Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Kegiatan Ga Guna di Masa Kecil yang Sekarang Bikin Ngakak. Jangan Bilang Kamu Sama

Maria Kristi oleh Maria Kristi
3 April 2020
A A
kenangan masa kecil cerita masa kecil kebiasaan lucu sia-sia nggak berguna mojok.co

kenangan masa kecil cerita masa kecil kebiasaan lucu sia-sia nggak berguna mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Masa kecil identik dengan kenangan-kenangan yang indah untuk dikenang namun tidak untuk diulang. Mulai dari liburan di tempat nenek, belajar naik sepeda, sampai dihukum guru karena datang terlambat. Hampir semua kenangan itu berarti, entah karena menyenangkan atau memberi makna. Meskipun demikian, ternyata ada beberapa hal sia-sia atau bahasa jaman sekarangnya unfaedah, yang ternyata pernah saya lakukan. Kegiatan-kegiatan tersebut tidak menyenangkan dan (kalau dipikir-pikir, juga) tidak memberikan pengalaman berharga.

Kegiatan ga guna di masa kecil #1 Nempelin upil di tembok kamar

Kegiatan unfaedah pertama saya lakukan sebelum masuk sekolah (TK) sampai hampir masuk SD. Tiap kali ngupil, hasilnya selalu saya tempelkan di tembok kamar orang tua. Upil yang datang belakangan ditempelkan di atas upil sebelumnya dengan harapan suatu saat kumpulan upil itu bisa melintasi kamar orang tua.

Hal yang sia-sia sebab ternyata upil-upil itu selalu dibersihkan oleh ibu saya (dengan perasaan jengkel tentunya). Apakah di sini ada yang pernah punya hobi koleksi upil di tembok seperti saya?

Kegiatan ga guna di masa kecil #2 Menyisihkan telur di campuran nasi goreng untuk dimakan belakangan

Waktu kecil saya nggak suka makan nasi goreng. Padahal nasi goreng buatan ibu saya (ternyata) jauh lebih enak daripada nasi goreng mamang nasgor dan bakmi Surabaya dekat kosan saya pas udah gede. Ibu selalu menggunakan telur yang diorak-arik menjadi potongan kecil-kecil sebagai campuran nasi goreng.

Suatu ketika, saking isengnya, saya memisahkan telur-telur tersebut dari nasi gorengnya untuk dimakan belakangan. Ternyata dari satu piring nasi terdapat sekitar satu setengah sendok makan serpihan telur. Rasanya? Sama saja dengan telur goreng pada umumnya.

Kegiatan ga guna di masa kecil #3 Bernyanyi tek kotek kotek dari anak ayamnya turun 100

Ini hal paling sia-sia dan kurang kerjaan yang pernah saya lakukan di sekolah. Ketika itu saya ditantang teman sebangku: jika saya bisa menyanyikan lagu “Anak Ayam” mulai dari anak ayam turun 100, saya bisa mengejeknya seminggu penuh tanpa dibalas. Tanpa ragu tantangan itu saya terima. Mulai dari selesai istirahat sampai hampir waktu pulang, saya sibuk menggumamkan lagu tersebut. Sekali lagi, mulai dari anak ayam turun 100.

Berhasil. Saya berhak mengejek teman sebangku itu seminggu penuh tanpa dibalas. Tapi apa yang terjadi? Baru sekali mengejek, teman saya mengadu pada guru! Alhasil saya ditegur karena dianggap sebagai tukang bully. Padahal kalau dipikir-pikir, dalam hal ini sayalah korbannya. Hiks!

Kegiatan ga guna di masa kecil #4 Kepengin makan es krim Viennetta

Seperti layaknya anak-anak yang lain, saya ingin mencoba apa pun jajanan yang ditayangkan di televisi. Mulai dari Nyam Nyam Rice Crispy sampai Pizza Hut (eh, ini mah makanan berat bukan jajanan ya). Tidak semua dapat dipenuhi di masa kecil karena kendala jarak maupun biaya namun sebagian besar sudah terpenuhi ketika saya beranjak dewasa. Yah, mirip-mirip Mas Agus dengan pasta gigi Close Up lah.

Baca Juga:

5 Film Legendaris yang Mengingatkanmu ke Masa Kecil

Majalah Femina: Bacaan Masa Kecil yang Mendewasakan Saya

Hanya satu saja yang belum terpenuhi: makan es krim Viennetta. Es krim yang bentuknya seperti kue ini membuat saya hanya bisa ngiler melihat iklannya.

“Makan es krim cup saja ya, Nduk, kalau yang itu mahal. Makanannya orang kaya.” Demikian yang dikatakan ibu ketika saya meminta dibelikan es krim tersebut.

Nyatanya di warung dekat rumah memang tidak tersedia es krim jenis tersebut. Mungkin di lingkungan tidak ada yang kaya beli.

Sekarang ketika saya sudah punya uang sendiri, mau makan es krim itu pun sudah (lama) tidak diproduksi. Eh, kalau di iklan terbaru katanya akan diproduksi lagi dalam jumlah terbatas menjelang Ramadan tahun ini. Tapi sama saja, saya yang sekarang tinggal di pelosok Indonesia pasti nggak kebagian. Bikin ngiler saja.

