Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Cara Menjadi Mahasiswa S2 yang Baik dan Benar

Andri Saleh oleh Andri Saleh
4 Oktober 2022
A A
Cara Menjadi Mahasiswa S2 yang Baik dan Benar

Jadi research student dulu sebelum lanjut S2 (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai seorang abdi negara yang ditugaskan untuk melanjutkan pendidikan S2, saya merasa tertekan lahir dan batin. Saya baru nyadar, ternyata aktivitas di dunia akademisi itu beda banget dengan aktivitas di dunia birokrat. Saya yang biasanya riweuh dengan kerjaan kantor macam liputan, pendampingan pimpinan, atau supervisi ke lapangan, sekarang malah riweuh dengan tugas-tugas kuliah yang menguras otak. Hadeh.

Bukan cuma itu, saya baru tahu kalau pola belajar di S2 itu ternyata nggak sama dengan waktu kuliah S1 dulu. Ada banyak hal baru yang harus saya lakukan ketika mulai kuliah S2 ini. Nah, daripada pengalaman ini mubazir, mending saya share saja di sini. Siapa tahu kamu berniat ambil kuliah S2, artikel ini bisa jadi panduan supaya kamu jadi mahasiswa S2 yang baik dan benar. Yuk, kita gaskeun.

Pertama, harus bisa nulis. Ini adalah skill wajib buat mahasiswa S2. Kebanyakan tugas kuliah di S2 itu yaaa bikin resume, laporan, makalah, dan artikel di jurnal ilmiah. Nggak ada tuh tugas kuliah mengerjakan soal halaman sekian dari nomor sekian sampai nomor sekian macam anak SD. Malah, tugas akhirnya juga kan menyusun tesis yang notabene isinya tulisan seabrek-abrek.

Makanya kalau kamu niat kuliah S2, mending dilatih dari sekarang deh skill menulisnya. Kamu bisa mulai menulis diary, menulis konten di media sosial, menulis cerita di blog pribadi, atau menulis artikel buat dikirim ke Terminal Mojok. Apa saja deh, sing penting nulis.

Kedua, harus banyak baca. Supaya bisa menulis dengan lancar jaya, kamu harus banyak baca. Dengan membaca, kamu bisa mendapatkan ide tulisan, menambah perbendaharaan kata, dan bahkan inspirasi teknik dan gaya menulis. Apa saja yang bisa dibaca? Ya kalau kamu mahasiswa S2, biasanya sih yang dibaca itu buku-buku materi perkuliahan atau artikel di jurnal-jurnal ilmiah. Ini semua bisa mempermudah kamu ketika mengerjakan tugas kuliah dan menyusun tesis, lho.

Ketiga, harus banyak mengamati fenomena. Ini yang unik, sih. Karena kuliah S2 itu waktunya cuma sebentar dan diarahkan untuk melakukan penelitian mendalam, makanya sedari awal harus banyak mengamati fenomena yang terjadi di masyarakat. Jadi, dari pengamatan fenomena ini bakal lahir pertanyaan-pertanyaan yang bisa jadi topik penelitian. Misalnya, “Kenapa kinerja PNS selalu dianggap buruk?”, “Kenapa bantuan sosial dari pemerintah sering nggak tepat sasaran?”, atau “Kenapa banyak remaja yang doyan banget sama Tiktok?”, dan sebagainya.

Usahakan pertanyaannya itu tentang fenomena yang bisa kamu teliti dengan mudah, ya. Jangan pertanyaan yang rumit macam “Kenapa nggak ada pejabat yang mundur meski kinerja mereka jelas-jelas buruk?”. Ini susah jawabnya, Bro.

Keempat, harus mau belajar mandiri. Inilah yang membedakan antara pola perkuliahan di S2 dengan di S1 atau bahkan dengan pembelajaran di sekolah dulu. Karena mahasiswa S2 itu dianggap sudah mandiri dan mampu berpikir secara mendalam, maka pola belajarnya pun tidak melulu “disuapi” dengan materi-materi dari dosen. Dosen hanya memberikan pengantar dan materi kuliah secara umum di awal-awal, sisanya ya mahasiswanya harus cari sendiri referensi tentang materi perkuliahannya.

