Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

5 Dosa Shopee yang Merugikan Seller, Lama-lama Bikin Bangkrut!

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
11 September 2024
A A
5 Dosa Shopee yang Merugikan Seller, Lama-lama Bikin Bangkrut!

5 Dosa Shopee yang Merugikan Seller, Lama-lama Bikin Bangkrut! (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Aplikasi belanja online seperti Shopee punya peran besar dalam membantu banyak orang. Bukan hanya buyer yang pengin mendapatkan barang incarannya dengan mudah, melainkan juga seller. Seller, khususnya skala kecil dan nggak punya uang lebih untuk bayar biaya sewa tertolong banget berkat Shopee. Men-display, memasarkan, hingga mengirim barang dagangannya jadi lebih praktis dengan keuntungan yang lumayan.

Sayangnya, itu hanya harapan dan kenangan masa lalu. Ketika Shopee masih mau membersamai para seller biar sukses bareng-bareng, semuanya gampang dan seller bisa dapat laba yang lumayan. Kini, seakan Shopee malah lupa sama peran seller yang membuat aplikasinya jadi besar dan punya nama.

Begitu banyak kebijakan baru yang membuat seller Shopee kelimpungan dan berakhir sambat di media sosial. Pengin lanjut jualan tapi kok bikin pusing, mau berhenti tapi nanti dapat penghasilan dari mana. Berikut ini 5 dosa Shopee yang jelas merugikan seller.

#1 Shopee menarik biaya admin dengan persentase besar

Sudah harus bayar pajak kepada negara untuk memberi makan ego para penguasa, seller juga harus urun ke Shopee. Nominal biaya adminnya pun nggak sedikit. Sudah begitu persentase ini berulang kali direvisi sehingga tiap beberapa waktu sekali pajak yang harus dibayarkan seller kepada Shopee semakin membengkak.

Biaya admin ini terdiri dari biaya administrasi dan biaya layanan. Setiap kategori produk memiliki persentase biaya admin yang berbeda-beda. Misalnya, biaya admin kategori koleksi penggemar adalah 11,5 persen dari pendapatan. Sementara itu, produk perlengkapan bayi, seperti diapers, dikenakan 7,5 persen dari pendapatan.

Dulu sih seller bisa ngakalain biaya admin yang gila ini dengan mengubah produknya ke kategori yang persentase biayanya lebih rendah. Tapi sekarang nggak bisa. Menaruh produk di kategori yang berbeda bakal kena peringatan dari Shopee.

#2 Retur harus di-acc apa pun alasannya

Ada kalanya buyer pengin mengembalikan barang yang dibelinya karena alasan rusak, ukuran nggak sesuai, atau warna produk yang diterima berbeda dengan yang dipesan. Kalau alasan-alasan ini mah cukup masuk akal, ya? Tapi apakah masuk akal kalau ada buyer yang meminta retur karena warna barang nggak sesuai dengan kulitnya padahal sudah dipakai?

Bagi Shopee, apa pun alasan permintaan retur, harus langsung ditindaklanjuti oleh seller. Mau barang itu sudah dibongkar, dicoba, bahkan dipakai oleh buyer, seller tetap harus segera memproses returnya. Seller nggak bisa menolak. Jika seller nggak mengonfirmasi, status retur akan berubah menjadi “diterima” secara otomatis.

Baca Juga:

Shopee VIP Memberi Ilusi Hemat Belanja, tapi Bisa Membuat Boros Tak Terkira

4 Tips Berburu Diskon Pakai ShopeeFood Deals biar Tetap Kenyang Tanpa Merasa Ditipu

Bukan hanya itu, untuk beberapa alasan retur tertentu, biaya pengembalian barang ditanggung oleh seller. Buyer untung, seller makin buntung.

#3 Dilarang telat mengirim barang

Sekarang Shopee memiliki fitur garansi keterlambatan yang tujuannya memang memanjakan buyer. Buyer akan mendapatkan kompensasi jika paket nggak sampai secara tepat waktu ke tangannya. Kompensasi ini berupa voucher diskon sebesar Rp10 ribu.

Di balik kebijakan baru ini, ada seller yang mengkis-mengkis menyiapkan pesanan para buyer. Tentunya hal ini melelahkan banget bagi seller yang jualan banyak barang tapi mengurus semuanya sendirian. Tapi mau bagaimana lagi. Daripada performa toko turun, lebih baik packing sambil pasang koyo cabe di pundak dan punggung.

#4 Chat dari buyer harus dibalas dan fast response

Shopee itu jauh lebih demanding daripada pacar. Kalau kita sedang sibuk dan nggak sempat membalas chat, kita tinggal ngabarin ke pacar untuk minta pengertian. Tapi bagi seller Shopee, membalas chat secara informatif dan fast respond adalah kewajiban.

Buyer bisa melihat persentase performa chat tiap seller. Persentase chat ini menunjukkan seberapa cepat seller membalas chat buyer. Semakin cepat balasannya, semakin tinggi persentase performa chat-nya, semakin baik pula reputasi toko di mata Shopee. Sebaliknya, seller yang lama merespons harus berhati-hati. Persentase chat yang rendah bakal mengancam performa tokonya secara keseluruhan.

#5 Seller harus patuh kalau nggak mau kena poin penalti dari Shopee

Poin-poin dari nomor satu hingga empat akan bermuara pada undang-undang yang dibuat Shopee. Kalau negara mengancam warganya dengan hukuman penjara atau denda, Shopee menakut-nakuti seller dengan akun yang dibatasi atau ditangguhkan.

