagi langsung jadi camat. Itu jabatan struktural, bukan hadiah doorprize.”

Banyak yang mengira jurusan ini adalah tiket emas jadi ASN. Padahal, saya dan banyak mahasiswa jurusan Ilmu Administrasi Negara tetap berebut formasi. Apalagi, di luar sana banyak orang yang punya IPK lebih tinggi, pengalaman lebih banyak, dan privilese lebih besar.

Menyesal? Tentu. Apalagi saat melihat teman seangkatan yang kuliah di jurusan kekinian seperti DKV atau Informatika, sudah kerja di startup besar dengan gaji lebih tinggi dari UMR. 

Akan tetapi, hidup tidak bisa diulang kembali. Nasi sudah jadi bubur. Saat ini saya sedang berusaha menaburi “bubur” itu dengan “ayam suwir” berupa keterampilan baru. Saya mulai belajar desain, menulis, bahkan ikut pelatihan digital marketing. Kadang ikut webinar meski akhirnya cuma dapat e-sertifikat. 

Hal terpenting sekarang adalah bertahan dan berkembang. Ijazah mungkin bukan kunci utama, tapi tetap bisa jadi alat bantu. Minimal, bisa bikin HRD mikir dua kali sebelum buang CV saya ke tong sampah digital.

Semoga bisa menjadi gambaran

Tulisan ini saya buat bukan bermaksud menakut-nakuti siapa saja yang kuliah di jurusan Ilmu Administrasi Negara. Saya hanya ingin membagikan pengalaman pribadi. Syukur-syukur pengalaman ini bisa menjadi bahan pertimbangan bagi banyak orang. Sebab, kalau tahu hal semacam ini sejak awal, saya pun akan berpikir berulang kali sebelum mantap jadi mahasiswa jurusan Ilmu Administrasi Negara. 

Buat kalian yang terlanjur kuliah di jurusan Ilmu Administrasi Negara, tidak masalah, jalani saja. Jangan patah semangat. Sekalipun dunia tak selalu memberi ruang untuk jurusan kita, tapi kita masih bisa menciptakan ruang sendiri. Entah jadi analis, peneliti, content creator, atau bahkan pebisnis. Ingat, hidup ini bukan soal jurusan. Tapi, soal bagaimana kamu memutar balik keadaan, bahkan saat kamu merasa salah belok di awal jalan.

Penulis: Fitrotin Nisak
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Menyesal Kuliah Jurusan Pendidikan, Tiga Tahun Mengajar di Sekolah Nggak Kuat, Sekolah Menjadi Ladang Bisnis Berkedok Agama.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 16 Juli 2025 oleh

Tags: cpnsIlmu Administrasi NegaraJurusan Ilmu Administrasi Negaralulusan Jurusan Ilmu Administrasi Negarapns
Fitrotin Nisak

Fitrotin Nisak

Menjalani peran sebagai anak perempuan pertama dengan segala dinamikanya. Mengimbangi tanggung jawab harian dengan hobi berkelana dari satu kedai ke kedai lain, sambil mencari ketenangan dalam secangkir kopi dan kebahagiaan kecil

ArtikelTerkait

Jangan Jadikan PNS sebagai Jalur Utama Karier, Justru Jadikan PNS sebagai Pilihan Terakhir!

Jangan Jadikan PNS sebagai Pilihan Utama Karier, Justru Jadikan PNS sebagai Pilihan Terakhir!

2 September 2024
ASN Rajin Adalah Tempat Sampah Buat Atasan (Shutterstock)

ASN Rajin Adalah Tempat Sampah Buat Atasan: Ketika Kerja Keras Justru Mendapat Hadiah Kerja Lebih Banyak dan Menyiksa

29 Oktober 2025
Dharma Wanita, Kumpulan Ibu-ibu Super di Dunia Birokrat terminal mojok.co

Dharma Wanita, Kumpulan Ibu-ibu Super di Dunia Birokrat

22 Desember 2021
Wahai BKN dan Panitia CPNS, Percuma Ada Masa Sanggah CPNS kalau Tidak Transparan! soal TWK daftar cpns pppk pns cat asn

Nilai TWK CPNS Jeblok Bukan Berarti Bodoh, tapi Beda Pendapat Sama Pembuat Soal Saja!

9 November 2024
Rahasia Alumni UT Paling Banyak Diterima CPNS terminal mojok.co

Rahasia Alumni UT Paling Banyak Diterima CPNS

11 November 2020
Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa Mojok.co

Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa

9 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Alun-Alun Klaten, Potret Ruang Publik yang Tak Sekadar Estetik, tapi Juga Menjawab Kebutuhan Warlok Mojok.co

Alun-Alun Klaten, Potret Ruang Publik yang Tak Sekadar Estetik, tapi Juga Menjawab Kebutuhan Warlok

27 Mei 2026
Kebumen Kecamatan Aneh, Kadang Sulit Dipahami Pendatang (Unsplash)

Pengakuan dari Saya, Warga Asli Kebumen yang Menyadari Bahwa Daerah Saya Memang Sulit Dipahami Khususnya Para Pendatang yang Sedang Beradaptasi

31 Mei 2026
Kebiasaan Buruk Mahasiswa Saat Menghubungi Dosen, Tolong Jangan Dilakukan Mojok.co

Chat Aneh Mahasiswa ke Dosen Muda, Tolong Jangan Dibiasakan

30 Mei 2026
Dear Wisatawan, Bandungan Semarang Nggak Melulu Soal Prostitusi, Ada Banyak Potensi Lain Mojok.co

Dear Wisatawan, Bandungan Semarang Nggak Melulu Soal Prostitusi, Ada Banyak Potensi Lain

26 Mei 2026
PMII Bangkalan Aneh, Paling Getol Mengkritik Pemkab, tapi Prokernya Selalu Bermanis-manis sama Pejabat

PMII Bangkalan Aneh, Paling Getol Mengkritik Pemkab, tapi Prokernya Selalu Bermanis-manis sama Pejabat

28 Mei 2026
Perayaan Waisak di Borobudur: Momen Sakral yang Bawa Berkah bagi Warga Magelang

Perayaan Waisak di Borobudur: Momen Sakral yang Bawa Berkah bagi Warga Magelang

31 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.