Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

5 Titik Kemacetan di Malang Raya yang Bikin Kepala Pusing dan Naik Darah

Iqbal AR oleh Iqbal AR
7 April 2021
A A
5 Titik Kemacetan di Malang Raya yang Bikin Kepala Pusing dan Naik Darah terminal mojok.co

5 Titik Kemacetan di Malang Raya yang Bikin Kepala Pusing dan Naik Darah terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai wilayah yang punya destinasi wisata yang sangat banyak, Malang Raya menjadi salah satu tujuan utama wisatawan untuk menghabiskan liburannya. Wisatawan dari seluruh penjuru negeri berbondong-bondong datang ke Malang Raya, menikmati sensasi wisata alam yang menjadi andalan. Perputaran ekonomi di bidang pariwisata akhirnya berputar dengan sangat baik, menjadi salah satu sumber kehidupan banyak orang. Itu baru sisi baiknya.

Di sisi buruknya, banyaknya wisatawan yang berkunjung ini sering kali mengakibatkan satu bencana menyebalkan. Iya, kemacetan. Mungkin banyak yang menganggap wajar dengan bilang, “Namanya juga daerah wisata, kalau sedang liburan ya macet, lah.” Ada benarnya, memang, tapi masak iya bertahun-tahun dibiarkan macet tanpa ada solusi?

Tidak hanya sebagai daerah wisata, Malang Raya juga terkenal dengan daerah yang banyak perguruan tinggi. Jadi, banyak sekali mahasiswa perantauan yang tiap tahun datang dan tinggal di Malang Raya. Bayangkan saja kalau lagi jam-jam berangkat atau pulang kerja/kuliah, macetnya naudzubillah. Jangankan liburan, hari-hari biasa pun bisa macet. DIjamin pusing dan naik darah, lah, pokoknya.

Maka dari itu, sebagai warga Malang Raya yang rock n roll dan agak peduli, saya akan coba memaparkan beberapa titik macet yang selama ini menjadi momok bagi warga atau wisatawan. Silakan disimak.

#1 Tlogomas-Dinoyo – Kota Malang

Kalau bisa diibaratkan, jalanan dari Tlogomas hingga Dinoyo ini adalah jalur merah, alias macet parah kalau sedang jamnya. Kalau hari biasa, jam 07.00-08.00 dan jam 16.00-17.00 adalah jam-jam paling menyebalkan alias macetnya tidak ada obat. Sebagai mahasiswa yang cukup sering masuk pagi dan pulang sore, saya sudah sampai pada taraf “kulina” (terbiasa) dengan macetnya jalanan ini. Mulai dari SPBU Tlogomas, Mall Dinoyo, Pertigaan Jl. Gajayana, Sumbersari, hingga Jl. Veteran adalah titik macet paling laknat. Kalau liburan jelas lebih parah lagi. Kalau tidak percaya, boleh lah dicoba, tentu di jam-jam sibuk ya, jangan tengah malam, alias sudah sepi.

#2 Muharto, Kedungkandang – Kota Malang

Ini juga jangan ditanya kalau urusan macet, apalagi kalau akhir pekan. Jembatan Kedungkandang yang baru beroperasi untuk mengurai kemacetan juga tidak terlalu menolong karena akses masuk ke jembatan ini, tepatnya di persimpangan Jl. Ki Ageng Gribig dan Muharto, masih padat kendaraan. Saya pribadi sudah nyaris kapok melewati wilayah ini. Pasalnya, selain macet, wilayah ini jauh. Cukup tiga kali, lah, buat saya, tidak mau ke sana lagi kalau tidak ada sesuatu yang penting-penting banget.

#3 Singosari-Karanglo – Kabupaten Malang

Kemacetan di jalur ini tidak kalah biadab dari jalur di atas. Jalur yang menghubungkan antara Surabaya hingga Kota Batu ini jelas langganan macet karena ini jalan paling populer kalau orang luar ingin ke Malang Raya (dari arah Surabaya dan sekitarnya). Kalau musim liburan atau akhir pekan, bukan main lagi macetnya.

Pengalaman saya di jalur ini terjadi minggu lalu, tepatnya Sabtu siang, 27 Maret 2021. Saya diberi tugas liputan ke salah satu hotel yang sempat viral di daerah Lawang, Kabupaten Malang (ya meskipun liputannya gagal karena pihak hotel tidak bersedia diliput). Untuk menuju Lawang, saya harus melewati jalan di Karanglo dan Singosari. Walhasil, saya sempat terjebak macet selama lebih dari 30 menit, ditambah lagi waktu itu sedang panas banget. Untung saya bawa motor, jadi bisa nyelip-nyelip, meskipun butuh waktu cukup lama untuk lolos dari macet.

