Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Pak Prabowo Foto Tanpa Pasangan: Ya Memangnya Kenapa?

Dini N. Rizeki oleh Dini N. Rizeki
25 Oktober 2019
A A
pak prabowo Menteri Kabinet Indonesia Maju

pak prabowo Menteri Kabinet Indonesia Maju

Share on FacebookShare on Twitter

Pemilihan presiden sudah lama selesai, hasilnya juga sudah fix. Pemilihan para menteri yang akan membantu presiden dalam kinerjanya 5 tahun ke depan juga dilakukan. Acara pelantikan dan serah terima jabatan dari kabinet sebelumnya juga sudah digelar. Kemarin setelah acara pelantikan para menteri kabinet baru di istana negara dan setelah sesi foto bersama di tangga depan itu, banyak beredar guyonan khas warganet yang isinya tentang Pak Prabowo yang berfoto sendirian alias tanpa pasangan.

Ya terus kenapa, Malih?
Kalian-kalian yang jomlo itu, emang Pak Prabowo ngomentarin hidup kalian? Jangan lantas foto itu dijadikan bahan komentar, sindiran, dan lawakan. Toh walau hidup tanpa pendamping Pak Prabowo kayaknya baik-baik saja. Nggak galau malam mingguan nggak bisa jalan-jalan, nggak uring-uringan kalau chat di WhatsApp belum dibalas. Banyak hal lain yang bisa dipikir dan dikerjakan.

Kalian harusnya bisa meniru Pak Prabowo nih, sudah jelas-jelas semua teman menterinya foto berpasangan beliau santai saja. Ya kalau mungkin merasa miris di hati ya tidak perlu diumbar juga. Nggak usah kayak kalian yang kalau mau ke acara kondangan atau wisuda sedih nggak punya, lalu sibuk cari teman yang bisa ‘dipinjam’ untuk dijadikan pasangan sesaat.

Hidup sendiri atau berpasangan itu kan hak masing-masing pribadi, ya. Kalau memang nyaman hidup sendirian kenapa harus dipaksakan mencari pasangan yang belum tentu cocok juga nantinya? Ada yang memang nggak bisa hidup sendiri lalu memutuskan untuk ber-poligami supaya merasa banyak yang ‘menemani’ ya itu juga tidak bisa kita komentari asal-asalan. Yang tahu mana yang terbaik kan diri masing-masing.

Dari semua yang beredar di media sosial, ada satu guyonan yang agak sedikit menyentil saya, bunyinya kira-kira begini: “Terus nanti Kementerian Pertahanan nggak punya ibu Dharma Wanita dong?”
Ya, so what?
Ini guyonan yang receh bin basi banget menurut saya. Sekaligus pertanyaan yang amat sangat retoris. Tidak usah ditanyakan toh kita sudah tahu jawabannya. Pak Prabowo kan tidak sendirian bekerja di Kementerian Pertahanan, akan ada wakilnya nanti. Masa Pak Prabowo akan galau cuma karena memikirkan siapa yang nantinya mengisi posisi ibu Dharma Wanita? Terus sambat di linimasa media sosial macam kalian-kalian itu.

Ini sebenarnya cuma hal kecil yang sangat tidak perlu kita permasalahkan, nantinya sudah akan ada yang mengurus kok. Komentar kalian tidak diperlukan. Apalagi bercanda dengan nada menyindir seperti itu.

Keputusan Pak Presiden Jokowi untuk mengangkat Pak Prabowo sebagai Menteri Pertahanan saja sudah menimbulkan pro dan kontra di sana-sini. Tim yang tadinya berseteru karena merupakan rival di pemilihan presiden, mau tak mau, rela tak rela harus bisa menerima kenyataan bahwa akhirnya dua orang yang dulunya bersaing ini akan bekerja sama dalam satu kabinet.

