Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

4 Tips untuk Wisatawan Jogja biar Mudah Pahami Jalanan Jogja

Taufik oleh Taufik
22 November 2021
A A
3 Tips untuk Wisatawan Jogja biar Mudah Pahami Jalanan Jogja terminal mojok.co
Share on FacebookShare on Twitter

Bukan hal yang sepele jika ada begitu banyak manusia yang ingin berkunjung ke Jogja. Promosi destinasi-destinasi wisata terbarunya pun cukup soro (kalau orang Surabaya bilang). Dengan segala sesuatunya yang (sering kali dikatakan) terbilang cukup murah: baik sandang, pangan, walau untuk papannya nggak masuk. Toh, memang promosinya untuk berkunjung dan berwisata, bukan untuk tinggal. Kalaupun ada promosi yang tujuannya untuk tinggal, tentu tidak lebih untuk menjadi pelajar dan mahasiswa. Pasalnya, Jogja memang kotanya para pelajar.

Sejak saya memutuskan merantau ke Jogja, saya mendapati banyak sekali hal yang berhubungan dengan wisatawan Jogja dan para pendatang macam saya ini yang kesusahan saat berkendara di sini. Ini bukan perkara tidak bisa mengendarai motor atau mobil, maupun soal hafal-menghafal jalan. Wong Jogja itu hanya seuprit dibandingkan Surabaya, apalagi Jakarta, kan?

ADVERTISEMENT

Pada dasarnya, menghafal jalanan di Jogja itu susah-susah gampang. Jika Anda ingin berwisata ke Jogja atau pendatang di Jogja, ada baiknya mengikuti beberapa tips berikut ini biar lebih mudah “menguasai” bagaimana letak tempat-tempat di kota ini.

#1 Hafalkan nama daerah, bukan nama jalannya

Seperti kebanyakan kota besar di Indonesia, Jogja dikenal beberapa distrik dengan stereotipnya sendiri-sendiri. Untuk orang-orang dari Indonesia Timur, misalnya. Walaupun mereka tersebar di banyak tempat di Jogja, tapi jika Anda dari Indonesia Timur, kemungkinan Anda akan dikira tinggal atau sedang berwisata ke daerah Babarsari. Atau, misal Anda sedang berwisata dan meminta saran tempat menginap, daerah Prawirotaman adalah jawaban andalan.

Lantas, apa hubungannya dengan saran, “Hafalkan nama daerah, bukan nama jalan?”

Misalnya, ketika Anda berwisata ke Jogja dan menginap di sekitaran Jalan Bhayangkara. Akan lebih baik jika Anda katakan bahwa Anda menginap di sekitar Malioboro, dengan dibubuhi titik lokasi sebenarnya yakni Jalan Bhayangkara. Atau bisa juga dengan menyebutkan: Jalan Bhayangkara di dekat Malioboro. Soalnya, nggak semua orang ngerti letak Jalan Bhayangkara. Ini jelas berbeda dengan kepopuleran daerah Malioboro.

Contoh lainnya, Anda wisatawan Jogja yang menginap di Hotel Pop! (Jalan Mangkubumi). Maka, kalau ada teman yang ingin menemui Anda, katakan bahwa Anda menginap di Hotel Pop! Tugu. Ini akan memudahkan teman Anda mengetahui posisi Anda. Pasalnya, pertama, Hotel Pop! ada di beberapa tempat. Kedua, kata “kawasan Tugu” lebih populer dibandingkan “Jalan Mangkubumi”.

#2 Hindari mendengarkan saran ancer-ancer jalan dengan detail

Orang Jogja itu ramah. Saking ramahnya, ketika Anda bertanya tentang sebuah lokasi, mereka bisa menjelaskan dengan sedetail-detailnya. Masalahnya, Anda yang masih nggak paham soal jalanan di Jogja malah bisa jadi semakin bingung. Belum lagi kalau dalam pembicaraan tersebut pakai bahasa Jawa kromo inggil sementara Anda blas nggak bisa bahasa Jawa. Maka, potensi double bingung sangat mungkin terjadi.

Baca Juga:

Krisis Identitas wingko babat: jajanan asli Lamongan, dijajah Semarang, dicaplok Jogja

Kenapa orang Jogja malas wisata naik gunung ke Gunung Merapi?

Jadi, setelah mereka menjelaskan, ada baiknya Anda mengulang lagi ancer-ancer tersebut. Lantas, ingat baik-baik “kata kunci” yang disampaikan tersebut. Tolong, jangan telan bulat-bulat semua informasi yang masuk, ya.

