Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Sok Lucunya Dosen yang Nggak Lucu

Annatiqo Laduniyah oleh Annatiqo Laduniyah
4 Oktober 2019
A A
dosen

dosen

Share on FacebookShare on Twitter

Untuk Ibu dan Bapak dosen yang baik, dengarkanlah sedikit keluh kesah kami ya…

Saya kira kita semua sependapat bahwa menjadi seorang mahasiswa itu tidak mudah (tentu pekerjaan menjadi dosen juga tidak mudah). Jam kuliah yang padat, tugas yang menumpuk, kegiatan organisasi yang harus dikerjakan, belum lagi kami yang sudah mendekati semester-semester akhir, kami juga harus dihadapkan pada skripsi dan tugas akhir.

ADVERTISEMENT

Masalah kami itu mulai dari buntu mau nulis apa—ya kadang, eh agak sering, rasa males yang kebangetan, pertanyaan sampai bab berapa, hingga pertanyaan kapan wisuda menjadi cobaan berat bagi kami. Dan kami juga harus berhadapan dengan bapak/ibu dosen pembimbing yang terkadang cukup menguji kesabaran.

Maksud universitas tentu berbaik hati, keberadaan dosen pembimbing ditujukan agar mahasiswa bisa menyelesaikan studinya secara cepat dan sesuai dengan kondisi dan potensi si mahasiswa. Tapiii kadang tujuan mulia ini malah jadi salah satu penghambat mahasiswa dalam proses pengerjaan skripsi.

Kenapaaa??? Yha karena kadang si dosen ini kurang responsif—atau malah cenderung cukup mengabaikan mahasiswa yang sedang mencari-cari mereka. Jadi, tolong banget nih ya, mahasiswa telat lulus itu kadang bukan karena malas aja hehe, karena sudah semangat pun, kadang semesta malah tidak berpihak dengan memberikan cobaan dosen pembimbing yang mmm “kurang responsif tadi”.

Kemarin saya lihat di twitter cukup banyak juga yang mengeluhkan hal yang sama. Kebanyakan dari mereka membagikan tangkapan layar alias skrinsutan chat mereka dengan dosen-dosen yang “kurang responsif” tadi. Sekilas, skrinsutan chat itu tampak lucu, mungkin memang saat itu bapak/ibu dosen yang baik ini sedang mood ngelucu. Tapii, masalahnya adalah, kita yang menghubungi beliau-beliau ini kan lagi serius… Jadi, mohon maaf nih ya bu/pak kalau kami jadi sedikit sensi dan pengin bilang, “PLISS PAK/BU NGGAK LUCU :((”

Saya pikir yang membuat balasan-chat-nggak responsif-dan-malah-dosennya-ngelucu-itu makin menyebalkan adalah, ketika kita mahasiswa yang mau kirim chat mikir keras berkali-kali, minta pendapat teman apakah itu sudah sopan atau belum, lalu mulai lagi ketik-hapus-ketik-hapus-ketik-hapus dst dst lalu dag dig dug ser nungguin balasannya kayak lagi nunggu balasan dari gebetan hehe, eh pas sudah dibalas, balasannya malah…

…masih mending kalau dibalas dengan serius meskipun kadang singkat banget, lah kalau dibalas dengan nggak jelas—kayak dibercandain tadi—apalagi sampai nggak dibalas dan cuma dibaca aja, sakitnya tuh di sini bu/pak :'(

Baca Juga:

Magelang daerahnya nyaman, tapi nggak cocok untuk mahasiswa

7 hal yang sebaiknya diajarkan saat PKKMB, bikin atribut aneh dan tradisi nggak bermanfaat lain mending dihapuskan

Mohon maaf nggih bu/pak, saya rasa ini kegelisahan yang harus kami mahasiswa utarakan. Saya nggak kesal secara personal sama Ibu/Bapak kok, saya pokoknya kesal sama semua dosen yang melakukan hal yang sama. Kakak saya sendiri juga seorang dosen di salah satu perguruan tinggi di Solo. Beberapa kali saya melihat dia mengabaikan pesan dari mahasiswanya dengan bergumam, “halah dari mahasiswa, nanti aja balasnya” dan saya juga kesal sama dia meskipun dia keluarga saya!!1!

