Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

6 Fakta Tentang Nusa Tenggara Timur yang Harus Kalian Tahu

Muhamad Iqbal Haqiqi oleh Muhamad Iqbal Haqiqi
15 Juni 2022
A A
6 Fakta Tentang Nusa Tenggara Timur yang Harus Kalian Tahu

6 Fakta Tentang Nusa Tenggara Timur yang Harus Kalian Tahu (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Apa yang kalian pikirkan kalau mendengar Nusa Tenggara Timur? Komodonya? Daerah yang sering mengalami kekeringan? Pulau Flores? Sumber air su dekat? Orangnya hitam dan berambut keriting semua? Atau hanya sebatas provinsi dengan destinasi wisata pantai yang indah?

Kalau hanya seputar itu-itu saja, wajar kalau kalian sering salah kaprah dan keheranan ketika ada orang yang asalnya NTT tapi bukan dari Flores. Atau, orang NTT yang kulitnya putih dan rambutnya lurus, orang NTT yang jarang lihat pantai. Dan masih banyak lagi yang bikin kalian bingung kalau nggak kenal NTT lebih dekat.

Biar nggak salah kaprah lagi, kalian perlu tahu fakta-fakta soal Nusa Tenggara Timur.

#1 Bukan bagian dari Wilayah Indonesia Timur

Secara geografis, Nusa Tenggara Timur berada di bagian timur kepulauan Nusa Tenggara dengan Kupang sebagai ibu kota. Meski disebut Timur, tapi secara zona wilayah waktu, NTT masuk menjadi bagian dari Indonesia Tengah. Jadi selisih waktunya hanya beda satu jam dengan provinsi-provinsi di wilayah Indonesia Barat.

Jadi jelas yah, Indonesia Tengah, bukan Indonesia Timur. Jadi jangan sering-sering nanya ke orang NTT, “Kalau orang NTT, berarti pernah main ke Papua dong?”. Jelas banyak yang nggak pernah lah. Jaraknya jauh, zona waktunya aja beda.

#2 Muslim bukan minoritas

“Lah, kamu orang NTT kok muslim sih?”

Pertanyaan ini sering banget saya dapat sewaktu merantau. Banyak yang mengira bahwa orang Nusa Tenggara Timur itu pasti bukan muslim. Padahal itu keliru.

Perlu kalian ketahui, Islam menjadi agama ketiga yang banyak dianut dengan total populasinya mencapai hampir 600 ribu orang. Memang yang mendominasi itu agama Kristen, tapi bukan berarti Muslim di sana menjadi agama minoritas. Banyak desa terutama di wilayah pesisir pantai pulau Flores yang penduduknya seluruhnya adalah muslim dengan budayanya yang sangat kental dengan Islam.

Baca Juga:

Alor, Destinasi Wisata yang Tak Bising dan Bikin Pusing, Cocok untuk Menghabiskan Akhir Tahun Kalian dengan Tenang

Labuan Bajo Semakin Tak Ramah bagi Warga Lokal: Pantai Dijaga Satpam Hotel, Melaut pun Harus “Mengalah”

#3 Bukan hanya Flores

Banyak orang menganggap bahwa orang NTT sudah pasti orang Flores. Padahal ya nggak. Kalian tahu penyanyi Marion Jola? Dia memang orang NTT, tapi tetap saja dia bukan orang Flores. Dia asli Kupang, yang notabenenya bukan bagian dari Flores. Lah, terus Kupang bagian dari mana dong???

Jadi Nusa Tenggara Timur itu terdiri dari tiga gugusan pulau utama, yaitu Pulau Sumba, Flores, dan Timor. Ada Pulau Sumba di barat, ada Pulau Flores di tengah, dan Pulau Timor yang ada di timur. Nah, Kupang sendiri masuk bagian dari Pulau Timor. Masing-masing pulau itu punya budaya yang berbeda satu sama lain.

#4 Punya banyak bahasa

Ada banyak bahasa yang dipakai di Nusa Tenggara Timur. Total ada 69 bahasa yang digunakan. Jadi jangan ajukan permintaan seperti “coba ngomong bahasa NTT dong”. Permintaan ini abstrak dan bikin kami bingung. Bahasa yang mana dulu nih yang dimaksud?

Meskipun begitu, secara praktikal ada tiga bahasa daerah di NTT yang memiliki penutur paling banyak. Di antaranya, bahasa Dawan di pulau Timor yg meliputi Timor Timur (Negara Timor Leste) dan Timor Barat (wilayah Indonesia), bahasa Manggarai yg meliputi kabupaten Manggarai Barat (Labuan Bajo), Manggarai Tengah (Ruteng), dan Manggarai Timur (Tambun), serta bahasa Lamaholot yang meliputi sebagian kabupaten Sikka, Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Lembata, dan sebagian kabupaten Alor.

#5 Punya label air mineral sendiri

“Sumber air su dekat, mari bantu mama ambil air untuk kasih mandi adik.”

Rasanya ingin kusiram mulut orang-orang yang setiap kali ketemu orang NTT terus guyon dengan kata-kata seperti itu. Memang benar, ada daerah yang airnya susah, tapi nggak semua daerah kondisinya kayak gitu. Kondisi kekeringan dan akses air bersih yang minim biasanya dialami oleh daerah di Kepulauan Timor, tapi setau saya sih malah udah teratasi masalah tersebut.

