Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

5 Hal yang Lumrah di UNS, tapi Nggak Wajar di Kampus Lain

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
3 September 2025
A A
5 Hal yang Lumrah di UNS, tapi Nggak Wajar di Kampus Lain Mojok.co

5 Hal yang Lumrah di UNS, tapi Nggak Wajar di Kampus Lain (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Tiap kampus punya ciri khas. Ciri khas itu lalu menjelma menjadi suatu keunikan yang melekat. Nah, karena melekat, akhirnya dianggap sebagai hal biasa oleh mahasiswa di kampus tersebut. Seakan, semua itu memang sudah kodrat. Itu sebabnya, para mahasiswa ini menjalani, melihat, dan menjadi bagian dari keunikan tersebut itu tanpa banyak berpikir.

Bahkan, tak jarang muncul pemikiran kalau di kampus lain pun terjadi hal yang sama. Padahal, belum tentu. Kelaziman di kampus X bisa saja dianggap aneh, unik, atau bahkan tidak wajar oleh mahasiswa kampus Y. Dan, di situlah letak menariknya.

ADVERTISEMENT

Tak terkecuali di Universitas Sebelas Maret (UNS). Kampus yang sering bikin bingung karena namanya ini juga punya hal unik yang tampak wajar bagi warganya. Tapi, coba saja mahasiswa UNS menceritakan hal tersebut ke mahasiswa kampus lain. Respon mereka biasanya nggak jauh-jauh dari, “Serius? Beneran kek gitu?”

#1 Mahasiswa UNS pindah fakultas pakai sepeda

Di kampus lain, motor atau shuttle bus jadi pilihan standar untuk berpindah antar-fakultas. Di UNS? Adanya sepeda, Lur.

Kampus yang memenangkan gelar Green Campus Terhijau se-Indonesia ini memang menyediakan sepeda gratis untuk mobilisasi mahasiswa, sebagai bagian dari program ramah lingkungan yang mereka giatkan.

Jadi, bagi anak UNS, naik sepeda di area kampus itu pemandangan yang sangat biasa. Tapi, coba saja diceritakan ke mahasiswa lain. ITB, misalnya. Bisa-bisa mereka nyeletuk, “Emangnya nggak ada shuttle bus?”

#2 KRS UNS warna biru muda

Di kampus lain, kalau butuh KRS versi cetak, cukup di-print di kertas putih. Tapi, coba dong main-main ke UNS. Di UNS, KRS dicetak menggunakan kertas berwarna biru muda untuk dibawa ke administrasi atau dosen wali.

Saking sudah membuminya KRS warna biru di UNS, tukang fotokopi di sekitaran UNS sampai hafal. Ketika ada mahasiswa UNS bilang mau cetak KRS, kang fotokopi ini akan langsung mengambil kertas warna biru tanpa harus bertanya lagi.

Baca Juga:

Kuliah S2 itu cuma lanjutan, kualitas asli seseorang justru terlihat saat kuliah S1

5 jurusan S2 ini mending dipelajari di luar negeri karena lingkungan akademis Indonesia belum siap

#3 Masih menyimpan bangku era kolonial

Anak kampus lain kalau main ke UNS, tepatnya ke kelas A3.08 dan A3.09 Farmasi FMIPA, pasti akan terheran-heran. Bagaimana tidak? Di kelas tersebut, kursi kayu jadul yang menyatu dengan meja, lengkap dengan coretan-coretan jerit hati mahasiswa, masih setia menemani perkuliahan. Bagi mahasiswa UNS, itu pemandangan biasa. Itung-itung merasakan vibes kuliah jaman kolonial.

Akan tetapi, bagi anak kampus lain, UGM atau Binus, misalnya, yang ruang kelas sudah ergonomis, staff-friendly dan free charging, masuk ke kelas A3.08 dan A3.09 Farmasi FMIPA UNS pasti merasa seperti sedang masuk museum sejarah pendidikan.

ADVERTISEMENT

#4 Denyut kehidupan di gerbang belakang

Hal lain yang umum terjadi di UNS tapi tidak lumrah terjadi di kampus lain adalah keberadaan gerbang belakang yang lebih ramai ketimbang gerbang depan. Pada umumnya, di banyak kampus, gerbang depan jadi detak kehidupan. Ia jadi saksi mobilitas mahasiswa dan dosen. Lihat saja bagaimana gerbang depan UI yang tak pernah sepi. Sementara di UNS, gerbang depan seringkali hanya dijadikan sebagai simbol dan spot foto-foto cantik.

Gerbang belakang UNS lebih ramai daripada gerbang depan karena ia menjadi episentrum kehidupan mahasiswa. Di sana berjajar warung makan yang selalu siap jadi penyelamat anak kos, fotokopian tempat mencetak KRS dadakan, sampai parkiran motor. Macet, riuh dan penuh interaksi. Tapi, itulah pintu masuk UNS sejati.

