Rekomendasi Wisata Nol Rupiah di Kota Malang – Terminal Mojok

Rekomendasi Wisata Nol Rupiah di Kota Malang

Artikel

Yongky Choirudin

Kota Malang sudah menjelma menjadi menjadi kota terbesar kedua di provinsi Jawa Timur setelah Surabaya. Kota ini selalu menjadi rujukan para pencari kerja dan para mahasiswa dari luar kota karena banyaknya lowongan pekerjaan di sana dan banyak kampus yang berkualitas di kota Malang.

Selain menjadi kota rujukan para pencari kerja dan mahasiswa, Kota Malang juga menjadi kota rujukan banyak manusia untuk berwisata. Sudah menjadi kebiasaan bahwa Malang selalu ramai akan wisatawan yang datang karena banyak tempat wisatanya. Dan kali ini saya akan membahas tempat wisata nol rupiah yang bisa kalian kunjungi kapan pun bahkan saat nggak punya uang.

#1 Alun-alun Malang

Alun-Alun Malang menjadi tempat wisata pertama gratis yang ada di Kota Malang. Setelah menjalani revitalisasi, Alun-alun Malang menjadi tempat wisata yang gratis dan sangat menyenangkan. Di sini kita bisa berkumpul bersama teman atau keluarga menikmati rimbunnya pepohonan dan taman ditambah bisa melihat burung-burung yang beterbangan. Alun-Alun Malang menjadi tempat wisata nol rupiah alias gratis yang sangat recomended untuk jomblo maupun yang sudah berkeluarga demi bisa menghilangkan penat dari kesibukan dunia.

#2 Jalan Ijen

Jalan Ijen sudah menjadi ikon di Kota Malang. Area jalan ini sangat menarik untuk dijelajahi karena di kanan dan kiri jalan ini dibangun rumah-rumah bergaya kolonial sehingga sangat bagus untuk diupload ke Instagram. Selain itu adanya taman yang memanjang di antara dua jalan membuat kita bisa menelusuri jalan ini dengan nyaman tanpa takut ditabrak oleh kendaraan.

Jalan Ijen pun menjadi titik diadakannya Car Free Day setiap Minggu dan membuat kita bisa berwisata gratis sekaligus berolahraga di sepanjang jalan tersebut. Jalan Ijen selalu ramai saat CFD, baik oleh wisatawan, ataupun para penjual yang mengais rezeki di tengah ramainya pengunjung yang memadati jalan tersebut.

#3 Lembah Dieng

Tempat ketiga yang menjadi rekomendasi wisata nol rupiah di Kota Malang adalah Lembah Dieng. Tentu ini bukan Lembah Dieng seperti di pegunungan Dieng di provinsi Jawa Tengah itu. Tetapi, di sini anda bisa menikmati pemandangan Kota Malang dari ketinggian dan pemandanganya sangat indah. Ditambah dengan suasana sejuk di atas lembah membuat berwisata ke sana akan sangat menyenangkan. Tidak perlu tiket masuk untuk sekadar nongkrong dan melintas di kawasan ini. Meski tak jauh dari kawasan kota, kawasanini sungguh bebas dari hikuk-pikuk kemacetan.

#4 Jelajah kampus

Ya, Anda tidak salah karena Malang memang terkenal dengan banyaknya kampus dengan kualitas yang juga baik. Sebut saja Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Islam Negeri Malang dan masih banyak lagi.

Kita bisa menjelajahi kampus-kampus ini tentu dengan biaya nol rupiah. Selain itu dengan menjelajahi kampus ini, kita bisa melihat mahasiswa yang lalu lalang. Lumayan buat cuci mata dan menghirup napas-napas akademik.

Selanjutnya, bagi pencinta ketinggian, kita bisa menjelajahi gedung-gedung pencakar langit di kampus-kampus ini. Entah mengapa, hanya di kampus-kampus inilah kita bisa merasakan naik ke gedung pencakar langit. Terutama gedung-gedung di Universitas Brawijaya, di sini banyak gedung-gedung menjulang yang tingginya membuat silau.

Salah satu gedung tertinggi di Brawijaya ini adalah gedung Fakultas Ilmu Komputer atau Filkom. Gedung ini menjulang setinggi 13 lantai dan menjadi gedung tertinggi di Brawijaya atau bahkan di seluruh kampus di Malang. Dari atas lantai 13, kita bisa melihat pemandangan Brawijaya yang luar biasa.

Selain itu, ada lagi tempat yang cocok untuk menikmati pemandangan Kota Malang di Brawijaya, yaitu di gedung FIA atau di Fakultas Ilmu Administrasi. Di sini kita bisa melihat pemandangan dari jembatan Suhat yang sangat ramai akan kendaraan dan daerah lainya di Malang dengan jelas. Hebatnya kita bisa menikmati pemandangan ini secara gratis alias nol rupiah.

Selain UB, anda juga bisa berwisata ke Universitas Muhammadiyah Malang. Kampus yang terletak di ujung barat Kota Malang yang dekat dengan Kota Batu ini memiliki ciri khas yang tidak dimiliki kampus lain, yaitu kita bisa bergowes ria. Ya, sebab di kampus ini disediakan sepeda ontel dan bebas digunakan semua orang bahkan untuk yang bukan mahasiswa UMM.

Kemudian ada Universitas Negeri Malang, di sini kita bisa berfoto di depan gedung Rektorat yang menjulang 9 lantai. Lumayan lah lihat bangunan-bangunan dengan arsitektur keren. 

BACA JUGA Nokia 1800, Ketangguhan HP dan Kesederhanaan Fitur yang Kita Rindukan dan tulisan Yongky Choirudin lainnya.

Baca Juga:  Asal Usul Gelar Haji dan Kebiasaan Penisbatannya
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.
---
1


Komentar

Comments are closed.