Kegiatan ga guna di masa kecil #5 Ngumpulin kertas loose leaf tapi nggak punya binder

Waktu saya kelas 6 SD, ada dua kegiatan yang booming banget di kalangan teman-teman satu sekolah: mengumpulkan biodata teman (karena sebentar lagi beda sekolah) dan tukar-menukar koleksi kertas loose leaf. Kertas loose leaf yang dipertukarkan adalah yang gambarnya menarik dan beberapa ada yang wangi.

Saya tidak ikut mengumpulkan biodata teman karena malas, tapi tetap berpartisipasi tukar-menukar kertas. Modalnya beli satu bungkus kertas bergambar bagus lalu ditukar dengan milik teman yang gambarnya lebih bagus. Kertas-kertas ini nggak pernah dipakai dan hilang begitu saja karena saya nggak beli binder. Sungguh perbuatan yang sia-sia.

Kegiatan ga guna di masa kecil #6 Naksir teman sekelas, sesekolah, dan satu tempat les

Oke, kalau hal yang ini memang tidak saya lakukan di masa kecil, namun saat sudah jadi ABG. Saya punya banyak gebetan di mana-mana tapi nggak satu pun jadi pacar. Ada yang di kelas, di sekolah tapi beda kelas, dan di tempat les. Sungguh sesuatu yang sia-sia sebab ternyata jodoh saya tinggal beda kota dan beda pulau dengan saya. Mungkin ada yang punya pengalaman yang sama?

BACA JUGA Mas Aliurridha Tolong Camkan Ini, Masakan Jawa Tak Cuma Pecel, Gudeg, dan Tempe Bacem tulisan Maria Kristi Widhi Handayani lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 3 April 2020 oleh

Tags: masa kecilviennetta
Maria Kristi

Maria Kristi

Seorang Dokter Spesialis Anak yang menemukan ruang praktiknya tidak hanya di rumah sakit, tetapi juga di rumah bersama lima buah hatinya. Ia Memadukan ilmu medis dengan insting seorang ibu

ArtikelTerkait

monyet kebun binatang

Mengenang Kebun Binatang

21 Mei 2019
Nama Panggilan Nyeleneh Itu Bukan Ejekan, tapi Simbol Keakraban terminal mojok.co

Apakah Kita Sudah Benar dalam Berteman?

19 Juli 2019
passion

Pentingkah Mengejar Passion?

8 Agustus 2019
4 Hal Horor yang Kita Alami Saat Disuruh Emak Belanja ke Warung Kelontong terminal mojok.co

4 Hal Horor yang Kita Alami Saat Disuruh Emak Belanja ke Warung Kelontong

10 Februari 2021
masak

Perempuan: Waktu Kecil Hobi Main Masak-Masakan, Sudah Besar Disuruh Masak Beneran Malasnya Minta Ampun

14 Juni 2019
Surat Terbuka dari Es Krim Viennetta untuk Kalian Semua terminal mojok.co

Otak Bisnis Orang Indonesia: Es Krim Viennetta pun Ditimbun dan Dijual dengan Harga Mahal

20 April 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

3 Hal yang Jarang Orang Katakan Soal Berkendara di Semarang, Tantangannya Tak Hanya Banjir Rob dan Banjir Dadakan Mojok

3 Hal yang Jarang Orang Katakan Soal Berkendara di Semarang, Tantangannya Tak Hanya Banjir Rob dan Banjir Dadakan

18 Juni 2026
3 Tradisi Manten Paling Unik di Tulungagung. Terdengar Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warlok Mojok.co

3 Tradisi Manten Paling Unik di Tulungagung. Terdengar Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warlok

17 Juni 2026
Pengelola Kafe Seharusnya Lebih Tegas pada Pengunjung Nggak Peka, Mereka Tak Hanya Mengganggu Pembeli lain, tapi Juga Mengancam Kelangsungan Bisnis Mojok.co

Pengelola Kafe Seharusnya Lebih Tegas pada Pengunjung Nggak Peka, Mereka Tak Hanya Mengganggu Pembeli Lain, tapi Juga Mengancam Kelangsungan Bisnis

23 Juni 2026
Pengalaman Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan: Awalnya Overthinking Tidak Bisa Cair, Syukur Akhirnya Happy Ending Mojok.co

Pengalaman Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan: Awalnya Overthinking Tidak Bisa Cair, Syukur Akhirnya Happy Ending

22 Juni 2026
Jalur Jombang-Nganjuk Lebih Mirip Halang Rintang daripada Jalan Arteri Mojok.co

Jalur Jombang-Nganjuk Lebih Mirip Halang Rintang daripada Jalan Nasional

19 Juni 2026
Kandang Ayam Datang Belakangan, Rusak Kenyamanan (Unsplash)

Rumah Saya Perlahan Kehilangan Rasa Nyaman Akibat Kandang Ayam yang Datang Belakangan

21 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.