Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Tempat Wisata Sumenep Madura Memang Indah, tapi Jangan Pasang Ekspektasi Terlalu Tinggi

Abd. Muhaimin oleh Abd. Muhaimin
4 Januari 2024
A A
Tempat Wisata Sumenep Madura Memang Indah, tapi Jangan Berekspektasi Terlalu Tinggi Mojok.co

Tempat Wisata Sumenep Madura Memang Indah, tapi Jangan Berekspektasi Terlalu Tinggi (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya ingin membuka tulisan ini dengan ungkapan terima kasih ke Mbak Audea Septiana. Secara terang-terangan Mbak Dea, semoga nama panggilan ini benar, sudah mempromosikan wisata Sumenep Madura dalam tulisan Lupakan Bangkalan, Lebih Baik ke Sumenep ketika Berwisata ke Madura. Dia menyarankan wisatawan berwisata ke Sumenep ketika ke Pulau Madura, banyak pilihan wisata dengan akses yang mudah.   

Tulisan itu menanggapi sekaligus mengamini tulisan Mas Abdur Rohman di Terminal Mojok yang mengungkapkan buruknya pariwisata di Bangkalan, Madura. Dari dua tulisan mereka setidaknya saya menangkap suatu benang merah, salah satu faktor yang mempengaruhi kenyamanan berwisata adalah akses jalan yang mudah. 

Sebenarnya saya tidak bisa memberikan penilaian yang adil antara kondisi jalan di Sumenep dan Bangkalan. Apalagi membandingkan antara Sumenep dan kabupaten-kabupaten lain di Pulau Madura.Pasalnya, saya tidak begitu mengetahui kondisi jalanan di seluruh Madura. Paling mentok ya jalan Bangkalan arah Suramadu dan arah Maqbarah Syaikhona Kholil. 

Oleh karena itu, saya akan lebih banyak membicarakan daerah yang saya ketahui saja, Sumenep. Setahu saya, jalanan rusak di Sumenep masih banyak yang belum diperbaiki. Anehnya, jalan yang rusak adalah ruas itu lagi dan lagi. Seperti tidak upaya perbaikan yang serius dari pemerintah setempat. 

Berkaca dari bagaimana penanganan jalan berlubang di Sumenep, saya hanya ingin menyarankan, jangan berekspektasi terlalu tinggi terhadap kabupaten ini. Termasuk, berekspektasi tinggi terhadap daerah wisatanya. 

Waspada pungli

Jangan bayangkan tempat wisata di Sumenep sebagai daerah yang bebas tindakan kecurangan. Di sini juga ada, apalagi di tempat-tempat wisata. Saya sarankan, bagi kalian dari luar Pulau Madura yang ingin berwisata ke Sumenep, lebih baik mengajak kenalan warga lokal. Kalau tidak, kalian berpotensi dikenai tarif yang lebih mahal, apalagi kalau kalian berkunjung di hari-hari sepi. 

Saya pernah menyaksikan sendiri kejadian di atas. Tempat tinggal saya terbilang dekat dengan Pantai Slopeng, kira-kira 10 menit perjalanan saja. Waktu itu, seorang teman mampir ke rumah saya dan ingin sekali main ke pantai. Dia sebenarnya tidak mempertanyakan soal harga tiket. Namun, sebagai warga setempat yang sering main dan jogging ke pantai, saya berusaha informatif dengan memberitahukan kalau harga tiket masuk biasanya gratis. Apalagi kalau pantai sedang sepi. 

Akhirnya kami berangkat menggunakan motor. Betapa terkejutnya saya ketika di tempat parkir ada bapak-bapak yang menagih Rp12.000. Katanya, Rp10.000 untuk tiket masuk dan Rp2.000 untuk parkir. Saya kaget dan heran, sementara teman saya dengan santai membayar saja. 

Baca Juga:

Alasan Sate Klopo Surabaya Masih Kalah Populer dari Sate Madura, padahal Sama-sama Enak

Kampus di Bangkalan Madura Bakal Jadi “Pabrik” Pengangguran kalau Tidak Serius Berbenah

Kalau dilihat dari nominalnya, memang bukan jumlah yang besar dan wajar. Namun, keberadaan bapak-bapak tadi dipertanyakan. Dia tiba-tiba saja muncul dan tampilannya tidak seperti pengelola atau penjaga tempat wisata. 

Hindari tempat wisata Sumenep saat Hari Raya Ketupat

Di Sumenep banyak tempat wisata indah. Akses menuju lokasi wisata pun mudah. Jalanan menuju destinasi wisata Sumenep sudah diaspal halus, diberi penerangan yang memadai, dan penunjuk arah yang memudahkan pelancong. Di tempat wisatanya sudah dihiasi dengan kata-kata mutiara, ditanami bunga-bunga, dan spot-spot foto lain. 

Saya sebenarnya tipe pelancong yang tidak terlalu suka dengan hiasan-hiasan semacam itu. Norak dan membuat wisatawan asyik foto-foto, bukan menikmati pemandangan. Biasanya tempat wisata yang sudah dikelola seperti ini ramai pengunjung saat akhir pekan. Apalagi kalau tempat wisatanya viral. 

Tempat wisata semakin ramai hingga tidak nyaman dikunjungi ketika hari-hari libur tertentu. Misalnya, Hari Raya Ketupat, dijamin tempat-tempat wisata di Sumenep akan dipadati pelancong. Bahkan memungkinkan tempat wisata seperti pantai atau tempat-tempat lain ada acara besar seperti dangdutan. 

