Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Pesimis pada Honda Beat Karbu Berubah Respek karena Bisa Awet 12 Tahun Tanpa Rewel

Daffa Andarifka Syaifullah oleh Daffa Andarifka Syaifullah
27 Maret 2026
A A
Pesimis pada Honda Beat Karbu Berubah Respek karena Bisa Awet 12 Tahun Tanpa Rewel Mojok.co

Pesimis pada Honda Beat Karbu Berubah Respek karena Bisa Awet 12 Tahun Tanpa Rewel (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Dua belas tahun bukanlah waktu yang singkat untuk apapun. Termasuk untuk memiliki dan mengendari sebuah kendaraan. Namun, hal itu tidak berlaku pada kawan saya. Dia mampu merawat Honda Beat karbu hingga 12 tahun tanpa rewel. 

Teman saya ini bukan mekanik. Bukan juga orang yang ngulik dan ngobrolin motor sampai larut malam. Itulah yang membuat saya makin kagum. Dia hanya pekerja media yang mobilitasnya tinggi, sibuk, dan tidak punya banyak waktu untuk urusan teknis. 

Lalu, bagaimana bisa dia mengendarai motor yang sama selama belasan tahun? Itu semua murni ketelatenan yang membuatnya bisa bertahan dengan motor yang terkenal rewel ini. 

Ragu pada Honda Beat karbu karena stereotipe yang telanjur menempel

Teman saya membeli Honda Beat karbu berwarna merah hitam keluaran 2012. Dia membelinya pada 2014 sebagai tangan ketiga. Dia tidak pernah menyesal membelinya, walau bukan motor baru, teman saya bilang motor ini tidak pernah mogok hingga detik ini. 

Kenyataan ini jelas bertolak belakang dengan reputasi Honda Beat karbu selama ini. Honda Beat karbu punya reputasi yang setengah-setengah di kalangan pengguna motor. Bukan karena performanya buruk, tapi karena ia lahir di era yang sudah mulai ditinggalkan. Ketika Beat injeksi mulai masuk dan semua orang beralih ke teknologi yang lebih modern, Beat karbu pelan-pelan jadi motor yang dipandang sebelah mata.

Akan tetapi, semua stereotipe negatif itu berhasil dipatahkan oleh kawan saya. Bahkan, kawan saya pernah melakukan perjalanan ke Pangandaran dan Puncak dengan motor ini tanpa kendala berarti. 

Rahasia betah naik Honda Beat karbu

Kalau kamu berharap ada tips mekanis yang canggih di balik ketahanan Beat karbu teman saya, bersiaplah kecewa. 

Rahasianya sederhana sampai terasa membosankan. Ganti oli setiap tiga bulan sekali. Servis CVT dan karburator setiap enam bulan sekali. Ganti oli gardan setiap dua tahun. Itu saja. Tidak ada modifikasi, tidak ada perlakuan khusus, tidak ada ritual aneh.

Baca Juga:

Saya Menyesal Nggak Pakai Vario 125 dari Dulu karena Motor Honda Ini Nggak Bikin Bangga tapi Nyatanya Nggak tergantikan

Setia Bersama Honda Beat Biru 2013: Motor yang Dibeli Mertua dan Masih Nyaman Sampai Sekarang, Motor Lain Mana Bisa?

Hasilnya adalah motor tangan ketiga yang masih berjalan tanpa drama di usianya yang ke-14. Mesin anteng, tidak ada bunyi aneh, dan tidak pernah sekali pun membuat pemiliknya repot di pinggir jalan.

Yang menarik, justru kedisiplinan itulah yang membedakan Beat karbu teman saya dengan motor-motor seusianya. Biasanya motor seperti itu sudah lama masuk bengkel besar atau dijual murah karena kondisinya memburuk. Bukan soal motornya lebih bagus dari yang lain. Tapi, karena pemiliknya tidak pernah menunda servis dengan alasan sibuk atau lupa.

Karbu vs injeksi perdebatan yang tidak perlu

Banyak orang langsung mencoret Beat karbu begitu melihat teknologinya yang dianggap ketinggalan zaman. Injeksi lebih irit, lebih mudah dirawat, tidak perlu setel karbu. Semua itu benar.

Akan tetapi, banyak orang lupa satu keunggulan karbu: lebih mudah diperbaiki di mana saja. Kalau motor injeksi bermasalah, butuh alat scan khusus untuk mendeteksi kerusakan. Karbu? Mekanik bengkel pinggir jalan manapun bisa menanganinya. Di kota kecil, di jalur mudik, di tempat yang jauh dari bengkel resmi, itu bukan keunggulan kecil.

Teman saya tidak pernah menghadapi situasi darurat itu karena motornya tidak pernah mogok. Tapi, setidaknya dia tahu, kalau suatu saat itu terjadi, tidak akan susah mencari bantuan.

Tangki kecil adalah satu-satunya keluhan

Dua belas tahun bersama Beat karbu, satu-satunya keluhan teman saya tetap sama dari dulu: tangkinya kecil.

Untuk motor harian dalam kota itu tidak terlalu masalah. Tapi, begitu dibawa perjalanan jauh, kebiasaan ngisi bensin lebih sering dari motor lain memang tidak bisa dihindari. Itu bukan cacat fatal, tapi cukup untuk jadi pengingat bahwa tidak ada motor yang sempurna. Di luar itu, tidak ada keluhan lain yang berarti selama 12 tahun.