#5 Tempat ibadah di UNS lengkap

Tak banyak yang tahu bahwa kampus yang terletak di Kecamatan Jebres Kota Surakarta ini memiliki nilai sempurna dalam hal toleransi kehidupan beragama. Bagaimana tidak? Di Universitas Sebelas Maret, ada 6 tempat ibadah yang disediakan untuk semua warga kampus.

Enam rumah ibadah yang ada di Universitas Sebelas Maret, yaitu Masjid Nurul Huda, Gereja Katolik, Gereja Protestan, Pura Bhuana Agung Saraswati, Vihara Bodhisasana, serta Klenteng Sinar Kebajikan/Ming De Mi.

Keberadaan 6 tempat ibadah tentu jadi hal yang tidak lumrah bagi kampus lain yang rata-rata hanya memiliki paling banyak 2 tempat ibadah saja. Fix. Ini mahasiswa Unnes, ITS, Unsoed, dll yang agamanya non islam pasti bakal iri banget sama mahasiswa UNS.

Btw, kalau di kampusmu sih bagaimana, Lur? Pasti ada juga dong hal-hal yang terasa wajar di sana, tapi nggak wajar bagi mahasiswa kampus lain? Yang jelas, segala keunikan yang ada di kampus kita pada akhirnya akan menjadi cerita menarik. Cerita tersebut nantinya akan kita banggakan atau bahkan kita tertawakan ketika lulus. Sebab, setelah wisuda, nilai A dan B bisa saja cepat terlupakan, tapi pengalaman aneh, absurd, sekaligus membekas di kampus justru jadi sesuatu yang akan terus kita ceritakan berulang-ulang.

Penulis : Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor : Kenia Intan

BACA JUGA Unpopular Opinion: Skripsi Adalah Matkul Favorit Saya Sampai Rela Kuliah 7 Tahun.

ADVERTISEMENT

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 3 September 2025 oleh

Tags: KampusKuliahptnsolouniversitas sebelas maretUNS
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

saya memang begitu orangnya, keburukan orang lain. teman lama ngontak lagi, orang datang pas butuh doang sifat teman menyebalkan bikin dijauhi teman suka ngomong sendiri suka cerita tanpa ditanya nggak mau dinasihati mojok.co

Sifat Teman Bikin Males: Suka Cerita Tanpa Diminta & Kalau Dinasihati Jawabnya ‘Tapi…’

13 April 2020
Kuliah Sekarang: Bayarnya ke Kampus, tapi Terpaksa Cari Ilmu di Warung Kopi

Kuliah Sekarang: Bayarnya ke Kampus, tapi Terpaksa Cari Ilmu di Warung Kopi

17 Februari 2022
Jadilah Senior Ormawa yang Tidak Berlebihan, Kampus dan Mahasiswa Sudah Berubah Mojok.co

Jadilah Senior Ormawa yang Tidak Berlebihan, Kampus dan Mahasiswa Sudah Berubah

27 November 2023
mengerjakan skripsi kuliah sidang skripsi Kiat Merampungkan Skripsi dari Kisah Pewayangan Bambang Ekalaya MOJOK.CO

Kuliah Baru Seumur Jagung tapi Udah Mau Nyicil Skripsi Itu Ngapain?

18 Mei 2021
Taman Balekambang Lebih dari Sekadar Wujud Kasih Sayang Terminal Mojok

Taman Balekambang: Lebih dari Sekadar Wujud Kasih Sayang

2 Juli 2022
3 Pertanyaan yang Bikin Mahasiswa Jurusan Pertanian Kesal Mojok.co

3 Pertanyaan yang Bikin Mahasiswa Jurusan Pertanian Kesal

29 Oktober 2024
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Setahun merantau di Medan membuat saya bersyukur akhirnya bisa pulang ke Surabaya Mojok.co

Setahun merantau di Medan membuat saya bersyukur akhirnya bisa pulang ke Surabaya

21 Agustus 2026
Selain rumah makan Padang, usaha fotokopi juga identik dengan orang Minang Mojok.co

Selain rumah makan Padang, usaha fotokopi juga identik dengan orang Minang

23 Agustus 2026
Gara-gara industri, matcha kini jadi overrated (Unsplash)

Matcha layak dicintai, hanya saja industri membuatnya jadi overrated

23 Agustus 2026
Awalnya Bangga Beli Honda Scoopy, Lama-lama Malu karena Sering Bermasalah, Motor dan Pemiliknya Jadi Kelihatan Payah Mojok.co lamongan

Sudah tahu jalan di Lamongan jelek, kok malah beli Honda Scoopy, aneh!

21 Agustus 2026
Nostalgia Stasiun Kabat Banyuwangi yang pernah berjaya pada masanya Mojok.co

Nostalgia Stasiun di Kecamatan Kabat Banyuwangi yang pernah berjaya pada masanya

19 Agustus 2026
Bandung Kulon, kecamatan medioker Kota Bandung yang ternyata punya potensi besar Terminal

Bandung Kulon, kecamatan medioker Kota Bandung yang ternyata punya potensi besar

21 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.