Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Fenomena HRD Ghosting dan Cara Menghindarinya

Eza Hazami oleh Eza Hazami
19 November 2019
A A
Fenomena HRD Ghosting dan Cara Menghindarinya

https://unsplash.com/photos/-2vD8lIhdnw

Share on FacebookShare on Twitter

Hi folks!

Kali ini sebagai profesional HR, gue mau sharing tentang fenomena HRD ghosting dan cara menghindari dighosting ketika kita sedang mencari kerja ?

Pertama-tama, kita kenalan dulu ya, apa sih Ghosting ini?

Well, mengacu pada kamus Oxford, Ghosting ini adalah istilah untuk: “the practice of ending a personal relationship with someone by suddenly and without explanation withdrawing from all communication”

Singkatnya, Ghosting adalah istilah umum untuk perilaku, di mana salah satu pihak/partner menghilang tanpa kabar. Ujug-ujug nggak ada, gabisa kita panggil, kayak hantu.

Kayak…semalem kita abis chat sama gebetan, besok paginya chat kita ga digubris sama sekali, ga ada kabar juga dia ke mana?

Frankly speaking, Ghosting ini ternyata nggak terjadi di dunia percintaan/partnership aja. Ternyata, di dunia kerja, HRD pun sering melakukan hal ini kepada kandidat. Misal, hari ini interview, dijanjikan segala macamnya, keesokan harinya? Poof! HRDnya nggak bisa dihubungin?

Habis itu, pasti deh muncul pertanyaan besar dalam benak kita, “Apa yang salah dengan kita???” Seketika, kita jadi pengin sambat kayak: “INI KOK HRD SEENAKNYA MANGGIL TAPI KOK GA TANGGUNG JAWAB YA”, atau “DISURUH NUNGGU SAMPE SENEN KOK SAMPE RABU BELOM ADA KABAR JUGA?” dan semacamnya.

Baca Juga:

Ormawa Sepi Peminat, Mahasiswa Gen Z Lebih Pilih Magang dan Side Job, Salah Siapa?

Gen Z Ogah Naik Jabatan, Mending Jadi Pekerja Biasa Aja, tapi Punya Hidup Lebih Tenang

Oke, sekarang kita telaah ya kenapa HRD sering banget ghosting kandidat.

There’s a lot of reason why HR can’t tell you the process itself. Bismillah, mudah-mudahan gua ga kena hujat ya abis ngejelasin ini ?

Alasan Pertama: HRD GABISA MENOLAK KANDIDAT DI TEMPAT

Iya, seriusan sob. Ketika sesi interview, misal lo jelek nih performnya selama interview, HRD itu nggak bisa kasih judgement saat itu juga. Bukan perkara gaenakan, tapi: 1.Takut kena bias di awal; 2.Butuh second opinion; 3.Recheck dan Review

Alasan Kedua: BIROKRASI YG CUKUP PANJANG

Iya, setelah sesi interview berakhir, HR akan mencatat keseluruhan kandidat yang akan menjadi report baik ke atasan, atau ke User. Nah, walaupun menurut HRD, kamu ga OK nih, tapi User terkadang punya pertimbangan lain, ygan tentu makan waktu ?

Kenapa bisa dibilang makan waktu? Karena user, setelah kita ajukan kandidat pun, kalo mereka nggak yakin, pasti akan ngomong, “Mas, ada kandidat lain ga? Biar jadi pembanding”. Nah, di sinilah akhirnya kenapa proses ngegantung… HR akan mulai open dan cari kandidat, sebagai pembanding. Tentu ini nyambung ya sama alasan pertama tadi.

Kebayang nggak, kalo misalnya kandidat udah ditolak duluan nih. Tapi User ngerasa OK dan minta orang itu dilanjutin prosesnya. Apa nggak bingung, HRD ngomong ke kandidatnya gimana? Bisa2 dibilang, “Ih HRDnya plinplan, nggak professional deh ?”