Baca Juga:

Jurusan Ekonomi Menyelamatkan Saya dari Jurusan Kedokteran yang seperti Robot

Alasan Orang-Orang NTT Lebih Memilih Merantau Kuliah ke Jogja daripada Kota Besar Lainnya

Kelima, harus jago presentasi. Ini juga jadi salah satu skill yang wajib dimiliki oleh mahasiswa S2, sih. Ya kali hampir setiap tugasnya itu kan bikin resume, laporan, atau makalah yang harus dipresentasikan di depan kelas. Mau nggak mau kamu kudu bisa mempresentasikan tugas kamu itu dengan baik. Makanya nggak salah juga kalau kamu belajar teknik public speaking plus cara bikin slide powerpoint yang menarik. Ingat lho, tugas akhir tesis kamu itu kan nantinya bakal dipresentasikan di depan dosen pembimbing, dosen penguji, plus teman-teman kuliah kamu semua, makanya kamu harus jago presentasi.

Nah, itulah cara-cara menjadi mahasiswa S2 yang baik dan benar. Mau diikuti, monggo. Nggak diikuti juga rapopo. Semuanya kan tergantung ke pribadi masing-masing. Yang penting jangan terus-terusan sampai ditanya “kapan lulus?” oleh orang tua, tetangga, atau calon mertua. Hehehe.

Penulis: Andri Saleh
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Betapa Naifnya Orang yang Maksa Kuliah S-2 Cuma Buat Jadi Pelarian

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 4 Oktober 2022 oleh

Tags: MahasiswaPendidikanS2
Andri Saleh

Andri Saleh

Humas di salah satu instansi pemerintah. Tukang liput kegiatan pimpinan, tukang bikin konten medsos, desain baliho dan flyer, serta kegiatan lainnya yang bikin kelihatan sebagai orang paling sibuk di kantor.

ArtikelTerkait

Pak Menkes, yang Wajib Pintar Nggak Cuma Ibu, Bapaknya Juga!

Pak Menkes, yang Wajib Pintar Nggak Cuma Ibu, Bapaknya Juga!

27 Januari 2023
Nggak Usah Heran Banyak yang Pamer PPSMB di Media Sosial, Menjadi Maba UGM Memang Membanggakan, kok

Nggak Usah Heran Banyak yang Pamer PPSMB di Media Sosial, Menjadi Maba UGM Memang Membanggakan, kok

6 Agustus 2023
dosen penguji

Ketahui Tipe Dosen Penguji Skripsi dan Kerja Praktik, Supaya Tidak Dibantai Saat Ujian

4 Agustus 2019
dosen asik

Nggak Semua Dosen Bikin Istigfar, Ada Juga kok yang Asik

19 Juni 2020
Curhat Mahasiswa yang Nyambi Jadi Driver Ojol di Kota Malang (Unsplash)

Curhat Mahasiswa yang Nyambi Jadi Driver Ojol di Kota Malang

23 Mei 2023
Menimbang Kelebihan dan Kekurangan Lanjut Kuliah S2 Beda Jurusan Alias Nggak Linier jurusan s2

Menimbang Kelebihan dan Kekurangan Lanjut Kuliah S2 Beda Jurusan alias Nggak Linier

23 April 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

Tips Hemat Ngopi di Point Coffee, biar Bisa Beli Rumah kayak Kata Netijen

3 Februari 2026
Gambar Masjid Kauman Kebumen yang terletak di sisi barat alun-alun kebumen - Mojok.co

5 Stereotip Kebumen yang Sebenarnya Nggak Masuk Akal, tapi Terlanjur Dipercaya Banyak Orang

31 Januari 2026
Video Tukang Parkir Geledah Dasbor Motor di Parkiran Matos Malang Adalah Contoh Terbaik Betapa Problematik Profesi Ini parkir kampus tukang parkir resmi mawar preman pensiun tukang parkir kafe di malang surabaya, tukang parkir liar lahan parkir pak ogah

3 Perilaku Tukang Parkir dan Pak Ogah yang Bikin Saya Ikhlas Ngasih Duit 2000-an Saya yang Berharga

5 Februari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Purwokerto Memang Kota Wisata, tapi Wisatawan Tak Diberi Petunjuk dan Dibiarkan Bingung Mau ke Mana

5 Februari 2026
Lawson X Jujutsu Kaisen: Bawa Kerusuhan Klenik Shibuya di Jajananmu

Lawson X Jujutsu Kaisen: Bawa Kerusuhan Klenik Shibuya di Jajananmu

31 Januari 2026
Oleh-Oleh Khas Wonosobo yang Sebaiknya Kalian Pikir Ulang Sebelum Membelinya Mojok.co

Wonosobo Memang Cocok untuk Berlibur, tapi untuk Tinggal, Lebih Baik Skip

3 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers
  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.