#3 Ingat soal utara dan selatan, maka Anda akan aman

Posisi utara dan selatan Jogja ini sangat mudah diingat karena letak Gunung Merapi dan Pantai Parangtritis-nya. Gunung Merapi terletak di utara Jogja, sementara Pantai Parangtritis di selatan Jogja. Ketika Anda merasa kebingungan “sedang berada di mana?”, maka dengan tahu letak Gunung Merapi dan Parangtritis, Anda akan aman.

Jadi, ketika menginap di sebuah hotel, pastikan dulu mana letak Gunung Merapi atau Pantai Parangtritis kalau dari hotel tersebut. Dengan begitu, Anda akan lebih punya bayangan ke mana arah pulang setelah seharian berkelana di Jogja.

#4 Sebaiknya tidak berkendara tengah malam

Jogja dan klitihnya sudah sering sekali dibicarakan. Untuk ini, silakan Anda cari sendiri berita-beritanya. Anda bisa cek di grup Facebook Info Cegatan Jogja (ICJ) untuk mengetahui informasi terkini tentang apa yang terjadi di jalanan Jogja. Atau bisa juga follow akun Twitter @Merapi_Uncover maupun @Upil_Jarann. Jadi, untuk Anda yang ingin berwisata di Jogja dan menikmati Jogja versi malam hari, Anda perlu lebih memperkuat kewaspadaan.

Sumber Gambar: Unsplash

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 22 November 2021 oleh

Tags: Jogjapariwisatatersesatwisatawan
Taufik

Taufik

Ide adalah ledakan!

ArtikelTerkait

Jember Kota Pelajar Sebenarnya Mengalahkan Jogja dan Surabaya: Biaya Hidup Lebih Murah, Nggak Ada Klitih dan Gangster

Jember Kota Pelajar Sebenarnya Mengalahkan Jogja dan Surabaya: Biaya Hidup Lebih Murah, Nggak Ada Klitih dan Gangster

2 Maret 2024
Denah Pedagang Pasar Beringharjo: Lantai 1 Gedung Barat terminal mojok.co

Denah Pedagang Pasar Beringharjo: Lantai 1 Gedung Barat

23 Januari 2022
4 hal lazim di Jogja yang masih asing di Tulungagung, tapi perlu dicontoh demi ruang publik yang lebih hidup  Mojok.co

4 hal lazim di Jogja yang masih asing di Tulungagung, tapi perlu dicontoh demi jadi daerah lebih hidup 

17 Juli 2026
Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

21 Desember 2025
memborong rumah perumahan banguntapan mojok

Seperti Angkringan di Jogja, Mari Romantisasi Perumahan di Banguntapan

19 Agustus 2020
Angkringan Sering Disalahpahami dari Cawas Klaten atau Jogja, padahal Cikal Bakalnya dari Desa Ngerangan Klaten Mojok.co bogor

Angkringan Sering Disalahpahami dari Cawas Klaten atau Jogja, padahal Cikal Bakalnya dari Desa Ngerangan Klaten

10 Mei 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Untuk Warga Surabaya, Stop Menormalisasi Bayar Parkir kepada Juru Parkir di Toko Atau Minimarket yang Bertuliskan 'Parkir Gratis'!

Jangan cintai Surabaya secara berlebihan, ia juga punya kekurangan yang patut dibicarakan

21 Juli 2026
Membayangkan Jatinangor Tanpa Unpad, ITB, IPDN, dan Ikopin: Nggak Terkenal, Nggak Berkembang, Pokoknya Menyedihkan sumedang, bandung

Berhentilah menyebut Jatinangor sebagai Bandung coret, tolong hormati Sumedang

15 Juli 2026
Pucang Surabaya, kawasan di kota pahlawan yang tak pernah kenal tidur

Pucang Surabaya, kawasan di kota pahlawan yang tak pernah kenal tidur

16 Juli 2026
Jemuran, hal sepele yang bisa jadi sumber konflik penghuni kos Mojok.co

Jemuran, hal sepele yang bisa jadi sumber konflik penghuni kos

20 Juli 2026
Di Mata Kurir, Metode Pembayaran COD Lebih Baik Dihapuskan Mojok.co kurir paket

Lika-liku kurir saat mengantar paket COD ke desa, kadang jadi pahlawan, seringnya jadi pesakitan

16 Juli 2026
Krisis Identitas wingko babat: jajanan asli Lamongan, dijajah Semarang, dicaplok Jogja

Krisis Identitas wingko babat: jajanan asli Lamongan, dijajah Semarang, dicaplok Jogja

21 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.