Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

9 Teh Kemasan yang Dijual di Indomaret dengan Kandungan Gula Terendah hingga Tertinggi

Tiara Uci oleh Tiara Uci
27 September 2022
A A
9 Teh Kemasan yang Dijual di Indomaret dengan Kandungan Gula Terendah hingga Tertinggi Terminal Mojok

9 Teh Kemasan yang Dijual di Indomaret dengan Kandungan Gula Terendah hingga Tertinggi (Nandaro via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Biar kalian nggak ribet ngitungin kandungan gula dalam teh kemasan yang ada di kulkasnya Indomaret, nih saya kasih tau~

Perseteruan Es Teh Indonesia dengan salah satu konsumen yang mengatakan jika minuman Chizu Red Velvet dari Es Teh Indonesia mengandung 3kg gula berujung somasi yang dilayangkan pihak Es Teh Indonesia kepada si konsumen. Somasi tersebut kemudian membuat “keributan” di masyarakat luas, khususnya netizen.

Jika dilihat sisi positifnya, setidaknya kasus tersebut membuka mata banyak orang tentang pentingnya melihat kandungan atau komposisi gula dalam setiap makanan seperti es krim dan camilan ringan serta minuman kemasan yang kita beli. Melansir dari Alodokter, tubuh kita membutuhkan gula kurang dari 30g dalam sehari untuk orang dewasa. Sementara untuk anak-anak tak lebih dari 24g. Artinya, dalam sehari kita harus mengonsumsi gula tak lebih dari jumlah tersebut agar tubuh bisa tetap terjaga kesehatannya.

Masalahnya, hampir semua teh kemasan memiliki kandungan gula yang tinggi, dan sebagai konsumen kita nggak menyadarinya. Pokoknya asal rasanya enak, langsung kita minum. Tak jarang, kita bahkan bisa menghabiskan lebih dari satu botol teh kemasan dalam sehari. Waduh, kebiasaan kayak begini sebenarnya nggak sehat ya, Rek.

Sebenarnya dalam setiap teh kemasan yang biasa dijual di Indomaret itu, sudah tercantum kandungan gula dalam komposisi yang melekat pada kemasan. Tapi, jika kita nggak teliti melihat komposisinya, kita bisa kena prank juga. Maksud saya begini, misalnya satu botol teh kemasan 300ml, tapi dalam komposisinya tertulis 200ml per takaran saji dengan kandungan gula 12g, itu artinya 12g gula ada dalam 200ml, Rek. Kalau kamu menghabiskan semua isinya dalam satu botol tersebut (300ml), artinya kandungan gula yang kamu konsumsi lebih dari 12g. Saya yakin, hampir sebagian besar dari kita masih suka salah ketika menghitung hal ini. Nggak apa-apa, saya dulu juga gitu.

Nah, sebagai jamaah Mojokiyah yang baik hati dan suka jajan menolong, saya akan mengurutkan kandungan gula dalam teh kemasan yang dijual di Indomaret untuk semua pembaca setia Terminal Mojok. Untuk memudahkan ilustrasi, kita akan menggunakan takaran yang biasa digunakan untuk membuat kue atau masakan, yakni 1g gula setara dengan 0,2 sendok teh. Kita mulai dari teh kemasan dengan kandungan gula terendah hingga tertinggi.

#9 Teh Pucuk

Minuman teh kemasan yang konon katanya diambil dari pucuk daun teh pilihan dan dipadukan dengan aroma jasmine ini sangat populer dan disukai orang Indonesia, tak terkecuali saya. Satu botol Teh Pucuk ukuran 240ml memiliki kandungan gula sebanyak 18g atau setara 3,6 sendok teh, atau sekitar 6% (hasil persentase dengan air 240ml).

Jika kebutuhan gula harian kita 30g—itupun bisa kita dapatkan dari nasi—minum dua botol Teh Pucuk akan membuat kita kelebihan gula banyak sekali, Gaes. Tapi tenang saja, Teh Pucuk memberi kita pilihan teh kemasan dengan kandungan gula lebih rendah melalui produk Teh Pucuk Less Sugar. Dalam kemasan 240ml Teh Pucuk Less Sugar, terdapat 12g gula atau setara 2,4 sendok teh. Atau jika dibuat persentase dalam air adalah 4,7% (hasil persentase gula dengan air 240 ml).

