Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Niat beli makanan lewat layanan pesan antar ojol supaya praktis, eh berujung repot karena driver tak punya kembalian

Muhamad Iqbal Haqiqi oleh Muhamad Iqbal Haqiqi
20 Juli 2026
A A
Drama pembayaran tunai ojol, uang kembalian jadi menguras waktu dan energi saya Mojok.co

Drama pembayaran tunai ojol, uang kembalian jadi menguras waktu dan energi saya (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa waktu terakhir, hari-hari menjelang sidang tesis, saya sering memesan makanan melalui layanan pesan antar ojek online (ojol). Alasannya sederhana saja, saya sedang pengin praktis dan efisien. Sebab, energi dan waktu hendak saya dedikasikan untuk persiapan sidang tesis. 

Akan tetapi, ada satu titik saya jadi kerepotan sendiri menggunakan layanan pesanan antar makanan ini. Perkaranya sederhana saja, ojol tidak punya uang tunai untuk kembalian. 

ADVERTISEMENT

Jadi begini, supaya pengeluaran tetap terkendali, saya punya kebiasaan hanya menggunakan uang berdasarkan jatah tunai yang ada di dompet. Jadi, beli apapun pake uang itu dulu. 

Ketika kondisi seperti itu, saya harus menghadapi driver Ojol yang tidak punya uang kembalian dan menuntut pelanggan dengan kalimat, “uang pas ya, Mas”.

Persoalannya, makanan yang saya beli punya nominal yang tidak selalu genap atau ada recehannya. Ditambah lagi, saya juga tidak selalu punya uang yang pas. 

Kondisi itu membuat saya harus membongkar dompet, meraba-raba saku celana, sampai harus mencari uang pecahan ke warung terdekat. Niat hati biar lebih efisien, jatuhnya malah terjebak dalam situasi menyebalkan dan merepotkan.

Saya yang memesan, saya yang membayar, dan saya juga yang harus berkeliling mencari uang pas. Kan gatheli, waktu dan tenaga saya jadi terenggut. Selain itu, ada 3 aspek lain yang dilanggar oleh driver ojol dalam hal ini. 

Driver ojol yang memberikan jasa semestinya lebih siap

Pertama, driver ojol adalah pihak pemberi jasa. Namanya pemberi jasa, harusnya menyediakan segala kemungkinan, termasuk perkara skema pembayaran. Jadi saat menerima pesanan makanan dengan pembayaran tunai, harusnya mereka siap dengan uang kembalian ketika uang yang diberikan pelanggan nominalnya besar.

Baca Juga:

Sulitnya menjelaskan arah mata angin di Jakarta dari perspektif orang Jogja

Generasi Sandwich Adalah Takdir Bajingan yang Bikin Muak: Saya Baik pada Keluarga Bukan karena Cinta, tapi karena Sudah Lupa Hidup Sebenarnya untuk Apa

Menurut saya, menyediakan uang pecahan kecil untuk kembalian adalah prinsip paling dasar soal kesiapan melayani pelanggan.

Kedua, sering saya temui driver Ojol yang menuntut pembayaran tunai dengan uang pas ketika tiba di lokasi. Dan, mereka dengan polosnya tidak mau tahu. Sehingga saya sebagai pelanggan harus mencari keliling warung untuk nyari uang yang pas. Kalau sudah begitu, pelanggan seperti saya jadi tidak punya banyak pilihan selain menerima.

Paling-paling setelah itu saya kasih bintang 3. Bahkan, bintang 2 kalau driver ojolnya bermuka masam atau terkesan tak peduli. Padahal, seharusnya, kalau memang tidak punya kembalian, paling tidak langsung kasih tahu melalui pesan chat sesaat setelah menerima orderan. Meski tetap saja, cara ini pun tidak bisa dibenarkan.

Ketiga, kalau memang tidak memiliki uang kembalian dan tidak siap menerima pembayaran tunai. Mengapa memaksa mengambil pesanan tersebut?

Sepengetahuan saya, metode pembayaran sudah terlihat sejak awal. Sehingga driver sudah mempertimbangkan apakah siap mengambil orderan tersebut atau tidak. Kalau memang tidak punya uang pecahan sama sekali, bukankah pesanan itu ditolak dan diberikan ke driver lain yang lebih siap?

