Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Bawah Flyover Jombor, Tempat yang Wajib Diwaspadai Saat Musim Hujan

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
1 April 2023
A A
Bawah Flyover Jombor, Tempat yang Wajib Diwaspadai Saat Musim Hujan terminal jombor

Bawah Flyover Jombor, Tempat yang Wajib Diwaspadai Saat Musim Hujan (Chandra Rizky via Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Hati-hati kalau lewat bawah flyover Jombor sewaktu musim hujan. Kena zonk klean ntar

Dalam pelajaran Geografi, saya dulu belajar bahwa musim hujan di Indonesia dipengaruhi oleh angin monsoon atau muson barat. Angin yang membawa banyak uap air ini menyebabkan Indonesia memasuki musim penghujan. Dari pelajaran favorit saya itu, saya juga memahami sekaligus menghafal bahwa musim hujan di Indonesia lazimnya dimulai bulan September dan berakhir Maret. Guru Geografi saya bahkan membantu membuatkan jembatan keledai buat menghafal awal dan akhir musim hujan tadi. Kata beliau, “Maret ki udane mak ret (Maret itu hujannya berhenti).”

ADVERTISEMENT

Tapi beberapa tahun belakangan, turunnya hujan nggak bisa lagi diprediksi. Kadang masih gerah dan kering di bulan September, kadang juga hujan belum berakhir di bulan Maret. Hujan yang makin nggak bisa diperkirakan hanya dari hafalan pelajaran Geografi ini membuat saya sebagai pengendara motor harus selalu siap sedia jas hujan dan sandal jepit di dalam jok. Saat berkendara pun saya kudu berhati-hati dan waspada.

Salah satu daerah di Daerah Istimewa Yogyakarta yang betul-betul harus diwaspadai adalah bawah flyover Jombor. Mungkin ada juga tempat lain yang memerlukan kehati-hatian kayak bawah flyover Jombor. Tapi saya berpendapat bahwa kita harus selalu berada dalam full alert mode selama melintasi bawah flyover Jombor karena setiap hari saya melewati tempat itu untuk berangkat dan pulang kerja.

Jadi, ini alasan yang mendasari saya menganjurkan kalian yang melewati bawah flyover Jombor saat musim hujan untuk selalu berhati-hati.

Jalan berlubang

Jalan bolong-bolong memang jadi PR besar buat pemerintah DIY, terutama saat musim hujan seperti ini. Lubang yang ada di jalan jadi nggak tampak karena tergenang air. Di bawah flyover Jombor ada banyak lubang sehingga kita harus awas banget saat melintasinya.

Tempat yang saya tandai punya banyak lubang menganga cukup besar adalah di sebelah selatan dan barat bundaran. Saya yang sering terburu-buru saat berangkat kerja ini beberapa kali nggak memerhatikan adanya lubang di sana. Alhasil, ban motor saya jadi terperosok ke dalamnya. Badan sih nggak kenapa-kenapa, tapi saya khawatir sama kondisi motor saya. Untungnya beberapa lubang tadi sudah ditambal dengan aspal, meskipun jalannya jadi nggak rata.

Air yang mengguyur dari atas

Flyover Jombor yang dibangun untuk mengatasi kepadatan lalu lintas di empat persimpangan Jalan Magelang dan Ringroad dari arah Jalan Solo ini menghubungkan jalur dari timur ke barat dan timur ke utara. Jadi, bagi pengendara yang mau ke arah barat dan utara bisa langsung ambil jalur ke flyover biar nggak perlu bermacet-macetan di bawah.

Baca Juga:

Jalan Magelang: Surganya Depo Pasir dan Nerakanya Pengendara Cupu

Kulon Progo, Tempat Terbaik untuk Slow Living di Jogja

Kendaraan yang bisa melintasi flyover ini nggak cuma kendaraan kecil. Kendaraan sedang dan besar seperti truk dan bus juga boleh lewat. Nah, kondisi inilah yang mungkin bisa bikin sebal pengendara yang melintas di bawah. Sebab, itulah yang saya alami.

Saat itu saya sedang melaju dari utara menuju selatan. Tepat saat melintas di samping dinding flyover, saya kena guyuran air dari atas setelah ada sebuah truk yang melintas. Brrr, dingin banget! Tapi kekesalan itu cuma bisa saya pendam sendiri. Lha mau marah-marah ke siapa coba. Besoknya saya langsung agak menyingkir ke sebelah kiri biar nggak keguyur lagi.

