Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Pengalaman Naik Bus Murni Jaya Rute Pandeglang-Serang: Cara Cepat Menuju Akhirat, Benar-Benar Bikin Tobat

M. Jia ulhaq oleh M. Jia ulhaq
19 Februari 2024
A A
Pengalaman Naik Bus Murni Jaya Rute Pandeglang-Serang: Cara Cepat Menuju Akhirat, Benar-Benar Bikin Tobat Mojok.co

Pengalaman Naik Bus Murni Jaya Rute Pandeglang-Serang: Cara Cepat Menuju Akhirat, Benar-Benar Bikin Tobat (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sudah bertahun-tahun saya naik Bus Murni Jaya Rute Pandeglang-Serang. Namun, saya tidak juga terbiasa dengan bus yang gemar ngebut itu. Saya masih saja takut dan berdoa sepanjang perjalanan. 

Kalau ada pilihan transportasi umum lain yang lebih cepat dan murah, jelas saya akan memilihnya. Sayangnya, pilihan itu tidak ada. Transportasi umum lain kalah cepat dan menguras kantong. 

Hari itu saya kembali menaiki bus Murni Jaya rute Pandeglang-Serang. Bus yang ugal-ugalan membuat ibu-ibu di sebelah tidak henti-hentinya mengucap kalimat-kalimat tauhid sepanjang perjalanan. Di bagian belakang, bapak-bapak berdebat soal kecepatan bus. Sementara penumpang yang tidak kebagian kursi terlihat mengencangkan pegangan sambil badang terombang-ambing menyesuaikan manuver bus. 

Manusia yang masih menyayangi nyawanya jelas merasa takut dengan situasi itu. Apalagi track record kecelakaan di daerah selatan Pandeglang itu memang nggak bisa disepelekan. Melansir Antaranews.com, sepanjang tengah tahun 2023 terdapat 55 kasus kecelakaan dengan jumlah korban meninggal hingga 103 jiwa. Selain luas jalan yang tidak memadai dan rambu-rambu lalu lintas yang tidak layak, kebiasaan pengguna jalan menjadi salah satu sebab tingginya angka kecelakaan. Kebiasaan yang dimaksud salah satunya adalah sopir bus ugal-ugalan. 

Bus Murni Jaya Pandeglang-Serang ugal-ugalan berebut penumpang

Akhirnya salah satu penumpang mengingatkan kondektur supaya bus lebih pelan dan berhati-hati. “Lalaunan bae sih, ja ges loba muatan. Inggis bisi kecelakaan”. Artinya kurang lebih, “Pelan-pelan saja, kan sudah banyak  penumpang. Takut kecelakaan”. 

Akan tetapi, kondektur bus justru mengabaikan saran itu dengan nada kesal. Dia memberi tahu penumpang kalau mobil di belakang sudah dekat dan saat ini sedang banyak penumpang. Mobil yang dimaksud oleh kondektur adalah bus yang sama-sama sedang berpacu menjemput para penumpang, menjemput rezeki. 

Seperti bus umum ekonomi lainnya, bus Murni Jaya punya sistem waktu sendiri dalam mengatur perjalanan. Satu bus dengan bus lain punya rentang keberangkatan kurang lebih 15 menit. Sementara semakin ke sini, jumlah penumpang kian sedikit. Mau tidak mau, bus-bus itu saling berebut penumpang dengan memacu kendaraan sekencang-kencangnya. 

Baca halaman selanjutnya: Sementara itu, demi mendapat …

Baca Juga:

Bukan Jakarta, Tempat Paling Cocok untuk Memulai Karier Adalah Cilegon. Ini Alasannya!

3 Tempat Wisata Underrated di Lebak Banten yang Perlu Perhatian Pemerintah Setempat

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 20 Februari 2024 oleh

Tags: Bantenbus murni jayaKabupaten bantenpandeglangPO busserang
M. Jia ulhaq

M. Jia ulhaq

ArtikelTerkait

Sedap Malam Ciputat Dibenci Sekaligus Dicintai Penghuninya (Unsplash)

Sedap Malam Ciputat: Dibenci Sekaligus Dicintai Penghuninya

20 November 2023
4 Kasta PO Bus Surabaya-Malang Paling Nyaman dan Tidak Ugal-ugalan Mojok.co

4 Kasta PO Bus Surabaya-Malang Paling Nyaman dan Tidak Ugal-ugalan

31 Januari 2025
politik dinasti banten tubagus chaeri wardana wawan badak bercula satu korupsi peta banten mojok

Alasan Mengapa Politik Dinasti Banten Begitu Digemari Warganya

30 April 2020
Jalur Tengkorak di Serang-Cilegon: Bertemu Aspal Jalanan Bergelombang, Debu Jalanan, dan Truk Besar Pencabut Nyawa

Jalur Tengkorak di Serang-Cilegon: Bertemu Aspal Bergelombang, Debu Jalanan, dan Truk Besar Pencabut Nyawa

6 April 2024
Pandeglang, Gambaran Nyata Daerah yang Terabaikan dan Tersisihkan

Pandeglang, Gambaran Nyata Daerah yang Terabaikan dan Tersisihkan

5 Oktober 2025
Korupsi Menjadi Luka Lama Banten yang Belum Pulih (Unsplash)

Korupsi dan Krisis Integritas Adalah Luka Lama Banten yang Belum Pulih

27 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pertama Kali Mencicipi Swike: Makanan Berbahan Dasar Kodok yang Terlihat Menjijikan, tapi Bikin Ketagihan Mojok.co

Katak dalam Soto, Ternyata Swike: Pengalaman yang Membuat Saya Kini Tak Mudah Percaya dan Meragukan Segalanya

21 Maret 2026
Kebumen Aneh, Maksa Merantau tapi Bikin Pengin Pulang (Wikimedia Commons)

Kebumen Itu Memang Aneh: Suka Memaksa Anak Muda untuk Segera Merantau, sekaligus Mengajak Kami untuk Segera Pulang

21 Maret 2026
Honda Spacy: “Produk Gagal” Honda yang Kini Justru Diburu Anak Muda

13 Tahun Bersama Honda Spacy: Motor yang Tak Pernah Rewel, sekaligus Pengingat Momen Bersama Almarhum Bapak

18 Maret 2026
Jerat Motor Kredit Terlihat Mengilat tapi Fondasinya Melarat (Unsplash)

Motor Kredit Menciptakan Kabut Tebal yang Menyembunyikan Wajah Asli Kemiskinan, Terlihat Mengilat tapi Fondasinya Melarat

20 Maret 2026
Lebaran Kedua Jauh dari Indonesia: Homesick, tapi Terobati oleh Orang-orang Turki yang Hangat dan Baik Hati Mojok.co

Lebaran Jauh dari Indonesia: Homesick, tapi Terobati oleh Orang-orang Turki yang Hangat dan Baik Hati

19 Maret 2026
5 Hal yang Bikin Perantau Mikir-Mikir untuk Tinggal Lama dan Menetap di Kota Palu, meski Indahnya Bukan Main

5 Hal yang Bikin Perantau Mikir-mikir untuk Tinggal Lama dan Menetap di Kota Palu, meski Indahnya Bukan Main

17 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.