Alasan Ketiga: KANDIDAT BANYAK

Percayalah, once you become an HR, you will suffer from Short-Term-Memory-Loss alias ingatan jangka pendek lo jelek. Posisi yang dicari, gabisa diitung pake jari sob. Udah gitu, setiap posisi bisa ada 5-10 kandidat. Bisakah HRD mengingat setiap kandidat?

Jawabannya, TENTU AJA BISA.

Kalo HRDnya memang menyimpan database dengan rapih/ada personal notes. Tapi, berapa persen kah HRD yang melakukan ini? Tentu kita nggak pernah tau pola kerja masing-masing HRD. Belum lagi untuk kebutuhan pekerja yang sifatnya massal, Operator Produksi, misal? Baru mau nginget nama kandidat, udah keburu dateng kandidat lain untuk diinterview.

Setiap kandidat digali informasinya, data dirinya. So, ya…. otak HRD akan penuh dengan informasi setiap kandidat yang akan diracik dalam sebuah bentuk laporan. Ini yang bisa bikin gampang lupa, sob.

Salah? Tentu saja bisa dikatakan salah, oleh netijen. “UDAH DIGAJI KERJA KOK BISA LUPA???” That’s why, we did our best to kept you informed ? Tapi sekali lagi, memori kalo udah menyangkut tentang manusia, gampang banget lupa. Kita aja kadang suka lupa nama temen kita, kan?

Nah, dari 3 alasan inilah, yang membuat perilaku Ghosting HRD kepada kandidat terjadi. Apakah jelek? Jelas, tapi sulit kondisinya. Tapi masih bisa kita ubah, selagi kita menyadari bahwa… Kita harus tetap menghargai mereka, yang masih berjuang mencari kerja di luar sana. Maka, alternatif untuk rekan-rekan HRD adalah:

1. Catet semua email kandidat yang nggak lolos, lalu masukan di scheduled mail yang mengabari mereka kalo gagal.

2. Berikan kata, “Kalo 3 hari ini ga ada kabar dari kami, berarti belum sesuai ya mas/mbak”. Udah, itu aja dulu yang bisa kita ubah?

Perlu diingat, untuk rekan-rekan yang baca tulisan ini adalah: Kerja HRD nggak cuma rekrut seseorang aja, there’s a lot of things to do, too. Jadi ya, mohon pengertiannya juga ya. Karena pekerjaan HRD adalah menyangkut kemaslahatan karyawan bersama. Salah dikit, yang complain ya semuanya ?

Untuk kandidat yang dighosting?

Ini saranku:

1. Selalu follow up satu minggu setelah kamu interview di hari kerja, kasih batas waktu sebulan kamu nunggu. Entah email atau sms, jangan telpon. Itu nggak apa-apa.

2. Tebar jaring sebanyak-banyaknya, jangan pernah “ngarep” sama satu perusahaan aja.

Thank you for reading this, mudah-mudahan kalian semua suka yaa. Share tulisan ini biar siapa pun yang baca makin semangat buat mencari pekerjaan impiannya ?✨ dan jadi tahu apa yang harus mereka lakukan ketika jadi korban HRD ghosting. Kalau kurang jelas, kalian juga bisa menonton video yang saya buat yang menjadi summary tulisan ini di sini.

BACA JUGA Contoh Pertanyaan Interview Kerja yang Sering Muncul dan Tips Menjawabnya atau tulisan Eza Hazami lainnya. Follow Twitter Eza Hazami.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 19 November 2019 oleh

Tags: HRDhrd ghostingmencari pekerjaanpekerjaanwawancara
Eza Hazami

Eza Hazami

ArtikelTerkait

lulus kuliah mau jadi apa kerja apa overthinking insomnia quarter life crisis wabah corona pandemi corona anak muda umur 20-an mojok.co

