Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

5 Wisata di Malang Raya yang Nggak Semua Wisatawan Bisa Cocok

Iqbal AR oleh Iqbal AR
24 April 2025
A A
5 Wisata Malang Raya yang Nggak Semua Wisatawan Bisa Cocok Mojok.co

5 Wisata Malang Raya yang Nggak Semua Wisatawan Bisa Cocok (wikipedia.org)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai salah satu destinasi wisata, Malang Raya memang nggak pernah sepi dari wisatawan. Tiga wilayah yang tergabung dalam Malang Raya—Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Batu—seakan berbagi keuntungan dari banyaknya wisatawan. Ketiganya menawarkan kekhasan yang berbeda. Kabupaten Malang dengan wisata alamnya, Kota Malang dengan wisata modern dan urban, serta Kota Batu yang memadukan wisata alam dan modern.

Saking banyaknya tempat serta aktivitas wisata yang ada di Malang Raya, dua hari di akhir pekan saya rasa nggak cukup untuk menamatkannya. Butuh setidaknya enam hari hingga seminggu penuh—serta modal yang nggak sedikit—kalau memang benar-benar mau menamatkan wisata di Malang Raya. Tapi ngapain harus ditamatkan, sih? Hehehe.

Nah, dari banyaknya wisata yang ada di Malang Raya, nggak semua tempat aktivitas wisata ini cocok untuk semua wisatawan. Ada beberapa tempat dan aktivitas wisata yang harus diakui hanya cocok untuk orang-orang tertentu. Contohnya ya seperti yang ada di bawah ini.

#1 Jangan mencoba Paralayang di Gunung Banyak jika takut ketinggian dan nggak punya banyak uang

Salah satu wisata yang masih jadi favorit di Malang Raya—tepatnya di Kota Batu—adalah wisata paralayang di Gunung Banyak. Seperti namanya, ini adalah wisata paralayang, terjun payung, yang ada di atas bukit di bagian barat Kota Batu. Kalian bisa mencobanya jika sedang berkunjung ke Malang Raya, tepatnya ke Kota Batu.

Akan tetapi, paralayang tentunya nggak untuk semua orang. Kalau kalian takut ketinggian, sebaiknya jangan dicoba daripada kalian pingsan di udara, kan nggak lucu. Lalu kalau kalian nggak punya banyak uang, sebaiknya jangan mencoba, karena harga tiket untuk mencoba Paralayang ini bisa mencapai Rp400.000 hingga lebih dari Rp1 juta. 

#2 Goa Coban Perawan, wisata Malang untuk orang-orang pemberani, bugar, dan nggak takut apapun

Salah satu tempat wisata yang sedang digemari di Kabupaten Malang adalah Goa Coban Perawan. Goa Coban Perawan yang terletak di Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang ini menawarkan pengalaman menyusuri sungai yang ada di dalam goa yang harus diakui, treknya cukup menantang. Goa yang sempit, serta licin jadi tantangan yang sebenarnya menarik untuk dicoba.

Wisata semacam ini memang nggak untuk semua orang. Hanya orang pemberani, punya kondisi fisik yang bugar, serta tidak takut apapun (termasuk tidak takut tempat sempit), yang bisa “menaklukkan” Goa Coban Perawan. Lansia, anak kecil, orang yang nggak fit sebaiknya jangan mencobanya. 

#3 Jangan pergi ke Malang Night Paradise kalau nggak bisa kena lampu warna-warni

Kalian bosan dengan wisata alam dan ingin plesir ke tempat yang lebih urban? Malang Night Paradise bisa jadi pilihan. Tempat wisata ini menawarkan gemerlap malam Malang, lengkap dengan lampu warna-warni dan lampion. Di dalamnya, ada banyak sekali wahana-wahana wisata yang bisa dikunjungi. Cocok untuk jalan-jalan bersama keluarga di malam hari. 

Baca Juga:

4 Soto Khas Semarang yang Wajib Dicicipi Wisatawan Minimal Sekali Seumur Hidup

Warga Lokal Bersyukur Salatiga Nggak Punya Stasiun, Biarlah Kota Ini Dinikmati oleh Orang-orang yang Mau Effort

Akan tetapi, Malang Night Paradise sepertinya nggak akan cocok buat orang yang takut atau nggak bisa terkena lampu warna-warni. Apalagi kalau ada orang yang punya riwayat epilepsi, mending jangan datang deh. Jangankan punya riwayat epilepsi, orang yang kalau kena lampu warna-warni saja sudah pusing (seperti saya) sebaiknya hindari ke Malang Night Paradise.

