Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

5 Jalan Rusak di Kabupaten Jember yang Pantas Disebut Lintasan Downhill

Adhitiya Prasta Pratama oleh Adhitiya Prasta Pratama
10 Januari 2022
A A
5 Jalan Rusak di Kabupaten Jember yang Pantas Disebut Lintasan Downhill terminal mojok.co

5 Jalan Rusak di Kabupaten Jember yang Pantas Disebut Lintasan Downhill (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Apa jadinya jika kita ingin keluar rumah, tapi malas karena jalannya rusak? Itulah yang mungkin saya dan masyarakat Jember rasakan ketika hendak beraktivitas di luar rumah. Sebab, Jember cukup sering bikin emosi warganya karena punya beberapa jalan yang rusak.

Menilik jalan rusak di Jember, dilansir dari Berita Jatim, jalanan rusak di Jember panjangnya melebihi jalur Pantura Surabaya-Jakarta. Hal ini tentu menyulut kemangkelan warga Jember yang tersendat mobilitasnya akibat jalanan rusak yang “belum” diperbaiki itu. Dari 1.000 kilometer plus-plus jalan rusak tadi, terdapat beberapa jalan rusak yang begitu populer di Jember. Jika masyarakat Jember ditanya di mana jalan rusak itu berada, setidaknya mereka akan menjawab 5 jalan rusak seperti di bawah ini.

#1 Jalan jurusan Kecamatan Wuluhan dan Kecamatan Puger via SMPN 1 Wuluhan

Jalan rusak yang pertama terletak di kawasan Jember kidul. Tepatnya di jalan penghubung antara Kecamatan Wuluhan dan Kecamatan Puger via SMPN 1 Wuluhan. Bagi para warga Wuluhan yang hendak ke Puger atau sebaliknya, maka saya sarankan nggak usah pakai motor bebek ataupun motor matic. Soalnya, sepanjang jalan dari selatan SMPN 1 Wuluhan hingga masuk Desa Lojejer, yang akan ditemui pengendara adalah jalanan layaknya lintasan kendaraan offroad. Sebab, jalanan di sana wes nggak pokro: banyak lubang, batu besar, dan licin karena dekat sawah. Makanya, sekali lagi, jika ingin ke sana, saya sarankan ganti motor trail dan mobil Jeep saja. Lebih aman, Gaes.

#2 Jalan depan Stadion Jember Sport Garden (JSG)

Meskipun jalanan ini terletak di kawasan Jember agak ke pusat, tapi untuk kontur jalanannya pun, ah sudahlah. Masalahnya, jalanan yang ada di Kecamatan Ajung ini termasuk jalan alternatif jika kita ingin pergi ke Jember Kota. Selain menjadi jalur alternatif, di sana ada sebuah stadion sepak bola bernama Jember Sport Garden (JSG) yang konon memiliki kapasitas 20 ribu kursi.

Menurut hasil laporan warga, di sana juga sering terjadi kecelakaan lalu lintas. Penyebabnya pun tak lain dan tak bukan adalah jalanan berlubang. Sebagaimana yang saya jelaskan tadi, jalur ini merupakan jalur alternatif untuk ke Jember Kota. Oleh karenanya, truk-truk pembawa material dan bus-bus besar jurusan Banyuwangi—Jember pun juga lewat situ. Saya nggak bisa membayangkan jika nanti klub sepak Jember main di Liga 1, klub dari luar daerah tandang ke JSG menggunakan mobil tank atau naik mobil monster jam karena jalannya wes blas nggak mashok.

#3 Jalan depan Taman Makam Pahlawan/perumahan Bumi Ambulu Permai (BAP)

Kalau saya bisa menyurvei masyarakat se-Jember untuk menentukan mana jalanan rusak yang paling aduhai, dengan keyakinan 100 persen jawaban mereka adalah jalan depan Taman Makan Pahlawan Ambulu. Jalanan yang juga menghubungkan antara Kecamatan Ambulu dan Kecamatan Tempurejo ini menjadi jalanan paling parah sepanjang masa yang pernah saya lihat langsung.

