Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Kecantikan

6 Dosa Saat Keramas yang Biasa Kita Lakukan

Paula Gianita Primasari oleh Paula Gianita Primasari
7 Juli 2022
A A
6 Dosa Saat Keramas atau Mencuci Rambut yang Biasa Dilakukan Terminal Mojok

6 Dosa Saat Keramas yang Biasa Dilakukan (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saat keramas atau mencuci rambut, kita mungkin tanpa sadar melakukan beberapa kesalahan yang malah merugikan diri sendiri.

Perempuan mana sih yang nggak pengin tampil menawan? Tampil cantik dan memikat bukan berarti memiliki kecenderungan narsistik. Sebaliknya, mempunyai kesadaran untuk berusaha tampil layak merupakan cara menghargai diri sendiri sekaligus orang lain.

Berbagai upaya dapat kita lakukan untuk menjadikan diri lebih glow up, di antaranya memakai skincare, mengaplikasikan makeup, memadupadankan outfit, hingga menyemprotkan parfum. Namun, ternyata ada hal remeh terkait grooming yang kerap kita lupakan, lho, yakni keramas.

Keramas atau mencuci rambut tampaknya merupakan hal yang sepele lantaran terasa seperti rutinitas ketika mandi. Nggak seperti kebiasaan merawat rambut lainnya yang lebih diperhatikan layaknya hair spa atau perawatan keratin, keramas tak jarang dilakukan sekenanya saja. Yang penting rambut basah, nggak berminyak, dan wangi.

Disadari atau nggak, kita sering kali melakukan kesalahan saat keramas. Biasanya kita baru sadar saat rambut mulai stres dan menunjukkan tanda-tanda masalah seperti kering, patah, atau kebotakan. Nah, kira-kira dosa apa ya yang biasa kita lakukan saat keramas?

#1 Nggak menyisir rambut sebelum keramas

Sepertinya menyisir rambut sebelum keramas hampir nggak pernah kita lakukan karena memang bukan hal yang lumrah, ya. Umumnya, orang menyisir rambut setelah selesai keramas. Namun ternyata menyisir rambut sebelum keramas akan menghadirkan keuntungan tersendiri.

Pertama, rambut jadi nggak kusut sehingga meminimalisir potensi batang rambut patah saat keramas. Kedua, minyak dan kotoran yang terkumpul di kulit kepala akan terangkat dan merata ke batang dan ujung rambut, sehingga proses pembersihan akan jadi lebih maksimal.

#2 Rambut kurang basah secara merata

Dosa kedua ini terkait dengan penggunaan air saat keramas. Tak jarang karena terburu-buru, kita asal membasahi rambut sebelum menggunakan sampo. Padahal rambut yang basah secara merata akan mempermudah sampo untuk lebih menyatu dengan helaian rambut, sehingga mampu mengangkat kotoran dengan lebih bersih. Di samping itu, akan lebih baik jika melakukan dua kali pencucian rambut untuk memastikan bahwa rambut telah bersih secara menyeluruh.

Baca Juga:

4 Model Rambut yang Cocok untuk Upin Ipin Versi SD

5 Dosa Shopee yang Merugikan Seller, Lama-lama Bikin Bangkrut!

#3 Bukannya memijat, malah menggosok terlalu keras

Dosa ketiga ini sudah sangat sering dilakukan secara nggak sadar karena sudah seperti kebiasaan. Umumnya, orang akan mencuci rambutnya dengan cara menggosok batang rambut. Parahnya, cara menggosok ini nggak jarang cukup brutal. Alih-alih bikin rambut bersih, justru rambut semakin kusut dan mudah patah.

Cara yang tepat untuk keramas adalah fokus pada kulit kepala. Bersihkan rambut dari pangkalnya dan pijat kulit kepala. Selain berfungsi meluruhkan kotoran yang menempel, pemijatan di kulit kepala juga akan membuat kita rileks.

#4 Memakai sampo yang tepat

Nggak jarang seseorang memilih suatu produk sampo karena aroma, packaging, atau pengaruh iklan yang kadang berlebihan. Sebagaimana skincare, setiap produk pencuci rambut diformulasikan dengan kandungan yang tepat untuk permasalahan khusus. Misalnya, kandungan sulfat biasanya digunakan untuk mengatasi permasalahan ketombe. Oleh sebab itu, sampo anti-ketombe akan membuat rambut terasa kesat dan kering, sehingga pemilik rambut kering akan mengalami masalah yang lebih serius seperti rambut bercabang jika memakai sampo anti-ketombe ini. Sesuaikan kebutuhan sampo dengan kondisi rambut karena sangat mungkin kebutuhan rambut kita berubah karena beberapa faktor.

