Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Macetnya Kota Batu kini bikin jengkel, semua gara-gara tata kota yang berantakan!

Iqbal AR oleh Iqbal AR
25 Juli 2026
A A
3 Fakta Menarik tentang Kota Batu yang Jarang Dibicarakan Orang, Salah Satunya Pernah Terkenal dengan Perkebunan Kina

3 Fakta Menarik tentang Kota Batu yang Jarang Dibicarakan Orang, Salah Satunya Pernah Terkenal dengan Perkebunan Kina (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Satu-dua bulan terakhir, saya cukup sering bertemu orang-orang dari berbagai kalangan. Mulai dari akademisi di ruang-ruang diskusi, hingga anak-anak muda di tempat-tempat nongkrong. Pertemuan-pertemuan itu punya satu benang merah, yaitu tentang Kota Batu, termasuk segala permasalahan dan gimana nasib ke depannya.

Dari pertemuan-pertemuan itu, saya bisa menangkap kegelisahan yang sama. Bahwa saya dan banyak wong mBatu yang juga gelisah. Saya dan mereka gelisah dengan situasi Kota Batu sekarang yang makin nggak karuan, bahkan makin nggak jelas ke mana arahnya. Batu makin sesak, makin kehilangan ruang, dan makin rapuh.

Salah satu kegelisahan saya (yang juga dialami banyak orang Batu lainnya) adalah soal kemacetan yang makin parah. Tiap akhir pekan, Batu nggak pernah nggak macet. Dari arah Mikutopia di Utara, hingga Jatim Park 3 di Selatan, sama macetnya. Ini belum kita bicara kemacetan di sekitar pusat kota. Makin lama makin nggak karuan.

Saya sudah sering menyinggung soal kemacetan Kota Batu. Saya kerap menyelipkannya di tulisan-tulisan saya di Terminal Mojok. Aspirasi ini juga nggak jarang saya sampaikan secara publik. Tapi nggak tahu mengapa, kok kayak belum ada solusi yang nyata gitu. Seakan kemacetan yang makin parah ini dibiarkan gitu saja.

Imbasnya ya apa yang terjadi sekarang. Batu kalau akhir pekan (atau musim liburan) beneran kayak neraka. Warlok kayak saya ini nggak bisa ke mana-mana. Jangankan ke mana-mana, mau keluar gang aja udah disambut macet, kok.

Kota Batu memang bakal kena macet, tapi ya harus ada solusi dong

Iya, saya paham bahwa dengan mendaku sebagai Kota Wisata, Batu bakal terus dipadati wisatawan. Saya juga paham bahwa macetnya Batu ini nggak tiap hari. Tapi ya tetap saja harus dikasih solusi, dong?

Pemkot mbok kerja yang bener gitu, lho, biar kalau akhir pekan atau musim liburan, macetnya Kota Batu bisa seenggaknya terurai. Biar agak lega dikit. Pelebaran jalan, kek, rekayasa lalu lintas, kek. Apalah. Masa rakyatnya lagi yang suruh mikir solusinya?

Tapi ya memang Kota Batu ini susah. Masalahnya terlalu numpuk dan berlapis. Macet itu masih masih masalah permukaan. Belum lagi soal berantakannya tata kota. Alih fungsi lahan terjadi di mana-mana. Pembangunan dikebut, bangunan-bangunan bebas berdiri kayak nggak ada regulasi yang membatasi. Mirip anak bayi yang disuruh main rumah Barbie, berantakan.

Baca Juga:

Perpustakaan Kota Batu salah satu tempat terbaik di kota ini, sayang belum banyak orang yang tahu dan mengunjunginya

Kangen Main Bola di Lapangan Grass Block Sisi Timur Alun-Alun Kota Batu yang Kini Sudah Lenyap

Melihat Batu sekarang, saya itu jadi ada rasa kasihan, miris, juga rasa kecewa. Sebagai orang yang lahir, besar, dan tinggal di Batu, saya paham betul gimana kota ini. Kota Batu ini dikenal sebagai kota yang tenang, kota yang tata kotanya cukup rapi. Nggak asal mendirikan bangunan, nggak asal menggunduli hutan. Batu itu masih hijau, masih rimbun, juga masih lenggang. Saya masih merasakan itu belasan tahun lalu.

