Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Profesi

6 Pekerjaan yang Punah karena Perkembangan Zaman

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
16 Oktober 2025
A A
6 Pekerjaan yang Punah karena Perkembangan Zaman Mojok.co

6 Pekerjaan yang Punah karena Perkembangan Zaman (wikipedia.org)

Share on FacebookShare on Twitter

Teknologi berkembang seperti tanaman liar. Begitu cepat dan tidak terkendali. Apabila tidak bisa mengikutinya, bersiaplah terkubur perkembangan teknologi. Begitu pula dalam hal pekerjaan. Banyak pekerjaan yang akhirmya punah karena perkembangan zaman dan teknologi. 

Dahulu, kita masih sering melihat orang antre di mesin ATM cuma untuk transfer uang atau sekadar ngecek saldo. Masih banyak juga yang sibuk top up pulsa di konter, atau beli baju langsung ke toko. 

Sekarang? Tidak ada lagi. Semua sudah pindah ke genggaman tangan. Mau transfer tinggal buka mobile banking, isi pulsa bisa lewat e-wallet, belanja baju hingga sayur pun bisa dilakukan sambil rebahan. Semua serba cepat, serba instan, dan nyaris tanpa jeda.

Dalam hal pekerjaan juga demikian. Banyak profesi yang dulu terasa begitu penting, dekat dengan kehidupan kita, tapi kini menghilang perlahan. Bahkan, generasi sekarang pun tidak bisa menemukan jejaknya. Apa saja?

#1 Penjual kaset DVD

Dulu, hampir di setiap emperan toko ada lapak penjual kaset DVD. Di lapak inilah orang-orang berburu film, mulai dari film dalam negeri hingga film mancanegara. Bahkan, film dewasa 17+, juga ada. Cuma ya, berhubung yang dijual adalah DVD bajakan, jangan heran kalau kualitas gambarnya buruk atau suara ketawa mereka yang ikut terekam. Angle kamera tiba-tiba miring juga jadi hal yang biasa.

Selain berburu film, lapak penjual kaset DVD juga diserbu mereka-mereka yang cari kepingan disk MP4 berisi lagu-lagu favorit. Kalau tidak salah ingat, satu keping DVD yang bungkusnya cuma plastik doang dihargai Rp3 ribu perak. Sementara yang ada wadahnya, dihargai Rp5 ribu.

#2 Penjaga wartel

Pernah ada masa di mana mau telpon jadi sesuatu yang sulit. Untuk bisa menelpon, seseorang harus cari warung telepon (wartel) dulu. Dan, kalau pas kebetulan wartelnya sedang ramai ya mau nggak mau harus antri.

Buat yang belum tahu, wartel itu kios yang menyediakan bilik-bilik berisi telpon. Pelanggan yang mau menelpon tinggal masuk ke bilik yang kosong, lalu menelpon seperti biasa. Nanti, di badan telepon akan muncul angka-angka semacam argo yang menunjukkan jumlah biaya yang harus dibayar. Bayarnya tentu saja di penjaga wartel. Lha, sekarang sudah nggak ada wartel, otomatis pekerjaan penjaga wartel pun sudah tidak ada lagi.

Baca Juga:

Gen Z Ogah Naik Jabatan, Mending Jadi Pekerja Biasa Aja, tapi Punya Hidup Lebih Tenang

Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib

#3 Tukang afdruk foto kilat

Suatu kali saya pernah tanya ke anak-anak, apakah mereka tahu apa itu “klise” dalam konteks fotografi. Jawaban mereka sama: tidak tahu. Dan, saya yakin, yang lagi baca tulisan ini pun mungkin ada yang tidak tahu klise apa yang saya maksud.

Klise dalam fotografi adalah lembaran film transparan berwarna cokelat kehitaman yang berisi hasil negatif dari foto yang sudah dijepret menggunakan kamera analog. Dari klise inilah foto kemudian bisa dicetak berulang kali di atas kertas foto. Dulu, benda kecil ini begitu sakral. Kalau sampai hilang, foto tidak bisa dicetak ulang. Tidak ada tuh istilah “backup di cloud” atau “restore dari galeri”.

Nah, klise ini kemudian dicetak (atau diafdruk kata orang zaman dulu), di tukang afdruk foto kilat. Jangan bayangkan tempat afdruk foto kilat ini seperti ruko, ya. Nggak. Afdruk foto kilat biasanya cuma bangunan kecil semi permanen, mirip-mirip kios es teh jumbo, tapi versi lebih kumuh.