Tim sukses yang dulunya mendukung Pak Jokowi merasa takut jika ke depannya nanti akan ada pemanfaatan kekuasaan untuk membajak posisi presiden. Ya pemikiran ini memang tak bisa dihindari.
Sedangkan tim sukses yang mendukung Pak Prabowo, tentu juga masih merasakan bagaimana ‘panas-dinginnya’ masa-masa pasca pemilihan presiden kemarin. Memang mungkin agak sulit menerima jadinya. Namun kembali lagi, semua ini kan hak prerogatifnya presiden. Beliau pasti punya alasan kuat yang harus kita hormati.

Baca Juga:

5 Hal yang Baru Terasa Mahal Setelah Menikah, Bikin Syok 

Pengalaman Pertama Kali Mencoba Dating App Bumble: Dapat Pasangan sih, tapi Zonk

Nah, pro dan kontra ini saja saya rasa sudah cukup bikin puyeng. Jadi janganlah kalian tambah-tambahi dengan guyonan yang seperti itu. Jangan dibanding-bandingkan dengan ayunya Mbak Gista Putri, istri Pak Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau trendinya Mbak Franka Franklin yang istrinya Pak Mendikbud itu. Dukung dan berdoa saja semua semua tugas dan amanat pemerintahan bisa dilaksanakan dengan baik oleh Pak Prabowo. (*)

BACA JUGA Heboh Nia Ramadhani yang Tak Bisa Mengupas Salak: Nobody is Perfect, Jadi Biasa Ajalah! atau tulisan Dini N. Rizeki lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 25 Oktober 2019 oleh

Tags: JombloJomlokabinet indonesia majupak prabowoPolitik Indonesia
Dini N. Rizeki

Dini N. Rizeki

Penulis, editor, copywriter, sekaligus seorang ibu. Sering menulis tentang bisnis, keuangan, wirausaha, hingga kuliner. Saat ini sedang asyik menulis ulasan film.

ArtikelTerkait

pembubaran fpi

Membubarkan Banser dan Pembubaran FPI: Serius?

26 Agustus 2019
sidang MK

Di Sidang MK Para Ahli Hukum Berkumpul dan Berdebat, Saat Itulah Saya Kebingungan Memahami Bahasa Level Tingginya

26 Juni 2019
Pilkada 2020 yang Terlaksana di Tengah Pandemi Sudah Sangat Tepat, kok! terminal mojok.co

Pemilu Ulang? Duh, Jangan Sampai

22 Juni 2019
membuli jomblo

Suka Membuli Jomblo, Padahal Hubungannya Sendiri Toksik dan Bikin Melongo

3 Maret 2020
Menjustifikasi Jones pada Para Pengguna Aplikasi Pencari Jodoh adalah Tindakan Naif Belaka

Menjustifikasi Jones pada para Pengguna Aplikasi Pencari Jodoh Adalah Tindakan Naif Belaka

9 Desember 2019
Übermensch

Menjadi Jomblo, Menjadi Übermensch

3 Mei 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Unpopular Opinion: Kajian Ustaz Hanan Attaki Itu Bukanlah Pengajian Agama pengajian berbayar

Maaf Saya Berubah Pikiran, Konsep Pengajian Berbayar Memang Lebih Masuk Akal dan Layak untuk Diikuti

16 Mei 2026
Beli Lauk di Luar dan Memasak Nasi Sendiri, Siasat Hidup Hemat In This Economy Mojok.co

Siasat Hidup Hemat In This Economy, Beli Lauk di Luar dan Memasak Nasi Sendiri

21 Mei 2026
Tidak Sekadar Mengajar, Guru Les Online Wajib Menghibur agar Tidak Ditinggal Murid-muridnya Main Game Terminal

Tidak Sekadar Mengajar, Guru Les Online Wajib Menghibur agar Tidak Ditinggal Murid-muridnya Main Game

20 Mei 2026
Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

17 Mei 2026
Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Organisasi Mahasiswa Itu Candu, dan Jabatan di Kampus Itu Jebakan yang Pelan-pelan Mematikan

18 Mei 2026
Low Maintenance Friendship: Tipe Pertemanan Dewasa yang Minim Drama, Cocok untuk Orang-Orang Usia 30 Tahunan Terminal

Low Maintenance Friendship: Tipe Pertemanan Dewasa yang Minim Drama, Cocok untuk Orang-Orang Usia 30 Tahunan

15 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.