Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

3 Alasan Mengapa Kepulauan Derawan Tidak Dilirik Wisatawan, padahal Keindahannya Tiada Lawan

Mishbaakhul Munir oleh Mishbaakhul Munir
25 Februari 2025
A A
3 Alasan Mengapa Kepulauan Derawan Tidak Dilirik Wisatawan, padahal Keindahannya Tiada Lawan

3 Alasan Mengapa Kepulauan Derawan Tidak Dilirik Wisatawan, padahal Keindahannya Tiada Lawan

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagian orang mungkin masih asing dan akan bertanya-tanya ketika mendengar nama Kepulauan Derawan. Padahal keindahannya pernah digambarkan di balik uang pecahan 20.000.  Bagi yang belum tahu, Kepulauan Derawan terletak di sebuah kabupaten di ujung timur pulau Kalimantan. Tepatnya di Kabupaten Berau.

Kepulauan Derawan terdiri dari banyak gugusan pulau. Pulau yang terkenal di antaranya adalah Pulau Maratua yang dijuluki Maldives-nya Indonesia, Pulau Sangalaki yang sering dikenal dengan Pulau Spongebob, kemudian ada juga pulau Kakaban yang di dalamnya terdapat danau purba yang jadi habitat ubur-ubur yang tidak memiliki sengat. Bintang utama dari kepulauan ini adalah Pulau Derawan itu sendiri, surga bagi para pencinta snorkeling.

ADVERTISEMENT

Namun, dengan banyaknya pilihan wisata dan keindahan yang dimilikinya, Kepulauan Derawan masih kalah saing dengan destinasi-destinasi wisata di Indonesia, seperti Bali, Karimun Jawa, hingga Labuan Bajo. Berikut 5 alasan mengapa Kepulauan Derawan masih kalah saing dengan destinasi wisata di Indonesia.

Harga tiket pesawat ke Kepulauan Derawan mahal


Mahalnya tiket pesawat menjadi momok terbesar yang ingin liburan ke Derawan. Kita bandingkan saja, tiket pesawat dari Jakarta ke Lombok sekitar 1,4 juta. Sedangkan rute Jakarta-Tanjung Redeb (Ibu Kota Berau) sekitar 2,4 juta. Itu belum termasuk transportasi tambahan untuk menuju ke Derawan. Jika ingin naik pesawat, bisa membayar sekitar 300 ribut, lalu kita akan menaiki pesawat kecil baling-baling. Sensasi yang luar biasa akan kita rasakan ketika menaiki pesawat tersebut.

Total biaya yang dihabiskan untuk berlibur ke Kepulauan Derawan kurang lebih sebesar 2,7 juta untuk transportasi melalui udara. Biaya ini belum termasuk dengan biaya penginapan dan kebutuhan lain selama berlibur. Dengan biaya yang tak sedikit ini menyebabkan wisatawan ogah untuk berlibur ke Derawan.

Minimnya promosi

Jika dibandingkan dengan destinasi-destinasi wisata di daerah lain, saya rasa Derawan masih tertinggal dalam hal promosi. Khususnya di media sosial. Jarang sekali keindahan Pulau Derawan dikunjungi para influencer dan lewat di FYP tiktok.

Sejatinya, seluruh elemen yang terlibat dalam pengembangan wisata, mulai dari pemerintah daerah, pihak swasta dan masyarakat setempat dapat membantu mempromosikan keindahan daerah ini. Salah satu hal yang menarik perhatian wisatawan adalah visual yang indah dan pengalaman menarik selama berlibur di Kepulauan Derawan. Mampu memobilisasi dan mengorkestrasi media sosial akan berdampak positif dengan kemajuan tempat wisata tersebut.

Pemerintah Daerah yang belum serius mengurus potensi masyarakat adat di Derawan

Belum optimalnya pemerintah daerah dalam membantu perkembangan yang ada di Kepulauan Derawan menjadi salah satu faktor penyebab wisatawan enggan datang. Masih minimnya pemberdayaan dan pendampingan masyarakat yang dilakukan oleh pemkab menyebabkan Kepulauan ini belum memiliki nilai jual budaya yang khas ditambah minimnya publikasi.