Baca Juga:

Nekat Kuliah S3 di Taiwan Berujung Syok, tapi Saya Merasa Makin Kaya sebagai Manusia

Motor Kredit Menciptakan Kabut Tebal yang Menyembunyikan Wajah Asli Kemiskinan, Terlihat Mengilat tapi Fondasinya Melarat

#8 Teh Botol Sosro

Teh Botol Sosro adalah salah satu pelopor minuman teh kemasan di Indonesia. Pabrik Teh Botol Sosro berdiri pada 1940 di Slawi, Jawa Tengah. Kalau dipikir-pikir, lebih tua usia pabrik Teh Sosro daripada negara Indonesia, ya?

Dalam satu kemasan kotak Teh Botol Sosro 200ml terdapat 15g gula, atau setara dengan 3 sendok teh gula. Tapi, kemasan Teh Botol Sosro kotak kan 330ml. Kalau kita habiskan semuanya, sekali lagi, jumlah kandungan gulanya jadi lebih tinggi.

#7 Teh Hijau Indomaret

Satu botol Teh Hijau Indomaret isinya 330ml. Di komposisinya tertulis tiap 220ml mengandung 18g gula atau setara dengan 3,6 sendok teh gula. Kalau menghabiskkan satu botol 330ml, berarti kita mengonsumsi gula kurang lebih 5 sendok teh.

#6 S-Tee

S-Tee kemasan 200ml memiliki komposisi karbohidrat sebanyak 16g, garam 15mg, dan gula sebesar 15g atau setara 3 sendok teh. Fyi, S-Tee yang kemasan kotak itu memang isinya 200ml, sudah sama dengan jumlah takaran saji di komposisinya. Jadi praktisnya, jumlah gula yang kita lihat di komposisi, ya memang itulah jumlah gula yang kita konsumsi dalam satu kemasan.

Mungkin kalian berpikir, lho S-Tee gulanya setara 3 sendok teh, tapi kenapa Teh Hijau Indomaret dianggap lebih sedikit kandungan gulanya? Perbedaannya ada pada ukuran kemasannya, Rek. Kalau Teh Hijau Indomaret dibuat sama-sama 200ml, hasilnya kandungan gulanya sedikit lebih rendah.

#5 Teh Gelas

Dalam satu botol Teh Gelas ukuran 350ml, tertulis tiap takaran saji 200ml mengandung 15g karbohidrat, 20mg garam, dan 15g gula atau setara 3 sendok teh. Sebenarnya jumlah ini sama dengan S-Tee, namun karena kemasan Teh Gelas lebih besar (350ml) dan kemungkinan besar kita menghabiskan semua isinya, otomatis kandungan gula yang kita konsumsi lebih tinggi. Makanya saya menempatkan teh kemasan satu ini setelah S-Tee.

#4 Nu Green Tea

Nu Green Tea adalah produk teh produksi PT. ABC dan merupakan pelopor teh hijau kemasan botol PET di Indonesia. Meskipun memiliki rasa teh yang ringan dan menyegarkan, Nu Green Tea punya kandungan gula yang cukup tinggi, lho. Dalam sajian per saji 200ml mengandung 16g gula atau setara 3,2 sendok teh. Jumlah tersebut lebih tinggi dari kandungan gula di Teh Gelas dengan jumlah per sajian sama (200ml).

Jumlah gula 16g tersebut untuk 200ml Nu Green Tea, ya. Sementara kemasan Nu Green Tea paling kecil adalah 330ml. Jadi, kalau mau menghabiskan satu botol Nu Green Tea, gulanya jelas lebih tinggi.

#3 Teh Kotak Melati

Teh melati sebenarnya bagus untuk diet, tapi kalau teh melati tersebut digabungkan dengan gula, ya kita harus mengonsumsinya dengan bijak. Teh Kotak Melati dalam kemasan 200ml memiliki kandungan gula sebesar 17g atau setara 3,4 sendok teh. Jumlah ini lebih banyak dari gulanya Teh Gelas dan Nu Green Tea jika perbandingannya sama-sama 200ml.

#2 Teh Javana

Teh Javana tersedia dalam dua pilihan rasa, teh gula batu dan teh melati. Keduanya memiliki kandungan gula yang kurang lebih sama. Untuk takaran saji 175ml Teh Javana mengandung 14g gula atau setara 2,8 sendok teh. Terlihat kecil bila dibandingan dengan jumlah gula di teh kemasan lain, tapi masalahnya, 14g tersebut hanya untuk setengah botol Teh Javana. Di sinilah kita biasanya kena prank lantaran mengira jumlah komposisi tersebut untuk 350ml padahal untuk 175ml (per sajian).

