Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Kedu, Sebaik-baiknya Kecamatan yang Ada di Temanggung

Khoirul Atfifudin oleh Khoirul Atfifudin
21 Februari 2024
A A
Kedu, Sebaik-baiknya Kecamatan yang Ada di Temanggung

Kedu, Sebaik-baiknya Kecamatan yang Ada di Temanggung (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Nama Kecamatan Parakan atau Kandangan mungkin lebih terkenal, tapi tempat tinggal terbaik di Temanggung adalah Kecamatan Kedu.

Saya tipikal orang yang tidak malu-malu saat ditanya asalnya mana. Kalau ada yang menanyakan asal saya, dengan tegas saya akan menjawab bahwa saya lahir dan besar di Temanggung. 

ADVERTISEMENT

Sebagian orang akan tahu, tapi sebagian lagi tidak tahu sama sekali tentang kabupaten ini. Sehingga bagi yang belum tahu, saya perlu menjelaskan dengan gamblang bahwa Temanggung adalah kabupaten di antara Wonosobo dan Magelang. Kurang lebih 2 jam kalau dari Jogja.

Kemudian saat ditanya lebih spesifik tinggal Temanggung di daerah mana, saya akan menjawab Kedu. Dari situ nyaris semua orang yang saya temui kesulitan untuk mengenalinya. Sebab bagi yang tahu Temanggung, yang cukup terkenal memang Parakan atau Kandangan. Parakan terkenal karena banyak tokoh-tokoh agama dan pondok pesantren yang berada di situ, sedangkan Kandangan merupakan salah satu daerah di Temanggung bahkan di Indonesia dengan penghasil kopi yang mumpuni.

Tapi kembali lagi ke Kedu, Kedu masih kurang disorot. Padahal saya memiliki klaim bahwa kecamatan terbaik di Temanggung adalah Kedu. Tentu alasan pertamanya karena Kedu adalah daerah tempat tinggal saya. Pun ada kutipan yang saya lupa dapat dari mana bahwa rumah terbaik adalah kampung halaman sendiri. Bukan itu saja, saya punya argumentasi lain bagaimana Kedu menjadi kecamatan terbaik dan layak huni setidaknya dalam lingkup Temanggung.

Posisi Kedu strategis di tengah-tengah Kabupaten Temanggung

Pertama, posisi Kedu strategis, berada di tengah-tengah Kabupaten Temanggung. Jaraknya kurang lebih 6 kilometer dari Alun-alun Temanggung. Jadi, kalau ada teman ngajak nongkrong di Temanggung kota misalnya, anak-anak Kedu tidak keberatan karena otw-nya tidak terlalu jauh. Begitu pula ketika mau jalan-jalan ke Parakan atau Ngadirejo misalnya, orang Kedu tidak membutuhkan waktu yang lama untuk bisa ke tempat itu. 

Lalu ketika geser ke kota lain, seperti ketika saya harus pergi ke Jogja, hanya membutuhkan waktu tidak lebih dari 2 jam. Tentu itu akan berbeda ketika saya berdomisili Parakan, Ngadirejo, atau kecamatan Temanggung yang lebih jauh lagi dari pusat kota.

Jadi, praktisnya Kedu ini tidak bisa kalau dibilang daerah pelosok atau terpencil. Sebab lokasinya sangat strategis. Pun bagi yang ingin mencoba punya rumah atau tinggal di Temanggung, Kedu bisa menjadi alternatif.

Baca Juga:

Magetan dan Magelang: Dua Kota Beda Provinsi yang Sering Bikin Lidah Terpeleset dan Dompet Tersesat

5 Stereotipe Purwokerto yang Sudah “Kedaluwarsa”, tapi Masih Saja Banyak Dipercaya

Cuaca Kedu Temanggung pas 

Lalu mengenai cuaca di Kedu, saya nilai masih relatif stabil. Iya saya tahu Temanggung oleh banyak orang dinilai memiliki cuaca yang dingin karena berada di kaki gunung Sumbing dan Sindoro. Tapi untuk Kedu, saya nilai masih relatif stabil dibanding kecamatan-kecamatan lain. 

Sebab ketika berbicara Kledung misalnya, di kecamatan ini kalau cuaca dingin benar-benar dingin karena berbatasan dengan Wonosobo. Di Ngadirejo juga kurang lebih sama. Tapi kalau untuk di bawah kecamatan di bawah Kedu seperti Kecamatan Temanggung atau Kecamatan Kranggan relatif panas karena sudah dekat dengan kawasan industri. Oleh karenanya, sebagai orang yang tidak kuat dengan hawa dingin saya nilai Kedu memiliki hawa yang pas.

Ada Makam Ki Ageng Makukuhan 

Hal lain yang bisa dibanggakan dari Kedu bahwa ada makam/petilasan dari Ki Ageng Makukuhan. Saya menulis “makam/petilasan” lantaran masih ada perdebatan bahwa makam Ki Ageng Makukuhan itu apakah di Desa Makukuhan Kedu atau berada di Gunung Sumbing. Masing-masing punya klaimnya sendiri-sendiri. 

