Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Shopee VIP Memberi Ilusi Hemat Belanja, tapi Bisa Membuat Boros Tak Terkira

Faris Firdaus Alkautsar oleh Faris Firdaus Alkautsar
12 April 2026
A A
Shopee dan Kebijakan Absurd-nya: Niatnya Membantu, tapi Malah Bikin Penjual Menggerutu shopee vip

Shopee dan Kebijakan Absurd-nya: Niatnya Membantu, tapi Malah Bikin Penjual Menggerutu

Share on FacebookShare on Twitter

Shopee VIP bisa dibilang memberi kita sensasi naik kelas sosial digital. Dapat diskon lebih besar, voucher gratis ongkir yang lebih banyak bahkan pengiriman same day secara cuma-cuma tanpa drama. Kita tidak lagi sekadar pengguna, tapi prioritas.

Masalahnya adalah, prioritas memberi kita kemudahan untuk apa pun, termasuk ke perkara pengeluaran.

Sebagai pengguna Shopee VIP, saya sempat merasa hidup lebih hemat. Pernah suatu waktu saya membeli alat cukur rambut elektrik merek Kemei dengan harga sekitar Rp67 ribuan—jauh lebih murah dari harga normal. Pernah juga belanja minuman sachet, siang pesan, sore itu juga sampai. Praktis, cepat, dan terasa efisien.

Semua itu membuat saya yakin satu hal: Shopee VIP itu menguntungkan. Setidaknya, begitu perasaan yang muncul. Tapi belakangan saya sadar, rasa “hemat” itu bukan selalu fakta ekonomi, melainkan ilusi psikologis.

Diskon yang membentuk siklus ilusi

Shopee VIP bekerja bukan hanya lewat potongan harga, tapi lewat rasa aman palsu: “Ini murah, lumayan banget, sayang kalau dilewatkan”. Diskon bukan lagi sekadar potongan angka, tapi katalis pemicu keputusan. Dan seringnya, keputusan yang buruk

Dalam kondisi barang sedang diskon besar, logika kita (hampir pasti) bergeser. Kita membeli bukan karena butuh, tapi karena kesempatan. Padahal tanpa membeli barang itu pun, hidup kita tetap berjalan normal. Tidak ada hal-hal yang berubah andai kita tidak pernah membeli barang tersebut.

Masalahnya, Shopee VIP membuat hampir semua barang terasa seperti kebutuhan mendadak.

Hari ini beli alat cukur karena diskon. Besok beli minuman karena same day gratis. Lusa beli barang lain karena “mumpung lagi murah”. Setiap transaksi terasa kecil, tapi akumulasinya besar. Dan yang membuatnya berbahaya ialah perasaan merasa bersalah.

Baca Juga:

4 Tips Berburu Diskon Pakai ShopeeFood Deals biar Tetap Kenyang Tanpa Merasa Ditipu

Coach Jualan di Shopee untuk Rakyat Jelata yang Gajinya Nggak Seberapa tapi Keinginannya Nggak Kira-kira

BACA JUGA: Sekalinya Beli Sepatu di Shopee Malah Tertipu Toko Berlabel Ori, Nggak Jadi Gaya-gayaan Malah Berujung Cedera

Hemat di satu barang, boros di banyak kesempatan

Secara matematis, Shopee VIP memang menghemat di satu transaksi. Tapi secara ekonomi personal, ia berpotensi membuat kita lebih sering belanja. Diskon mengurangi rasa ragu, bukan kebutuhan.

Di titik ini, Shopee VIP bukan lagi alat bantu, tapi mesin penggoda yang rapi. Tawaran yang terus-menerus, ditambah status “VIP”, membuat pengendalian diri terasa seperti fitur premium yang tidak masuk dalam pembelian.

Shopee VIP bukan masalah, kontrol diri yang bocor

Perlu digarisbawahi, bahwa Shopee VIP bukan fitur jahat. Ia membantu banyak orang, terutama untuk kebutuhan mendesak atau belanja rutin yang memang dibutuhkan. Masalah muncul ketika diskon menggantikan kebutuhan sebagai alasan membeli.

Tanpa kontrol, Shopee VIP bisa mengacaukan perencanaan keuangan. Pengalokasian uang yang harusnya bisa dikelola lebih baik malah seakan-akan menjadi nomor dua dibandingkan kesempatan masa langganan, diskonan yang menjadi dalih untuk memperlancar pengeluaran.

Setelah menyadari ini, saya mulai menahan diri dengan pertanyaan sederhana sebelum checkout:

“Kalau ini tidak diskon, apakah saya tetap beli?”

Jika jawabannya tidak, biasanya barang itu memang tidak penting.

Shopee VIP tetap bisa digunakan secara sehat—asal kita sadar bahwa hemat bukan soal harga murah, tapi soal keputusan yang tepat. Diskon hanyalah alat, yang menentukan boros atau tidak tetap pengguna.

