Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Jam Malam Kampus, Aturan Paling Konyol yang Pernah Dibuat oleh Kampus

Ahmad Arief Widodo oleh Ahmad Arief Widodo
13 Januari 2024
A A
Jam Malam Kampus, Aturan Paling Konyol yang Pernah Dibuat oleh Kampus

Jam Malam Kampus, Aturan Paling Konyol yang Pernah Dibuat oleh Kampus (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Jam malam kampus, adalah aturan paling nggak masuk akal yang pernah dikeluarkan kampus. Mahasiswa ormawa atau bukan, semuanya rugi

Kadang saya masih mengenang romantisme kala menjadi anggota ormawa. Maklum masa-masa terbaik saya bukan saat mengenakan seragam putih abu-abu. Melainkan saat mengenyam bangku pendidikan di perguruan tinggi. Sepertinya memang itu yang dirasakan banyak mahasiswa, bukan?

Akan tetapi, pengalaman saya kala menjadi anggota ormawa pernah terganggu. Sebab, di masa kuliah saya, ada aturan baru yang diberlakukan di kampus saya, yaitu jam malam kampus. Setelah saya cek, ternyata memang aturan ini juga diimplementasikan banyak kampus lain. Bahkan kampus di Jogja pun juga banyak yang memakai aturan tersebut.

Gara-gara hal itu, para anggota ormawa merasa sebal dengan kebijakan tersebut. Sebenarnya nggak hanya anggota ormawa sih, mahasiswa biasa pun juga sebel. Ingat, yang pake kampus di malam hari nggak cuman ormawa, tapi mahasiswa lain seperti mahasiswa tari atau musik, yang kerap hanya bisa latihan pada malam hari.

Pembatasan jam malam kampus sebenarnya ada masuk akalnya juga, tapi ketika melihat ketidaknyamanan yang saya sebutkan di bawah, rasanya jadi nggak ada nalarnya sama sekali.

Mahasiswa dibatasi menggunakan internet melewati jam malam kampus

Dulu, di kampus saya, banyak mahasiswa ngenet sampai tengah malam. Ingat, nggak semua mahasiswa bisa bayar kos yang menyediakan internet. Pun, internet kampus memang fasilitas untuk mahasiswa. Lumrah lah. Saya termasuk salah satu mahasiswa tersebut. Saya baru pulang ngenet dari kampus kalau mulai ada hantu yang mulai nge-shift.

Sialnya, pasca ada aturan jam malam di kampus, saya nggak bisa lagi ngenet sampai tengah malam. Mahasiswa yang masih berada di kampus jam 21.00 WIB, bakal diusir oleh satpam. Meski itu untuk kegiatan akademis sekalipun, tetap kena usir.

Herannya nih, seakan-akan petinggi kampus yang memberlakukan jam malam seperti nggak tau tabiat mahasiswa. Mahasiswa itu setiap ngerjain tugas kuliah maupun proker ormawa pakai sistem kebut semalam. Kan ya memang kehidupan mahasiswa itu padat ya, kenapa dibatasin sih?

Baca Juga:

Jurusan Ekonomi Menyelamatkan Saya dari Jurusan Kedokteran yang seperti Robot

Alasan Orang-Orang NTT Lebih Memilih Merantau Kuliah ke Jogja daripada Kota Besar Lainnya

Area kampus nggak bisa dipakai diskusi malam hari

Jam malam kampus juga bisa membatasi mahasiswa yang memang pengin diskusi di kampus. Ingat lho ya, kampus itu tempat belajar, dan diskusi adalah salah satunya.

Dengan alasan nggak pinter, saya berusaha mencari ormawa yang bisa membentuk dan mendidik anggotanya. Sebab, belajar bukan hanya di kelas saja. Belajar bisa melalui diskusi-diskusi ormawa.

Akhirnya, saya memilih bergabung pada salah satu ormawa di kampus. Ormawa ini terkenal fokus pada pembahasan ekonomi syariah. Proker utamanya adalah diskusi seminggu dua kali membahas beragam hal mengenai ekonomi syariah.

Sebenarnya, jadwal diskusi ormawa dilaksanakan pada sore hari. Tiap hari senin dan kamis. Namun, bagi para senior ormawa, diskusi pada sore hari saja nggak cukup. Banyak materi terkait perkembangan ekonomi syariah yang nggak selesai dibahas pada diskusi sore.

Makanya, kadang saya dan teman-teman di ormawa membuat diskusi tambahan pada malam hari. Biasanya diskusi dimulai pada jam 20.00 WIB. Saking serunya diskusi, kami kerap lupa waktu. Diskusi tersebut bisa sampai sekitar 23.00-00.00 WIB.

Mula-mula diskusi tersebut berlangsung nyaman. Akan tetapi, semenjak pemberlakuan jam malam kampus, diskusi itu kerap terganggu. Sedang enak-enaknya diskusi, kami sudah disuruh pulang oleh satpam.

Dilarang rapat sampai larut malam

Tiap kampus pasti punya gedung UKM yang fungsinya untuk UKM bekerja. Misalnya, rapat. Dan wajar banget kalau rapatnya sampe malam, kan mahasiswa kuliahnya sampe sore. Wajar dong?