Saking aduhainya, aspalnya pun sudah nggak ada, lubang di mana-mana, ruas jalan hilang, dan genangan di banyak titik. Makanya, masyarakat Ambulu sering menyebut jalan ini sebagai wisata jeglongan sewu. Sebab, ketika kita melewati jalan sana, kita seakan sedang berkompetisi balap downhill. Suwer, deh! Bahkan, Aa Fiersa Besari pun akan merasa seperti naik gunung jika melintasi medan ini.

#4 Jalan Desa Glundhengan (penghubung Kecamatan Balung, Wuluhan, dan Jenggawah)

Jalanan yang sempat viral dan masuk CNN Indonesia baru-baru ini memang begitu mengenaskan. Saya pun sebenarnya nggak tega mau menyampaikannya. Jalanan yang melintasi tiga kecamatan sekaligus ini memang sempat trending di dunia maya. Pasalnya, masyarakat yang ada di Dusun Sumberejo, Desa Glundengan, Kecamatan Wuluhan semuanya serentak menanami jalanan yang rusak itu dengan padi dan pohon pisang. Hal ini tentu menjadi suatu keadaan yang mengkhawatirkan, melihat jalan tersebut menjadi alternatif rute bagi warga Kecamatan Balung yang hendak pergi ke Kecamatan Jenggawah. Duh, mirisnya, Rek!

Baca Juga:

Jalan Adi Sumarmo Ngabeyan Kartasura, Jalan Penghubung Bandara Adi Soemarmo yang Bikin Pengendara Waswas

5 Hal yang Menjebak Pengendara di Jalan Parangtritis Jogja, Perhatikan demi Keselamatan dan Kenyamanan Bersama

#5 Jalan Jawa/kawasan pintu keluar Universitas Jember

Dari sekian jalanan rusak di Jember baik yang saya sebut maupun yang nggak saya sebutkan, jalan terakhir ini patut kita setujui jadi jalanan paling wadidaw se-Jember. Pasalnya, jalanan yang terletak di kawasan pintu keluar Universitas Jember (UNEJ) ini memang nggak bisa dipahami secara kasat mata. Mungkin, masyarakat awam akan melihat jika Jalan Jawa ini baik-baik saja, nggak ada cacat sekalipun. Namun, kalau dilihat dari kacamata pemerintah bisa jadi berbeda. Saya pun nggak tahu, kenapa jalanan semulus itu bisa diberi aspal dan ditambal lagi. Berarti, jalanan ini rusaknya memang lebih parah dibanding empat jalan sebelumnya, dong?

Itulah 5 jalan rusak di Jember yang pantas disebut sebagai jalur downhill. Saya harap, setidaknya jalanan tersebut segera mendapatkan perhatian dan diperbaiki. Toh, kemajuan daerah biasanya ditentukan oleh kondisi jalannya, bukan? Apalagi Jember merupakan kabupaten yang terkenal dengan komoditas perkebunannya. Tentu distribusi hasil perkebunan akan lebih aman kalau jalannya pun dibikin aman, kan?

Penulis: Adhitiya Prasta Pratama
Editor: Audian Laili

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 9 Januari 2022 oleh

Tags: Fasilitas umumjalan rusakKabupaten Jember
Adhitiya Prasta Pratama

Adhitiya Prasta Pratama

Seorang mahasiswa yang hobi baca apa aja di depannya.