Tapi yang jelas, masyarakat di sekitar Kedu Temanggung percaya bahwa ada makamnya ada di Desa Makukuhan itu. Terlepas kontroversi itu, Ki Ageng Makukuhan adalah sosok tokoh yang dihormati di Temanggung. Makamnya sering digunakan sebagai tempat ziarah. Sedikit informasi mengenai Ki Ageng Makukuhan, beliau merupakan wali yang memelopori tanaman tembakau di Temanggung. 

Ayam cemani 

Bukan hanya faktor strategis, cuaca yang pas untuk ditinggali, dan ada sosok Ki Ageng Makukuhan, tapi ada hal lain lagi yang bisa dibanggakan dari Kedu, bahwa daerah ini menjadi penghasil ayam cemani. Itu, lho, ayam yang semuanya hitam semua dari mulai warna bulu, daging, dan lain sebagainya.

Ayam cemani ini juga disebut sebagai ayam Kedu. Ayam ini kerap digunakan sebagai ritual-ritual tertentu. Selain itu, ayam cemani juga digunakan sebagai logo dari Tas Mania (Temanggung Suporter Mania), suporter dari kesebelasan Persitema Temanggung. 

Sebenarnya masih ada beberapa lagi yang bisa saya tulisan hal-hal yang bisa dibanggakan dari Kedu, tapi itu saja dulu. Setidaknya dari berbagai argumentasi di atas, Kedu layak dinobatkan sebagai kecamatan terbaik yang layak ditinggali di Temanggung.

Penulis: Khoirul Atfifudin
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Jalan Sukorejo-Parakan, Jalan Paling Berbahaya di Temanggung yang Mengancam Pengendara.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 21 Februari 2024 oleh

Tags: jawa tengahkabupaten temanggungkecamatankecamatan kedutemanggung
Khoirul Atfifudin

Khoirul Atfifudin

Sedang memiliki ketertarikan pada musik dan dunia tulis-menulis.

ArtikelTerkait

Alun-alun Temanggung Makin Memprihatinkan, Bikin Pusing! (Unsplash) citywalk temanggung

Semrawutnya Alun-alun Temanggung: Niatnya Healing, Malah jadi Pusing

29 Mei 2024
Kisah Penjual Bakpao di Temanggung yang Tetap Merana meski Berganti Dagangan di Bulan Puasa

Kisah Penjual Bakpao di Temanggung yang Tetap Merana meski Berganti Dagangan di Bulan Puasa

30 Maret 2024
Bahasa Temanggung yang Sulit Dipahami dan Membingungkan bagi Pendatang Mojok.co

Bahasa Temanggung yang Sulit Dipahami dan Membingungkan bagi Pendatang

15 November 2024
Sugeng Rahayu, Raja Jalanan Jawa Timur

Sugeng Rahayu, Raja Jalanan Jawa Timur

23 Juni 2023
Lumpia Semarang Bukti Tuhan Maha Mendengar (Pixabay)

Sepotong Lumpia Semarang yang Membuat Saya Tambah Yakin Tuhan Itu Maha Mendengar

25 Desember 2023
Terminal Ir Soekarno Klaten Terminal Terbaik di Jawa Tengah

Terminal Ir Soekarno Klaten: Terminal Terbaik di Jawa Tengah yang Menjadi Tuan Rumah Bagi Siapa Saja yang Ingin Pulang ke Rumah

18 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Unpopular Opinion: Skripsi Adalah Matkul Favorit Saya Sampai Rela Kuliah 7 Tahun Mojok.co jurnal

Tugas Akhir Jurnal sebagai Pengganti Skripsi Bukan Solusi kalau Budaya Riset Kampus Masih Setengah Hati

1 Juli 2026
Dapat Harta Warisan Itu Justru Menyebalkan, Lebih Banyak Dramanya!

Dapat Harta Warisan Itu Justru Menyebalkan, Lebih Banyak Dramanya!

2 Juli 2026
5 Dosa Penjual Ketoprak Jakarta yang Membuat Pembeli Tidak Nafsu Makan Mojok.co cirebon

Jangan Asal Klaim, Ketoprak Itu Warisan Kuliner Betawi Jakarta, Bukan Cirebon

6 Juli 2026
Cara Lulus Kuliah Cepat Nggak Sampai 4 Tahun untuk Mahasiswa Jogja, Dijamin Cum Laude!

Jogja Memang dan Akan Selalu Jadi Kota Tujuan Kuliah, Kota Pendidikan yang Sebenarnya

6 Juli 2026
Sidang Skripsi Mahasiswa UNY: Ribetnya Mirip Hajatan, Pantas Saja Disebut “Kondangan Akademik” Mojok.co

Sidang Skripsi Itu Hal yang Gampang, yang Lebih Susah Itu Mengurus Berkas Penjajakan dan Yudisium

5 Juli 2026
Penumpang yang Beli 2 Kursi Kereta Ekonomi PSO demi Bisa Selonjoran Adalah Orang yang Maruk dan Egois Mojok.co

Penumpang yang Beli 2 Kursi Kereta Ekonomi PSO demi Bisa Selonjoran Adalah Orang yang Maruk dan Egois

4 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.