Batu, kerikil, dan pasir bertebaran selepas hujan

Setelah hujan reda, kalian nggak boleh hilang kewaspadaan. Sebab, masih ada rintangan yang butuh kecermatan untuk bisa terlewati dengan baik, yaitu batu, kerikil, dan pasir yang berserakan di jalan setelah hujan.Kalau nggak fokus, bisa-bisa kendaraan roda dua tergelincir gara-gara batu yang berhamburan itu.

Saya sarankan untuk mengurangi kecepatan selama melewati bawah flyover Jombor selepas hujan. Selain demi keselamatan diri sendiri, kalian juga nggak akan membuat pengendara di belakang jadi emosi. Kalau terlalu cepat nyetirnya kan kerikilnya beterbangan, ya. Bisa-bisa kerikil tadi kena kaki, tangan, atau bahkan muka pengendara lain, lho.

Kemunculan kendaraan nggak terduga

Di sebelah timur dari flyover Jombor, tepat di samping Indomaret, ada sebuah gang yang cukup ramai dilewati kendaraan. Untuk yang belum familiar dengan daerah itu, harap berhati-hati. Soalnya, kerap kali ada mobil yang keluar dari gang dan langsung berbelok ke barat. Kalian yang sedang melintas mungkin nggak menyadari atau melihat, terutama saat hujan deras. Saya sarankan untuk berkendaranya nggak perlu terlalu mepet ke kiri jalan.

Keempat hal itu tadi yang membuat saya menyarankan kalian untuk berhati-hati saat melewati jalan di bawah flyover Jombor ketika musim hujan. Kalau bisa sih hujan maupun terik kalian tetap waspada mengingat jalan tersebut juga dilalui oleh kendaraan besar, seperti truk pengangkut barang dan bus antarprovinsi. Tetap berhati-hati, patuhi aturan lalu lintas, berdoa, dan jangan seenaknya sendiri, ya. Dengan begitu kalian dan juga pengendara lain sama-sama nyaman dan bisa sampai tujuan dengan selamat tanpa kurang suatu apa pun.

Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Rica-rica Pak Giyatno Jombor, Pedasnya Jadi Penawar Mabuk Orang dari Klub Malam

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 1 April 2023 oleh

Tags: flyover jombormusim hujanringroadYogyakarta
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

Jalan yang Harus Diwaspadai di Surabaya Saat Musim Hujan

3 Jalan yang Harus Diwaspadai di Surabaya Saat Musim Hujan karena selain Banjir Juga Bikin Celaka

18 November 2024
Kulon Progo, Tempat Terbaik untuk Slow Living di Jogja (Wikimedia Commons)

Kulon Progo, Tempat Terbaik untuk Slow Living di Jogja

26 Maret 2026
Salah Kaprah Anggapan Jogja Serbamurah. Tabok Saja kalau Ada yang Protes! terminal mojok.co

Jogja: Saya Cemburu Padamu

3 Agustus 2019
5 Kuliner di Pasar Kotagede yang Perlu Dicoba Terminal Mojok.co

5 Kuliner di Pasar Kotagede yang Perlu Dicoba

24 Februari 2022
jogja

Ada Apa dengan Jogja?

6 Juli 2019
culture shock merantau MOJOK.CO

Culture Shock Orang Cirebon yang Merantau ke Yogyakarta Diselamatkan oleh Magelangan Warmindo

8 Juli 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kenapa banyak daerah di jombang bernama mojo? (Wikimedia Commons)

Kenapa banyak daerah di jombang bernama mojo?

21 Juli 2026
Cerita suram Semarang yang tidak asing bagi warlok, tapi jarang diketahui pendatang  Mojok.co

Cerita suram Semarang yang tidak asing bagi warlok, tapi jarang diketahui pendatang 

19 Juli 2026
Mengapa banyak pengangguran di Jogja enggan merantau? (Unsplash)

Mengapa banyak pengangguran di Jogja enggan merantau?

15 Juli 2026
Ironi Puncak Pulek Cilacap: Ramai Dikunjungi karena Viral, padahal Area Privat

Ironi Puncak Pulek Cilacap: ramai dikunjungi karena viral, padahal area privat

15 Juli 2026
Rezeki memang tak melulu soal uang, tapi senang juga rasanya kalau dapat duit bertubi-tubi Mojok.co

Rezeki memang tak melulu soal uang, tapi senang juga rasanya kalau dapat duit bertubi-tubi

18 Juli 2026
Konflik batin dosen nggak enakan hadapi mahasiswa pemalas: diberi nilai jelek kasihan, diluluskan kok malah ngelunjak Mojok.co

Konflik batin dosen nggak enakan hadapi mahasiswa pemalas: diberi nilai jelek kasihan, diluluskan kok malah ngelunjak

15 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.