Atur ekspektasi kalian supaya tidak terlalu tinggi

Terakhir saya menyarankan kepada para pelancong untuk mengatur ekspektasinya sebelum mengunjungi Sumenep. Kabupaten ini mungkin lebih baik daripada tempat lain di Madura, dari sisi destinasi maupun aksesnya. Namun, kalau para pelancong membandingkannya dengan destinasi wisata di Jawa atau Bali, saya takut kalian kecewa dan tidak mau ke sini lagi. 

Saya merasa wisata di Sumenep memang bagus-bagus, tapi tidak sebagus yang ditampilkan di media sosial. Water Park Sumekar misalnya, postingan-postingan di media sosial tampak menarik dan seru. Kenyataannya, lokasi ini sudah memprihatinkan dari luar hingga pengunjungnya sepi. 

Begitu juga dengan wisata paralayang di Desa Soddara yang baru dibuka tahun kemarin. Tahun lalu, pemuda-pemudi Sumenep menyambut baik wisata ini, antreannya mengular. Saya punya ekspektasi wisata ini bisa menjadi andalan daerah setempat hingga mampu menggerakan roda perekonomian warga sekitar. Entah bagaiman kabarnya sekarang ini, tempat wisata itu sudah tidak terdengar lagi. 

Saya rasa alasan-alasan di atas sudah cukup untuk meyakinkan kalian yang ingin melancong ke Sumenep supaya tidak berharap yang muluk-muluk. Mungkin tempat wisata Sumenep lebih indah dan mydah diakses daripada daerah-daerah lain di Madura. Namun, tolong tetap diatur ekspektasinya, jangan terlalu tinggi. Sumenep juga masih belajar mengelola sektor pariwisatanya supaya lebih baik. 

Penulis: Abd. Muhaimin
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Mensyukuri Tinggal di Sumenep, Kabupaten Termiskin Ketiga di Jawa Timur

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 4 Januari 2024 oleh

Tags: maduraPulau Madurasumenepwisata madurawisata sumenep madura
Abd. Muhaimin

Abd. Muhaimin

Alumni UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Magister Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir. Bekerja di Penerbit Erlangga. Asli Sumenep, pemerhati isu sosial dan mahasiswa.

ArtikelTerkait

Jaringan Bisnis Mail dalam Serial Upin Ipin kalau Benaran Tumbuh di Madura Mojok.co

Jaringan Bisnis Mail dalam Serial Upin Ipin kalau Benaran Tumbuh di Madura

18 Februari 2024
Jalan Adirasa, Petaka bagi Pengendara di Sumenep bupati sumenep

Jalan Adirasa, Petaka bagi Pengendara di Sumenep

20 Agustus 2023
Tugu Keris dan Terminal Sumenep Proyek Buang-buang Uang: Sudah Tak Menarik, Kualitasnya Jelek pula

Tugu Keris dan Terminal Sumenep Proyek Buang-buang Uang: Sudah Tak Menarik, Kualitasnya Jelek pula

20 Agustus 2025
probolinggo jawa timur bromo malang mojok

Probolinggo Itu Kota di Jawa Timur, dan Kami Bukan Orang Madura meski Pakai Logat Madura

19 Januari 2021
Bangkalan Madura Tanpa UTM Hanyalah Remahan Rempeyek di Jawa Timur

Bangkalan Madura Tanpa UTM Hanyalah Remahan Rempeyek di Jawa Timur

15 April 2025
Bulak Banteng Krisis Identitas, Terlalu Madura untuk Disebut Surabaya Mojok.co

Bulak Banteng Krisis Identitas, Terlalu Madura untuk Disebut Surabaya

8 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kos Putri Tempat Tinggal yang Terlihat Ideal untuk Perempuan Perantau, tapi Aslinya Bikin Malas Mojok.co

Kos Putri yang Terlihat Ideal untuk Perempuan Perantau Aslinya Bikin Malas

18 Mei 2026
Peribahasa Ada Harga Ada Rupa Tidak Berlaku untuk “MBG” Superindo yang Wujudnya Meyakinkan, Rasa Enak, dan Harganya Tetap Murah Mojok.co

Peribahasa Ada Harga Ada Rupa Tidak Berlaku untuk “MBG” Superindo yang Wujudnya Meyakinkan, Rasa Enak, dan Harganya Tetap Murah

17 Mei 2026
Low Maintenance Friendship: Tipe Pertemanan Dewasa yang Minim Drama, Cocok untuk Orang-Orang Usia 30 Tahunan Terminal

Low Maintenance Friendship: Tipe Pertemanan Dewasa yang Minim Drama, Cocok untuk Orang-Orang Usia 30 Tahunan

15 Mei 2026
Pintu Tol KM 99 Cipularang, Pemberi Berkah bagi Warga Purwakarta: Mobilitas Makin Mudah, Akses Pendidikan Makin Luas

Pintu Tol KM 99 Cipularang, Pemberi Berkah bagi Warga Purwakarta: Mobilitas Makin Mudah, Akses Pendidikan Makin Luas

15 Mei 2026
8 Tipe Pengguna Toilet Mal Paling Red Flag di Mata Cleaning Service, Semoga Kalian Bukan Salah Satunya Mojok.co

8 Tipe Pengguna Toilet Mal Paling Red Flag di Mata Cleaning Service, Semoga Kalian Bukan Salah Satunya

19 Mei 2026
Jadi MUA di Desa Sulit Cuan karena Selalu Dimintai “Harga Tetangga” kalau Menolak Dicap Pelit Mojok.co

Jadi MUA di Desa Sulit Cuan karena Selalu Dimintai “Harga Tetangga” kalau Menolak Dicap Pelit

18 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.