Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

4 Bentuk Lahan Marine yang Perlu Diketahui Kalian yang Hobi Traveling

Eunika Arum Karin Thea oleh Eunika Arum Karin Thea
24 Mei 2021
A A
marine pesisir barat pantai sumatera mojok

pesisir barat pantai sumatera mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Bagi seorang traveler pasti sudah tidak asing lagi dengan salah satu keindahan alam ini. Yapss marine! Apa sih marine itu? Istilah marine bagi kebanyakan orang akan menyebutnya dengan laut. Pesatnya perkembangan dan akses menuju objek wisata ini menjadikan laut sebagai destinasi wisata yang marak digemari masyarakat.

Lokasi laut yang berada jauh dari pusat kota cocok untuk dijadikan pelarian di kala ingin mencari ketenangan batin atau hanya sekadar me-refresh pikiran. Mengingat jarak yang panjang dan memerlukan waktu tempuh yang lama, sebaiknya kita memanfaatkan pesona laut semaksimal mungkin. Jika kita berwisata ke laut tidak tanggung-tanggung akan disuguhkan pemandangan alam yang luar biasa dengan beraneka macam bentuk lahan.

Bentuk lahan sendiri berarti bentukan-bentukan di permukaan bumi yang dipengaruhi oleh proses geomorfologis. Kurang afdol rasanya jika hanya berwisata dan hunting foto saja tanpa mengetahui sebutan objeknya dan proses pembentukannya. Padahal di balik setiap pemandangan objek yang disuguhkan memiliki keunikan dan ciri khas tersendiri. Keunikan ini tentunya berasal dari setiap proses pembentukannya. Maka dari itu yuk kenali lebih dekat!

Pantai bergisik

Apa itu pantai bergisik? Apa bedanya dengan pantai pada umumnya? Seperti yang kalian pikirkan bahwa pantai yang biasa kita kunjungi sebagai destinasi wisata tidak lain dinamakan pantai bergisik. Salah satu bentuk lahan marine ini banyak digemari wisatawan dari semua kalangan karena cocok untuk bersantai dan melepas lelah sembari menikmati keindahan laut yang disuguhkan.

Pada pantai bergisik ini biasanya banyak ditemukan material lepas seperti pasir dengan warna yang menjadi ciri khasnya sendiri, baik itu pasir putih maupun pasir berwarna lainnya. Kok bisa sih pasir di pantai nggak habis-habis?? Hal itu tentunya dipengaruhi oleh proses pembentukannya. Mengingat pantai bergisik berhadapan langsung dengan laut serta mendapat banyak pengaruh dari arus dan gelombang laut, maka akan terjadi proses deposisional. Proses tersebut akan mengendapkan material-material yang terbawa sehingga dapat menciptakan pantai bergisik yang luas.

Teluk

Penyebutan teluk sudah sering dipakai oleh masyarakat luas. Meskipun teluk banyak dimanfaatkan sebagai tempat berlabuhnya kapal, tetapi tidak menutup kemungkinan dapat dijadikan sebagai destinasi wisata loh!

ebagai tubuh perairan yang menjorok ke daratan, teluk tentunya merupakan hasil nyata dari adanya erosi pantai. Erosi tersebut akan menciptakan garis pantai yang unik sehingga menambah keindahan teluk itu sendiri. Arus dan gelombang laut pada teluk dapat dikatakan lebih tenang sehingga sering dimanfaatkan untuk memancing ikan. Banyak manfaatnya bukan? Sudah seperti pepatah yang mengatakan bahwa sekali dayung dua-tiga pulau terlampaui saja hehehe.

Laguna

Kalian pasti sudah tidak asing dengan istilah yang satu ini. Letak laguna yang seolah-olah terpisah dari laut terkadang membuat kita berpikir bahwa laguna bukan merupakan bagian dari laut. Pada kenyataannya laguna berisi kumpulan air laut yang terjebak dan tidak bisa kembali ke laut karena dibatasi oleh spit. Spit sendiri ialah dataran panjang yang terletak di sekitar pantai dan terhubung dengan daratan. Spit hanya akan menyisakan celah sempit sebagai pintu masuk air sehingga membuat air yang ada di laguna tidak dapat keluar.