Nah, yang nggak wajar adalah, gara-gara jam malam kampus, anggota ormawa nggak bisa rapat lagi sampe malam. Baru mulai, udah kepotong. Rapatnya terpaksa dibikin seefektif mungkin. Itu bagus, tapi, kan nggak semua rapat bisa dibikin efektif.

Nah kalau mahasiswa non-ormawa ya, perkara ngerjain tugas sih. Jam malam kampus jelas mengganggu mereka ngerjain tugas di kampus. Ya bisa sih pulang dulu ke rumah/kos, tapi, kalau emang butuh ngerjain di kampus, gimana?

Kegiatan UKM tersendat gara-gara jam malam kampus

Ormawa kami bukan yang paling menderita setelah diberlakukannya jam malam di kampus. Saya rasa yang paling menderita adalah UKM teater dan silat. UKM teater, sebelum mentas, perlu latihan ekstra. Latihannya pun selalu sampai tengah malam.

Begitu pula UKM silat. Setau saya, UKM silat di kampus biasanya latihan pada malam hari. Latihan di lapangan kampus sampai sekitar pukul 02.00-03.00 WIB.

Berbagai kegiatan tersebut akhirnya tersendat pasca penerapan jam malam kampus. Pada akhirnya, latihannya pun malah kurang maksimal. Sehingga nggak mendapatkan hasil yang paling optimal.

Pada akhirnya, peraturan jam malam kampus yang dianggap baik, malah membatasi kreativitas mahasiswa. Nyatanya yang dianggap baik, malah menimbulkan hujan kritik. Tapi yaaa mau gimana lagi, sejak kapan kritik mahasiswa didengar?

Penulis: Ahmad Arief Widodo
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Mahasiswa di Jogja Mengeluh: Jam Malam di Kampus Itu Buat Kuliah Kayak Formalitas Saja

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 25 November 2025 oleh

Tags: aturanjam malam kampusMahasiswaormawa
Ahmad Arief Widodo

Ahmad Arief Widodo

Penulis lepas yang fokus membahas kedaerahan, dunia pemerintahan dan ekonomi. Stand like a hero and die bravely.

ArtikelTerkait

5 Aturan Tidak Tertulis di Magelang, Sederhana tapi kalau Dilanggar Bikin Hidup Kurang Nyaman

5 Aturan Tidak Tertulis di Magelang, Sederhana tapi kalau Dilanggar Bikin Hidup Kurang Nyaman

3 Desember 2024
Betapa Naifnya Orang yang Maksa Kuliah S-2 Cuma Buat Jadi Pelarian

Betapa Naifnya Orang yang Maksa Kuliah S-2 Cuma Buat Jadi Pelarian

13 April 2020
reformasidokorupsi polisi gembosi lemahkan mahasiswa pelajar video pengakuan kantor polisi polda metro jaya demonstrasi aksi mojok

Polisi Libatkan Orang Tua untuk Gembosi Gerakan Mahasiswa/Pelajar #ReformasiDikorupsi

28 April 2020
3 Dosa Mahasiswa Jurusan Sejarah ketika Menulis Skripsi

3 Dosa Mahasiswa Jurusan Sejarah ketika Menulis Skripsi

10 Juni 2023
Magangtulation Perayaan Ujian Magang, Budaya yang Lebih Bodoh daripada Semprotulation Mojok.co

Magangtulation Itu Perayaan Ujian Magang, Budaya yang Lebih Bodoh daripada Semprotulation

19 Maret 2024
UNESA Terima Banyak Maba, Mahasiswa di Ketintang Makin Menderita

UNESA Terima Banyak Maba, Mahasiswa di Ketintang Makin Menderita

31 Agustus 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Purworejo Tak Butuh Kemewahan karena Hidup Aja Pas-pasan (Unsplash)

Purworejo Tidak Butuh Kemewahan, Apalagi soal Makanan dan Minuman karena Hidup Aja Pas-pasan

6 Februari 2026
Rumah Lelang Memang Murah, tapi Banyak Risiko Tersembunyi yang Membuntuti Mojok.co

Rumah Lelang Memang Murah, tapi Banyak Risiko Tersembunyi yang Membuntuti

9 Februari 2026
Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026
5 Profesi yang Kelihatan Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu (Unsplash)

5 Profesi yang Kelihatannya Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu

4 Februari 2026
Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan Mojok.co

Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan

6 Februari 2026
Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi Mojok.co

Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi 

5 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”
  • “Sekolah Bukan Ring Tinju”: Ortu Pukuli Guru Madrasah di Madura adalah Alarm Darurat Pendidikan Indonesia
  • Bagi Pekerja Bergaji Dua Digit “Nanggung” di Jakarta, Menyewa Apartemen di Tengah Kota Lebih Baik Ketimbang Ambil KPR di Pinggiran
  • Wisuda TK Rasa Resepsi Pernikahan: Hentikan Normalisasi Pungutan Jutaan Rupiah Demi Foto Toga, Padahal Anak Masih Sering Ngompol di Celana
  • Salah Kaprah soal Pasar Jangkang yang Katanya Buka Setiap Wage dan Cuma Jual Hewan Ternak
  • BPMP Sumsel Bangun Ekosistem Pendidikan Inklusif Melalui Festival Pendidikan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.