Baca Juga:

Pengalaman 6 jam mampir ke IKN saya ringkas untuk kalian yang penasaran dengan kondisinya

Labuan Bajo Semakin Tak Ramah bagi Warga Lokal: Pantai Dijaga Satpam Hotel, Melaut pun Harus “Mengalah”

Padahal di Kepulauan Derawan ini dihuni oleh suku Bajau. Suku ini dikenal sebagai petualang ulung ini memiliki banyak tradisi khas yang seharusnya bisa menarik para wisatawan untuk berkunjung dan mengikuti tradisi adat suku Bajau.

Itu tadi 3 Faktor penyebab Kepulauan Derawan masih belum banyak dilirik oleh wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Sebagai warga Berau, saya merasa miris ketika tempat wisata seindah dan semenakjubkan Kepulauan Derawan belum banyak dikunjungi wisatawan.

Harapannya, semoga destinasi ini makin harum namanya dan banyak pengunjungnya. Hal ini tentu akan berdampak positif terhadap masyarakat setempat. Memutar roda ekonomi dan meningkatkan taraf hidup. Semoga semua pihak mau dan mampu bersinergi untuk Kepulauan Derawan yang lebih baik.

Penulis: Mishbaakhul Munir
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Pulau Maratua di Kalimantan Timur Indah, tapi Jarang Dilirik Wisatawan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 25 Februari 2025 oleh

Tags: Beraukalimantankepulauan derawanlabuan bajopulau derawan
Mishbaakhul Munir

Mishbaakhul Munir

Mahasiswa psikologi yang hobi nongkrong di warung nasgor.

ArtikelTerkait

5 Kesalahan yang Saya Lakukan Saat Liburan ke Labuan Bajo, Saya Tulis agar Kalian Nggak Melakukan Hal Sama

5 Kesalahan yang Saya Lakukan Saat Liburan ke Labuan Bajo, Saya Tulis agar Kalian Nggak Melakukan Hal Sama

19 Mei 2025
Apakah Merantau ke Luar Pulau Jawa Masih Menjanjikan?  

Apakah Merantau ke Luar Pulau Jawa Masih Menjanjikan?

23 Agustus 2024
wala pulau flores labuan bajo nusa tenggara timur mojok

Pertanyaan-pertanyaan Konyol tentang Pulau Flores yang Bikin Geleng-geleng

28 Januari 2021
Conrad, Batubara, dan Sexy Killers

Conrad, Batubara, dan Sexy Killers

17 Desember 2019
kalimantan

Pengalaman Misterius dan Tidak Masuk Akal yang Betulan Kejadian Selama Tinggal di Kalimantan

21 Oktober 2019
3 Kebiasaan Warga Pangkalan Bun Kalimantan yang Bikin Orang Kendal Culture Shock

3 Kebiasaan Warga Pangkalan Bun Kalimantan yang Bikin Orang Kendal Culture Shock

22 Maret 2025
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Seminar perencanaan keuangan nggak guna selama nggak punya duitnya Mojok.co

Seminar perencanaan keuangan nggak guna selama nggak punya duitnya

24 Agustus 2026
Awalnya Bangga Beli Honda Scoopy, Lama-lama Malu karena Sering Bermasalah, Motor dan Pemiliknya Jadi Kelihatan Payah Mojok.co lamongan

Sudah tahu jalan di Lamongan jelek, kok malah beli Honda Scoopy, aneh!

21 Agustus 2026
Gara-gara industri, matcha kini jadi overrated (Unsplash)

Matcha layak dicintai, hanya saja industri membuatnya jadi overrated

23 Agustus 2026
4 menu kuliner lokal yang cocok pakai label Gacoan (Wikimedia Commons)

Selain mie dan bakso, ini 4 menu kuliner lokal yang cocok pakai label Gacoan

24 Agustus 2026
7 hal yang sebaiknya diajarkan saat PKKMB, bikin atribut aneh dan tradisi nggak bermanfaat lain mending dihapuskan Mojok.co

7 hal yang sebaiknya diajarkan saat PKKMB, bikin atribut aneh dan tradisi nggak bermanfaat lain mending dihapuskan

21 Agustus 2026
Magelang daerahnya nyaman, tapi nggak cocok untuk mahasiswa Mojok.co

Magelang daerahnya nyaman, tapi nggak cocok untuk mahasiswa

24 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.