Baca Juga:

Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali

Nasib Warga Dau Malang: Terjepit di Antara Kemacetan Kota Wisata dan Hiruk Pikuk Kota Pelajar

#4 Jl. Bukit Berbunga, Sidomulyo – Kota Batu

Bagi warga Kota Batu, sudah pasti tahu dan hafal dengan wilayah ini. Iya, wilayah yang di kanan kirinya berjejer kios bunga sepanjang kurang lebih satu kilometer ini langganan macet ketika musim liburan atau akhir pekan. Ya gimana tidak macet, lha wong banyak mobil (pembeli bunga) yang parkir di pinggir jalan. Padahal, jalanannya itu lho ya kecil, kok ya tega bikin ulah dengan parkir di pinggir jalan.

Saya sebagai warga domisili Kota Batu sudah pasti emosi kalau lewat jalan ini ketika liburan. Sudah pasti macet. Apalagi kalau siang-siang, sudah mah panas, jalanan macet, rasanya kok ya pengin ngamuk saja.

#5 Jl. Raya Pendem – Perbatasan Kota Batu dan Kabupaten Malang

Sebagai jalan perbatasan kota dan jalan provinsi, agaknya wajar kalau wilayah ini macetnya naudzubillah. Apalagi kalau akhir pekan atau musim liburan, sudah pasti macet dan itu mutlak. Kalau di awal liburan, jalur macetnya pasti jalur ke arah Kota Batu karena banyak yang ingin menuju ke sana. Sebaliknya, kalau liburannya sudah berakhir, yang macet pasti jalur menuju ke Malang karena pada pulang semua.

Saya bisa dibilang sangat sering melewati jalan ini, ya karena ini jalan utama untuk menuju ke wilayah Kota Malang, dan jalan paling enak, lah, meskipun rawan macet. Untung saja kalau dari Kota Batu, jalanannya turun dan masih banyak pohon di kanan kiri, jadi tidak terlalu menyebalkan. Namunn, kalau kena macetnya pas mau ke Kota Batu, ya siap-siap darah tinggi saja, sih.

Itu lah setidaknya lima titik macet di wilayah Malang Raya yang menyebalkan dan bikin pusing sekaligus naik darah. Untuk yang mau ke Kota Batu, Kota Malang, atau Kabupaten Malang, diantisipasi saja daerah-daerah ini kalau tidak mau kena macet. Tapi kalau mau merasakan sensasi macetnya, ya silakan saja dicoba.

BACA JUGA Rekomendasi Wisata Nol Rupiah di Kota Malang dan tulisan Iqbal AR lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 7 April 2021 oleh

Tags: Kota BatuMalang Rayatitik kemacetan
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

Ribetnya Jadi Warga Sawojajar 2 Malang yang Serba Nanggung terminal mojok

Ribetnya Jadi Warga Sawojajar 2 Malang yang Serba Nanggung

24 Mei 2021
5 Wisata Malang Raya yang Nggak Semua Wisatawan Bisa Cocok Mojok.co

5 Wisata di Malang Raya yang Nggak Semua Wisatawan Bisa Cocok

24 April 2025
Julukan Kota Apel dan Kota Bunga Cocoknya buat Kota Batu, Bukan Kota Malang

Julukan Kota Apel dan Kota Bunga Cocoknya buat Kota Batu, Bukan Kota Malang

15 April 2023
Halte Bentuk Buah dan Sayur Landmark Kota Batu yang Gagal, Cuma Jadi Sarang Sampah Mojok.co

Halte Bentuk Buah dan Sayur Landmark Kota Batu yang Gagal, Malah Bikin Kumuh

3 Juli 2024
Jalan Tumbal Negara hingga Jalan Sangean, Inilah 7 Jalan dengan Nama Unik dan Aneh Di Malang

Jalan Tumbal Negara hingga Jalan Sangean, Inilah 7 Jalan dengan Nama Unik dan Aneh Di Malang

23 Januari 2025
7 Tempat yang Sebaiknya Nggak Dikunjungi Saat ke Malang Raya terminal mojok.co

7 Tempat yang Sebaiknya Nggak Dikunjungi Saat ke Malang Raya

15 November 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi

6 Februari 2026
4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan (Unsplash)

4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan

4 Februari 2026
3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura Mojok.co

3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura

4 Februari 2026
Stasiun Plabuan Batang, Satu-Satunya Stasiun Kereta Api Aktif di Indonesia dengan Pemandangan Pinggir Pantai

Bisakah Batang yang Dikenal sebagai Kabupaten Sepi Bangkit dan Jadi Terkenal?

1 Februari 2026
Video Tukang Parkir Geledah Dasbor Motor di Parkiran Matos Malang Adalah Contoh Terbaik Betapa Problematik Profesi Ini parkir kampus tukang parkir resmi mawar preman pensiun tukang parkir kafe di malang surabaya, tukang parkir liar lahan parkir pak ogah

3 Perilaku Tukang Parkir dan Pak Ogah yang Bikin Saya Ikhlas Ngasih Duit 2000-an Saya yang Berharga

5 Februari 2026
4 Aib Guci Tegal yang Membuat Wisatawan Malas ke Sana Mojok.co

Objek Wisata Guci Tegal Harus Bangkit karena Kabupaten Tegal Tak Ada Apa-Apanya Tanpa Guci

2 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.