Baca Juga:

Pantai Watukarung, Primadona Wisata Pacitan yang Aksesnya Bikin Wisatawan Nangis

7 Pantai di Jogja yang Bikin Kamu Lupa Parangtritis

Meskipun hanya berupa air laut yang terjebak, tetapi keindahan laguna masih bisa dinikmati loh! Adanya tumbuhan mangrove yang dapat ditemukan di sekitar laguna dapat memberikan daya tarik tersendiri.

Cliff

Jika kalian pernah menemukan tebing-tebing terjal di pinggir pantai, itulah yang disebut dengan cliff! Nama yang cukup keren bukan? Bentuk lahan marine yang satu ini sangat cocok untuk mengamati sunrise maupun sunset karena kita akan mendapatkan view menarik dari atas tebing tanpa terhalang apapun. Namun perlu tenaga ekstra agar dapat sampai ke puncak tebing, so persiapkan juga kondisi fisikmu ya!

Tebing terjal ini ternyata juga terbentuk karena pengaruh dari gelombang laut juga loh! Gelombang laut tersebut akan mengikis tebing ini dari bawah sedikit demi sedikit, kemudian batuan pada bagian atas akan tererosi dan runtuh. Proses ini berlangsung terus menerus sehingga tebing tersebut menjadi terjal.

Itulah beberapa bentuk lahan marine yang dapat kalian nikmati pesonanya ketika sedang traveling. Gimana? Cukup menarik bukan jika kita sudah kenal lebih dekat? So segera atur rencanamu untuk berlibur and enjoy your travel!

BACA JUGA Oh, Ternyata di Melawi ‘Sungai’ Disebut ‘Laut’

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 16 November 2021 oleh

Tags: bentuk lahanGaya Hidup Terminalgeomorfologismarinepantaiteluk
Eunika Arum Karin Thea

Eunika Arum Karin Thea

Mahasiswa Geografi Lingkungan.

ArtikelTerkait

Rumah Atap, Hunian Populer bagi Tokoh Drakor dan Warga Korea Selatan terminal mojok

Rumah Atap, Hunian Populer bagi Tokoh Drakor dan Warga Korea Selatan

9 Juni 2021
zukini produk impor mahal mojok

Dari Zukini, Saya Paham Kenapa Produk Impor Itu Mahal

14 Agustus 2021
Reels Adalah Fitur Terburuk yang Dimiliki Instagram terminal mojok

Reels Adalah Fitur Terburuk yang Dimiliki Instagram

5 Juli 2021
Merayakan Idul Adha sebagai Minoritas di Jepang terminal mojok

Merayakan Idul Adha sebagai Minoritas di Jepang

17 Juli 2021
Membedah Topik Obrolan Bapack-bapack ketika Sedang Nongkrong di Malam Hari terminal mojok

Membedah Topik Obrolan Bapack-bapack ketika Sedang Nongkrong di Malam Hari

31 Juli 2021
Batik Bola Adalah Inovasi Dunia Fashion yang Cukup Mengejutkan pada Masanya meski Dianggap Norak terminal mojok

Batik Bola Adalah Inovasi Dunia Fashion yang Cukup Mengejutkan pada Masanya meski Dianggap Norak

8 Juni 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jurusan Ekonomi Menyelamatkan Saya dari Jurusan Kedokteran yang seperti Robot Mojok.co

Jurusan Ekonomi Menyelamatkan Saya dari Jurusan Kedokteran yang seperti Robot

30 Januari 2026
Es Teh Jumbo Cuan, tapi Jualan Gorengan Bikin Saya Bisa Kuliah (Unsplash)

Bisnis Kecil Seperti Gorengan dan Es Teh Jumbo Dipandang Remeh Nggak Bakal Cuan, Padahal Berkat Jualan Gorengan Saya Bisa Kuliah

2 Februari 2026
Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Pasar Minggu yang Asyik Nggak Kalah Asyik Dikulik Mojok.co

Pasar Minggu Harus Ikuti Langkah Pasar Santa dan Blok M Square kalau Tidak Mau Mati!

4 Februari 2026
4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan (Unsplash)

4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan

4 Februari 2026
Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

31 Januari 2026
Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau Mojok.co

Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau

5 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers
  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi
  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.