Dipecat Saat Pandemi Bener-bener Nggak Enak dan Nyusahin

21 Januari 2021
3 Opsi Menjawab Pertanyaan Interview Saat Studi Tidak Sejalan dengan Posisi yang Dilamar (Unsplash.com)

3 Opsi Menjawab Pertanyaan Interview Saat Studi Tidak Sejalan dengan Posisi yang Dilamar

13 Agustus 2022
Akbar Faisal Profesi PNS Adalah Kebanggaan Orang Tua yang Masih Abadi terminal mojok.co

Pernyataan Akbar Faizal Super Relate bagi Pemuda yang Terus-terusan Dipaksa Jadi PNS

17 Oktober 2021
4 Tipe Orang yang Nggak Cocok Jadi PNS atau Orang yang Bekerja di Sektor Pemerintahan Lainnya Mojok.co

4 Tipe Orang yang Nggak Cocok Kerja Jadi PNS dan Sektor Pemerintahan Lainnya

15 Juli 2024
Gen Z Ogah Naik Jabatan, Mending Jadi Pekerja Biasa Aja, tapi Punya Hidup Lebih Tenang Mojok.co

Gen Z Ogah Naik Jabatan, Mending Jadi Pekerja Biasa Aja, tapi Punya Hidup Lebih Tenang

23 Februari 2026
hakikat vakansi sumpek

Hakikat Vakansi yang Seharusnya Bikin Pikiran Nggak Sumpek Lagi

16 Mei 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

10 Pantai yang Bikin Kebumen Nggak Pantas Menyandang Status Kabupaten Termiskin, Cocoknya Jadi Kabupaten Wisata Mojok.co

Kebumen: Banyak Pantainya, tapi Belum Jadi Primadona Wisata Layaknya Yogyakarta

21 April 2026
Kalau Mau Ketemu Orang Baik, Coba Naik Trans Jogja (Unsplash)

Kalau Mau Ketemu Orang Baik, Coba Naik Trans Jogja

27 April 2026
4 Alasan Samarinda Ideal untuk Bekerja, tapi Tidak untuk Menua

Curahan Mahasiswa Baru Samarinda: Harus Mencicil Motor karena Tak Ada Kendaraan Umum di Samarinda, padahal Bukan Orang Berduit

22 April 2026
Purwokerto Dipertimbangkan Orang Kota untuk Slow Living, Warlok: Bisa Jadi Masalah Baru Mojok.co

Purwokerto Jadi Tempat Slow Living Orang Kota, Warlok: Bisa Jadi Masalah Baru

22 April 2026
Bantul Nggak Punya Bioskop, tapi Warlok Nggak Kekurangan Tontonan Menghibur karena Ada Jathilan hingga Lomba Voli Mojok.co

Hidup di Bantul Tanpa Bioskop akan Baik-baik Saja Selama Ada Jathilan hingga Tanding Voli

23 April 2026
Orang Wonogiri Layak Dinobatkan sebagai Orang Paling Bakoh Se-Jawa Tengah Mojok.co jogja

Saya Orang Wonogiri, Kerja di Jogja. Kalau Bisa Memilih Hidup di Mana, Tanpa Pikir Panjang Saya Akan Pilih Jogja

24 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Bagi Pelari Kalcer, Kesehatan Tak Penting: Gengsi dan Diterima Sirkel Elite Jadi Prioritas Mereka
  • 4 Jurusan Kuliah yang Kerap Disepelekan tapi Jangan Dihapus, Masih Relevan dan Dibutuhkan di Bisnis Rezim Manapun
  • UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang
  • Anak Usia 30-an Tak Ingin FOMO Pakai FreshCare, Setia Pakai Minyak Angin Cap Lang meski Diejek “Bau Lansia”
  • Sweeping Daycare di Kota Yogyakarta, Langkah Emergency yang Harus Dilakukan agar Kasus Serupa Little Aresha Tak Terulang
  • Keresahan Ibu-Ibu Usai Terbongkarnya Kasus Daycare Little Aresha: Gaji Ortu Semungil itu Harus Berhadapan dengan Absennya Negara dan Sesama WNI Jahat

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.