Pemberi jasa tak bisa memaksa pelanggan menyesuaikan diri

Sangat aneh, bagaimana bisa pemberi jasa justru meminta pelanggan yang menyesuaikan. Seolah kesalahan ada pada pelanggan yang meminta pembayaran tunai, padahal fitur itu memang tersedia di aplikasi dan uang yang dipakai pun uang legal yang sah secara hukum.

Jadi, pesan saya bagi driver ojol, sebaiknya lebih persiapan terutama soal uang kembalian. Itu adalah tanggung jawab pemberi jasa, jangan bebankan itu pada pelanggan. 

Penulis: Muhamad Iqbal Haqiqi
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Uang Kembalian Adalah Tanggung Jawab Penjual, Bukan Pembeli. Jangan Menyuruh Pembeli untuk Mencari Tukaran Uang Atau Tambah Belanjaan!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 20 Juli 2026 oleh

Tags: kembalian ojolojek onlineojolpembayaran tunaipembayaran tunai ojol
Muhamad Iqbal Haqiqi

Muhamad Iqbal Haqiqi

Mahasiswa Magister Sains Ekonomi Islam UNAIR, suka ngomongin ekonomi, daerah, dan makanan.

ArtikelTerkait

Kawasan Bandung Timur: Zona Merah bagi Ojol

Kawasan Bandung Timur: Zona Merah bagi Ojol

17 September 2024
Keruwetan Naik Ojol dari Terminal Arjosari Malang yang Bikin Pusing Penumpang Bus

Keruwetan Naik Ojol dari Terminal Arjosari Malang yang Bikin Pusing Penumpang Bus

17 Juni 2025
uang tip terminal mojok

Mempertanyakan Alasan Orang Ekonomi Lemah Memberi Uang Tip Lebih Banyak Ketimbang Orang Tajir

5 Maret 2021
6 Dosa QRIS yang Banyak Merepotkan Pedagang Mojok.co

6 Dosa Pembayaran QRIS yang Banyak Merepotkan Pedagang

29 Juni 2024
Pelajaran Hidup di Kemacetan ala Driver Ojol

Pelajaran Hidup di Kemacetan ala Driver Ojol

8 Desember 2019
4 Keistimewaan Jadi Driver Ojol yang Saya Yakin Nggak Dirasakan Pekerja Lain Mojok.co

4 Keistimewaan Jadi Driver Ojol yang Saya Yakin Nggak Dirasakan Pekerja Lain

27 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Perpustakaan Kota Batu salah satu tempat terbaik di kota ini, sayang belum banyak orang yang tahu dan mengunjunginya Mojok.co

Perpustakaan Kota Batu salah satu tempat terbaik di kota ini, sayang belum banyak orang yang tahu dan mengunjunginya

19 Juli 2026
Pengalaman mencicipi nasi goreng kuah Bang Tommy: kuliner Kediri yang aneh, tapi enak Mojok.co

Pengalaman mencicipi nasi goreng kuah Bang Tommy: kuliner Kediri yang aneh, tapi enak

17 Juli 2026
Pengalaman mengecewakan saat nonton di XXI Central City Semarang, niatnya cari hiburan, malah dapat kekesalan Mojok.co

Pengalaman mengecewakan saat nonton di XXI Central City Semarang, niatnya cari hiburan, malah dapat kekesalan

14 Juli 2026
Konflik batin dosen nggak enakan hadapi mahasiswa pemalas: diberi nilai jelek kasihan, diluluskan kok malah ngelunjak Mojok.co

Konflik batin dosen nggak enakan hadapi mahasiswa pemalas: diberi nilai jelek kasihan, diluluskan kok malah ngelunjak

15 Juli 2026
Membayangkan Jatinangor Tanpa Unpad, ITB, IPDN, dan Ikopin: Nggak Terkenal, Nggak Berkembang, Pokoknya Menyedihkan sumedang, bandung

Berhentilah menyebut Jatinangor sebagai Bandung coret, tolong hormati Sumedang

15 Juli 2026
Jemuran, hal sepele yang bisa jadi sumber konflik penghuni kos Mojok.co

Jemuran, hal sepele yang bisa jadi sumber konflik penghuni kos

20 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.