Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Klaten Adalah Tempat Pensiun Paling Ideal Mengalahkan Jogja

Fitri Handayani oleh Fitri Handayani
24 Februari 2024
A A
Klaten Adalah Tempat Pensiun Paling Ideal Mengalahkan Jogja Mojok.co

Klaten Adalah Tempat Pensiun Paling Ideal Mengalahkan Jogja (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya suka heran, kenapa Kabupaten Klaten jarang masuk ke dalam daftar tempat pensiun paling ideal. Padahal menurut saya, salah satu kabupaten di Jawa Tengah ini lebih layak sebagai tempat menghabiskan masa tua daripada Jogja. Kota Pelajar yang mulai berkurang kenyamanannya itu selalu saja menduduki peringkat satu dalam survei tempat pensiun ideal.

Kalau kalian sepakat dengan kebanyakan hasil survei itu, saya sarankan untuk merenungkan ulang. Selain itu, saya sarankan juga agar kalian mampir ke Klaten. Jaraknya nggak jauh dari Jogja kok, hanya sekitar 40 km ke sisi timur Jogja. 

Sedikit gambaran, Klaten adalah daerah kecil yang diapit oleh dua kota besar, yakni Jogja dan Solo. Jarak Klaten ke Jogja dan Jarak Klaten ke Solo, masing-masing kurang lebih sekitar 40 kilometer. Jarak itu bisa ditempuh dalam waktu sekitar satu jam perjalanan. Letaknya yang berada di tengah dua kota besar menjadikan Klaten punya nilai plus bagi para pensiunan.  Kok bisa?

Klaten daerahnya asri, jauh dari hiruk-pikuk kota besar

Bayangkan saja, di Klaten para pensiunan bisa tinggal di daerah yang masih asri dengan suasana pedesaan, hamparan sawah luas, dan pepohonan. Bagi para pensiunan, daerah seperti ini adalah idaman. Ketika usia sudah tidak lagi muda, tempat tinggal dengan suasana pedesaan yang tenang dan damai menjadi salah satu pertimbangan. 

Akan tetapi, itu bukan berarti para pensiunan tidak membutuhkan hiburan atau refreshing ke kota. Mereka tetap perlu sekali-kali merasakan hawa perkotaan entah untuk memenuhi kebutuhan atau mencari suasana lain. Nah, di sinilah letak keunggulan Klaten. Daerah ini tidak begitu jauh dari perkotaan, cukup menempuh maksimal satu jam untuk ke Jogja atau ke Solo. Akesenya pun mudah, bisa menggunakan kendaraan pribadi ataupun kendaraan umum.

Asal tahu saja, dari Klaten ke Solo dan Jogja bisa menggunakan KRL rute Solo Jogja. Di Klaten ada 5 stasiun yang aktif beroperasi yakni Stasiun Delanggu, Stasiun Ceper, Stasiun Klaten, Stasiun Srowot, dan Stasiun Brambanan (Prambanan). Keberadaan KRL dan stasiun-stasiun tersebut memudahkan warga Klaten pergi ke Solo atau Jogja, dan juga memudahkan warga luar menuju ke Klaten.

Tidak ada kemacetan di Klaten

Di Jogja, macet mungkin menjadi salah satu masalah yang mulai mengkhawatirkan. Kemacetan di beberapa titik jalan bahkan tidak hanya terjadi di akhir pekan, tapi juga di hari-hari biasa. Jalanan di Kota Pelajar itu memang mulai sesak, tampak tidak mampu menampung jumlah kendaraan yang terus bertambah. 

Saya rasa kondisi macet semacam itu bukanlah hal yang diinginkan para pensiunan. Bayangkan saja, pensiunan yang cenderung menyukai kedamaian harus berhimpitan, berbagi ruang dengan pengguna jalan yang lain. Kalau seperti itu, bukannya ketenangan yang didapat, tapi malah stres.

Baca Juga:

Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi 

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Kondisi semacam itu mungkin akan jarang kalian temui di Klaten. Bukannya di Klaten tidak ada macet sama sekali ya, tetap ada kemacetan kok di titik dan waktu tertentu. Apalagi kalau ada insiden-insiden tertentu seperti kecelakaan lalu lintas, perbaikan jalan dan lain-lain. Namun, itu semua tidak memakan waktu lama. Level kemacetannya tidak bisa mengalahkan Jogja. 