Dan pada akhirnya, status VIP paling mahal bukan di aplikasi belanja, melainkan kemampuan menahan diri ketika semua terlihat murah.

Penulis: Faris Firdaus Alkautsar
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Seller Shopee Mulai Frustrasi dengan Tekanan Biaya Admin yang Mencekik, tapi Tak Bisa Pergi Begitu Saja

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 12 April 2026 oleh

Tags: diskon ongkir shopeekupon shopeeshopeeshopee vip
Faris Firdaus Alkautsar

Faris Firdaus Alkautsar

Mahasiswa Akuntansi Universitas Terbuka. Punya motto hidup "walau berjalan di atas bumi, ingatlah bahwa kita hidup di bawah langit".

ArtikelTerkait

5 Dosa Shopee Affiliator di Twitter Terminal Mojok

5 Dosa Shopee Affiliator di Twitter

13 Desember 2022
Shopee Bikin Kecewa: Bayar Pakai ShopeePay Kena Biaya Tambahan, padahal Bayar Pakai SeaBank Bisa Nol Rupiah

Shopee Bikin Kecewa: Bayar Pakai ShopeePay Kena Biaya Tambahan, padahal Bayar Pakai SeaBank Bisa Nol Rupiah

9 Juli 2024
Pengalaman Retur Barang Shopee yang Terlalu Mudah Malah Bikin Saya Kepikiran Mojok.co

Pengalaman Retur Barang Shopee yang Terlalu Mudah Malah Bikin Saya Kepikiran

12 Mei 2025

Saya Member Platinum Shopee dan Malas untuk Checkout di Marketplace Ini Lagi

15 April 2021
4 Rekomendasi Toko Perlengkapan Salat di Shopee yang Murah, Meriah, dan Mewah

4 Rekomendasi Toko Perlengkapan Salat di Shopee yang Murah Meriah dan Mewah

21 April 2022
#ShopeeTindasKurir Adalah Situasi yang Bikin Saya sebagai Pelanggan Shopee Jadi Simalakama terminal mojok.co

Surat Terbuka untuk Seluruh Marketplace: Kasih Opsi Uang Tip untuk Kurir, dong!

9 Agustus 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jalan Raya Narogong, Gerbang Neraka di Timur Bekasi: Pagi Kena Macet Truk Sampah, kalau Malam Dikuasai Kontainer

Jalan Raya Narogong, Gerbang Neraka di Timur Bekasi: Pagi Kena Macet Truk Sampah, Malam Dikuasai Kontainer

5 Mei 2026
Dilema Jawa Murtad di Gunungkidul Lidah Sumatra Jadi Petaka (Wikimedia Commons)

Dilema “Jawa Murtad” di Gunungkidul: Ketika Lidah Sumatra Menjadi Petaka

7 Mei 2026
Bahasa Sunda yang Kaya Punya Banyak Istilah untuk Menyebut Hujan Terminal

Bahasa Sunda yang Kaya Punya Banyak Istilah untuk Menyebut Hujan

9 Mei 2026
Tol Soroja, Tol yang Nyeleneh: Pendek, Nggak Ada Rest Area, tapi Strategis

Tol Soroja, Tol yang Nyeleneh: Pendek, Nggak Ada Rest Area, tapi Strategis

5 Mei 2026
Kritik untuk Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia UNY dan UAD, Terlalu Ndakik-Ndakik hingga Berjarak dari Realitas Terminal

Kritik untuk Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia UNY dan UAD, Terlalu Ndakik-Ndakik hingga Berjarak dari Realitas

8 Mei 2026
Bundaran Jombor, Salah Satu Titik Meresahkan di Jalan Magelang Mojok.co

Jalan Magelang: Surganya Depo Pasir dan Nerakanya Pengendara Cupu

8 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Jebakan Ilusi PayLater: Anak Muda Pilih Bayar Gengsi dengan Pendapatan yang Belum Ada
  • Lulus Sarjana Dapat Tawaran Beasiswa S2 dari Rektor, Elpanta Pilih Langsung Kerja sebagai Pegawai Tetap di Unesa
  • Meski Hanya Diikuti 4 Tim tapi Atmosfer Campus League Basketball Samarinda Tetap Kompetitif, Universitas Mulawarman Tak Terbendung
  • Efek Gym: Dari Dihina “Babi” karena Gendut dan Jelek bikin Lawan Jenis Gampang Mendekat, Tapi Tetap Sulit Nemu yang Tulus
  • Tongkrongan Bapak-Bapak di Desa: Obrolan Sering Ngawur, Kadang Nggak Berfaedah, tapi Saya Harus Gabung demi “Harga Diri” Keluarga
  • Setelah Punya Anak Sadar “Nongkrong Basi-Basi” Itu Nggak Guna: Rela Dicap Suami Takut Istri, karena Urusan Keluarga Memang di Atas Segalanya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.