Kalau Teh Javana ini satu botolnya berisi 350ml, ya berarti kandungan gulanya kurang lebih dua kali lipatnya atau setara 6 sendok teh. Minum satu kemasan Teh Javana dalam sehari, kadar gula dalam tubuh kita langsung kelebihan dosis.

#1 Fruit Tea

Nah, ini minuman teh yang punya kandungan gula tinggi karena memang tehnya ada rasa-rasanya. Tarik napas dulu, Rek, mari kita hitung kandungan gula dalam teh kemasan satu ini.

Dalam takaran saji 350ml, mengandung 42g gula atau setara 8,4 sendok teh. Banyak pol, ya? Jika kita minum satu botol Fruit Tea, kebutuhan gula harian di tubuh kita langsung terpenuhi, bahkan kelebihan banyak.

Sebenarnya selain Fruit Tea, minuman teh kemasan lain yang punya rasa tambahan seperti apel, blueberry, atau buah-buahan lainnya umumnya memiliki kandungan gula yang lebih tinggi daripada minuman teh dengan rasa original seperti green tea atau jasmine.

Saya nggak melarang kalian minum minuman teh kemasan di atas, lho. Terserah kalian saja, toh belinya pakai uang kalian. Kalau mau minum minuman kemasan, jangan kebanyakan juga. Tahu diri lah~

Penulis: Tiara Uci
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Perang Teh Kemasan, dari yang Paling Nggak Enak Sampai yang Paling Enak.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 29 September 2022 oleh

Tags: alfamartfruit teagulaindomaretkandungan gulaminimarketminuman kemasanpilihan redaksiTeh Botol SosroTeh Gelasteh kemasanteh kotak
Tiara Uci

Tiara Uci

Alumnus Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya. Project Manager perusahaan konstruksi di Surabaya. Suka membaca dan minum kopi.

ArtikelTerkait

New iPhone SE 2022 Produk Baru Apple yang Nggak Terasa Baru-baru Banget Terminal Mojok

iPhone SE 2022: Produk Baru Apple yang Nggak Terasa Baru-baru Amat

12 Maret 2022
4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan (Unsplash)

4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan

4 Februari 2026
Anggota DPR, Profesi yang Paling Cocok dan Sesuai dengan Gaya Hidup Gen Z

Anggota DPR, Profesi yang Paling Cocok dan Sesuai dengan Gaya Hidup Gen Z

6 Desember 2023
Detail Kecil tentang KKN yang Luput di Film KKN di Desa Penari Terminal Mojok

Detail Kecil tentang KKN yang Luput dalam Film KKN di Desa Penari

25 Mei 2022
Orang yang Ngantuk Pas Nonton Film Dune Pasti Kapasitas Otaknya Pas-pasan terminal mojok.co

Orang yang Ngantuk Pas Nonton Film Dune Pasti Kapasitas Otaknya Pas-pasan

18 Oktober 2021
4 Alasan Kebomas Jadi Kecamatan Paling Istimewa di Kota Gresik

4 Alasan Kebomas Jadi Kecamatan Paling Istimewa di Kota Gresik

4 November 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

6 April 2026
Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

4 April 2026
4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman

7 April 2026

Di Jajaran Mobil Bekas, Kia Picanto Sebenarnya Lebih Mending daripada Suzuki Karimun yang Banyak Dipuja-Puja Orang

8 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Tidak Butuh Mall Kedua, Setidaknya untuk Sekarang

7 April 2026
Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Buka Bisnis di Desa Menggiurkan, Tapi Bukannya Slow Living Malah Dibayangi Sengsara karena Kebiasaan Warga
  • Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif
  • Sisi Gelap di Balik Naiknya Harga Gudeg Jogja Langganan yang Membuat Stigma Buruk Semua Gudeg Itu Mahal Makin Dihina Orang Tolol
  • Hari-hari Penuh Perjuangan Pedagang Es Teh Jumbo Menuju Kebangkrutan: Sudah Melarat karena Tipisnya Keuntungan Kini Terancam Mati karena Kenaikan Harga Plastik
  • PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM
  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.