Tak ada lagi kota yang hijau, rimbun, asri, dan lenggang

Sekarang, semuanya tinggal kenangan. Batu sudah kehilangan identitas aslinya. Sudah nggak ada lagi Batu yang hijau, Batu yang rimbun, dan sudah nggak ada lagi Batu yang lenggang. Itu semua berganti jadi Batu yang pudar, Batu yang makin gundul, dan Batu yang makin padat. Batu makin nggak nyaman ditinggali, dan makin luntur keindahannya.

Sampai kapan Kota Batu akan seperti ini? Entahlah, saya juga nggak tahu. Dari pertemuan-pertemuan dengan orang-orang, saya dan mereka juga belum berhasil menjawab pertanyaan ini. Saya bahkan cukup ragu bahwa dalam waktu dekat Batu akan kembali ke fitrahnya, apalagi melihat kinerja Pemkotnya selama ini.

Tapi semoga keraguan saya keliru. Semoga keraguan saya nggak terbukti. Sembari kita pantau, bagaimana Batu dari hari ke hari. Apakah benar-benar akan SAE seperti slogan yang selalu digembar-gemborkan Pemkotnya atau nggak. We’ll see.

Penulis: Iqbal AR
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Betapa Susahnya Mencari Kuliner di Kota Batu yang Khas dan Autentik

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 25 Juli 2026 oleh

Tags: jatim park 3kemacetan kota batuKota Batukota batu macetsisi gelap kota batu
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

3 Hal yang Harus Disiapkan Sebelum Piknik ke Kota Batu Terminal Mojok

3 Hal yang Harus Disiapkan Sebelum Piknik ke Kota Batu

15 Juli 2022
Sisi Gelap Jenang Apel, Oleh-oleh Khas Malang yang Bikin Pembeli Waswas

Sisi Gelap Jenang Apel, Oleh-oleh Khas Malang yang Bikin Pembeli Waswas

22 Juni 2024
Surat Cinta untuk Walikota: Pak, Malang Macet, Jangan Urus MiChat Saja!

Malang Memang Beda, Cuacanya Baru Dingin kalo Lagi Musim Maba, Caper, Bos?

2 Juli 2023
Malang dan Batu Saling Sindir, tapi Saling Membutuhkan (Unsplash)

Malang dan Batu: Persaingan Sunyi Dua Saudara yang Tak Pernah Selesai Berkompetisi

15 Maret 2025
Bukit Jengkoang di Kota Batu Memang Indah, tapi Nggak Spesial-spesial Amat

Bukit Jengkoang di Kota Batu Memang Indah, tapi Nggak Spesial-spesial Amat

22 Juli 2023
Nasib Warga Dau Malang: Terjepit di Antara Kemacetan Kota Wisata dan Hiruk Pikuk Kota Pelajar

Nasib Warga Dau Malang: Terjepit di Antara Kemacetan Kota Wisata dan Hiruk Pikuk Kota Pelajar

17 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Krisis Identitas wingko babat: jajanan asli Lamongan, dijajah Semarang, dicaplok Jogja

Krisis Identitas wingko babat: jajanan asli Lamongan, dijajah Semarang, dicaplok Jogja

21 Juli 2026
Alasan orang tua tetap menyekolahkan anaknya di SD negeri di tengah pamor SD swasta yang kian moncer Mojok.co

Alasan orang tua tetap menyekolahkan anaknya di SD negeri di tengah pamor SD swasta yang kian moncer

20 Juli 2026
Penderitaan orang Serang yang kerja di luar kota: pakai KRL susah, kereta lokal pun nggak membantu

Penderitaan orang Serang yang kerja di luar kota: pakai KRL susah, kereta lokal pun nggak membantu

22 Juli 2026
Untuk Warga Surabaya, Stop Menormalisasi Bayar Parkir kepada Juru Parkir di Toko Atau Minimarket yang Bertuliskan 'Parkir Gratis'!

Jangan cintai Surabaya secara berlebihan, ia juga punya kekurangan yang patut dibicarakan

21 Juli 2026
Sendang Senjoyo dulu jadi primadona, kini banyak orang nggak sudi buat ke sana!

Sendang Senjoyo dulu jadi primadona, kini banyak orang nggak sudi buat ke sana!

19 Juli 2026
Pesan untuk orang tua ambis yang khawatir anaknya nggak juara kelas Mojok.co

Pesan dari orang tua untuk sesama orang tua, stop paksa anak yang baru masuk SD jadi juara kelas

24 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.