#4 Wisata kuliner Sate Kelinci memang nggak untuk semua orang

Sate Kelinci tidak hanya terkenal di Tawangmangu, Karanganyar. Makanan ini juga sempat jadi primadona orang-orang yang berwisata ke Malang Raya, khususnya mereka yang plesir ke Kota Batu.  Walau penjual sate kelinci di Kota Batu kini tidak sebanyak dahulu, makanan ini masih banyak dicari wisatawan. 

Masalahnya, nggak semua orang bisa (dan tega) makan sate kelinci, meskipun rasanya enak dan gurih banget. Sate kelinci ini favorit saya banget. Mungkin kelinci ini binatang yang terlalu lucu untuk dihidangkan di meja makan. Intinya, sate kelinci ini memang nggak untuk semua orang, apalagi buat orang-orang yang nggak tegaan.

#5 Jangan pergi ke Kampung Warna-Warni Jodipan dan Kampung Biru Arema kalau nggak mau kecewa

Kalau kalian masih menganggap bahwa Kampung Warna-Warni Jodipan dan Kampung Biru Arema sebagai destinasi wisata yang “wah”, sebaiknya kalian pikir ulang deh. Takutnya kalian akan kecewa karena ekspektasi yang ketinggian. Destinasi wisata ini biasa aja, dan nggak akan cocok untuk semua wisatawan. Ya cuma masuk kampung, foto-foto, sudah. Kalau mau wisata blusukan kampung, Kayutangan masih lebih baik dan lebih banyak yang bisa diulik.

Itulah Malang Raya dengan deretan tempat serta aktivitas wisata yang belum tentu cocok buat semua wisatawan. Kalau kalian merasa bukan target pasar tempat dan aktivitas wisata di atas, mending jangan berkunjung. Tapi, kalau kalian penasaran dan pengin banget mencoba, ya silakan aja. Risiko ditanggung sendiri.

Penulis: Iqbal AR
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 4 Wisata Semarang yang Tidak Semua Orang Bisa Menikmatinya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 24 April 2025 oleh

Tags: Malang Rayamalang wisatawisata malangwisata malang rayawisatawan
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

4 Wisata Semarang yang Tidak Semua Orang Bisa Menikmatinya Mojok.co

4 Wisata Semarang yang Tidak Semua Orang Bisa Menikmatinya

16 April 2025
5 Kuliner Malang yang Jarang Disantap Warga Lokal, bahkan Dihindari Mojok.co

Malang Raya Adalah Sebaik-baiknya “Wajah” Indonesia: Apa Saja yang Ada di Negara ini, Malang juga Punya!

17 Agustus 2025
Andai Dulu Kota Batu Nggak Memisahkan Diri dari Malang, Ini yang Akan Terjadi

Andai Dulu Kota Batu Nggak Memisahkan Diri dari Malang, Ini yang Akan Terjadi

12 Maret 2025
Bakpao Telo: Oleh-Oleh Malang yang Sempat Jadi Primadona, tapi Kini Kehilangan Pesonanya Mojok.co

Bakpao Telo: Oleh-Oleh Malang yang Sempat Jadi Primadona, tapi Kini Kehilangan Pesonanya

7 Desember 2024
4 Tipe Orang yang Nggak Cocok Liburan ke Surabaya Mojok.co bandung

4 Tipe Orang yang Nggak Cocok Liburan ke Surabaya

25 Mei 2025
4 Tempat Wisata Blora yang Sebenarnya Menarik asal Pelancong Tahu Waktu yang Tepat Mojok.co

4 Tempat Wisata Blora yang Sebenarnya Menarik asal Pelancong Tahu Waktu yang Tepat

18 April 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu Mojok.co

Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu

17 Mei 2026
Saya Memilih Pindah dari Indonesia dan Hidup di Jepang, Salah Satunya karena Kepastian Hidup yang Lebih Jelas

Saya Memilih Pindah dari Indonesia dan Hidup di Jepang, Salah Satunya karena Kepastian Hidup yang Lebih Jelas

19 Mei 2026
Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

17 Mei 2026
Fortuner dan Pajero Memang Arogan, tapi Pemotor yang Nggak Pernah Menyetir Mobil Adalah Red Flag Sesungguhnya di Jalan Raya Mojok.co

Fortuner dan Pajero Memang Arogan, tapi Pemotor yang Nggak Paham Logika Nyetir Mobil Lebih Red Flag di Jalan Raya

14 Mei 2026
Betapa Lelahnya Kuliah S2 Bareng Fresh Graduate: Nggak Dewasa, Semua Dianggap Saingan Mojok.co

Betapa Lelahnya Kuliah S2 Bareng Fresh Graduate: Nggak Dewasa, Semua Dianggap Saingan

19 Mei 2026
Beli Lauk di Luar dan Memasak Nasi Sendiri, Siasat Hidup Hemat In This Economy Mojok.co

Siasat Hidup Hemat In This Economy, Beli Lauk di Luar dan Memasak Nasi Sendiri

21 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.