ArtikelTerkait

Melatih Kesabaran di Jalan Kalimantan Jember

Melatih Kesabaran di Jalan Kalimantan Jember

5 Juni 2023
5 Lokasi Foto Prewedding di Jember yang Kerennya Nggak Kaleng-kaleng Terminal Mojok

5 Lokasi Foto Prewedding di Jember yang Kerennya Nggak Kaleng-kaleng

2 Februari 2022
Orang Jember Pasti Madura Adalah Salah Kaprah yang Harus Saya Luruskan

Orang Jember Pasti Madura Adalah Salah Kaprah yang Harus Saya Luruskan

12 November 2023
Surat Terbuka untuk Bupati Gunungkidul yang Lagi Sibuk Bikin Taman Kota

Taman Tobong Gamping Gunungkidul: Taman Kota Mirip Malioboro yang Kurang Cocok buat Nongkrong

25 Juli 2023
5 Hal yang Menjebak Pengendara di Jalan Parangtritis Jogja, Perhatikan demi Keselamatan dan Kenyamanan Bersama

5 Hal yang Menjebak Pengendara di Jalan Parangtritis Jogja, Perhatikan demi Keselamatan dan Kenyamanan Bersama

17 Januari 2026
Jalan Solo-Jogja (Seolah) Kena Kutukan, Hanya Orang Sakti yang Bisa Lewat Sini Tanpa Kejeglong!

Jalan Solo-Jogja Kena Kutukan, Hanya Orang Sakti yang Bisa Lewat Sini Tanpa Kejeglong!

23 April 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kuliah di UIN Dipandang Sebelah Mata, Ditambah Ambil Jurusan Nggak Populer Jadi  Makin Menderita Mojok.co

Kuliah di UIN Dipandang Sebelah Mata, Ditambah Ambil Jurusan Nggak Populer Jadi  Makin Menderita

16 April 2026
Suzuki Jimny Jangkrik hingga Toyota Yaris Bakpao, 6 Julukan Mobil Paling Unik karena Desainnya yang Aneh Mojok.co

Suzuki Jimny Jangkrik hingga Toyota Yaris Bakpao, 6 Julukan Mobil Paling Aneh Terinspirasi dari Bodi yang Unik

20 April 2026

Di Balik Cap Manja, Anak Bungsu Sebenarnya Dilema antara Kejar Cita-cita atau Jaga Ortu karena Kakak-kakak Sudah Berumah Tangga 

17 April 2026
5 Kuliner Ambarawa yang Belum Masuk Radar Wisatawan padahal Enak dan Khas Mojok.co

5 Kuliner Ambarawa yang Belum Masuk Radar Wisatawan, padahal Enak dan Khas

16 April 2026
Derita Jadi Satu-satunya Sarjana di Kampung: Ekspektasi Warga Ketinggian, Dikira Serba Bisa dan Sempurna Mojok.co

Derita Jadi Satu-satunya Sarjana di Kampung: Ekspektasi Warga Ketinggian, Dikira Serba Bisa dan Sempurna

18 April 2026
3 Tahun “Menantang Maut” di Pacitan demi Bisa Sekolah (Unsplash)

Pengalaman Saya 3 Tahun “Menantang Maut” di Pacitan Hanya demi Bisa Berangkat Sekolah

19 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Nongkrong di Usia 30 Terasa Tak Sama Lagi: Teman Makin Jompo, Obrolan Kian Membosankan, tapi Saya Berusaha Memahami
  • Campus League Musim 1: Kompetisi Olahraga Kampus untuk Fondasi Masa Depan Atlet Mahasiswa, Menempa Soft Skills Krusial
  • Kuatnya Peran Perempuan di Kota Semarang, Sampai Diapresiasi California State University
  • Jadi Anak Pintar di Desa Tanpa Privilege Sia-sia: Ortu Tak Dukung Pendidikan karena Kemiskinan, Lulus Sekolah Dipaksa Nikah dan Bekerja
  • Soft Living, Gaya Hidup Gen Z yang Memilih Menyerah tapi Tenang ketimbang Mengejar Mimpi “Besar” Tak Pasti
  • 3 Ciri Nasi Goreng di Jogja yang Biasanya Nggak Enak: Cobain, deh, Kalau Kamu Nggak Percaya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.