Baca halaman selanjutnya: #3 Loper film …

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 28 Oktober 2025 oleh

Tags: Loper filmpekerjaanPenjaga pintu tolPenjaga warnetpenjaga wartelpenjual kaset DVDTukang afdruk foto kilat
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

Memangnya Kenapa kalau Pekerjaan Saya Tidak Sesuai dengan Latar Belakang Pendidikan?

Memangnya Kenapa kalau Pekerjaan Saya Tidak Sesuai dengan Latar Belakang Pendidikan?

14 November 2023
Fenomena HRD Ghosting dan Cara Menghindarinya

Fenomena HRD Ghosting dan Cara Menghindarinya

19 November 2019
situs lowongan kerja recruiter lowongan kerja hrd personalia wawancara kerja menunggu jawaban lamaran kerja lowongan kerja cara membuat cv kartu prakerja mojok.co

3 Hal Tak Terduga yang Pernah Saya Alami Selama Menjadi Seorang Recruiter

9 Oktober 2020
public speaking mojok

Public Speaking: Ilmu yang Dianggap Remeh, namun Berguna bagi Kehidupan

29 Juli 2020
Jadi Penjaga Toilet Mal Nggak Melulu Menyedihkan, Banyak Juga Privilese yang Didapat Mojok.co

Jadi Penjaga Toilet Mal Nggak Melulu Menyedihkan, Banyak Juga Privilese yang Didapat

23 Maret 2024
Siapa Bilang Mahasiswa FIB Masa Depannya Suram? Bener sih, Bener-bener Minta Digeplak Maksudnya (Pixabay.com)

Siapa Bilang Mahasiswa FIB Masa Depannya Suram? Bener sih, Bener-bener Minta Digeplak Maksudnya

10 Agustus 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Penilai Properti: Profesi "Sakti" di Balik Kredit Bank yang Sering Dikira Tukang Ukur Tanah

Penilai Properti: Profesi “Sakti” di Balik Kredit Bank yang Sering Dikira Tukang Ukur Tanah

31 Maret 2026
4 Keunggulan Tinggal di Rumah Kontrakan yang Jarang Dibicarakan Banyak Orang Mojok.co kos kontrak rumah

Kos vs Kontrak Rumah Setelah Menikah: Mana yang Lebih Hemat dan Nyaman untuk Pasangan Muda?

26 Maret 2026
Pesimis pada Honda Beat Karbu Berubah Respek karena Bisa Awet 12 Tahun Tanpa Rewel Mojok.co

Pesimis pada Honda Beat Karbu Berubah Respek karena Bisa Awet 12 Tahun Tanpa Rewel

27 Maret 2026
Toyota Kijang Super, Mobil Tua Bangka yang Menolak Mati Mojok.co

Toyota Kijang Super, Mobil Tua Bangka yang Menolak Mati

31 Maret 2026
Plesir ke Telaga Sarangan Magetan Cuma Bikin Emosi, Mending ke Telaga Ngebel Ponorogo Mojok.co

Plesir ke Telaga Sarangan Magetan Cuma Bikin Emosi, Mending ke Telaga Ngebel Ponorogo

26 Maret 2026
Kulon Progo, Tempat Terbaik untuk Slow Living di Jogja (Wikimedia Commons)

Kulon Progo, Tempat Terbaik untuk Slow Living di Jogja

26 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Kerja di Kafe Bikin Stres karena Bertemu Gerombolan Mahasiswa Jogja yang Nggak Beradab, Sok Sibuk di Depan “Budak Korporat”
  • Gagal Lolos SNBP UGM Bukan Berarti Bodoh, Seleksi Nilai Rapor Hanya “Hoki-hokian” dan Kuliah di PTN Tidak Menjamin Masa Depan
  • Siswa Terpintar 2 Kali Gagal UTBK SNBT ke UB, Terdampar di UIN Jadi Mahasiswa Goblok dan Nyaris DO
  • “Side Hustle” Bisa Hasilkan hingga Rp500 Juta per Bulan Melebihi Gaji Kerja Kantoran, tapi Bikin Tersiksa karena Tidak Pernah Berhenti Bekerja
  • Penyesalan Kaum Mendang-mending yang Dilema Pakai Kereta Eksekutif hingga Memutuskan Tobat dari Kondisi “Neraka” Kereta Ekonomi
  • Derita Jadi PNS atau ASN di Desa: Awalnya Bisa Sombong Status Sosial, Tapi Berujung Ribet karena “Diporoti” dan Dikira Bisa Jadi Ordal

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.