Saya rasa kita harus bersepakat terlebih dahulu bahwa baik itu mahasiswa pun juga dosen, semuanya mempunya hak dan kewajiban yang sama untuk mendapatkan balasan dari chat yang mereka kirimkan!

BACA JUGA Untuk Perempuan Berjilbab Besar yang Bonceng Sepeda Motor: Lampu Sein Belakang Itu Bukan Aurat, Jadi Tak Perlu Ditutupi atau tulisan Annatiqo Laduniyah lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 7 Oktober 2019 oleh

Tags: DosenMahasiswanggak lucuTren Masa Kiniviral
Annatiqo Laduniyah

Annatiqo Laduniyah

ArtikelTerkait

Pilih Kuliah D3 karena Realistis Ingin Cepat Kerja Malah Disangka Malas Nggak Punya Cita-cita

Pilih Kuliah D3 karena Realistis Ingin Cepat Kerja, Malah Disangka Malas Nggak Punya Cita-cita

3 Mei 2025
bule kambuhan

‘Bule Kambuhan’ yang Hanya Muncul di Saat Musim Liburan Sekolah

10 Agustus 2019
Curhat Mahasiswa yang Nyambi Jadi Driver Ojol di Kota Malang (Unsplash)

Curhat Mahasiswa yang Nyambi Jadi Driver Ojol di Kota Malang

23 Mei 2023
5 Istilah yang Wajib Dipahami Mahasiswa Jurusan Ekonomi Pembangunan Biar Nggak Malu-maluin Mojok.co

5 Istilah yang Wajib Dipahami Mahasiswa Jurusan Ekonomi Pembangunan Biar Nggak Malu-maluin 

20 November 2025
pesan WhatsApp

Kiat Berbahagia Ketika Pesan WhatsApp Hanya Dibaca Oleh Dosen Pembimbing

28 Agustus 2019
agen perubahan

Mahasiswa Bukan Agen Perubahan Tapi Agen Perebahan dan Perghibahan Dosen

9 Maret 2020
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Klaten yang dahulu bukanlah yang sekarang, kini semakin hidup dan berkembang Mojok.co

Klaten yang dahulu bukanlah yang sekarang, kini semakin hidup dan berkembang

24 Agustus 2026
Kebiasaan aneh orang Jogja yang dahulu saya nyinyirin, tapi kini malah saya tiru Mojok.co

Kebiasaan aneh orang Jogja yang dahulu saya nyinyirin, tapi kini malah saya tiru

22 Agustus 2026
Bandung Kulon, kecamatan medioker Kota Bandung yang ternyata punya potensi besar Terminal

Bandung Kulon, kecamatan medioker Kota Bandung yang ternyata punya potensi besar

21 Agustus 2026
30 menit ngopi di angkringan, puluhan info bawah tanah saya dapat (Shutterstock)

30 menit ngopi di angkringan, saya bisa mengakses puluhan informasi bawah tanah

23 Agustus 2026
Saya pernah mengira orang miskin itu kurang berusaha, dan saya salah besar

Saya pernah miskin, saya begitu benci dengan keadaan itu, dan tak pernah ingin jadi miskin lagi

23 Agustus 2026
4 tips menghindari tempat kursus red flag di Kampung Inggris Pare, saya bagikan tipsnya agar kunjungan kalian tidak berakhir kecewa Mojok.co

4 tips menghindari tempat kursus red flag di Kampung Inggris Pare, saya bagikan tipsnya agar kunjungan kalian tidak berakhir kecewa

26 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.