Tidak sedikit daerah di NTT yang bahkan punya label air minum sendiri. Misalnya air mineral Ruteng yang dihasilkan oleh daerah Ruteng, Oasa dari Sabu, Farry dari Bajawa, dan Ewiti dari Larantuka. Beberapa label air mineral itu kemudian jadi penyumbang pemenuhan kebutuhan air minum bagi masyarakat NTT.

#6 Keras tapi ramah

Orang Nusa Tenggara Timur itu memang keras, keras suaranya, keras mentalnya, keras kerjanya. Tapi karena itulah, mereka sering dianggap kasar dan menakutkan. Ditambah dengan mitos bahwa perantau dari pulau ini banyak yang berprofesi sebagai debt collector. Padahal kenyataannya yang berprofesi demikian itu sangat sedikit. Kebanyakan dari mereka kerja di perkebunan dan sektor industrial.

Sebaliknya, kalau kalian perhatikan, pernah nggak sih orang NTT melakukan tindakan rasis? Terutama kepada perantau. Hampir tidak ada. Para perantau, mulai dari orang Jawa, Minang, Buton dan Bugis (Sulawesi), bahkan Cina tidak pernah mendapat sikap rasis dan diskriminasi. Mereka diterima dengan tangan terbuka.

Nggak heran kalau tingkat kerukunan di NTT jadi yang tertinggi di Indonesia dengan poin 81,07 di tahun 2021. Meski angka tersebut mengukur kerukunan melalui sudut pandangan keagamaan, tapi setidaknya dapat menjadi indikator bahwa persoalan primordial seperti agama saja bukan menjadi isu sosial, apalagi cuma persoalan fisik.

Nah setidaknya itu beberapa fakta menarik tentang Nusa Tenggara Timur yang harus kalian tahu. Mudah-mudahan bisa menjadi informasi yang mencerahkan, dan bikin kalian makin terbuka.

Penulis: Muhamad Iqbal Haqiqi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Menkominfo Orang Flores, tapi KBM Online di Flores Susah karena Tidak Ada Jaringan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 14 Juni 2022 oleh

Tags: Floreslabuan bajonusa tenggara timur
Muhamad Iqbal Haqiqi

Muhamad Iqbal Haqiqi

Mahasiswa Magister Sains Ekonomi Islam UNAIR, suka ngomongin ekonomi, daerah, dan makanan.

ArtikelTerkait

Alor, Destinasi Wisata yang Tak Bising dan Bikin Pusing, Cocok untuk Menghabiskan Akhir Tahun Kalian dengan Tenang

Alor, Destinasi Wisata yang Tak Bising dan Bikin Pusing, Cocok untuk Menghabiskan Akhir Tahun Kalian dengan Tenang

7 November 2025
3 Hal yang Harus Dihindari Saat Berkunjung ke Flores

3 Hal yang Harus Dihindari Saat Berkunjung ke Flores

30 September 2023
Nestapa Hidup di Kabupaten Lembata

Nestapa Hidup di Kabupaten Lembata

12 April 2023
danau kelimutu

Danau Kelimutu di Ujung Rindu

13 Juli 2019
jagung titi

Jagung Titi, Tuak Putih dan Wasiat Terakhir Mama

24 Juni 2019
Mekominfo Orang Flores, Tapi KBM Online di Flores Susah Karena Tidak Ada Jaringan

Menkominfo Orang Flores, tapi KBM Online di Flores Susah karena Tidak Ada Jaringan

26 Maret 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bukan Buangan dari UNDIP: Kami Mahasiswa UNNES, Bukan Barang Retur! kampus di semarang

Ironi UNNES Semarang: Kampus Konservasi, tapi Kena Banjir Akibat Pembangunan yang Nggak Masuk Akal

18 Maret 2026
BEM Unesa Gerombolan Mahasiswa Malas Kerja, Cuma Cari Muka (Ardhan Febriansyah via Wikimedia Commons)

Kuliah di Unesa Surabaya Itu Sangat Menyenangkan, asal Dosennya Betul-betul Ngajar, Bukan Ngebet Jurnal

20 Maret 2026
Jangan Tanya Rekomendasi Tempat Wisata ke Orang Bandung karena Orang Bandung Asli Biasanya Nggak Tahu

Derita Menikah dengan Orang Bandung: Tidak Pernah Merasakan Drama Mudik hingga Selalu Diejek

21 Maret 2026
Gresik Ternyata Bisa Bikin Arek Surabaya Kaget (Wikimedia Commons)

Nasib Orang Surabaya di Gresik: Bertahan Hidup di Tengah Matinya PDAM dan Ganasnya Sistem Inden SD

19 Maret 2026
Kebohongan Suzuki Ertiga yang Nggak Masuk dalam Brosur Promosi Mojok.co

Kebohongan Suzuki Ertiga yang Nggak Masuk dalam Brosur Promosi

21 Maret 2026
Jalan Dipatiukur, Titik Kumpul Permasalahan Kota Bandung, Semuanya Ada!

Jalan Dipatiukur, Titik Kumpul Permasalahan Kota Bandung, Semuanya Ada!

22 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Penyesalan Pindah Kerja dari Jakarta ke Jogja: Selain Gaji Kecil, Budaya Pekewuh Ternyata Memperlambat Kerjaan
  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.