#5 Cara mengaplikasikan kondisioner

Cara memakai kondisioner yang tepat adalah dengan memolesnya dari batang hingga ujung rambut. Penggunaan kondisioner dimaksudkan untuk membuat helaian rambut lebih halus dan jatuh, sehingga terkesan lembut dan mudah ditata.

Sebaliknya, apabila kondisioner diaplikasikan hingga kulit kepala, yang terjadi justru akan membuat rambut lepek dan nggak bervolume. Jika ingin memberi manfaat pada akar rambut, sebaiknya aplikasikan saja minyak rambut sebelum keramas atau hair tonic seusai mencuci rambut.

#6 Mengeringkan rambut dengan benar

Dosa terakhir yang biasa kita lakukan saat mencuci rambut adalah mengeringkan rambut dengan cara menggosoknya. Metode ini sungguh berbahaya untuk kesehatan rambut. Pasalnya, elastisitas rambut dalam kondisi basah jauh lebih berkurang dibandingkan saat dalam kondisi kering, sehingga rambut akan rentan patah serta rontok.

Sebenarnya boleh saja menggunakan hair dryer dengan suhu rendah dan intensitas jarang. Akan tetapi, jauh lebih baik jika menggunakan handuk khusus kepala yang berbentuk seperti turban sehingga air yang menempel pada rambut dapat terserap sempurna.

Walaupun terlihat remeh, kesehatan dan kecantikan rambut sangat berpengaruh besar pada keseluruhan penampilan seseorang. Bahkan sampai ada istilah bad hair day yang bisa memicu mood jelek seharian. Makanya mulai sekarang kita harus menghentikan dosa-dosa saat keramas di atas dan lebih memperhatikan mahkota kepala dengan baik.

Penulis: Paula Gianita Primasari
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 4 Kesalahan Saat Menggunakan Handuk Mandi yang Harus Dihentikan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 3 Januari 2026 oleh

Tags: dosakeramasrambut
Paula Gianita Primasari

Paula Gianita Primasari

Mahasiswa doktoral UNDIP jurusan Manajemen Pemasaran asal Semarang.

ArtikelTerkait

5 Dosa Tak Terampuni Ketika Membangun Toilet Umum (Unsplash.com)

5 Dosa Tak Terampuni Ketika Membangun Toilet Umum

31 Juli 2022
5 Dosa Penikmat Kopi yang Sebaiknya Dihentikan Terminal Mojok

5 Dosa Penikmat Kopi yang Sebaiknya Dihentikan

2 Januari 2022
5 Dosa Makan Rendang yang Jarang Disadari Orang Terminal Mojok.co

5 Dosa Makan Rendang yang Jarang Disadari Orang

24 Februari 2022
welas asih tuhan

Jangankan yang Cuma Berdosa, yang Nggak Beriman Saja Tetep Kebagian Welas Asih Tuhan, Kok

15 Mei 2020
Suara Hati Anak Haram: Berhentilah Mengaitkan Saya dengan Dosa yang Tidak Saya Lakukan dan Jelas Tidak Saya Inginkan

Suara Hati Anak Haram: Berhentilah Mengaitkan Saya dengan Dosa yang Tidak Saya Lakukan dan Jelas Tidak Saya Inginkan

16 Maret 2024
3 Dosa Saat Makan Nasi Pecel yang Sering Dilakukan Penikmatnya Terminal Mojok.co

3 Dosa Saat Makan Nasi Pecel yang Sering Dilakukan Penikmatnya

7 April 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

MU Menang, Dunia Penuh Setan dan Suram bagi Fans Liverpool (Unsplash)

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

1 Februari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Purwokerto Memang Kota Wisata, tapi Wisatawan Tak Diberi Petunjuk dan Dibiarkan Bingung Mau ke Mana

5 Februari 2026
Sudah Saatnya KAI Menyediakan Gerbong Khusus Pekerja Remote karena Tidak Semua Orang Bisa Kerja Sambil Desak-Desakan

Surat Terbuka untuk KAI: War Tiket Lebaran Bikin Stres, Memainkan Perasaan Perantau yang Dikoyak-koyak Rindu!

7 Februari 2026
Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau Mojok.co

Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau

5 Februari 2026
Andai Jadi Warga Tangerang Selatan, Saya Pasti Sudah Pusing Tujuh Keliling. Mending Resign Jadi Warga Tangsel!

Jangan Nilai Buku dari Sampulnya, dan Jangan Menilai Tangerang Selatan Hanya dari Bintaro, Alam Sutera dan BSD Saja

4 Februari 2026
Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Jurusan PGPAUD, Jurusan yang Sering Dikira Tidak Punya Masa Depan

5 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.