Setiap kali seller yang memenuhi kriteria performa minimal yang ditetapkan Shopee, aplikasi akan segera mengirimkan peringatan. Dalihnya sih poin penalti ini untuk menghargai seller yang performanya baik. Tapi kalau dilihat-lihat kok malah memaksa semua seller untuk tunduk kalau masih mau jualan di Shopee.

Penalti yang dikenakan pada seller yang nggak patuh ada bermacam-macam, tergantung pada akumulasi poin. Seller bisa saja dilarang ikutserta dalam promosi dan program Shopee, posisi produknya diturunkan dari halaman utama, dilarang mengunggah produk baru, hingga akunnya dibatasi.

Ya memang sih semua tempat jualan pasti butuh untung juga, tapi kebijakan-kebijakan Shopee ini merugikan seller. Keuntungan semakin kecil tapi pengorbanan semakin besar. Masa seller harus dirugikan sih untuk ikut ngebayarin private jet membuat Shopee semakin untung besar-besaran?

Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 4 Pengalaman Buruk Bersama Shopee Express yang Bikin Kapok.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 11 September 2024 oleh

Tags: aplikasi belanja onlineBelanja onlinedosae-commercesellershopee
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

3 Aplikasi Belanja Sayur Online Terbaik bagi Kamu yang Mager ke Pasar terminal mojok

3 Aplikasi Belanja Sayur Online Terbaik bagi Kamu yang Mager ke Pasar

19 September 2021
Shopee Affiliate vs TikTok Affiliate: Mana yang Paling Cuan?

Shopee Affiliate vs TikTok Affiliate: Mana yang Paling Cuan?

12 Mei 2024
Flash Sale Shopee Memang Bergerak Lebih Cepat dari Kecepatan Cahaya terminal mojok.co

Flash Sale Shopee Memang Bergerak Lebih Cepat dari Kecepatan Cahaya

31 Desember 2020
Shopee Wajib Belajar dari Iklan Rokok, Tak Hanya Cari Cuan, tapi Juga Memberi Edukasi

Shopee Wajib Belajar dari Iklan Rokok, Tak Hanya Cari Cuan, tapi Juga Memberi Edukasi

27 Juli 2022
4 Dosa Oknum Air Isi Ulang RO yang Nakal

4 Dosa Oknum Air Isi Ulang RO yang Nakal

18 Februari 2023
Saya Baru Pernah Belanja Online dan Tidak Malu untuk Mulai Memahaminya mojok.co/terminal Praktik Cross-border Bisa Hancurkan UMKM Lokal, Kenapa Terus Dibiarkan? terminal mojok.co

4 Tips Belanja Online biar Nggak Merasa Ditipu Seller

18 Mei 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pemkab Bangkalan Madura Hanya Omong Kosong Mau Bikin Kabupaten Ini Layak Anak, Nggak Layak Sama Sekali! sumenep, pamekasan

Menerka Alasan Bangkalan akan Terus Berada di Bawah Sumenep dan Pamekasan, padahal Kawasannya Masuk Kota Metropolitan

28 April 2026
Kebumen Itu Cantiknya Keterlaluan, tapi Nggak Bisa Jual Diri (Unsplash)

Kebumen, Kabupaten yang Cantiknya Keterlaluan tapi Nggak Bisa Menjual Dirinya Sendiri

27 April 2026
4 Hal Menjengkelkan yang Saya Alami Saat Kuliah di UPN Veteran Jakarta Kampus Pondok Labu

Kuliah di Jakarta: Sebuah Anomali di Tengah Pemujaan Berlebihan terhadap Jogja dan Malang

26 April 2026
Surabaya Belum Setara Jakarta: Cukup 2 Alasan Kenapa Kota Terbesar Kedua Ini Belum Siap Jadi Venue Konser Kpop

Surabaya Belum Setara Jakarta: Cukup 2 Alasan Kenapa Kota Terbesar Kedua Ini Belum Siap Jadi Venue Konser Kpop

29 April 2026
Cepu, Kecamatan di Blora yang Paling Pantas Dikasihani Mojok.co

Satu Dekade Merantau, Transportasi Umum di Blora Masih Gaib dan Jalanannya Bikin Cepat Menghadap Tuhan

24 April 2026
Mahasiswa Jurusan Sosiologi Nggak Perlu Iri dengan Jurusan Filsafat yang Kerennya Hanya Sesaat Mojok.co

Meskipun Prodi Sosiologi Tidak Relevan dengan Dunia Industri, Menghapusnya Hanya Akan Menghambat Kemajuan Bangsa Ini

30 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Solusi atas Jeritan Hati Para Pelaku UMKM yang Menderita karena Kenaikan Ekstrem Harga Plastik
  • Nikah di Desa Meresahkan, Perkara Undangan Cetak atau Digital Saja Jadi Masalah tapi Kemudian Sadar Nggak Semua Orang Melek Teknologi
  • Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya
  • Kos Dekat Kampus: Akal-akalan Mahasiswa “Malas” agar Tak Perlu Bangun Pagi dan Bisa Berangkat Mepet
  • Lulusan S2 di Jepang, Pilih Kerja sebagai Koki di Australia daripada Jadi Dosen di Indonesia karena Terlalu Senioritas
  • Basket Campus League 2026: Jadi Pembuktian Kesolidan Tim Timur dan Label Ubaya sebagai “Raja Basket Jawa Timur”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.