Klaten minim klitih, jalanan jauh lebih aman

Keamanan menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan seseorang ketika memilih tempat pensiun. Saya rasa Jogja sudah nggak lagi memenuhi kriteria penting itu. Masih ingatkan bagaimana  Klitih menjadi momok jalanan Jogja. Apalagi aksi kriminal ini semakin tidak pandang bulu,  siapa saja bisa jadi korbannya. 

Nah, kalau pensiun di Klaten, kalian akan terbebas dari bayang-bayang klitih. Jalanan dan lingkungan di Klaten relatif lebih aman. Kalaupun ada tindak kriminalitas, kasusnya sangat minim. Itu mengapa warganya merasa aman-aman saja ketika meninggalkan rumahnya dalam keadaan kosong baik di siang maupun malam hari. 

Baca halaman selanjutnya: Hidup lebih hemat, harga …

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 24 Februari 2024 oleh

Tags: diyjawa tengahJogjaklatenpilihan redaksitempat pensiun ideal
Fitri Handayani

Fitri Handayani

Seorang karyawan swasta yang memilih jalur sunyi. Di tengah tuntutan pekerjaan, ia merawat kewarasan dengan menjalani hidup slow living di desa.

ArtikelTerkait

Bukit Bintang Adalah Warpat Puncak tapi Punya Orang Jogja (Unsplash) bukit bintang jogja

Bukit Bintang Patuk, Tempat Nongkrong Malam Terbaik di Jogja

19 Juni 2024
Kenapa Harus Satpam BCA Satpam Instansi Pemerintah Nggak Kalah Oke, kok! terminal mojok

Kenapa Harus Satpam BCA? Satpam Instansi Pemerintah Nggak Kalah Oke, kok!

18 Oktober 2021

Film Yuni: Ternyata Jadi Perempuan Itu Menakutkan

11 Desember 2021
jadi presiden selama sehari lambang negara jokowi nasionalisme karya anak bangsa jabatan presiden tiga periode sepak bola indonesia piala menpora 2021 iwan bule indonesia jokowi megawati ahok jadi presiden mojok

3 Cara Memupuk Nasionalisme selain Menyanyikan ‘Indonesia Raya’

24 Mei 2021
Karyawan Di-Blacklist HRD se-Indonesia: Cuma Gimik atau Beneran? Terminal Mojok.co

Karyawan Di-Blacklist HRD se-Indonesia: Cuma Gimik atau Beneran?

16 Mei 2022
4 Pertanyaan yang Dibenci Mahasiswa Untidar Magelang Mojok.co

4 Pertanyaan yang Dibenci Mahasiswa Untidar Magelang

12 November 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas Mojok.co

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas

6 April 2026
Dilema Warga Brebes Perbatasan: Ngaku Sunda Muka Tak Mendukung, Ngaku Jawa Susah karena Nggak Bisa Bahasa Jawa

Brebes Punya Tol, tapi Tetap Jadi Kabupaten Termiskin di Jawa Tengah

10 April 2026
Kecamatan Antapani Bandung Menang Mewah, tapi Gak Terurus (Unsplash)

Kecamatan Antapani Bandung, Sebuah Tempat yang Indah sekaligus Rapuh, Nyaman sekaligus Macet, Niatnya Modern tapi Nggak Terurus

5 April 2026
Aerox Motor Yamaha Paling Menderita dalam Sejarah (unsplash)

Aerox: Motor Yamaha Paling Menderita, Nama Baik dan Potensi Motor Ini Dibunuh oleh Pengguna Jamet nan Brengsek yang Ugal-ugalan di Jalan Raya

8 April 2026
Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi Mojok.co

Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi 

8 April 2026
Membuka Kebohongan Purwokerto Lewat Kacamata Warlok (Unsplash)

Membuka Kebohongan Tentang Purwokerto dari Kacamata Orang Lokal yang Jarang Dibahas dalam Konten para Influencer

4 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Bangun Rumah Istana di Grobogan Gara-gara Sinetron, Berujung Menyesal karena Keadaan Aneh dan Merepotkan
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.