Pengalaman teman saya bersama Honda Beat karbu selama 12 tahun tanpa rewel membuat saya sadar untuk tidak meremehkan Beat karbu atau motor lawas lain. Tidak melulu soal motornya, faktor pemilik juga berperan penting atas kenyamanan dan keawetan motor

Penulis: Daffa Andarifka Syaifullah
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Awalnya Bangga Beli Honda Scoopy, Lama-lama Malu karena Sering Bermasalah, Motor dan Pemiliknya Jadi Kelihatan Payah.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

 

Terakhir diperbarui pada 27 Maret 2026 oleh

Tags: Beatbeat karbuhondahonda beatHonda Beat Karbumotor karbu
Daffa Andarifka Syaifullah

Daffa Andarifka Syaifullah

Penulis lepas berlatar D3 yang gemar mengamati kehidupan kota dan menuliskannya sebelum sempat dilupakan. Minatnya pada isu sosial-politik, dan metropolitan. Lahir dari kebiasaan memperhatikan hal-hal yang dianggap wajar padahal sebetulnya tidak.

ArtikelTerkait

Ribut-ribut Pilih Honda Atau Yamaha, Padahal Suzuki Tetap yang Terbaik

Ribut-ribut Honda Atau Yamaha, Padahal yang Terbaik Tetap Suzuki

27 Juli 2023
Honda Beat Deluxe Smart Key, Sebaik-baiknya Motor untuk Driver Ojol Mojok.co

Honda Beat Deluxe Smart Key, Sebaik-baiknya Motor untuk Driver Ojol

22 April 2025
Honda verza 150 rangka esaf patah

Respons Honda terhadap Kasus Rangka eSAF Patah yang Amat Payah, Klarifikasi kok Bentuknya Komedi, Maksud?!

25 Agustus 2023
motor honda astrea 800 Pol espargaro Honda scoopy Honda CT125 Honda CRF honda beat street motor matik MOJOK.CO honda c70

Kenikmatan Menggunakan Honda Beat Generasi Kedua: Nggak Rewel, Nggak Bikin Gembel

2 Mei 2023
supra X yamaha r15 cbr 150r Kepincut Beli Honda Scoopy Terbaru padahal Baru Saja Kredit Motor terminal mojok.co

All New Honda Scoopy Stylish 2020, Rasanya Naik Motor Baru Milik Tetangga Tuh: B Aja

15 Juli 2020
Saya Bersyukur Menjadi Pengguna Motor Honda CB150R Old setelah Melihat Generasi Penerusnya Makin Ampas Honda CB150X

7 Motor Honda yang Sebaiknya Nggak Usah Dibeli, Kepikiran pun Jangan, Mending Beli Yamaha!

7 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Beli Hyundai Atoz Lebih Masuk Akal daripada Karimun Kotak yang Overpriced Mojok.co

Beli Hyundai Atoz Lebih Masuk Akal daripada Karimun Kotak yang Overpriced

4 Mei 2026
Bioskop Sukabumi Nggak Menarik, Warga Pilih Nonton di Bogor daripada di Kota Sendiri Mojok.co

Bioskop Sukabumi Nggak Menarik, Warga Pilih Nonton di Bogor daripada di Kota Sendiri

5 Mei 2026
Kritik untuk Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia UNY dan UAD, Terlalu Ndakik-Ndakik hingga Berjarak dari Realitas Terminal

Kritik untuk Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia UNY dan UAD, Terlalu Ndakik-Ndakik hingga Berjarak dari Realitas

8 Mei 2026
Karet Gas, Barang Paling Murah di Indomaret yang Jadi Penyelamat Banyak Orang Mojok.co

Karet Gas, Barang Paling Murah di Indomaret yang Jadi Penyelamat Banyak Orang

7 Mei 2026
Panduan Memilih Lele di Tenda Lamongan yang Sudah Pasti Enak dan Nggak Bau Mojok.co

Panduan Memilih Lele di Tenda Lamongan yang Sudah Pasti Enak dan Nggak Bau

6 Mei 2026
Orang Madura Serasa “Tamu” di Universitas Trunojoyo Madura, Mahasiswa hingga Dosen Isinya Pendatang Mojok.co

Mahasiswa Madura Serasa “Tamu” di Universitas Trunojoyo Madura, Mahasiswa hingga Dosen Isinya Pendatang

5 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Alumnus UNJ Jurusan Pendidikan Bahasa Perancis, Pilih Berkebun di Bogor sekaligus Ajak Warga Keluar dari Jurang Kemiskinan
  • JPPI Kritik Aturan Baru SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026: Nasib 2,3 Juta Guru Non-ASN Terancam di Ujung Tanduk
  • Sekolah Kemitraan di Jawa Tengah bikin Menangis Haru, Anak Miskin Bisa Sekolah Gratis dan Kejar Mimpi
  • Pertemanan Memuakkan: Tak Beri Utang Teman Dijauhi dan Dicap Jahat, Berteman Cuma Diperalat Jadi Dana Darurat
  • Seni Bertahan Hidup Penjual Mie Ayam Menghadapi Pindah Harga dan Tangisan di Hari Senin
  • Menikah dengan Pasangan yang Keluarganya Terlilit Utang Bikin Serba Salah: Terlalu Cinta untuk Ditinggal, tapi Bikin Menderita Kalau Bertahan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.